Sunday, November 25, 2018

Aktif Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Bupati Pati Haryanto Ajak Masyarakat Ikuti Sunnah Rasulullah





Tayu, KAAPnews.com - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H, Bupati Pati Haryanto ikuti pengajian akbar yang bertempat di lapangan Desa Pule Kecamatan Tayu pada Sabtu malam (24/11). Forkopimda dan Muspika Tayu turut hadir dalam kegiatan itu.

Bupati Pati, mengatakan kehadiran masyarakat untuk memperingati Maulid Nabi, menggambarkan semua komponen masyarakat bersatu padu dalam upaya meneladani perilaku baginda Rasulullah Muhammad SAW untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.
"Alhamdulillah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan di desa-desa, perkotaan maupun di seluruh dunia ini salah satu bentuk kecintaan kepada Rasullullah SAW, yang membawa rahmat bagi sekalian alam, melalui tuntunannya yang bersumber pada Al Quran dan sunnah rosul," ujarnya.

Ia mengharapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, disertai niat sebagai ungkapan syukur atas anugerah Allah SWT yang telah menunjukan jalan keselamatan umat melalui utusan-nya Nabi Muhammad SAW.
"Ini sebagai penghormatan atas kecintaan kepada beliau, dengan tujuan agar lebih banyak lagi memperoleh suri tauladan dari kisah perjuangan beliau untuk kita terapkan dalam perjalanan hidup sehari-hari agar kelak mendapat syafa'atnya,” imbuhnya.

Memaknai nilai kegiatan, sambungnya, penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada dasarnya adalah upaya membangkitkan semangat hidup beragama dan pengakuan secara total bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rosul terakhir dan berperan sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Bupati menyampaikan ucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu. Selain itu kepada para hadirin Muslimin dan Muslimat yang telah menyempatkan diri untuk hadir mengikuti kegiatan tersebut. (kp)

Tuesday, November 20, 2018

Jos Lur, Atlet dari Pati ini Kalahkan Karateka Internasional di Belgia



KaapNews.com - Kota, Salah satu atlet asal Kabupaten Pati ini mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, karena berhasil menyabet medali emas pada kejuaraan dunia karate pelajar yang berlangsung di Belgia.

Karateka muda Christoper Edbert Setiabudi, sabet gelar juara usai mengalahkan finalis dari Perancis dalam nomor KATA perorangan.

Cristho adalah atlet binaan FORKI (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia) Kabupaten Pati Pati, yang tercatat sebagai siswa SMP Negeri 1 Pati. Anak dari Teddy Setiabudi ini
sebelumnya menjuarai O2SN karate nomor KATA perorangan Tingkat Nasional. Dari prestasi inilah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengirim Cristho untuk mewakili Indonesia di kejuaraan karate pelajar tingkat internasional di Belgia.

Kejuaraan dunia karate yang berlangsung tanggal 14 -20 November 2018, merupakan kejuaraan resmi dan Indonesia mengirim 6 atlet pada kejuaraan itu.

Sebelum keberangkatan Christo ke Belgia, dengan diantar Kepala SMP Negeri 1 Pati bersama Plt Kepala Disdikbud berkesempatan mohon doa restu sekaligus pamit kepada Bupati Pati.

"Saya menyambut baik dan mendukung penuh dan semoga Cristhoper dapat membawa nama baik Kabupaten Pati di kancah internasional," restu Bupati kala itu.

Christoper mengaku intens berlatih di rumah dibantu oleh orang tuanya. Ia berlatih di Juwana dengan pelatih Galih Indrayana. Rupanya, kejuaraan di Belgia ini bukan kali pertama bagi Christo bertanding di kejuaraan karate dunia. Sebelumnya ia juga pernah mengikuti kejuaraan karate di Mexico tahun 2016 dan berhasil meraih emas di kelas kata. (kp)

Monday, November 19, 2018

Sedikitnya 24 Rumah di Banyutowo Rusak, Akibat Angin Kencang Disertai Hujan Deras





KaapNews.com - Dukuhseti, Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi tadi malam (Minggu, 18 November 2018) mengakibatkan sedikitnya 24 rumah di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Kejadian tersebut, mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan genteng dan esbes dan pohon tumbang mengenai rumah. Selain itu, tiang listrik roboh, kabel lepas dan menyebabkan mati lampu serta diperkirakan kerugian menccapai 50 juta rupiah.

Babinsa Desa Banyutowo, Sertu Herman Pratikto bersama anggota Koramil Dukuhseti mendatangi lokasi dan koordinasi dengan Kades Banyutowo, BPBD kabupaten pati untuk memotong pohon yang tumbang dilokasi rumah bapak sumadi dan melaksanakan pembenahan genteng yang terlepas bersama warga dan pemilik rumah korban angin puting beliung. (kp)

Saturday, November 17, 2018

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Srikaton Kayen Rusak



KAAPNEWS.COM - Kayen, Setidaknya 59 rumah dan tiga tempat ibadah di Desa Srikaton Kecamatan Kayen Kabupaten Pati terdampak bencana alam angin puting beliung. Jumat, 16 Nopember 2018, sekira pukul 17.00 wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, mengetahui hal tersebut, Brigadir Sutrisno bhabinkamtibmas desa Srikaton Kec. Kayen Kab. Pati mendatangi tempat kejadian bencana alam angin puting beliung di Dk. Sridonomulyo Rt. 01 Rw. 05 dan Rt. 02 Rw. 05 Desa Srikaton.

Bersama dengan Kades dan perangkat desa Srikaton, pihaknya berkoordinasi atas kejadian puting beliung tersebut.

"Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Dan terdapat kerugian material yaitu kerusakan pada atap genting. tempat ibadah sebanyak 3 tempat, dan rumah penduduk sebanyak 59 rumah," ujarnya.

Adapun data kerusakan antara lain di
Dukuh Sridonomulyo Rt. 01 Rw. 05 Ds. Srikaton, sebanyak 1 Masjid dan 36 rumah dan satu pos kamling. Sementara di Dukuh Sridonomulyo Rt. 02 Rw. 05 Ds. Srikaton, kerusakan dua mushola dan 21 rumah. (KAAPNEWS.COM)

Friday, November 16, 2018

si Jago Merah Lahap Dua Bangunan di Growong Kidul Juwana





KAAPNEWS.COM - Juwana, Diduga dari arus pendek listrik, dua Kios yakni Kios Service Bola Lampu dan Warung Mie Ayam di pinggir jalan Ki Hajar Dewantoro turut Desa Growong Kidul Rt 01 Rw 04 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati terbakar. Kamis tanggal 15 Nopember 2018, sekira pukul 19.00 Wib.

Kronologi kejadian kebakaran menurut Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono mengatakan, sekira pukul 19.00 Wib, pada saat Wawan sedang di luar rumah melihat ada api dari Kios Service Bola Lampu selanjutnya, dia teriak minta tolong kepada warga sekitar dan bersama sama dengan warga sekitar membantu memadamkan api.

"Api dapat dipadamkan sekira pukul 19.30 Wib, dengan peralatan seadanya dan 3 Unit Mobil Damkar dari Pemkab Pati," ungkapnya.

Adapun ciri-ciri Kios Service Lampu yang terbakar yakni Ukuran 2X2 Meter Dinding Kios terbuat dari anyaman bambu Atap Genting, Lantai terbuat dari plesteran Semen

Warung Mie Ayam, Ukuran 2X3 Meter, Dinding Kios terbuat dari anyaman bambu, Atap Genting, Lantai terbuat dari plesteran Semen

"Kejadian kebakaran tersebut dimungkinkan akibat hubungan arus Pendek/ korsleting Arus Listrik dari Kios Service Bola Lampu. Atas kejadian kebakaran tersebut tidak terdapat korban Jiwa namun Kios Service Bola Lampu dan Warung Mie Ayam ludes terbakar dengan kerugian materi diperkirakan sebanyak lebih kurang Rp. 4.000.000,00," tandasnya. (kp)

Thursday, November 15, 2018

Desa di Pati Ini, Terpilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial

[caption id="attachment_248" align="aligncenter" width="600"]Desa di Pati Ini, Terpilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Desa di Pati Ini, Terpilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial[/caption]

Pati, Kaapnews.com - Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, dicanangkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial pada Kamis (15/11). Penetapan desa ini menjadi desa Sadar Jaminan Sosial, rupanya memiliki alasan tersendiri. Bupati Pati Haryanto mengungkapkan alasannya saat memberikan sambutan usai pencanangan desa ini.
"Kenapa acara sadar jaminan sosial ketenagakerjaan ditempatkan di desa Tambaharjo? Karena desa Tambaharjo adalah salah satu desa yang mulai dari perangkat desa, pengurus RT, RW dan lembaga desanya sudah didaftarkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan," jelas Bupati.

Di kesempatan ini, Bupati juga memberikan apresiasinya kepada pemerintah desa Tambaharjo yang memiliki kesadaran mendaftarkan warganya yang dianggap perlu ditanggung oleh pemerintah desa.

Kesadaran Desa Tambaharjo dalam keselamatan tenaga kerja, rupanya juga menarik perusahaan- perusahaan yang ada di wilayah desa ini untuk ikut memberikan jaminan sosial bagi karyawannya. Bupati berharap dengan ikut jaminan ketenagakerjaan, ketika ada musibah keluarga yang bersangkutan atau ahli waris bisa mendapatkan santunan.
"Jangan sampai, masyarakat atau pemerintah desa baru melakukan pengurusan jaminan sosial ketika sudah membutuhkan keringanan biaya," himbaunya.

Bupati menaruh harapan besar agar langkah desa Tambaharjo dapat diikuti desa lainnya. Ia menjelaskan, kepala desa bisa mendaftarkan warganya yang dipandang dan dianggap perlu ditanggung oleh pemerintah desa.
"Dana yang digunakan untuk hal ini kan bisa dari Alokasi Dana Desa (ADD) ada pengaturan penggunaannya dalam hal ini," imbuhnya.

Haryanto mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyurati semua perusahaan di Kabupaten Pati untuk mengikutkan pekerjanya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, sesuai undang - undang yg mengaturnya.

Acara peresmian hari ini juga dihadiri oleh pemerintah desa dan muspika Kecamatan Pati, dan Kepala PPP Bajomulyo. Pada kesempatan itu dilaksanakan penyerahan santunan dari paguyuban nelayan mina santosa kepada Kusmiyati ahli waris dari saudara Partono yang baru saja mengalami kecelakaan kerja sebagai ABK. (hms)