Saturday, December 29, 2018

Bukan LGBT, Polres Pati Pastikan Dua Pria Viral di Trangkil Overdosis Narkoba


Bukan LGBT, Polres Pati Pastikan Dua Pria Viral di Trangkil Overdosis Narkoba

KAAPNEWS.COM - Pati, Sempat membuat geger warga, Polres Pati mengungkap kejadian di depan Pasar Trangkil Pati. Apalagi, saat ditemukan keduanya telanjang sambil pelukan di dalam mobil.

Setelah melakukan penyelidikan, Polres Pati akhirnya mengungkap kasus tersebut, dua lelaki yang diketahui warga Madura itu diketahui menggunakan sabu-sabu hingga overdosis.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto, S.I.K mengatakan, pada saat kejadian kedua pelaku memang hendak pergi ke Jakarta. Namun, sebelum mereka berangkat, mereka mengkonsumsi sabu-sabu yang dibelinya.

“Sebelum berangkat, keduanya yakni M dan D yang diketahui warga Sampang, Madura, terlebih dahulu mengkonsumsi sabu-sabu. Sesampainya di SPBU Batangan, Pati, kedua pelaku kembali mengkonsumsi sabu-sabu, lalu melanjutkan perjalanan,” ungkapnya saat konferensi pers di depan kantor Satnarkoba Polres Pati, Jumat (28/12/2018).

Ketika melaju dari SPBU Batangan itu, seharusnya mereka mengambil jalan lurus hingga ke Kudus. Tetapi, keduanya malah belok kanan hingga berada di depan Pasar trangkil. Pada saat di TKP itu, bahan bakar mobil sudah habis, sehingga mobil terpaksa diberhentikan.

Ironisnya, disaat bersamaan itulah sabu-sabu yang dikonsumsinya itu bereaksi. Sehingga, keduanya kemudian membuka semua bajunya dan memakan kotoran mereka sendiri ketika berada di dalam mobil.

“Pada saat itu, ada seorang satpam yang melihat dan menegur pelaku, tetapi tidak dihiraukan. Satpam itu kemudian melaporkan ke Polsek Wedarijaksa dan petugas langsung datang ke TKP. Meskipun sudah disuruh keluar oleh petugas, tetapi mereka enggan membuka mobil sehingga petugas melakukan upaya paksa,” imbuhnya.

Kedua pelaku kemudian dibawa ke RSUD Soewondo untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan tes urin, kedua pelaku positif telah mengkonsumsi sabu-sabu. Bahkan, pihak kepolisian juga mengamankan sisa sabu-sabu yang tercecer di jok dan lantai mobil dengan jumlah 0.54 gram.

“Atas apa yang sudah dilakukan oleh kedua pelaku tersebut, keduanya diancam dengan pasal 112 ayat 1 subsider 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan acaman hukuman 12 tahun penjara,” ungkap Kapolres. (kp/ dokumentasi Humas Polres Pati)

Sunday, November 25, 2018

Aktif Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Bupati Pati Haryanto Ajak Masyarakat Ikuti Sunnah Rasulullah





Tayu, KAAPnews.com - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H, Bupati Pati Haryanto ikuti pengajian akbar yang bertempat di lapangan Desa Pule Kecamatan Tayu pada Sabtu malam (24/11). Forkopimda dan Muspika Tayu turut hadir dalam kegiatan itu.

Bupati Pati, mengatakan kehadiran masyarakat untuk memperingati Maulid Nabi, menggambarkan semua komponen masyarakat bersatu padu dalam upaya meneladani perilaku baginda Rasulullah Muhammad SAW untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.
"Alhamdulillah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan di desa-desa, perkotaan maupun di seluruh dunia ini salah satu bentuk kecintaan kepada Rasullullah SAW, yang membawa rahmat bagi sekalian alam, melalui tuntunannya yang bersumber pada Al Quran dan sunnah rosul," ujarnya.

Ia mengharapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, disertai niat sebagai ungkapan syukur atas anugerah Allah SWT yang telah menunjukan jalan keselamatan umat melalui utusan-nya Nabi Muhammad SAW.
"Ini sebagai penghormatan atas kecintaan kepada beliau, dengan tujuan agar lebih banyak lagi memperoleh suri tauladan dari kisah perjuangan beliau untuk kita terapkan dalam perjalanan hidup sehari-hari agar kelak mendapat syafa'atnya,” imbuhnya.

Memaknai nilai kegiatan, sambungnya, penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada dasarnya adalah upaya membangkitkan semangat hidup beragama dan pengakuan secara total bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rosul terakhir dan berperan sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Bupati menyampaikan ucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu. Selain itu kepada para hadirin Muslimin dan Muslimat yang telah menyempatkan diri untuk hadir mengikuti kegiatan tersebut. (kp)

Tuesday, November 20, 2018

Jos Lur, Atlet dari Pati ini Kalahkan Karateka Internasional di Belgia



KaapNews.com - Kota, Salah satu atlet asal Kabupaten Pati ini mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, karena berhasil menyabet medali emas pada kejuaraan dunia karate pelajar yang berlangsung di Belgia.

Karateka muda Christoper Edbert Setiabudi, sabet gelar juara usai mengalahkan finalis dari Perancis dalam nomor KATA perorangan.

Cristho adalah atlet binaan FORKI (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia) Kabupaten Pati Pati, yang tercatat sebagai siswa SMP Negeri 1 Pati. Anak dari Teddy Setiabudi ini
sebelumnya menjuarai O2SN karate nomor KATA perorangan Tingkat Nasional. Dari prestasi inilah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengirim Cristho untuk mewakili Indonesia di kejuaraan karate pelajar tingkat internasional di Belgia.

Kejuaraan dunia karate yang berlangsung tanggal 14 -20 November 2018, merupakan kejuaraan resmi dan Indonesia mengirim 6 atlet pada kejuaraan itu.

Sebelum keberangkatan Christo ke Belgia, dengan diantar Kepala SMP Negeri 1 Pati bersama Plt Kepala Disdikbud berkesempatan mohon doa restu sekaligus pamit kepada Bupati Pati.

"Saya menyambut baik dan mendukung penuh dan semoga Cristhoper dapat membawa nama baik Kabupaten Pati di kancah internasional," restu Bupati kala itu.

Christoper mengaku intens berlatih di rumah dibantu oleh orang tuanya. Ia berlatih di Juwana dengan pelatih Galih Indrayana. Rupanya, kejuaraan di Belgia ini bukan kali pertama bagi Christo bertanding di kejuaraan karate dunia. Sebelumnya ia juga pernah mengikuti kejuaraan karate di Mexico tahun 2016 dan berhasil meraih emas di kelas kata. (kp)

Monday, November 19, 2018

Sedikitnya 24 Rumah di Banyutowo Rusak, Akibat Angin Kencang Disertai Hujan Deras





KaapNews.com - Dukuhseti, Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi tadi malam (Minggu, 18 November 2018) mengakibatkan sedikitnya 24 rumah di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Kejadian tersebut, mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan genteng dan esbes dan pohon tumbang mengenai rumah. Selain itu, tiang listrik roboh, kabel lepas dan menyebabkan mati lampu serta diperkirakan kerugian menccapai 50 juta rupiah.

Babinsa Desa Banyutowo, Sertu Herman Pratikto bersama anggota Koramil Dukuhseti mendatangi lokasi dan koordinasi dengan Kades Banyutowo, BPBD kabupaten pati untuk memotong pohon yang tumbang dilokasi rumah bapak sumadi dan melaksanakan pembenahan genteng yang terlepas bersama warga dan pemilik rumah korban angin puting beliung. (kp)

Saturday, November 17, 2018

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Srikaton Kayen Rusak



KAAPNEWS.COM - Kayen, Setidaknya 59 rumah dan tiga tempat ibadah di Desa Srikaton Kecamatan Kayen Kabupaten Pati terdampak bencana alam angin puting beliung. Jumat, 16 Nopember 2018, sekira pukul 17.00 wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, mengetahui hal tersebut, Brigadir Sutrisno bhabinkamtibmas desa Srikaton Kec. Kayen Kab. Pati mendatangi tempat kejadian bencana alam angin puting beliung di Dk. Sridonomulyo Rt. 01 Rw. 05 dan Rt. 02 Rw. 05 Desa Srikaton.

Bersama dengan Kades dan perangkat desa Srikaton, pihaknya berkoordinasi atas kejadian puting beliung tersebut.

"Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Dan terdapat kerugian material yaitu kerusakan pada atap genting. tempat ibadah sebanyak 3 tempat, dan rumah penduduk sebanyak 59 rumah," ujarnya.

Adapun data kerusakan antara lain di
Dukuh Sridonomulyo Rt. 01 Rw. 05 Ds. Srikaton, sebanyak 1 Masjid dan 36 rumah dan satu pos kamling. Sementara di Dukuh Sridonomulyo Rt. 02 Rw. 05 Ds. Srikaton, kerusakan dua mushola dan 21 rumah. (KAAPNEWS.COM)

Friday, November 16, 2018

si Jago Merah Lahap Dua Bangunan di Growong Kidul Juwana





KAAPNEWS.COM - Juwana, Diduga dari arus pendek listrik, dua Kios yakni Kios Service Bola Lampu dan Warung Mie Ayam di pinggir jalan Ki Hajar Dewantoro turut Desa Growong Kidul Rt 01 Rw 04 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati terbakar. Kamis tanggal 15 Nopember 2018, sekira pukul 19.00 Wib.

Kronologi kejadian kebakaran menurut Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono mengatakan, sekira pukul 19.00 Wib, pada saat Wawan sedang di luar rumah melihat ada api dari Kios Service Bola Lampu selanjutnya, dia teriak minta tolong kepada warga sekitar dan bersama sama dengan warga sekitar membantu memadamkan api.

"Api dapat dipadamkan sekira pukul 19.30 Wib, dengan peralatan seadanya dan 3 Unit Mobil Damkar dari Pemkab Pati," ungkapnya.

Adapun ciri-ciri Kios Service Lampu yang terbakar yakni Ukuran 2X2 Meter Dinding Kios terbuat dari anyaman bambu Atap Genting, Lantai terbuat dari plesteran Semen

Warung Mie Ayam, Ukuran 2X3 Meter, Dinding Kios terbuat dari anyaman bambu, Atap Genting, Lantai terbuat dari plesteran Semen

"Kejadian kebakaran tersebut dimungkinkan akibat hubungan arus Pendek/ korsleting Arus Listrik dari Kios Service Bola Lampu. Atas kejadian kebakaran tersebut tidak terdapat korban Jiwa namun Kios Service Bola Lampu dan Warung Mie Ayam ludes terbakar dengan kerugian materi diperkirakan sebanyak lebih kurang Rp. 4.000.000,00," tandasnya. (kp)

Thursday, November 15, 2018

Desa di Pati Ini, Terpilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial

[caption id="attachment_248" align="aligncenter" width="600"]Desa di Pati Ini, Terpilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Desa di Pati Ini, Terpilih Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial[/caption]

Pati, Kaapnews.com - Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, dicanangkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial pada Kamis (15/11). Penetapan desa ini menjadi desa Sadar Jaminan Sosial, rupanya memiliki alasan tersendiri. Bupati Pati Haryanto mengungkapkan alasannya saat memberikan sambutan usai pencanangan desa ini.
"Kenapa acara sadar jaminan sosial ketenagakerjaan ditempatkan di desa Tambaharjo? Karena desa Tambaharjo adalah salah satu desa yang mulai dari perangkat desa, pengurus RT, RW dan lembaga desanya sudah didaftarkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan," jelas Bupati.

Di kesempatan ini, Bupati juga memberikan apresiasinya kepada pemerintah desa Tambaharjo yang memiliki kesadaran mendaftarkan warganya yang dianggap perlu ditanggung oleh pemerintah desa.

Kesadaran Desa Tambaharjo dalam keselamatan tenaga kerja, rupanya juga menarik perusahaan- perusahaan yang ada di wilayah desa ini untuk ikut memberikan jaminan sosial bagi karyawannya. Bupati berharap dengan ikut jaminan ketenagakerjaan, ketika ada musibah keluarga yang bersangkutan atau ahli waris bisa mendapatkan santunan.
"Jangan sampai, masyarakat atau pemerintah desa baru melakukan pengurusan jaminan sosial ketika sudah membutuhkan keringanan biaya," himbaunya.

Bupati menaruh harapan besar agar langkah desa Tambaharjo dapat diikuti desa lainnya. Ia menjelaskan, kepala desa bisa mendaftarkan warganya yang dipandang dan dianggap perlu ditanggung oleh pemerintah desa.
"Dana yang digunakan untuk hal ini kan bisa dari Alokasi Dana Desa (ADD) ada pengaturan penggunaannya dalam hal ini," imbuhnya.

Haryanto mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyurati semua perusahaan di Kabupaten Pati untuk mengikutkan pekerjanya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, sesuai undang - undang yg mengaturnya.

Acara peresmian hari ini juga dihadiri oleh pemerintah desa dan muspika Kecamatan Pati, dan Kepala PPP Bajomulyo. Pada kesempatan itu dilaksanakan penyerahan santunan dari paguyuban nelayan mina santosa kepada Kusmiyati ahli waris dari saudara Partono yang baru saja mengalami kecelakaan kerja sebagai ABK. (hms)

Monday, September 17, 2018

Resahkan Warga, Begal di Cluwak Diringkus Polisi, Ini Kronologinya





KAAPNEWS.COM - Cluwak, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Pati telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curras) atau begal yang terjadi di lokasi Pasar Anyar depan Pos Ojek turut Desa Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Minggu, 09 September 2018 lalu.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasat Reskrim AKP Yusi Andi Sukmana mengungkapkan, ketiga pelaku adalah RH, W dan S.

"Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni, satu unit sepeda motor Honda Scopy hasil dari kejahatan TKP cluwak, satu unit Honda CB 150 (sebagai sarana untuk melakukan kejahatan), satu unit sepeda motor Honda CBR warna putih," kata AKP Yusi.

Lanjutnya, "satu kantong kain warna hitam berisi satu set kunci kunci leter T ( 4 biji ) dan 2 kontak sepeda motor, satu senjata tajam jenis Clurit, satu senjata tajam jenis pisau penusuk, satu buah HP merk Nokia yang di beli dari hasil penjualan sepeda motor Honda Beat TKP Tayu, dua ) jaket yang di beli dari hasil penjualan sepeda motor Honda Beat TKP Tayu,".

Modus operandi pelaku dengan mengambil paksa sepeda motor dengan cara pelaku mengarahkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban untuk mengancam, kemudian merampas sepeda motor dari korban.

"Pelaku bakal dijerat dengan pasal Pencurian dengan Kekerasan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHPidana," imbuh Kasat Reskrim Polres Pati itu.

Kronologis kejadian, bebernya, Pada hari Minggu 09 September 2018 sekira pukul 00.30 wib korban pulang dari membeli kopi di lokasi pasar Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati sampai di lokasi Pasar Anyar Ngablak korban berhenti menunggu temannya

"Tiba - tiba, korban di datangi 2 ( dua ) orang pelaku menggunakan motor CBR 150 hitam rangka merah kemudian mengeluarkan senjata tajam berupa clurit dan di arahkan ke korban kemudian korban takut dan pelaku mengambil paksa / membawa sepeda motor korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp. 9.000.000 kemudian kejadian tersebut di laporkan di Polsek Cluwak," tandasnya.

Kronologis ungkap kasus, "Setelah Tim Resmob mendapatkan laporan adanya kejadian pencurian dengan Kekerasan di wilayah Polsek Cluwak kemudian team melaksanakan penyelidikan terhadap pelaku dan barang bukti hasil kejahatan,".

Kemudian pada hari Sabtu tanggal 15 September 2018 sekira pukul 22.00 wib, "Tim mengamankan W alias sebagai Penadah sepeda motor Honda Scopy hasil kejahatan TKP Cluwak setelah di introgasi mengakui Honda Scopy di beli dari Y yang di duga sebagai Pelaku Curras, selanjutnya team melaksanakan penyelidikan terhadap keberadaan terduga pelaku, dan pada hari Sabtu tanggal 15 September 2018 sekira pukul 22.30 wib tim berhasil mengamankan pelaku di jalan raya Tayu - Cluwak pada saat mengendarai sepeda motor Honda CB 150 Hitam," ungkapnya lagi.

"Sampai saat ini, masih dalam pengembangan untuk mencari TKP dan barang bukti yang lain," pungkasnya. (KP/ sumber : patinews.com)

Saturday, September 8, 2018

Polsek Tlogowungu Lakukan Olah TKP, Penemuan Mayat di Alas Nglamin



KAAPNEWS.COM - Tlogowungu, Sesosok mayat ditemukan di kawasan hutan Nglamin petak 136 RPH Regaloh BPKH Regaloh KPH Pati, turut Desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati. Jum'at, 07 September 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Puni Rahayu mengungkapkan, kejadian ini diketahui pukul 19.00 Wib.

"Korban diketahui adalah Kakek Dari (75 tahun) warga Desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kab. Pati," ujar Kapolsek.

Kronologis kejadian, lanjutnya, "Saat itu, Suwondo, anak korban mencarinya dikarenakan korban tidak pulang sejak pertengahan bulan Agustus 2018, karena kebiasaan korban meninggalkan rumah dengan berjalan di sekitar hutan nglamin, sehingga dia mencari korban disekitar hutan tersebut,".

"Akhirnya Suwondo menemukan korban dalam kondisi telah meninggal dunia dan membusuk, namun dia mengenali korban dari pakaian korban dan tongkat (kreg) milik korban, mengetahui hal tersebut kemudian dia menghubungi Sunarto, selanjutnya Sunarto bersama warga lainnya melaporkan ke pihak Kepolisian," bebernya.

Dari keterangan medis dr. Laela Romdhani Kusumastuti, diperkirakan korban meninggal dunia sejak kurang lebih 2 minggu, dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. (kaapn)

Thursday, September 6, 2018

Motor Milik Karyawan di Batangan Pati, Dibawa Lari Pencuri



KAAPNEWS.COM - Batangan, Pencurian kendaraan bermotor terjadi di teras depan kantor salah satu kantor turut Desa Gunungsari Kecamatan Batangan Kabupaten Pati. Rabu, 05 september 2018, sekira pukul 18.10 wib

"Pelaku melakukan aksinya dengan cara merusak rumah kunci kontak dan membawa pergi motor Honda CB150R yang sedang di parkir di teras depan kantor tersebut," ungkap Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan AKP Endah Setianingsih.

Kronologis kejadian, bebernya, "sewaktu korban dan saksi-saksi mau pulang sehabis bekerja di kantor tersebut, korban mendapati Honda Cb150R miliknya yang di parkir di teras depan turut Ds. Gunungsari Kecamatan Batangan Kab. Pati sudah tidak ada/hilang, selanjutnya saksi 1 (satu) yang merupakan kakak korban bercerita kalau tadi bertemu dengan seorang laki laki dengan mengendarai motor milik korban yang dikira laki laki tersebut adalah teman korban,".

"Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Batangan. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 27.000.000, - (dua puluh tujuh juta rupiah)," ujarnya. (kaap)

Saturday, September 1, 2018

Ungkap Kasus Pencurian Motor di Juwana, Tak Disangka Pelaku Ternyata Seorang Wanita



KAAPNEWS.COM - Juwana, Polsek Juwana baru saja melakukan ungkap kasus pencurian sepeda motor. Jum'at, 31 Agustus 2018.

Yang mengejutkan, menurut Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono, pelaku adalah seorang wanita berinisial D.

"Ungkap kasus sendiri dilakukan oleh unit reskrim Polsek Juwana, yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU Suwarno. Sementara peristiwa Curanmor terjadi pada, Senin tanggal 27 Agustus 2018, sekira pukul 01.00 wib, " ujar Kapolsek.

" Dari hasil ungkap kasus, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor honda beat warna putih dan sepasang plat nomor serta 1 ( satu) buah kunci motor honda beat tersebut," lanjutnya.

Kronologis kejadian, urainya, "Pada hari Senin tanggal 27 Agustus 2018 diketahui pukul 13.30 wib diparkiran kost di wilayah Juwana, telah terjadi tindak pidana curanmor berupa 1 ( satu) unit motorhonda beat dan selanjutnya perkara tersebut dilaporkan ke Polsek Juwana,".

" Dengan laporan tersebut diatas, selanjutnya anggota unit reskrim Polsek Juwana melakukan penyelidikan dan pada hari Jum'at tanggal 31 Agustus 2018 sekira pukul 15.30 WIB didapati 1 ( satu) unit honda beat tersebut dikuasai oleh seseorang, selanjutnya orang tersebut dibawa kekantor Polsek Juwana dan setelah dilakukan pemeriksaan mengakui perbuatannya telah mengambil sepeda motor tersebut dan selanjutnya dilakukan penyidikan lebih lanjut," beber Kapolsek. (klp)

Friday, August 31, 2018

Pemilik Ketiduran di Panggung Manten, Vario Milik Warga Tlogowungu Raib Dicuri Orang



KAAPNEWS.COM – Kota, Kasus pencurian kendaraan bemotor kembali terjadi, kali ini peistiwa itu tejadi di Kelurahan Parenggan, turut Jalan Gang sawo Jajar RT. 03 RW. 2 kecamatan /Kabupaten Pati. Kamis, 30 Agustus 2018, sekira pukul 03.30 WIB.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Pujiati mengungkapkan, “Motor yang hilang adalah Honda Vario 125 milik warga Desa Gunungsari Dukuh Santi kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati,”.

Kronologi kejadian, bebernya, “Awalnya setelah korban menggunakan motor tersebut, korban parkirkan di depan rumah orang atau di pinggir jalan, kemudian setelah itu korban menuju ke panggung nganten untuk duduk - duduk dan setelah itu korban ketiduran, Sekitar jam 03.30 wib, korban terbangun dan selanjutnya korban langsung menuju tempat memarkir kendaraan. Ternyata motor tersebut telah hilang, kemudian selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pati,”.

“Polisi masih melakukan penyelidikan pelaku curanmor tersebut. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp.18.200.000,00 ( delapan belas juta dua ratus ribu rupiah),” pungkasnya. (bp)

Wednesday, August 29, 2018

Wajib Waspada, Ditinggal Ngopi, Motor Vario Raib Digondol Maling



KAAPNEWS.COM - Kayen, Kejadian ini mengingatkan kita untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Seorang warga Sukililo kehilangan sepeda motor Honda Vario saat ditinggal ngopi di Alun-alun Kayen.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 28 Agustus 2018 sekitar pukul : 11.30 Wib, di sebelah selatan alun-alun Kayen tepatnya di belakang kantor KUA lama Kayen turut Desa Kayen Kecamatan Kayen Kabupaten Pati.

Kronologis kejadian, lanjutnya, "saat itu, Motor dibawa anak korban, berangkat sekolah, setelah selesai sekolah dia tidak langsung pulang namun bermain di alun-alun Kayen dan berhenti di bawah pohon mindik tepatnya sebelah utara alun-alun Kayen,".

"Selanjutnya sekitar pukul 10.30 wib, dia ngopi di sebelah selatan Alun-alun Kayen, dengan posisi Honda Vario CBS tersebut diparkirkan di sebelah selatan alun-alun Kayen dalam keadaan kunci masih terpasang, kemudian sekitar pkl 11.30 wib, anak korban ini mau pulang kerumah namun motor yang di parkir tersebut tidak ada/hilang selanjutnya berusaha mencarinya namun tidak ditemukan kemudian dia memberitahukan kepada orang tuanya dan selanjutnyan melapor ke Polsek Kayen," beber Kapolsek

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 9.000.000,- (sembilan juta rupiah). (kp)

Grandmax di Juwana Ini Ringsek, Pengemudi Meninggal Dunia Usai Tabrakan Dengan Truk



KAAPNEWS.COM - Juwana, Kecelakaan Lalu lintas antara Daihatsu Grand Max dengan Truk Mitsubishi Canter terjadi di jalur Pantura Juwana – Batangan turut Desa Trimulyo Kec. Juwana Kab. Pati. Selasa, 28 Agustus 2018 sekira pukul 09.30 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi mengungkapkan, akibat seorang meninggal dunia dan satu lainnya luka.

"Korban meninggal adalah Fahrudin, warga Desa Krapyak Kecamatan Tahunan Jepara, dan penumpangnya bernama Sulaiman mengalami luka-luka," ujarnya.

Kronologis kejadian, lanjutnya, Sekira pukul 09.30 Wib, Semula Daihatsu Grandmax Pick Up melaju dari arah barat ketimur sedangkan Truk Mitsubishi Canter melaju dari arah timur kebarat.

"Sesampainya di tempat kejadian, Daihatsu Grandmax Pick Up oleng dan bergerak kesamping kanan serta berpindah lajur. Karena jarak sudah dekat, sehingga Daihatsu Grandmax bertabrakan dengan Mitsubishi Canter dari arah berlawanan. Posisi akhir kedua kendaraan berhenti dibadan jalan sebelah selatan," bebernya. (pn/ wt)

Monday, August 27, 2018

Pengendara Vario di Jalur Pantura Pati-Juwana Meninggal Dunia, Usai Terlibat Kecelakaan Dengan Truk



Pati - KAAPNEWS.COM, Kejadian Kecelakaan Lalu lintas terjadi hari ini, Minggu, 26 Agustus 2018, sekira pukul 10.00 Wib, di Jalan Pati – Juwana turut Ds. Purworejo Kecamatan Pati Kabupaten Pati.

"Laka lantas antara Truck Mitsubishi kontra dengan Honda Vario, mengakibatkan satu korban meninggal dunia," ungkap Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi.

Korban meninggal adalag, Pengendara Honda Vario atas nama Joko Darmoyo, warga Desa Kedungdowo Rt. 03/ 02 Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus.

Kronologis kejadian, lanjutnya, "sekira pukul 10.00 Truck Mitsubishi berjalan dari arah barat ke timur, searah dibelakangnya berjalan Honda Vario. Sesampainya di TKP Truck Mitsubishi K-1939-FA berbelok kekiri (ke utara), karena jarak sudah dekat Spm Honda Vario tidak bisa menguasai kendaraanya sehingga bertabrakan dengan Truck Mitsubishi, posisi terakhir Truck dan Honda Vario di pinggir badan jalan sebelah utara,". (pn/ wt)

Sunday, August 26, 2018

Bupati Pati Beri Bonus Spesial Untuk Nining Porwaningsih, Atlet Downhill Peraih Medali Perunggu di Asian Games 2018



KAAPNEWS.COM - Kota, Bupati Pati Haryanto memberikan bonus spesial berupa Tali Asih kepada Nining Porwaningsih yang telah memperoleh medali perunggu dalam ajang Asian Games 2018 cabang olahraga Balap Sepeda nomor Downhill Putri.

Tali Asih diberikan dalam bentuk tabungan senilai Rp. 50 Juta, dipanggung Pesta Rakyat yang dimeriahkan oleh para artis dangdut Nasional dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Pati ke - 695 dan HUT RI ke - 73.

Bupati Haryanto yang didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin berpesan agar Nining terus berlatih untuk dapat lebih berprestasi lagi apalagi sebentar lagi akan menghadapi Porprov Jateng Tahun 2018 dengan membawa nama Kabupaten Pati. (bp)

Saturday, August 25, 2018

Renggut Satu Korban Jiwa, Begini Kronologi Laka Lantas di Trangkil Pati

[caption id="attachment_217" align="aligncenter" width="600"]Renggut Satu Korban Jiwa, Begini Kronologi Laka Lantas di Trangkil Pati Renggut Satu Korban Jiwa, Begini Kronologi Laka Lantas di Trangkil Pati[/caption]

KAAPNEWS.com - Trangkil, Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di jalan Pati-tayu turut tanah desa ketanen Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati. Jum'at, 24 Agustus 2018 sekira pukul 13.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi mengungkapkan, Kecelakaan melibatkan sepeda motor Kasea kontra dengan sepeda motor Honda vario.

"Korban meninggal adalah pengendara sepeda motor Kasea, Sutari warga Trangkil, sedangkan pengemudi dan pembonceng Vario mengalami luka-luka," ujar Kanit Laka.

Kronologis kejadian, urainya, "Motor Kasea berjalan dari gang jalan sebelah timur sedangkan Honda vario berjalan dari utara menuju ke selatan, sesampainya ditempat kejadian, Kasea menyebrang jalan kearah barat dan belok kearah utara, karena jarak sudah dekat sehingga terjadi kecelakaan dengan Honda vario, posisi akhir kedua kendaraan dibadan jalan sebelah timur,". (kaap/) 

Tuesday, August 21, 2018

Kecelakaan Honda Karisma dan Truk Dump di Pati, Renggut Satu Korban Jiwa

Gabus, KAAPnews.com -  Kecelakaan motor Honda Kharisma dengan Truk Dump di jalan Umum Gabus – Tambakromo turut tanah Desa Tanjunganom Kec. Gabus Kab. Pati. Senin, 20 Agustus 2018 sekira pukul 05.00 Wib, mengakibatkan satu korban jiwa.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka Polres Pati Ipda Suyadi mengungkapkan, korban meninggal adalah pengendara sepeda motor Parno warga Kecamatan Tambakromo.

Kronologis kejadian, Sekitar pukul 05.00 Wib, Honda Kharisma berjalan dari arah selatan menuju kearah utara sedangkan Isuzu Truk berjalan dari arah utara menuju kearah selatan sesampai ditempat kejadian Honda Kharisma membawa bojok diduga berjalan terlalu kekanan.

Karena jarak sudah dekat sehingga Bojok mengenai Isuzu Truk sampai Honda Kharisma terjatuh. Posisi Terakhir motor berada di badan jalan sebelah barat As/marka jalan dan Isuzu Truk berada di badan jalan sebelah timur As/marka jalan.

(Humas Polres Pati)

Sunday, June 3, 2018

Kecelakaan Beruntun di Jalur Pati Juwana, Libatkan Lima Kendaraan

[caption id="attachment_207" align="aligncenter" width="600"]Kecelakaan Beruntun di Jalur Pati Juwana, Libatkan Lima Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Jalur Pati Juwana, Libatkan Lima Kendaraan[/caption]

KAAPnews.com - PATI, Lima kendaraan terlibat kecelakaan karambol di Jalur Pantura Juwana turut Desa Purworejo. Sabtu, 2 Juni 2018.

Menurut saksi mata, kejadian laka beruntun itu disebabkan oleh tidak konsentrasinya truk saat melintas dekat lampu bangjo. Saat itu, truk yang dikemudikan oleh Fadli itu berjalan dari arah barat ke timur, sedangkan Suzuki Ertiga nopol K 9011 HH berhenti di traffic light karena lampu merah. Searah di depannya berhenti Honda CR-V.

Di depan CR-V berhenti Truck Mitsubishi nopol B 9304 IZ, searah di depannya lagi berhenti Toyota Kijang Innova nopol H 8663 MR. Sesampainya di TKP, pengendara Truck Isuzu diduga kurang konsentrasi, serta tidak memperhatikan lampu traffic light. Lalu menyeruduk dari belakang Suzuki Ertiga nopol K 9011 HH, lalu Suzuki Ertiga nopol K 9011 HH menabrak Honda CR-V nopol K 7588-HA.

Kemudian Honda CR-V nopol K 7588 HA menabrak Truck Mitsubishi nopol B 9304 IZ, lalu Truck Mitsubishi nopol B 9304 IZ nyeruduk Toyota Kijang Innova. Dilaporkan, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut. (KN)

Monday, May 21, 2018

Diduga Tersengat Listrik, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Desa Payang



KAAPNEWS.COM - KOTA, Senin, tanggal 21 Mei 2018 pukul 06.30 Wib telah dilaporkan oleh masyarakat terkait peristiwa orang meninggal dunia akibat tersengat arus listrik di sawah turut Ds. Payang Kecamatan Pati.

Mendapat info tersebut, Babinsa Ds Payang berkordinasi dengan Babinkamtibmas, kemudian di teruskan ke polsek, serta Dokter Puskesmas II pati.

Diketahui, korban bernama Lilik Koko Kuswanto warga Desa Payang Rt. 04/02 Kec/Kab. Pati.

Kronologi kejadian, Pada hari Senin, tanggal 21 Mei 2018 sekitar pukul 06.00 Wib, saksi 1 berangkat dari rumah hendak ke sawah, ketika melintasi tanggul sawah saksi 1 tak sengaja melihat ada sosok orang yang tengkurap disawah. Saksi 1 berupaya mendekat dan mengamati, yang selanjutnya diketahui bahwa sosok tersebut posisi diatas kawat listrik, menyadari bahwa korban tersengat listrik selanjutnya saksi 1 berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan menghubungi Polsek Pati Kota.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Pantura Batangan, Satu Korban Luka Berat

Selanjutnya Babinsa, Babinkamtibmas, serta anggota polsek pati kota bersama warga masyrakat membantu mengevakuasi korban dan dibawa kerumah duka untuk dilakukan pemeriksaan.

Adapun hasil pemeriksaan oleh Puskesmas II Pati, tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan. (bp)

Friday, May 18, 2018

Membanggakan, Rektor IPMAFA Pati Diangkat Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi



KAAPNEWS.COM - Kota, Rektor Institut Mathaliul Falah (IPMAFA) Margoyoso Pati KH. Abdul Ghofar Rozin, M. Ed diangkat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Staf Khusus.

Kiai Muda yang akrab disapa Gus Rozin itu ditugasi Presiden Jokowi untuk mendampinginya dalam acara keagamaan dalam negeri. Salah satu contohnya adalah saat Presiden Jokowi bersilaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren.

"Presiden butuh orang dengan latar belakang yang memahami itu," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Presiden, Jakarta, usai acara. Selasa (15/5/2018).

"Presiden sudah menandatanganinya," imbuh Pramono. Selain Gus Rozin, ada tiga orang yang diangkat menjadi staf khusu presiden, yakni:

1. Adita Irawati

Adita merupakan mantan Vice President Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Dalam jabatan barunya ini, tugasnya adalah melaksanakan pembenahan pola komunikasi pada kementerian dan lembaga.

2. Siti Ruhaini Dzuhayatin

Siti merupakan tokoh Islam sekaligus aktivis hak asasi manusia yang sudah malang melintang di dalam maupun luar negeri. Ia pernah bertugas sebagai Ketua HAM OKI dan Koordinator Gugus Tugas Hak Wanita dan Anak Komisi HAM OKI.

Tugasnya dalam jabatan staf khusus presiden ini adalah membantu Presiden Jokowi merespons isu keagamaan tingkat internasional.

3. Ahmad Erani Yustika

Ahmad merupakan mantan direktur jenderal di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Tugasnya sebagai staf khusus presiden adalah untuk membantu Presiden Jokowi merancang kebijakan-kebijakan pada sektor ekonomi. (pn/ ksb)

Wednesday, May 16, 2018

Empat Orang Terluka, Akibat Kecelakaan Dua Vario di Jalur Pantura Pati - Kudus



KAAPNEWS.COM - Margorejo, Dua sepeda motor Honda Vario terlibat kecelakaan di jalan Pantura Pati - Kudus turut Desa Margorejo Kec. Margorejo Kab. Pati. Selasa, 15 Mei 2018 sekira pukul 10.45 Wib.

"Akibat kecelakaan tersebut, empat orang mengalami luka-luka, mereka adalah pengendara dan penumpang dua motor tersebut," ungkap Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi.

Kronologis kejadian, lanjutnya, "Sekitar pukul 11.45 Wib, Honda Vario H-6792-AYE berjalan dari arah barat ke timur searah di depannya berjalan Honda Vario K-4416-UH sesampai di tempat kejadian Honda Vario H-6792-AYE mendahului Honda Vario K-4416-UH dari sisi kiri karena berjalan terlalu kekanan sehingga, Honda Vario H-6792-AYE menabrak Honda Vario K-4416-UH dan terjatuh,".

Posisi Terakhir Honda Vario H-6792-AYE terjatuh di bahu jalan sebelah utara sedangkan Honda Vario K-4416-UH terjatuh dibadan jalan sebelah utara. (pn/ wt)

Saturday, May 12, 2018

Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa, Bekuk Pelaku Penggelapan Mobil



KAAPNEWS.COM - Wedarijaksa, Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa telah melakukan ungkap kasus penipuan dan atau penggelapan mobil yang dilakukan S warga Kecamatan Wedarijaksa, Pati. Kamis, 10 Mei 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiono mengatakan, kasus penggelapan tersebut terjadi pada Kamis, tanggal 11 Januari 2018 sekira pukul 19.30 wib di rumah korban turut Dk pajaran Ds. Pagerharjo Kec. Wedarijaksa Kab. Pati.

"Akibat perbuatan pelaku, korban menderita Materiil taksiran Rp.105.000.000,- (seratus lima juta rupiah), yakni satu unit mobil pick up Daihatsu Grand Max," lanjutnya.

Kronologis ungkap kasus, jelasnya, "Setelah menerima laporan atas tindak pidana Penipuan atau Penggelapan dari pelapor/korban seperti tersebut diatas, selanjutnya dilakukan penyelidikan dan setelah ditingkatkan tahap penyidikan diperoleh informasi keberadaan tersangka S sedang bersembunyi & bekerja sebagai penebas brambang di wilayah Kec. Sanden Kab. Bantul Yogjakarta,".

"Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 09 Mei 2018 unit Reskrim Polsek Wedarijaksa dipimpin Kanit Reskrim berangkat melakukan upaya penangkapan dan pada hari Kamis tanggal 10 Mei 2018 sekira pukul : 10.15 wib di Ds. Kretek Kec. Sanden Kab. Bantul tersangka telah tertangkap tanpa perlawanan, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Wedarijaksa guna dilalukan pemeriksaan dan diperoleh keterangan bahwa Daihatsu pick up, telah digadaikan diwil kec.Cluwak dan berhasil disita," urainya.

"Akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 378 subs 372 K.U.H.Pidana tentang Penipuan dan atau penggelapan," pungkas Kapolsek. (pn/ wt)

Friday, May 11, 2018

Resmikan Taman Kenanga Desa Kutoharjo, Ini Harapan Bupati Haryanto



KAAPNEWS.COM - Kota, Bertempat di Desa Kutoharjo telah diresmikan taman "kenanga" di halaman Masjid "Al Falah" Desa Kutoharjo Pati, dalam rangka Syiar Ramadhan 1439 H. Kamis (09/05/2018).

Bapak Kepala Desa Kutoharjo H. Hartono menyampaikan "terima kasih yang tak terhingga kepada bapak ibu yang telah hadir di tabligh akbar, dan terima kasih kepada Dandim 0718/Pati yang telah memberikan tempat sebagai sarana untuk dijadikan taman, di halaman masjid Al Falah sehingga halaman masjid menjadi luas,".

Bupati Pati. H.Haryanto menyampaikan, "dengan peresmian taman kenanga, diharapkan dapat digunakan oleh anak-anak kita untuk pendidikan taman Al'quran. dalam kesempatan yang berbahagia ini kita patut bersyukur, dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan.dengan berlomba-untuk untuk berbuat kebajikan.

Karena suatu saat kelak apabila kita telah dipanggil yang maha kuasa, kapan lagi kita berbuat baik. harapannya fasilitas yang ada ini dapat bermanfaat untuk kepentingan umum dan menambah semarak menyambut datangnya bulan suci ramadhan.sehingga bertambah semangat dalam menjalankan ibadah sampai dengan selesainya bulan suci ini.

KH. Ashrori Hasan dalam Tausiyahnya menuturkan bahwa peresmian taman kenanga dalam menyambut bulan ramadhan, mudah -mudahan masjid yang mulia ini bisa menjadi sarana dalam menjalankan ibadah dan mencari berkah,semoga warga disini mendapat rezeki yang barokah,dan semoga warga kutoharjo dapat memakmurkan masjid Al "Falah". (pn/ dm)

Friday, May 4, 2018

Puluhan Pelajar SMA di Pati Dibina Polisi, Karena Konvoi Saat Rayakan Kelulusan



KAAPNEWS.COM - Kota, Sebanyak 32 pelajar SMA di Pati mendapatkan pembinaan dari Unit PPA Polres Pati. Kegiatan dilaksanakan di halaman belakang Mapolres Pati dan Ruang SPKT Polres Pati, Ipda Darwati, Aiptu Turyono dan Bripda Wulan. Kamis, 3 Mei 2018.

Pembinaan dan pendataan terhadap siswa / pelajar yang diamankan oleh Sat Sabhara Res Pati pada saat konvoi yang diindikasikan mengganggu ketetiban umum dalam merayakan kelulusan sekolah tingkat SMA / sederajat. (pn/ wt)

Monday, April 30, 2018

Disatroni Maling, Pelaku Gasak Satu Unit Laptop dari SDN Pati Lor 2



KAAPNEWS.COM - KRIMINAL, Satu unit Laptop merk Lenovo berhasil digondol kawanan maling yang menyatroni SDN Pati Lor 2, Kamis, 26 April 2018 lalu.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Pujiati membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kerugian akibat kejadian tersebut, pihak sekolah diperkirakan mengalami kerugian sebesar empat juta rupiah," imbuhnya

Kronologi kejadian, lanjutnya, "awalnya pada saat itu, dilaksanakan briefing dari Kepala Sekolah kepada para guru dan juga staff sekolahan diruang Kepala Sekolah. Namun kemudian laptop merk Lenovo yang awalnya disimpan di ruang guru tersebut, diketahui sekitar jam 14.00 WIB, ketika semua guru dan staff mau persiapan pulang dan beres-beres ruangan, laptop yang semula disimpan di ruang guru tersebut diketahui oleh staff sekolah, telah tidak berada di tempat penyimpanannya semula,".

“Selanjutnya, staf tersebut berkoordinasi dengan Kepala Sekolah dan staff untuk mencari keberadaan laptop tersebut, tetapi karena tak juga diketemukan maka kemudian pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pati Kota,” pungkasnya. (lp)

Wednesday, April 25, 2018

Apa Kata Bupati Pati Tentang TMMD Reguler 101

[caption id="attachment_179" align="aligncenter" width="600"]Apa Kata Bupati Pati Tentang TMMD Reguler 101? Apa Kata Bupati Pati Tentang TMMD Reguler 101?[/caption]

KAAPNEWS.COM - WINONG, “Kenapa TMMD kita terapkan di Desa Godo?, karena Desa ini dianggap layak, sebagai langkah atau upaya untuk meningkatkan ekonomi, karena jalur ini merupakan jalur terisolir. Dengan dibukanya jalan antara Dk. Selowire sampai Ds. Godo nanti akan membuka jalur ekonomi, pendidikan dan transportasi,”.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto dihadapan Tim Asistensi PJO TMMD REG KE 101 Mabes TNI yang diketuai oleh Marsda Agus Munandar di lokasi TMMD Reguler ke 101 Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati, siang ini. Selasa, 24 April 2018.

Lanjut Bupati, Dengan dibangunnya jalan penghubung Dk. Selowire sampai dengan Ds. Godo sepanjang 1,7 Km, pastinya akan memberikan manfaat kepada kami, “kami mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya. Mudah-muhan bapak beserta tim berkenan melihat secara langsung kondisi jalan yang saat ini sedang dikerjakan,” ujarnya.

Marsda TNI Agus Munandar, SE dalam sambutannya mengatakan, agar warga selalu mepupuk gotong antara masyrakat dengan TNI dan polri agar tercipta kemanunggalan yang baik.

“Sasaran fisik yang di bangun agar mendorong kemajuan ekonomi di desa Godo dengan dibngunnya betonisasi agar akses transportasi lebih mudah. Sasaran non fisik dapat mendorong kreatifitas masyarakat desa godo yg lebih lebih maju dan lebih mandiri. Dana program TMMD agar di kelola dengan baik agar sesuai dengan administrasi,” imbuhnya.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.sos ini dilanjutkan dengan Penyerahan Al – quran Kepada Takmir Masjid Godo, Penyerahan Bingkisan dan tali asih kepada pemilik rumah yang dusinggahi oleh TNI dan Penyerahan simbolis peralatan olahraga kepada tokoh pemuda. (pn/ dm)

Tuesday, April 24, 2018

Alhamdulillah, Renovasi RTLH mbah suparno sudah capai target 100%

KAAPNEWS.COM, Pati – Proses renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Suparno (72) telah selesai 100%. Program ini dilakukan oleh satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim 0718/Pati selama kurang lebih dua puluh hari semenjak dibukanya TMMD di lapangan Desa Godo Kecamatan Winong.

Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan. S.Sos bersama Kasiter 073/Mkt Mayor Inf Arif Irnawan pada hari Senin (23/4/18) pukul 09.00 wib mengunjungi rumah Suparno yang telah selesai direnovasi, hal ini dilakukan untuk menyambut kegiatan kunjungan wasev dari Mabes TNI besok Pagi (24/4)

Komandan Kodim (Dandim ) 0718/Pati mengungkapkan bahwa target yang telah dirancang sebelumnya sudah memenuhi hasil yang maksimal. "Untuk pencapaian pembangunan RTLH dalam program TMMD ini juga sudah menembus perencanaan awal, hal ini dibuktikan dalam dua puluh hari RTLH yang sudah selesai salah satunya rumah milik suparno hasilnya sudah mencapai 100% dari tujuh rumah yang di renovasi, dan ke enam RTLH lainnya pencapaiannya dirata-rata sudah 75%, disamping itu juga dengan waktu kurang lebih sepuluh hari kedepan, ke enam RTLH yang sudah mencapai 75% itu diharapkan sudah terselesaikan dengan sempurna,” papar Dandim.

Suparno sang pemilik rumah mengungkapkan bahwa dia seolah mendapat berkah yang luar biasa di bulan ini. “Saya tidak mengira, kalau rumah saya akan jadi sebagus ini, inipun tidak disangka-sangka, hanya Allah lah yang tahu tentang rahasia-NYA, dan saya ucapkan terima kasih banyak kepada bapak Dandim melalui Satgas TMMD ini yang telah menyulap rumah saya hingga sebagus ini, dan mudah-mudahan apa yang dikerjakan oleh satgas TMMD akan membawa berkah untuk keluarga saya”. Ucapnya. (pn/dm)

Saturday, April 21, 2018

Pengendara Smash di Batangan, Meninggal Dunia Ditabrak Kendaraan Dari Belakang



KAAPNEWS.COM - Batangan, Kecelakaan kembali terjadi di Jalur Pantura Juwana - Batangan turut tanah Desa Bumimulyo Kec. Batangan Kab. Pati, antara sebuah sepeda motor dengan kendaraan yang belum diketahui identitasnya. Sabtu, 21 April 2018 sekira pukul 01.00 Wib dini hari tadi.

Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi mengungkapkan, akibat kecelakaan tersebut pengendara motor Suzuki Smash, Nur Hendrayana warga Ds. Pandean Rt. 02 Rw. 01 Kec. Rembang Kab. Rembang. meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kronologis kejadian, lanjutnya, "Sekitar pukul 01.00 Wib, Motor berjalan dari arah timur menuju ke arah barat, sesampai di TKP, motor tersebut menghindari Truck yang sedang parkir di badan jalan sebelah selatan karena mengalami kerusakan, kemudian motor oleng ke kanan dan tertabrak kendaraan Tidak Diketahui Identitasnya yang berjalan searah dibelakangnya. Posisi Terakhir sepeda motor di badan jalan sebelah selatan dan kendaraan Tidak Diketahui Identitasnya meninggalkan TKP," ujarnya. (bp/ Respati)

Friday, April 20, 2018

Kartini Kodim dan Polres Pati, Berjibaku Dalam Betonisasi

[caption id="attachment_169" align="aligncenter" width="600"]Kartini Kodim dan Polres Pati, Berjibaku Dalam Betonisasi Kartini Kodim dan Polres Pati, Berjibaku Dalam Betonisasi[/caption]

KAAPnews.com - Winong, Kegiatan cor rabat beton di lokasi TMMD Reguler ke 101 Desa Godo Kecamatan WInong, Pati siang ini (Kamis, 19 April 2018), tampak ada yang lain. Pasalnya Korp Wanita TNI AD (Kowad) dan Polwan Polres Pati tampak berjibaku menggotong pasir kali dan juga turut serta dalam pengecoran.

“Dalam memperingati Hari kartini, emansipasi wanita telah memberikan kehidupan luar biasa bagi perempuan Indonesia, bahwa laki – laki dan perempuan adalah setara,” ujar Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati yang turut serta membantu pengecoran jalan.

“Dalam rangka menyambut hari Kartini yang penuh dengan kelembutan ini, harapan saya janganlah memandang Wanita dari satu sisi lemahnya tapi coba pandanglah Wanita dari sisi yang lain, ternyata Wanita juga kuat dan juga bisa sekaligus lembut, kehadiran para Wanita bisa memberi semangat terhadap kemajuan Bangsa,” tandasnya.

Ratusan anggota Kowad dan Polwan diterjunkan dalam kegiatan yang telah berlangsung di ujung selatan Kabupaten Pati itu. “Laki – laki dan perempuan tetap memiliki khas masing – masing dalam tugas, fungsi dan pokok yang tidak bisa di generalisir pula”, pungkas Kapolres Perempuan pertama di Pati itu. (KP)

Tuesday, April 17, 2018

175 Botol Miras Disita Polres Pati Dalam Operasi Ini



KAAPNEWS.COM - Pati, Polsek Jajaran Polres Pati terus menggencarkan operasi miras, razia yang digelar dua hari itu (15 – 16 April 2017) berhasil menyita sebanyak 175 botol minuman keras berbagai merk.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidyati mengungkapkan, “Operasi Kepolisian Yang Ditingkatkan Polsek Jajaran Polres Pati ini digelar dalam rangka mengantisipasi maraknya peredaran miras tanpa izin dan miras oplosan yang beberapa waktu terakhir merenggut puluhan nyawa di berbagai daerah serta untuk menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2018 yang akan dilaksanakan secara serentak,”.

“Operasi ini akan terus menerus digelar hingga menjelang Pilkada Jateng 2018. Kami berharap peran serta masyarakat dalam memerangi miras,” imbuhnya. (kp)

Sunday, April 15, 2018

Kecelakaan Dua Motor di Cluwak, Renggut Satu Korban Jiwa

[caption id="attachment_163" align="aligncenter" width="600"]Kecelakaan Dua Motor di Cluwak, Renggut Satu Korban Jiwa Kecelakaan Dua Motor di Cluwak, Renggut Satu Korban Jiwa\[/caption]

KAAPnews.com - Cluwak, Satu orang dikabarkan meninggal dunia, akibat kecelakaan di Jalan Raya Tayu – Jepara turut tanah Desa Plaosan Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati. Jum’at, 13 April 2018.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaaan melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Spacy kontra dengan Yamaha Vega. Korban meninggal adalah Sulastri, penumpang Honda Spacy warga Ds. Kelet Rt. 022 Rw. 003 Kec. Keling Kab. Jepara.

Saat itu, Honda Spacy berjalan dari arah barat ke arah timur, sedangkan Yamaha Vega berkendara searah didepannya. (kp)

Saturday, April 14, 2018

Road to Kilau Raya Hadirkan Artis Ibu Kota, Ini Daftarnya

[caption id="attachment_157" align="aligncenter" width="600"]Road to Kilau Raya Hadirkan Artis Ibukota di Pati, Ini Daftarnya Road to Kilau Raya Hadirkan Artis Ibukota di Pati, Ini Daftarnya[/caption]

KAAPnews.com - Pati, Program "Road to Kilau Raya " MNC TV Tahun 2018 dilaksanakan atas kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pati dengan MNC TV yang bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan mempromosikan Kabupaten Pati, dengan segala potensi yang dimiliki termasuk potensi wisata kepada masyarakat Indonesia dan para investor agar tertarik dan melakukan kunjungan berinvestasi di Kabupaten Pati.

Program "Road to Kilau Raya " MNC TV Tahun 2018 di Kabupaten Pati akan dilaksanakan pada hari Jumat Tanggal 20 April 2018 Pukul 19.00-23.00 WIB (LIVE ON AIR) yang bertempat di Alun-alun Simpang Lima Pati.

Acara tersebut akan dimeriahkan oleh artis-artis terkenal ibukota antara lain Via Vallen, Inul, Trio Macan, Resa Lawang Sewu, Kiki Asiska, Tasya Rosmalia, Joe Kriwil "Tatata", Temon Holic "Asikin AJa Huy"" Melaney Ricardo, Ruben Onsu dan Anwar Sanjaya.

Para Artis tersebut akan dikirab keliling Kota Pati dengan melibatkan komunitas Jeep dan Harley serta Duta Wisata Kabupaten Pati pada hari Jumat Tanggal 20 April 2018 Pukul 14.00-15.00 WIB denga Rute Jln. P. Sudirman - Jln. Kol. Sunuandar - Jln. A. Yani - Jln. Sunan Kaliljaga - Jln. Kembang Joyo - Swalayan ADA - Jln. Pemuda dan Alun-Alun. (KN)

Thursday, April 12, 2018

Pelaku Curanmor Beraksi di Pati, Vario Berhasil Digelandang

KAAPnews.com - Pati, Pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi, kali ini terjadi di Desa Puri Kecamatan/ Kabupaten Pati. Minggu, 08 April 2018.

Kapolres Pati melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Pudjiati menuturkan, akibatnya 1 ( Satu ) unit sepeda motor honda vario 125 keluaran tahun 2017, berhasil dibawa kabur pelaku.

“Awal mulanya pada hari sabtu tanggal 07 April 2018, sekira pukul 23.30 wib, pelapor tiba dirumahrekannya, dengan menggunakan sepeda motor tersebut, selanjutnya diparkirkan di teras rumah dan dikunci stang, selanjutnya pelapor bersama dengan rekannya keluar rumah menuju ke simpang lima pati untuk makan dan pada saat sampai di rumah di dapati bahwa motor yang sebelumnya diparkirkan di teras sudah tidak ada atau hilang di curi oleh orang,” imbuhnya.

“Setelah mengetahui peristiwa tersebut selanjutnya dari pelapor dan saksi sempat mencari di sekitar lokasi namun tidak ketemu. Kemudian, setelah mengalami peristiwa tersebut kemudian pelapor melaporkan kejadian ke Polsek Pati,” pungkasnya. (kn)

Sunday, April 8, 2018

Razia Kos-kosan, Tim Gabungan Ciduk 6 Pasangan Bukan Pasutri



KAAPNEWS.COM - PATI, Razia tempat kos yang ada di Pati Kota dalam rangka Penegakan Perda No.8 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan dilakukan Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Kabupaten Pati dengan jajaran Polsek dan Koramil Kecamatan Pati. (sabtu, 7 April 2018).

Operasi Penegakan Perda dimulai sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 13.00 dengan melibatkan langsung Sekretaris Satpol PP kabupaten Pati Imam Rifai, Kabid Gard, Ops. Satpol PP , Kasi Linmas, Kasi Tantrip, Pers Polsek Pati dan Koramil Pati.

Sasaran Operasi atau Razia sebagai Penegakan Perda disejumlah lokasi di Kecamatan Pati diantaranya kos-kosan di Kampung Kaborongan berhasil dirazia pasangan bukan resmi laki laki warga desa Muktiharjo Margorejo dan perempuan warga Sukoharjo Pati.

Kemudian sasaran berikutnya di Kampung Randukuning berhasil dirazia tiga pasangan tidak resmi diantara laki laki warga Desa Godo dengan perempuan warga dari Blitar. Kemudian seorang pelajar warga Desa Winong dengan perempuan warga desa Maitan Tambakromo. Dan pasangan tidak resmi pelajar warga Randukuning dan pelajar warga Trangkil.

Sasaran ketiga di Tempat Kos Randukuning berhasil dirazia satu pasangan pelajar warga Plangitan dengan perempuan warga Pegandan Margorejo.

Adapun sasaran Tempat Kos keempat Randukuning berhasil dirazia pasangan tidak resmi warga Desa Tanjunganom Gabus dan Tambakromo.

Hasil Operasi Penegakan Perda berhasil terjaring enam pasangan tidak resmi atau bukan suami istri. Pasangan yang terkena razia di bawa ke kantor Satpol PP Kabupaten Pati guna dilakukan pembinaan dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Hal tersebut dinyatakan dengan surat pernyataan dan bagi pelajar diminta orang tua atau walinya untuk melakukan penjemputan di Kantor Satpol PP Pati.

Operasi Penegakan Perda No 13 tahun 2018 bakal dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk untuk keseriusan Satpol PP dan Instansi Terkait di Kabupaten dalam menjadikan Kabupaten Pati bersih dari berbagai tindakan dan penyakit masyarakat. (bp)

Saturday, April 7, 2018

Satgas TMMD Kodim Pati, Mulai Garap Rumah Tak Layak Huni

[caption id="attachment_147" align="aligncenter" width="600"]Satgas TMMD Kodim Pati, Mulai Garap Rumah Tak Layak Huni Satgas TMMD Kodim Pati, Mulai Garap Rumah Tak Layak Huni[/caption]

KAAPnews.com - Pati, Panasnya sinar matahari tak menghalangi Satgas TMMD bersama warga yang pada hari ini melaksanakan kegiatan bedah rumah milik Mbah Wage Rt 01 / 01. Jumat, 06/04/2018

Rumah Mbah Wage yg masuk dalam daftar bantuan rehab RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) menjadi target Satgas TMMD dan Warga pada hari ini. Kegiatan awal yang dikerjakan adalah membongkar dinding yang berasal dari kayu sebelum proses penggalian tanah yang akan dibuat fondasi.

Disela waktu istirahat Mbah wage mengatakan, “ Sudah lama rencana saya akan merehab rumah, tapi biaya yang terkumpul belum cukup, alhamdulillah dengan adanya program TMMD ini saya sangat terbantu karena selain dibantu biaya rehab, saya juga dibantu tenaga dari bapak-bapak TNI untuk menyelesaikan pekerjaan,” Ujarnya.

Bantuan yang diberikan oleh Program TMMD setiap unit rumah adalah sebesar 10 juta rupiah, sedangkan jumlah bantuan RTLH yang diberikan di Program TMMD ini sebanyak 3 unit dan nantinya akan ditambah 4 unit lagi berasal dari bantuan dari BAZNAS (Badan Amil zakat Nasional) Kabupaten Pati, wajar kalau kita lihat para anggota Satgas TMMD bersama warga kerja Nonstop guna kejar target waktu yang sudah ditentukan. (pn)

Friday, April 6, 2018

Unit Reskrim Polsek Juwana, Bekuk Pelaku Penggelapan Motor



KAAPNEWS.COM - Juwana, Unit Reskrim Polsek juwana mengamankan seorang diduga pelaku tindak pindana Penipuan dan atau penggelapan. Di pasar Ngawen termasuk Ds. Ngawen Kec. Ngawen Kab. Blora. Rabu, 04 April 2018 sekira pukul : 14.30 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengatakan, “Kasus ini berawal dari laporan seorang warga yang kehilangan motor Yamaha Mio J warna putih yang dipinjam pelaku di Parkiran hotel graha dewata termasuk Ds. Growong Lor kec. Juwana kab. Pati, kamis tanggal 22 maret 2018 lalu,”.

“Pelaku meminjam 1 (satu) unit Spm Yamaha Mio J milik korban tersebut dengan bujuk rayu untuk pergi ke mencari makanan, akan tetapi spm tersebut dibawa kabur oleh pelaku dengan maksud dimiliki dan dijual tanpa seijin korban,” lanjutnya.

Kronologi penangkapan, terangnya, “Setelah anggota unit reskrim polsek juwana melakukan penyelidikan keberadaan pelaku selanjutnya Pada hari Rabu tanggal 04 April 2018 sekira pukul 14.30 wib di Pasar Ngawen termasuk Ds. Ngawen Kec. Ngawen Kab. Blora pelaku di amankan dan setelah dilakukan interogasi pelaku mengakui dan membenarkan bahwa pelaku telah menjual 1 (satu) unit Spm yamaha mio J milik korban tersebut dengan maksud untuk mendapatkan atau memiliki hasil uang dari penjualan Spm Yamaha Mio J milik korban tersebut,”.

“Pelaku mengakui bahwa awalnya bujuk rayu pelaku kepada korban adalah pinjam untuk pergi mencari makanan, atas perbuatannya selanjutnya pelaku dibawa ke kantor polsek juwana untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” imbuh Kapolsek.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang hasil penjualan motor senilai Rp. 1.700.000,- (satu juta tujuh ratus ribu rupiah), 1 (satu) buah tas hitam milik pelaku yang tertinggal dihotel yang berisi, 9 (sembilan) buah buku tabungan. (milik para korban), 1 (satu) buah buku kir. (milik para korban), 7 (tujuh) lembar surat perhiasan. (milik para korban), 1 (satu) buah kartu ATM, 1 (satu) lembar KK. (milik salah satu korban), 1 (satu) buah KTP. (milik salah satu korban), 3 (tiga) buah kalung. (emas palsu), 1 (satu) buah gelang. (emas palsu), 1 (satu) pasang anting, dan 1 (satu) buah handphone.

“TKP yang diakui pelaku adalah, 1 (satu) unit Spm honda beat No. pol H-5494-AVE,TKP mranggen Demak, 1 (satu) unit spm honda beat warna putih no. Pol K-5760-NU, TKP terminal angkot purwodadi kab.grobogan, 1 (satu) unit spm Yamaha xeon TKP Bumiayu kab. Brebes, 1 (satu) unit spm yamaha mio J, TKP pasar bareng kudus, 1 (satu) unit spm honda vario putih 150 TKP blora, 1 (satu) unit spm Honda beat warna hitam, TKP mranggen Demak, 1 (satu) unit spm yamaha jupiter warna hitam, TKP terminal angkot purwodadi grobogan, TKP cimanggu majenang cilacap, 3 buah handphone dan perhiasan 20 gram, TKP alun2 blora, 1 (satu) buah handphone dan perhiasan, TKP jekulo kudus, uang tunai dan perhiasan, TKP mranggen Demak, uang tunai dan perhiasan,” pungkasnya. (bp/ dok Humas Polres Pati)

Thursday, April 5, 2018

Pembukaan TMMD Reguler di Pati, Dimulai Dengan Betonisasi Jalan

[caption id="attachment_140" align="aligncenter" width="600"]Pembukaan TMMD Reguler di Pati, Dimulai Dengan Betonisasi Jalan Pembukaan TMMD Reguler di Pati, Dimulai Dengan Betonisasi Jalan[/caption]

KAAPnews.com - Pati, Betonisasi jalan penghubung antara Desa Godo dan Dukuh Selowire sepanjang 1,7 km jadi pembuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 101 di Desa Godo, Kecamatan Winong, Pati. Rabu, 4 April 2018.


Kegiatan betonisasi ini dilaksanakan usai upacara pembukaan yang dimpin oleh Asisten Administrasi Sekda Provinsi Jawa Tengah Budi Wibowo. “Melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 101 dan Sengkuyung Tahap I Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 ini, merupakan cara kita merawat dan mengikat kebersamaan, serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita. Perlu kita ketahui bersama, saat ini jumlah Penduduk miskin di Jawa Tengah per-bulan September 2017 sebanyak 4,197 juta jiwa atau 12,23%. Sedangkan jumlah Pengangguran Terbuka Jawa Tengah per-bulan Agustus 2017,”, ujar Budi Wibowo yang mewakili Plt Gubernur Jateng.


“Sebesar 4,57%. Untuk Indeks Pembangunan Manusia, Jawa Tengah Tahun 2016 berada pada angka 69,98. Ini adalah PR kita yang harus dikeroyok dan diselesaikan bersama-sama. Maka TMMD Reg Pati sebagai program lintas sektoral yang melibatkanTNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat merupakan salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagaipermasalahan yang kita hadapi tersebut,” imbuhnya.


Pelaksanaan program TMMD Tahap I Tahun 2018 yang berlangsung dari tanggal 4 April sampai dengan 3 Mei 2018 ini akan diarahkan pada pembangunan infrastruktur, sarana prasarana fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di daerah, membuka isolasi antar desa sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah.


Meningkatnya kesehatan lingkungan dan sanitasi di kawasan padat penduduk dan kumuh perkotaan serta gerakan masyarakat hidup sehat. Program TMMD juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka membangun karakter generasi penerus bangsa agar ketahanan bangsa yang dijiwai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika tetap terus terjaga dari gangguan virus berupa terorisme, radikalisme, dan narkoba.


Sinergitas Program Kementerian Dikbud RI dengan Program TMMD Tahap I yang siap disinergikan meliputi antara lain pemberantasan buta aksara, PAUD, pendidikan karakter, termasuk pendidikan keluarga, pendidikan Ketrampilan dan pendidikan kesetaraan yang semuanya berbasis desa.Dengan mengangkat tema “TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa”, TMMD ini harus kita sukseskan bersama.


Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah yang menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi,serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.Kita ingin seluruh desa di Jawa Tengah semakin maju dan mandiri. Kita ingin kehidupan rakyat Jawa Tengah semakin sejahtera.


Jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari dan ke desa semakin lancar. Kemudian sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga makin baik.


Lanjutnya, Kita tentu juga ingin masyarakat desa semakin cerdas, terampil, kreatif dan inovatif serta,mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar membangun desanya. Pada prinsipnya masyarakat kita harus betu-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera.


Pada akhirnya melalui TMMD ini, mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sek-toral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran dan penyelesaian PR-PR kita di Jawa Tengah. Kita ingin desa-desa di Jateng makin maju mandiri dan masyarakatnya pun semakin makmur sejahtera. Inilah cita-cita yang harus kita wujudkan bersama. (Kn)

Tuesday, April 3, 2018

Seorang Nelayan Tayu Dilaporkan Tenggelam, inilah Kronologinya



KAAPNEWS.COM - Tayu, Seorang nelayan asal Desa Keboromo Kecamatan Tayu, Pati dilaporkan hilang saat melaut. Senin tanggal 2 April 2018 sekira pukul 12.30 wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Tayu dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, korban Rizal Muhaimin, diperkirakan hilang di Perairan laut jawa kurang lebih 2 mil dari bibir pantai Ds. Margomulyo Kec. Tayu Kab. Pati.

Kronologi kejadian, lanjutnya, "Pada hari Senin, 02 April 2018 sekira pkl 03.00 wib dini hari, Korban bersama Parikin dan Sigino berangkat mencari ikan diperairan laut jawa, sekitar pkl 12.30 wib saat berada diperairan sekitar 2 mil dari bibir pantai Ds. Margomulyo Kec. Tayu Kab. Pati korban terpeleset dari perahu dan tercebur kelaut, Parikin berusaha menolong korban dengan cara mencebur kelaut,".

"Namun karena arus sangat deras korban terlepas dan Parikin kembali naik keperahu, setelah dilakukan pencarian disekitar lokasi dan tidak ditemukan kemudian mereka kembali ke daratan Ds. Keboromo kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tayu," lanjutnya.

Hingga kini, SAR dan Sat Polair Polres Pati masih melakukan pencarian. (pn/dok Humas Polres Pati)

Sunday, April 1, 2018

Maling Gasak Kantor Pemerintahan di Pati, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta



KAAPNEWS.COM - Pati, Maling kembali beraksi, kali ini menyasar kantor Korwilcam bidang pendidikan Kecamatan Margorejo, yang terletak di Jalan Raya - Pati Kudus Km. 4 turut Ds. Margorejo Kec. Margorejo Kab. Pati. Sabtu tanggal 31 Maret 2018, diketahui pukul 05.30 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell mengungkapkan, kejadian pertama kali diketahui oleh Agus Sulistiya, tukang kebon kantor tersebut.

"Modus operandi Pelaku diduga masuk dengan cara memanjat pagar tembok kemudian mencongkel kaca jendela," imbuh AKP Harry Marcell.

Kronologi kejadian, terangnya, pukul 05.30 Wib, Agus Sulistiya seperti biasanya masuk kerja sebagai tukang kebun di kantor tersebut diatas, pada saat mau masuk mendapati pintu dalam keadaan terkunci dari dalam dan kemudian masuk keruangan dengan cara melaui jendela, serelah berada didalam saksi mendapati ruangan dalam keadaan acak acakan baik, laci terbuka dan kertas berserakan.

"Selanjutnya Agus menghubungi Jono dan setelah di cek ternyata ada barang yang hilang yaitu berupa 1 (satu) buah laptop dan uang tunai sebesar Rp.7.000.000,- dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor polsek margorejo guna proses penyelidikan lebih lanjut," lanjutnya.

Atas kejadian tersebut pihak dinas mengalami kerugian sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). (pn/dok Humas Polres Pati)

Saturday, March 31, 2018

Pelaku Hipnotis, Gondol Perhiasan Dari Toko Emas di Batangan



KAAPNEWS.COM - Batangan, Sebuah toko emas di komplek Pasar Kuniran Kecamatan Batangan Kabupaten Pati kehilangan Perhiasan Gelang 2(dua) buah dan perhiasan Kalung 3(tiga) buah
( diperkirakan harga sebesar Rp. 15.000.000.-(lima belas juta rupiah). Kamis tanggal 29 Maret 2018, sekira pukul 08.45 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan AKP Endah Setianingsih mengungkapkan, Modus operandinya, diduga sebelum melakukan aksinya pelaku menggunakan ilmu gendam/hipnotis.

Kronologi kejadian, lanjutnya, "Pada hari Kamis tanggal 29 Maret 2018 sekira pukul 08.45 Wib datang 2 orang 1 perempuan dan 1 laki-laki datang mau membeli emas dan melihat-lihat emas. Akan tetapi dalam melihat barang tersebut perempuan dan laki-laki meminta korban untuk mengambil gelang dan kalung untuk di lihat dan dicoba, oleh korban diambilkan dipersilahkan untuk di coba.

"Setelah lama-lama melihat-lihat barang dan sudah mau membeli beberapa barang, perempuan dan laki-laki tersebut beralasan mengambil uang di ATM guna membayar barang yang sudah dipilih, sambil membawa barang yang di pilih tadi, akan tetapi setelah ditunggu sampai siang pukul 11.30 Wib tidak ada kembali guna membayar barang yang sudah dipilih tadi dan korban baru sadar bahwa barang berupa gelang dan kalung sudah di bawa oleh pelaku dan belum di bayar," urainya.

"Setelah itu korban selaku penjual langsung membuka rekaman ulang pada CCTV. Setelah diamati ternyata kedua orang tersebut telah mengambil dan membawa beberapa perhiasan dari toko emas," imbuhnya.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke kantor Kepolisian Polsek Batangan guna proses lebih lanjut. (pn/ dok Humas Polres Pati)

Friday, March 30, 2018

Warga Margoyoso Pati, Digegerkan Penemuan Mayat Bayi di Tempat Sampah



KAAPNEWS.COM - Pati, Penemuan bayi di tempat sampah, gegerkan warga Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Kamis tanggal 28 Maret 2018 sekira pukul 14.20 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago mengungkapkan, saat ditemukan bayi telah meninggal dunia.

Kronologis kejadian, lanjutnya, Pada hari Kamis 29 Maret 2018, sekira pukul 14.20 Wib Nur Hasanah melihat ada Bayi dalam keadaan dibungkus plastik warna putih di tempat pembuangan sampah, kejadian tersebut kemudian diberitahukan kepada Tris Susanto dan Suhartono, selanjutnya menghubungi Kades Kajen dan melapor ke Polsek Margoyoso.

Hasil pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas I Margoyoso diketahui, bayi berjenis kelamin laki-laki, Umur bayi dalam kandungan diperkirakan 8 bulan.

Pelaku Pembuangan bayi, masih diselidiki pihak kepolisian. (kp)

Wednesday, March 28, 2018

Wow, Rumah Joglo Buatan Warga Pati Ini Sentuh Harga 1 Milyar



KAAPNEWS.COM - Winong, Di Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati, terdapat sentra pembuatan rumah Joglo.

Di sela-sela waktu istirahat, Satgas Pra TMMD Reg-101 Dim 0718/Pati melaksanakan kegiatan Komsos (komunikasi sosial) dengan pemilik usaha rumah Joglo, Mas Ceper. Selasa (27/03/2018).

Kopda Rudi, salah satu Anggota Satgas TMMD mengungkapkan, "Satgas Pra TMMD Koramil18/Winong siap membantu mempromosikan pembuatan rumah joglo,".

Kopda Rudi yang melaksanakan giat komsos sempat terheran-heran dengan rumah joglo yang nilai jualnya mencapai satu miliar rupiah lebih.

Kesempatan tersebut digunakan Kopda Rudi untuk mendalami pembuatan Rumah adat Jawa tersebut.

Kegiatan komsos ini, disambut baik oleh pemilik usaha Joglo tersebut, "karena kedekatan seperti ini bisa menambah kemanunggalan TNI dan rakyat untuk membantu rakyat dalam usahanya serta bisa mempromosikan keluar kota nantinya," pungkas Kopda Rudi. (pn/ hd/ dm)

Monday, March 26, 2018

Pick Up Hantam Truk di Pantura Juwana Pati, Renggut Satu Nyawa



KAAPNEWS.COM - Juwana, Jalur Pantura Juwana kembali memakan korban jiwa, tepatnya di Jalur Juwana – Batangan turut Desa Trimulyo Kec. Juwana Kab. Pati.
Minggu, 25 Maret 2018 sekira pukul 05.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, Laka lantas melibatkan Kendaraan Pick Up K-1733-UD kontra dengan Truck Fuso B-9870-TEU.

"Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Pick Up, Muhammad Afandi warga Ds. Pelang Rt. 03 / 02 Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang, meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuhnya.

Kejadian bermula, Sekira pukul 05.00 Wib Pick Up K-1733-UD berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 60 km/jam, dari arah berlawanan berjalan Truck Fuso B-9870-TEU (timur ke barat) dengan kecepatan sekitar 40 km/jam.

"Sesampainya di TKP Pick Up K-1733-UD oleng ke kanan (ke selatan), karena jarak sudah dekat sehingga terjadi laka lantas dengan Truck Fuso B-9870-TEU lalu bertabrakan, posisi terakhir Pick Up K-1733-UD di pinggir badan jalan sebelah selatan dan Truck Fuso B-9870-TEU berada di pinggir badan jalan sebelah selatan," terang AKP Didi. (pn/dok Humas Polres Pati)

Friday, March 23, 2018

Satu Rumah di Desa Ketitang Wetan Batangan Ludes Terbakar, Akibat Konsleting Listrik



KAAPNEWS.COM - Batangan, Kobaran api menghanguskan satu rumah di Desa Ketitang Wetan Rt.03/02, Kecamatan Batangan, Kab. Pati. Kamis tanggal 22 Maret 2018 pukul 09.30 WB.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan Endah Setyaningsih mengungkapkan, sekira pukul 09.00 WIB saat Suparmin (pemilik rumah) bersama dengan Rasuwi sedang berada di sawah dihampiri oleh Suwanto memberitahu bahwa rumah korban keluar asap dari dapur, selanjutnya korban bersama dua tetangganya pulang kerumah dan menyecek rumah sudah dalam keadaan terbakar.

Kemudian, sekira pukul 10.15 WIB petugas Polsek Batangan mendatangi lokasi kebakaran dan turut membantu memadamkan api dibantu warga masyarakat beserta Mobil Pemadam Kebakaran Kab. Pati.

Bentuk bangunan rumah yang terbakar yaitu ukuran 20M x 10M, kerangka terbuat dari kayu, dinding dari Batu Bata dan lantai tanah. Barang - barang yang ikut terbakar diantaranya, 1 Set kursi, 3 Lemari kayu, 1 TV, ‎20 Sak Gabah, Surat-surat berupa Sertifikat tanah, Akte Kelahiran, KTP, surat kendaraan spm jenis honda Supra, 1 (satu) tempat tidur kayu dan kasur (kapuk) serta 1 (satu) buah kompor.

"Ditaksir kerugian material di perkirakan ± Rp. 110.000.000,- (Seratus sepuluh juta rupiah) dan tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korseleting listrik," imbuhnya. (pn/dok Humas Polres Pati)

Wednesday, March 21, 2018

Persipa Pati Bungkam Persikaba Blora Dalam Laga Uji Coba



KAAPNEWS.COM - Olahraga, Hasil positif dipetik tim kebanggaan Pati, Persipa kemaren sore (Selasa, 20 Maret 2018) di stadion Joyokusumo.

Persipa berhasil menang 1-0 pada pertandingan ujicoba melawan Persikaba Blora. Gol tunggal diciptakan oleh Ragil Putut Widodo melalui titik putih di menit 75.

Hal ini menjadi modal berharga untuk bersiap menyambut kick off perdana Liga 3 zona Jawa Tengah pada 28 Maret 2018. Persipa akan bertandang ke Persiku Kudus. Persipa Pati tergabung dalam grup A bersama Persiku Kudus, Persekat Kabupaten Tegal, PSIK Klaten, dan Persibara Banjarnegara.

"Ayo Persipa tunjukkan kamu ingin menang di setiap laga. Baik kandang maupun tandang. Kami siap memberikan teriakan agar Persipa berjaya," ujar Ketua Umum Persipa Pati Saiful Arifin. (pn/rs)

Sunday, March 18, 2018

Seorang Remaja di Pati Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik



PATI - KAAPNEWS.COM, Seorang remaja asal Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Pati meninggal dunia tersengat aliran listrik. Jumat tanggal 16 Maret 2018 sekira pukul 23.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Dukuhseti AKP Sunaryo mengungkapkan, korban bernama Putra (15 tahun) warga desa Ngagel Kec. Dukuhseti Kab. Pati.

Kronologi kejadian, lanjutnya, Sekira Pukul 23.00 Wib Korban dan Yuwono akan meminjam Stik PlayStation di Rumah Rekannya yang bernama Adi yang mana saat akan keluar rumah ternyata Pintu Pagar Depan Rumah korban terkunci / digembok.

"selanjutnya korban langsung naik pagar besi depan rumah dengan posisi pada saat itu kaki sebelah kiri korban Menempel Plang yang terbuat dari besi ternyata plang tersebut terdapat kabel untuk lampu penerangan yang terkelupas dan kaki kiri korban menempel plang tersebut merasakan tersengat listrik," urainya.

"Korban kemudian berteriak minta tolong kepada Yuwono, bahwa kakinya tersetrum kemudian dia langsung menolong dengan memegang tubuh korban tetapi Yuwono juga tersengat aliran Listrik dan di karenakan juga tersengat aliran listrik kemudian Yuwono langsung melepas korban kemudian langsung berteriak meminta tolong dan datang Siti Mardiyah dari dalam rumah dan Syamsul dari luar rumah selanjutnya meminta terhadap Siti Untuk mematikan Meteran Listrik Rumah kemudian Siti langsung mematikan Meteran Listrik Rumah tersebut," imbuhnya.

Korban langsung terjatuh dari Pagar yang ada aliran listrik tersebut kemudian Yuwono dan siti langsung membawa korban dengan menggunakan Sepeda Motor ke Puskesmas Dukuhseti Dan Sesampainya Di Puskesmas Dukuhseti langsung di lakukan tindakan Medis oleh Perawat jaga tetapi kondisi korban sudah tidak bernyawa di karenakan korban Sudah tidak bernyawa kemudian dari pihak Puskesmas langsung di Rujuk ke Rumah sakit Sebening Kasih Tayu dan kemudian langsung di lakukan tindakan Medis oleh Dokter Rumah sakit sebening kasih.

Dari hasil pemeriksaan Medis korban di nyatakan meninggal dunia dan di dalam tubuhnya di dapat luka bekas Sengatan Aliran listrik pada bagian jari jari kaki kiri. Penyebab Korban Meninggal Dunia di Karenakan tersengat Aliran Listrik akibat kabel yang terkelupas yang menempel di pagar plang besi depan rumah. (kaap/dok Humas Polres Pati)

Saturday, March 17, 2018

Diduga Punya Penyakit Menahun, Warga Kayen Ini Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri



KAAPNEWS.COM - Kayen, Warga Desa Jatiroto, Kayen digegerkan dengan penemuan orang meninggal dunia akibat gantung diri disebuah kandang sapi turut Dk. Jabung Ds. Jatiroto Kecamatan Kayen kabupaten Pati. Hari Jum'at tanggal 16 Maret 2018.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, korban diketahui bernama Ngatemi 58 th, tani, warga desa setempat.

Kronologi kejadian, lanjutnya, sekira Pukul 06.30 WIB, Saksi 1 melihat korban masih beraktivitas seperti biasa, sekitar jam 08.15 wib, saksi 1 pulang mengantar anaknya sekolah lalu saksi 1 mencari korban yang saat itu tidak berada dirumah, kemudian sakasi 1 mencari korban dan mendengar suara gaduh di kandang sapi yg berada di belakang samping kiri rumah korban.

"selanjutnya saksi 1 menuju kandang tersebut, setelah membuka pintu kandang melihat korban sudah dalam posisi tergantung, saksi 1 berteriak datanglah saksi 2 & dibantu warga untuk menurunkan korban, selanjutnya saksi 1 melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa diteruskan kepada petugas polsek Kayen," imbuhnya.

Hasil pemeriksaan dari Tim Dokter Puskesmas Kayen korban meninggal dunia karena gantung diri.

Keterangan dari saksi-saksi , korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit gula/komplikasi yang sudah menahun.

Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dengan dikuatkan Surat Pernyataan dari pihak keluarga telah menerimakan dan tidak untuk meneruskan sehubungan kejadian tersebut ke Proses Hukum dengan disaksikan oleh pihak keluarga dan Kades serta Perangkat Desa Jatiroto Kec. Kayen Kab. Pati. (pn/dok Humas Polres Pati)

Thursday, March 15, 2018

Tersambar Beat, Seorang Kakek di Juwana Dilarikan ke Rumah Sakit



KAAPNEWS.COM - Juwana, Seorang Kakek pejalan kaki harus dirawat di Rumah Sakit akibat ditabrak sepeda motor Beat Jl Silugonggo (depan mapolsek Juwana)turut desa Kauman Kec. Juwana Kab Pati. Rabu tanggal 14 Maret 2018 sekira pukul 12.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, pejalan kaki tersebut bernama Kusnan 73 tahun warga Desa Sumber Rt 02 Rw 01 Kec. Sumber Kab. Rembang.

Kronologi kejadian, Motor honda beat No.Pol K-3840-LU yang dikendarai warga Pucakwangi dari arah utara ke selatan dan pejalan kaki hendak berjalan dari barat ke timur. Sesampainya di TKP, pejalan kaki menyeberang ke timur tanpa memperhatikan arus lalin dan Spm honda beat sudah terlalu dekat dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Sehingga terjadilah laka lantas. (pn/dok Humas Polres Pati)

Tuesday, March 13, 2018

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Area Tambak Growong Lor



KAAPNEWS.COM - Juwana, Warga Kecamatan Juwana kembali digegerkan dengan penemuan orang meninggal dunia akibat gantung diri. Senin tanggal 12 Maret 2018, sekira pukul 07.00 Wib.

Lokasi kejadian di area tambak Desa Growong Lor jalan Juwana Pati Km 01 turut Desa Growong Lor Kecamatan Juwana Kab. Pati.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, korban laki-laki tanpa identitas.

Kronologis Kejadian, lanjutnya,
Pada hari senin tanggal 12 Maret 2018, sekira pukul 06.30 wib, pada saat Marsi hendak bekerja sebagai Tukang bangunan di tempat Bapak Warsono ( sebelah TKP ) melihat adanya kaki manusia yang tergantung di pohon waru, selanjutnya dia mendekati TKP untuk memastikannya.

"Setelah benar ada orang gantung diri Marsi teriak memberitahukan ke Supardi dan Suyono, dan meneruskannnya ke Polsek Juwana," imbuhnya.

Berdasarkan Hasil olah TKP dan keterangan dari Tim Medis Puskesmas Juwana, usia kurang lebih 30 sampai dengan 40 Tahun, Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kematian korban disebabkan karena jeratan di leher, sehingga korban kekurangan oksigen. Diperkirakan meninggal dunia lebih kurang 24 jam sejak ditemukan .

Berdasarkan keterangan dari Marsi dan Masyarakat sekitar lokasi bahwasannya korban mengalami gangguan jiwa, kesehariannya tinggal di gubuk tambak Growong Lor ( TKP ) dan kesehariannya korban meminta - minta makan di warung - warung area dalam Kota Juwana .

Selanjutnya Korban di serahkan ke Desa Growong Lor untuk di Makamkan di Pemakaman umum " MBOGO " dengan menggunakan mobil Jenazah Yayasan Manaqib Juwana. (KAAPnews.com /dok Humas Polres Pati)

Saturday, March 10, 2018

Tiga Orang Dilarikan ke RS, Akibat Kecelakaan Supra vs Satria di Gabus



GABUS - KAAPNEWS.COM , Kecelakaan antara Honda Supra warna hitam No. Pol : K-5611-WH kontra Suzuki Satria No. Pol : K-6532-VS, terjadi di Jalan Raya Gabus-Tambakromo turut Dk. Paras Ds. Tanjunganom Kec. Gabus Kab. Pati. Jumat tanggal 09 Maret 2018 sekira pukul 08.00 Wib.

Kronologi kejadian, terang Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Gabus, sekira pukul 08.00 Wib Supra yang dikendarai oleh Soleman, (66 tahun) warga desa Karangkonang Rt. 2/2 Kec. Winong, berjalan dari utara menuju selatan, sedangkan Suzuki Satria warna biru hitam No. Pol : K-6532-VS yang dikendarai oleh Solikul Hadi warga DS. Sungging warno Rt. 03/ 01 Kec. Gabus Kab. Pati berjalan dibelakangnya.

Sesampainya di TKP tiba tiba pengendara Honda honda Supra K-5611-WH, berbelok arah secara tiba tiba, karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadilah Lakalantas.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Supra, pembonceng dan pengendara Satria dirawat di RSU RAA Soewondo Pati.

Kejadian Laka lantas tersebut kemudian diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Pati. (bp/dok Res Pati)