Saturday, March 31, 2018

Pelaku Hipnotis, Gondol Perhiasan Dari Toko Emas di Batangan



KAAPNEWS.COM - Batangan, Sebuah toko emas di komplek Pasar Kuniran Kecamatan Batangan Kabupaten Pati kehilangan Perhiasan Gelang 2(dua) buah dan perhiasan Kalung 3(tiga) buah
( diperkirakan harga sebesar Rp. 15.000.000.-(lima belas juta rupiah). Kamis tanggal 29 Maret 2018, sekira pukul 08.45 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan AKP Endah Setianingsih mengungkapkan, Modus operandinya, diduga sebelum melakukan aksinya pelaku menggunakan ilmu gendam/hipnotis.

Kronologi kejadian, lanjutnya, "Pada hari Kamis tanggal 29 Maret 2018 sekira pukul 08.45 Wib datang 2 orang 1 perempuan dan 1 laki-laki datang mau membeli emas dan melihat-lihat emas. Akan tetapi dalam melihat barang tersebut perempuan dan laki-laki meminta korban untuk mengambil gelang dan kalung untuk di lihat dan dicoba, oleh korban diambilkan dipersilahkan untuk di coba.

"Setelah lama-lama melihat-lihat barang dan sudah mau membeli beberapa barang, perempuan dan laki-laki tersebut beralasan mengambil uang di ATM guna membayar barang yang sudah dipilih, sambil membawa barang yang di pilih tadi, akan tetapi setelah ditunggu sampai siang pukul 11.30 Wib tidak ada kembali guna membayar barang yang sudah dipilih tadi dan korban baru sadar bahwa barang berupa gelang dan kalung sudah di bawa oleh pelaku dan belum di bayar," urainya.

"Setelah itu korban selaku penjual langsung membuka rekaman ulang pada CCTV. Setelah diamati ternyata kedua orang tersebut telah mengambil dan membawa beberapa perhiasan dari toko emas," imbuhnya.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke kantor Kepolisian Polsek Batangan guna proses lebih lanjut. (pn/ dok Humas Polres Pati)

Friday, March 30, 2018

Warga Margoyoso Pati, Digegerkan Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah



KAAPNEWS.COM - Pati, Penemuan bayi di tempat sampah, gegerkan warga Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Kamis tanggal 28 Maret 2018 sekira pukul 14.20 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago mengungkapkan, saat ditemukan bayi telah meninggal dunia.

Kronologis kejadian, lanjutnya, Pada hari Kamis 29 Maret 2018, sekira pukul 14.20 Wib Nur Hasanah melihat ada Bayi dalam keadaan dibungkus plastik warna putih di tempat pembuangan sampah, kejadian tersebut kemudian diberitahukan kepada Tris Susanto dan Suhartono, selanjutnya menghubungi Kades Kajen dan melapor ke Polsek Margoyoso.

Hasil pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas I Margoyoso diketahui, bayi berjenis kelamin laki-laki, Umur bayi dalam kandungan diperkirakan 8 bulan.

Pelaku Pembuangan bayi, masih diselidiki pihak kepolisian. (kp)

Wednesday, March 28, 2018

Wow, Rumah Joglo Buatan Warga Pati Ini Sentuh Harga 1 Milyar



KAAPNEWS.COM - Winong, Di Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati, terdapat sentra pembuatan rumah Joglo.

Di sela-sela waktu istirahat, Satgas Pra TMMD Reg-101 Dim 0718/Pati melaksanakan kegiatan Komsos (komunikasi sosial) dengan pemilik usaha rumah Joglo, Mas Ceper. Selasa (27/03/2018).

Kopda Rudi, salah satu Anggota Satgas TMMD mengungkapkan, "Satgas Pra TMMD Koramil18/Winong siap membantu mempromosikan pembuatan rumah joglo,".

Kopda Rudi yang melaksanakan giat komsos sempat terheran-heran dengan rumah joglo yang nilai jualnya mencapai satu miliar rupiah lebih.

Kesempatan tersebut digunakan Kopda Rudi untuk mendalami pembuatan Rumah adat Jawa tersebut.

Kegiatan komsos ini, disambut baik oleh pemilik usaha Joglo tersebut, "karena kedekatan seperti ini bisa menambah kemanunggalan TNI dan rakyat untuk membantu rakyat dalam usahanya serta bisa mempromosikan keluar kota nantinya," pungkas Kopda Rudi. (pn/ hd/ dm)

Monday, March 26, 2018

Pick Up Hantam Truk di Pantura Juwana Pati, Renggut Satu Nyawa



KAAPNEWS.COM - Juwana, Jalur Pantura Juwana kembali memakan korban jiwa, tepatnya di Jalur Juwana – Batangan turut Desa Trimulyo Kec. Juwana Kab. Pati.
Minggu, 25 Maret 2018 sekira pukul 05.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, Laka lantas melibatkan Kendaraan Pick Up K-1733-UD kontra dengan Truck Fuso B-9870-TEU.

"Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Pick Up, Muhammad Afandi warga Ds. Pelang Rt. 03 / 02 Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang, meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuhnya.

Kejadian bermula, Sekira pukul 05.00 Wib Pick Up K-1733-UD berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 60 km/jam, dari arah berlawanan berjalan Truck Fuso B-9870-TEU (timur ke barat) dengan kecepatan sekitar 40 km/jam.

"Sesampainya di TKP Pick Up K-1733-UD oleng ke kanan (ke selatan), karena jarak sudah dekat sehingga terjadi laka lantas dengan Truck Fuso B-9870-TEU lalu bertabrakan, posisi terakhir Pick Up K-1733-UD di pinggir badan jalan sebelah selatan dan Truck Fuso B-9870-TEU berada di pinggir badan jalan sebelah selatan," terang AKP Didi. (pn/dok Humas Polres Pati)

Friday, March 23, 2018

Satu Rumah di Desa Ketitang Wetan Batangan Ludes Terbakar, Akibat Konsleting Listrik



KAAPNEWS.COM - Batangan, Kobaran api menghanguskan satu rumah di Desa Ketitang Wetan Rt.03/02, Kecamatan Batangan, Kab. Pati. Kamis tanggal 22 Maret 2018 pukul 09.30 WB.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan Endah Setyaningsih mengungkapkan, sekira pukul 09.00 WIB saat Suparmin (pemilik rumah) bersama dengan Rasuwi sedang berada di sawah dihampiri oleh Suwanto memberitahu bahwa rumah korban keluar asap dari dapur, selanjutnya korban bersama dua tetangganya pulang kerumah dan menyecek rumah sudah dalam keadaan terbakar.

Kemudian, sekira pukul 10.15 WIB petugas Polsek Batangan mendatangi lokasi kebakaran dan turut membantu memadamkan api dibantu warga masyarakat beserta Mobil Pemadam Kebakaran Kab. Pati.

Bentuk bangunan rumah yang terbakar yaitu ukuran 20M x 10M, kerangka terbuat dari kayu, dinding dari Batu Bata dan lantai tanah. Barang - barang yang ikut terbakar diantaranya, 1 Set kursi, 3 Lemari kayu, 1 TV, ‎20 Sak Gabah, Surat-surat berupa Sertifikat tanah, Akte Kelahiran, KTP, surat kendaraan spm jenis honda Supra, 1 (satu) tempat tidur kayu dan kasur (kapuk) serta 1 (satu) buah kompor.

"Ditaksir kerugian material di perkirakan ± Rp. 110.000.000,- (Seratus sepuluh juta rupiah) dan tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korseleting listrik," imbuhnya. (pn/dok Humas Polres Pati)

Wednesday, March 21, 2018

Persipa Pati Bungkam Persikaba Blora Dalam Laga Uji Coba



KAAPNEWS.COM - Olahraga, Hasil positif dipetik tim kebanggaan Pati, Persipa kemaren sore (Selasa, 20 Maret 2018) di stadion Joyokusumo.

Persipa berhasil menang 1-0 pada pertandingan ujicoba melawan Persikaba Blora. Gol tunggal diciptakan oleh Ragil Putut Widodo melalui titik putih di menit 75.

Hal ini menjadi modal berharga untuk bersiap menyambut kick off perdana Liga 3 zona Jawa Tengah pada 28 Maret 2018. Persipa akan bertandang ke Persiku Kudus. Persipa Pati tergabung dalam grup A bersama Persiku Kudus, Persekat Kabupaten Tegal, PSIK Klaten, dan Persibara Banjarnegara.

"Ayo Persipa tunjukkan kamu ingin menang di setiap laga. Baik kandang maupun tandang. Kami siap memberikan teriakan agar Persipa berjaya," ujar Ketua Umum Persipa Pati Saiful Arifin. (pn/rs)

Sunday, March 18, 2018

Seorang Remaja di Pati Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik



PATI - KAAPNEWS.COM, Seorang remaja asal Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Pati meninggal dunia tersengat aliran listrik. Jumat tanggal 16 Maret 2018 sekira pukul 23.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Dukuhseti AKP Sunaryo mengungkapkan, korban bernama Putra (15 tahun) warga desa Ngagel Kec. Dukuhseti Kab. Pati.

Kronologi kejadian, lanjutnya, Sekira Pukul 23.00 Wib Korban dan Yuwono akan meminjam Stik PlayStation di Rumah Rekannya yang bernama Adi yang mana saat akan keluar rumah ternyata Pintu Pagar Depan Rumah korban terkunci / digembok.

"selanjutnya korban langsung naik pagar besi depan rumah dengan posisi pada saat itu kaki sebelah kiri korban Menempel Plang yang terbuat dari besi ternyata plang tersebut terdapat kabel untuk lampu penerangan yang terkelupas dan kaki kiri korban menempel plang tersebut merasakan tersengat listrik," urainya.

"Korban kemudian berteriak minta tolong kepada Yuwono, bahwa kakinya tersetrum kemudian dia langsung menolong dengan memegang tubuh korban tetapi Yuwono juga tersengat aliran Listrik dan di karenakan juga tersengat aliran listrik kemudian Yuwono langsung melepas korban kemudian langsung berteriak meminta tolong dan datang Siti Mardiyah dari dalam rumah dan Syamsul dari luar rumah selanjutnya meminta terhadap Siti Untuk mematikan Meteran Listrik Rumah kemudian Siti langsung mematikan Meteran Listrik Rumah tersebut," imbuhnya.

Korban langsung terjatuh dari Pagar yang ada aliran listrik tersebut kemudian Yuwono dan siti langsung membawa korban dengan menggunakan Sepeda Motor ke Puskesmas Dukuhseti Dan Sesampainya Di Puskesmas Dukuhseti langsung di lakukan tindakan Medis oleh Perawat jaga tetapi kondisi korban sudah tidak bernyawa di karenakan korban Sudah tidak bernyawa kemudian dari pihak Puskesmas langsung di Rujuk ke Rumah sakit Sebening Kasih Tayu dan kemudian langsung di lakukan tindakan Medis oleh Dokter Rumah sakit sebening kasih.

Dari hasil pemeriksaan Medis korban di nyatakan meninggal dunia dan di dalam tubuhnya di dapat luka bekas Sengatan Aliran listrik pada bagian jari jari kaki kiri. Penyebab Korban Meninggal Dunia di Karenakan tersengat Aliran Listrik akibat kabel yang terkelupas yang menempel di pagar plang besi depan rumah. (kaap/dok Humas Polres Pati)

Saturday, March 17, 2018

Diduga Punya Penyakit Menahun, Warga Kayen Ini Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri



KAAPNEWS.COM - Kayen, Warga Desa Jatiroto, Kayen digegerkan dengan penemuan orang meninggal dunia akibat gantung diri disebuah kandang sapi turut Dk. Jabung Ds. Jatiroto Kecamatan Kayen kabupaten Pati. Hari Jum'at tanggal 16 Maret 2018.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, korban diketahui bernama Ngatemi 58 th, tani, warga desa setempat.

Kronologi kejadian, lanjutnya, sekira Pukul 06.30 WIB, Saksi 1 melihat korban masih beraktivitas seperti biasa, sekitar jam 08.15 wib, saksi 1 pulang mengantar anaknya sekolah lalu saksi 1 mencari korban yang saat itu tidak berada dirumah, kemudian sakasi 1 mencari korban dan mendengar suara gaduh di kandang sapi yg berada di belakang samping kiri rumah korban.

"selanjutnya saksi 1 menuju kandang tersebut, setelah membuka pintu kandang melihat korban sudah dalam posisi tergantung, saksi 1 berteriak datanglah saksi 2 & dibantu warga untuk menurunkan korban, selanjutnya saksi 1 melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa diteruskan kepada petugas polsek Kayen," imbuhnya.

Hasil pemeriksaan dari Tim Dokter Puskesmas Kayen korban meninggal dunia karena gantung diri.

Keterangan dari saksi-saksi , korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit gula/komplikasi yang sudah menahun.

Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dengan dikuatkan Surat Pernyataan dari pihak keluarga telah menerimakan dan tidak untuk meneruskan sehubungan kejadian tersebut ke Proses Hukum dengan disaksikan oleh pihak keluarga dan Kades serta Perangkat Desa Jatiroto Kec. Kayen Kab. Pati. (pn/dok Humas Polres Pati)

Thursday, March 15, 2018

Tersambar Beat, Seorang Kakek di Juwana Dilarikan ke Rumah Sakit



KAAPNEWS.COM - Juwana, Seorang Kakek pejalan kaki harus dirawat di Rumah Sakit akibat ditabrak sepeda motor Beat Jl Silugonggo (depan mapolsek Juwana)turut desa Kauman Kec. Juwana Kab Pati. Rabu tanggal 14 Maret 2018 sekira pukul 12.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, pejalan kaki tersebut bernama Kusnan 73 tahun warga Desa Sumber Rt 02 Rw 01 Kec. Sumber Kab. Rembang.

Kronologi kejadian, Motor honda beat No.Pol K-3840-LU yang dikendarai warga Pucakwangi dari arah utara ke selatan dan pejalan kaki hendak berjalan dari barat ke timur. Sesampainya di TKP, pejalan kaki menyeberang ke timur tanpa memperhatikan arus lalin dan Spm honda beat sudah terlalu dekat dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Sehingga terjadilah laka lantas. (pn/dok Humas Polres Pati)

Tuesday, March 13, 2018

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Area Tambak Growong Lor



KAAPNEWS.COM - Juwana, Warga Kecamatan Juwana kembali digegerkan dengan penemuan orang meninggal dunia akibat gantung diri. Senin tanggal 12 Maret 2018, sekira pukul 07.00 Wib.

Lokasi kejadian di area tambak Desa Growong Lor jalan Juwana Pati Km 01 turut Desa Growong Lor Kecamatan Juwana Kab. Pati.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, korban laki-laki tanpa identitas.

Kronologis Kejadian, lanjutnya,
Pada hari senin tanggal 12 Maret 2018, sekira pukul 06.30 wib, pada saat Marsi hendak bekerja sebagai Tukang bangunan di tempat Bapak Warsono ( sebelah TKP ) melihat adanya kaki manusia yang tergantung di pohon waru, selanjutnya dia mendekati TKP untuk memastikannya.

"Setelah benar ada orang gantung diri Marsi teriak memberitahukan ke Supardi dan Suyono, dan meneruskannnya ke Polsek Juwana," imbuhnya.

Berdasarkan Hasil olah TKP dan keterangan dari Tim Medis Puskesmas Juwana, usia kurang lebih 30 sampai dengan 40 Tahun, Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kematian korban disebabkan karena jeratan di leher, sehingga korban kekurangan oksigen. Diperkirakan meninggal dunia lebih kurang 24 jam sejak ditemukan .

Berdasarkan keterangan dari Marsi dan Masyarakat sekitar lokasi bahwasannya korban mengalami gangguan jiwa, kesehariannya tinggal di gubuk tambak Growong Lor ( TKP ) dan kesehariannya korban meminta - minta makan di warung - warung area dalam Kota Juwana .

Selanjutnya Korban di serahkan ke Desa Growong Lor untuk di Makamkan di Pemakaman umum " MBOGO " dengan menggunakan mobil Jenazah Yayasan Manaqib Juwana. (KAAPnews.com /dok Humas Polres Pati)

Saturday, March 10, 2018

Tiga Orang Dilarikan ke RS, Akibat Kecelakaan Supra vs Satria di Gabus



GABUS - KAAPNEWS.COM , Kecelakaan antara Honda Supra warna hitam No. Pol : K-5611-WH kontra Suzuki Satria No. Pol : K-6532-VS, terjadi di Jalan Raya Gabus-Tambakromo turut Dk. Paras Ds. Tanjunganom Kec. Gabus Kab. Pati. Jumat tanggal 09 Maret 2018 sekira pukul 08.00 Wib.

Kronologi kejadian, terang Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Gabus, sekira pukul 08.00 Wib Supra yang dikendarai oleh Soleman, (66 tahun) warga desa Karangkonang Rt. 2/2 Kec. Winong, berjalan dari utara menuju selatan, sedangkan Suzuki Satria warna biru hitam No. Pol : K-6532-VS yang dikendarai oleh Solikul Hadi warga DS. Sungging warno Rt. 03/ 01 Kec. Gabus Kab. Pati berjalan dibelakangnya.

Sesampainya di TKP tiba tiba pengendara Honda honda Supra K-5611-WH, berbelok arah secara tiba tiba, karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadilah Lakalantas.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Supra, pembonceng dan pengendara Satria dirawat di RSU RAA Soewondo Pati.

Kejadian Laka lantas tersebut kemudian diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Pati. (bp/dok Res Pati)

Thursday, March 8, 2018

Dalam Sehari, Dua Insiden Bunuh Diri Terjadi di Pati, Begini Kronologinya



PATI - KAAPNEWS.COM, Rabu tanggal 07 Maret 2018, sekira pukul 10.30 Wib telah dilaporkan ke Polsek Juwana, adanya orang meninggal dunia di duga akibat gantung diri di gudang rumah Korban turut Desa Bendar Rt 01 Rw 01 Kec. Juwana Kab. Pati.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro menyebutkan, identitas korban adalah Sumarlan warga Ds. Bendar RT 01 RW 01 Kec. Juwana Kab. Pati.

Kronologis Kejadian, lanjutnya, pada hari rabu tanggal 07 Maret 2018, sekira pukul 09.00 wib istri korban ( Saksi 1 ) mencari keberadaan korban yang tidak kelihatan selanjutnya sekira pukul 10.00 wib pada saat saksi 1 ( istri korban ) membuka pintu gudang rumah melihat keberadaan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung di Kayu blandar gudang rumah dengan menggunakan tali plastik.

Selanjutnya Saksi 1 memberitahukan ke Saksi 2 dan diteruskan ke Kades Bendar dan meneruskannnya ke Polsek Juwana .

Berdasarkan Hasil olah TKP dan keterangan dari Tim Medis Puskesmas Juwana Tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan Kematian korban disebabkan karena jeratan di leher, sehingga korban kekurangan oksigen. Diperkirakan meninggal dunia lebih kurang 6 sampai 7 jam sejak ditemukan .

Barang bukti yang diamankan : Tali plastik/ tampar warna putih merah ( motif belang-belang ) sepanjang 63 Cm, dengan lingkar jeratan( leher ) sepanjang 36 cm .

Berdasarkan keterangan dari saksi 3 ( Anak korban ) dan Kades Bendar bahwasannya korban kadang-kadang mengalami gangguan kejiwaan dan korban terakhir terlihat pada hari selasa tanggal 06 Maret 2018, sekira pukul 22.30 wib di teras depan rumah korban .

Pada saat Petugas dari Polsek Juwana bersama-sama dengan petugas dari Puskesmas Juwana tiba di TKP, Korban sudah di turunkan oleh Saksi 2 dan saksi 3

Jarak antara lantai dengan Kaki Korban tempat menggantung korban sepanjang 60 cm, dan Jarak antara Kayu Blandar dengan lantai sepanjang 263 Cm .

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerimakan dengan dibuktikan dengan surat pernyataan yang diketahui oleh Kades Bendar.

Kasus bunuh diri kedua di hari yang sama, diduga depresi, seorang warga Desa Keben Tambakromo, Pati ditemukan meninggal akibat gantung diri dengan menggunakan seutas tali plastik. Rabu (07/03/2018)

Diketahui, Korban bernama Mbah Sutri Bin Karman warga desa Keben Rt.04/02 Kecamatan Tambakromo.

Kejadian ini bermula ketika Sunarso anak korban hendak melihat keadaan ibunya dikamarnya, tiba-tiba dikejutkan dengan keadaan ibunya yang sudah tergantung di kusen kamar dengan menggunakan tali plastik. Lalu anak korban berteriak minta tolong ke tetangga terdekat. Tindakan selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polsek Tambakromo untuk menyelidikan lebih lanjut.
(bp/dok Humas Polres Pati)

Wednesday, March 7, 2018

Ditinggal Ngecat, Satu Rumah di Margoyoso Ludes Terbakar



MARGOYOSO - KAAPNEWS.COM, Satu Rumah di Desa Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso, Pati ludes terbakar, diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik. Selasa, 6 Maret 2018.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago menjelaskan Rumah tersebut milik Susanto, warga Desa setempat.

Lanjutnya, "Api mulai menyebar pukul 11.30, dan kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Rumah yang terbakar berukuran 7x5 meter, berkerangka kayu, dinding dari anyaman bambu dan lantai tanah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di rumahnya,"

Selain itu, sejumlah perabot yang turut terbakar di rumah korban yakni, empat kursi dan meja plastik, HP Android merk Smartfren, TV yang rusak, dua buah surat-surat kendaraan jenis honda Beat dan Viar, tempat tidur kayu, lemari kayu, uang tunai Rp 1,5 juta dan sebuah kompor ludes non gas.

Kronologi kejadian, terang Kapolsek, "Saat iti, seorang tetangga korban yang bernama abdul jamil, sedang berada dirumah diberitahu oleh anaknya, kalau dibelakang rumahnya ada kebakaran. Selanjutnya Abdul Jamil melihat kebelakang dan ternyata rumah Susanto yang terbakar.

"Jamil kemudian meminta tolong Masluri serta warga untuk memadamkan api. Sekitar pukul 12.15 WIB pemilik rumah yangg sedang bekerja mengecat dirumah Sunti warga Desa Tanjungrejo, diberitahu warga kalau rumahnya terbakar," pungkasnya. (bp)

Tuesday, March 6, 2018

Warga Prawoto Sukolilo, Digegerkan Penemuan Mayat di Saluran Air Jeratun



SUKOLILO - KAAPNEWS.COM, Warga Sukolilo digegerkan dengan penemuan mayat yang terapung di pintu air Sungai/ Irigasi Jeratun Seluna turut Ds. Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Senin, 5-3-2018 sekira jam 08.30 Wib.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono mengatakan, "TKP di pintu air sungai/ Irigasi Jeratun Seluna (arah Ds. Baleadi) turut Ds. Prawoto, Kec. Sukolilo, Kab. Pati".

Diketahui korban bernama Kasmini, Umur 70 tahun, warga Ds. Wonosoco Rt. 03/02, Kec. Undaan, Kab. Kudus.

Kronologi penemuan, lanjutnya, Saat itu Saksi 1 pada saat lewat di pinggir Sungai/Irigasi Jeratun Seluna dekat warungnya melihat sesosok mayat terapung (tengkurap) di dekat pintu air dan diduga bangkai kambing.

"Pada keesokan harinya (Senin, 5/3/2018) sekitar pukul 08.00 wib saat Saksi 1 akan menuju warungnya melihat bangkai di tempat yang sama dan baunya makin menyengat, sehingga saksi 1 mendekati ternyata yang terapung adalah sesosok mayat dimana kakinya terlihat sebagai kaki manusia", urainya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut Saksi 1 memberitahu Saksi 2 dan melaporkan ke Pemdes Prawoto kemudian diteruskan ke Polsek Sukolilo.

Selanjutnya petugas Polsek Sukolilo dgn dibantu warga setempat mengevakuasi mayat dan dibawa ke Puskesmas Sukolilo 2 di Ds. Prawoto.

Pada saat mayat di Puskesmas ada warga dari Ds. Wonosoco Kec. Undaan Kab. Kudus yang mencari ibunya karena sudah 3 hari tak pulang, dan dari pengecekan bahwa mayat tersebut diakui sebagai ibunya yang sudah dicari selama 3 hari.

Dari hasil pemeriksaan dari Puskesmas Sukolilo 2 dan tim INAVIS dari Polres Pati bahwa pada diri korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan/penganiayaan.

Tim medis menyimpulkan bahwa dari kondisi mayat yang sudah melepuh diduga korban menunggal tenggelam sejak 3 hari sebelum ditemukan. (lp/kl/rp)

Monday, March 5, 2018

Pleton Multi Fungsi Kodim Pati, Bersihkan Kali Gempol Juwana Dari Enceng Gondok

JUWANA - KAAPnews.com, Pleton Siaga Kodim 0718/Pati merupakan pleton multi fungsi di Pimpin langsung Pasi Ops melakukan aksi bersih-bersih eceng gondok di kali Gempol Ds, Margomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati, Minggu, (04/03/2018).

Aksi bersih-bersih enceng godok tersebut dengan terjun langsung memunguti encang gondok yang berada di saluran kali Gempol di Kecamatan Juwana, aksi bersih-bersih enceng gondok tersebut melibatkan puluhan personel Pleton Siaga berjumlah tidak kurang dari 30 orang.

Perwira seksi Oprasi Kodim 0718 Pati Kapten Inf Suyani mengatakan dalam aksi bersih-bersih enceng gondok tersebut menerjunkan Pleton Siaga yang merupakan pleton Multi Fungsi tersebut. “Aksi bersih-bersih enceng gondok ini merupakan salah satu wujud kebersamaan antara Prajuri Kodim Pati dengan masyarakat sekitar dalam upaya membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya, selain itu karya bakti yang dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah tersebut," ujarnya.

Dikatakan Pasi Ops sepanjang aliran sungai tersebut sebagian permukaan airnya sudah tertutupi eceng gondok. Apalagi dimusim hujan seperti sekarang ini. Kondisi yang demikian tersebut bisa menghambat aliran air sehingga mengakibatkan banjir.”tumbuhnya Enceng gondok menghambat kelancaran saluran irigasi. Karena pertumbuhan tanaman tersebut yang sangat cepat maka perlu diberantas dengan cepat,” ujarnya.



Sementara itu Masyarakat mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pihak Kodim yang sangat semangat membersihkan enceng gondok ini. “Alhamdulillah semuanya bekerjasama secara sukarela. Semoga aksi seperti ini akan ada lagi atau bisa dijadwalkan secara rutin seminggu sekali atau lebih hingga eceng gondok ini bisa teratasi,” ujarnya. (kn)

Sunday, March 4, 2018

Hadapi Liga 3 Jateng, Persipa Pati Gelar Seleksi Terbuka



OLAHRAGA-KAAPnews.com, Liga 3 Jawa Tengah tahun 2018 bakal segera digelar, menghadapi hal ini Persipa dibawah komando Saiful Arifin langsung menyelenggarakan seleksi terbuka bagi pemain sepakbola di Kabupaten Pati.

Jadwal seleksi bakal dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 6 Maret 2018 di Stadion Joyokusumo Pati.

Saiful Arifin dalam rilis resminya mengatakan, "Kita harus gerak cepat, waktu untuk persiapan tim hanya tinggal tuliga minggu. Banyak yang harus dipersiapkan tapi yang paling penting kepengurusan ini bersatu, satu tekat dan mau bekerja keras, Insha Allah kita bisa bicara di Liga 3 Jateng tahun ini".

"Hari Minggu 4 Maret 2018, kami Persipa memanggil putra terbaik Pati untuk ikut seleksi terbuka, seleksi profesional di Stadion Joyo Kusumo Pati. Ini seleksi profesional, dipastikan tidak ada titip titipan pemain. Dibalik apapun situasi Persipa Pati saat ini, mari kita memberikan dukungan terbaik untuk memajukan sepakbola Pati", imbuhnya. (pn/ls)

Thursday, March 1, 2018

Kunjungan Kerja ke Juwana, Menteri Susi Lakukan Hal Ini



JUWANA, KAAPNEWS.COM - Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mendapatkan sambutan hangat dari nelayan dan Pemkab Pati. Kamis, 01 Maret 2018.

Menteri Susi tiba di Juwana dengan menumpang helikopter milik TNI Angkatan Laut dari Semarang. Tampak turut menyambut Bupati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Forkompimda Pati dan nelayan cantrang.

Kunjungan Menteri nyentrik asal Pangandaran ini untuk meninjau gerai dari KKP RI, selain itu juga untuk verifikasi dan pendataan ulang kapal cantrang di wilayah Juwana, Pati.

Menteri Susi juga menyusuri Sungai Silugonggo dengan menumpang kapal nelayan untuk melihat langsung kondisi kapal cantrang yang sedang tambat di tepi Sungai Juwana. (pn/rs)