Tuesday, July 30, 2019

Muspika Gunungwungkal Hadiri Rapat Pembentukan Panitia Penjaringan BPD

 Pati - Sosialisasi pembentukan panitia dalam rangka pergantian dan  pengisian  keanggotaan BPD periode 2019 s/d 2025 Desa Perdopo Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati malam ini diadakan di  Balai Desa Perdopo. Selasa (30/07/19).


Hadir dalam acara tersebut Danramil 14/Gunungwungkal Kapten Inf Sudirman bersama dengan Muspika, Kasi Pemerintahan, Kasi Trantib, Kepala Desa Perdopo  Bapak Saeronji dan Perangakat Desa, Ketua BPD, Ketua LPMD, Ketua Rt dan Rw serta Toga,Tomas dan Toda Desa Perdopo Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati.


Saeronji selaku Kepala Desa mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak-bapak Muspika serta para undangan yang hadir pada malam hari ini untuk mengikuti sosialisasi.

" Kami mengadakan sosialisasi ini agar diketahui oleh segenap warga Desa Perdopo bahwasannya BPD yang sudah ada sudah berakhir masa tugasnya untuk itu akan diadakan pengisian lagi untuk jabatan selanjutnya. " Ungakp Saeroji.   

Dalam kegiatan 

sosialisasi kepanitiaan tersebut telah disepakati ketua panitia beserta anggota panitia lainnya. Sedangkan yang terpilih sebagai panitia adalah Bapak Akhmad Arip sebagai ketua, Bapak Martono sekretari dan  Ibu Umi sebagai bendahara, serta 4(empat) orang anggota lainnya. (ans/pdmpati)

Ditinggal ke Sawah, Seisi Rumah dan Kandang Milik Warga Desa Kuniran Ludes Terbakar



KAAPnews.com - Batangan, Akibat teledor, sekitar pukul 08.30 Wib rumah beserta kandang ternak yang berada di dukuh Babatan Desa Kuniran Kecamatan Batangan Pati ludes dilahap si jago merah Selasa,30/07/2019 


Lemas, lunglai terasa sekujur tubuh, ini yang dirasakan oleh SAIDI (56) dan SADARI (52)salah warga Dukuh Babatan Rt. 04 Rw. 01 Desa Kuniran Kecamatan Batangan Kabupaten Pati yang sehari-hari bekerja sebagai petani begitu melihat rumah beserta kandang ternak dan seisi kandang miliknya ludes terbakar.


Menurut keterangan saksi saat kejadian saksi  anisa marta fiah anak dari Saidi melihat kobaran api dibelakang rumah milik Korban Saidi kondisi dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya bekerja ke sawah, begitu saksi mengecek kesumber kobaran api yang diduga berasal dari bediang (pengapian) disekitar kandang untuk mengusir nyamuk yang berada dikandang sapi milik Saidi, ternyata api sudah membesar di dapur rumah korban, selanjutnya saksi  minta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan kobaran api dengan menggunakan alat seadanya.


Namun dikarenakan bangunan rumah berhimpitan dengan kandang ternak yang penuh dengan tumpukan jerami kering, sehingga kobaran api sulit dikendalikan dan merembet ke bagian dapur dan kandang ternak milik Sadari.


Api dapat dipadamkan sekitar pukul 10.30 wib dengan bantuan 2 (dua) unit damkar dari Pemda Kabupaten Pati dan dibantu Warga sekitar, TNI, Polri serta perangkat desa Kuniran. 


Untuk korban jiwa Nihil tetapi kedua korban mengalami kerugian berupa:
1. Korban an. Saidi : Rumah Berbentuk Limasan ukuran 9 x 14 Meter Persegi, Dinding Tembok, Atap Genteng, Lantai Plester Bata, Kandang Ternak beserta hewan ternak Sapi 2 (dua) ekor dengan ukuran kandang 4 x 10 Meter Persegi, dinding anyaman bambu, atap asbes berhimpitan dengan rumah inti sedangkan kerugian ditaksir sekitar Rp 150.000.000,- (Seratus lima puluh Juta Rupiah).


2. Korban an. sadari :Bangunan Dapur berbentuk Limasan, Ukuran 6 x 9 Meter persegi, Dinding Tembok, atap genteng, lantai tanah, Kandang Ternak beserta Kambing 1 (satu) ekor, dengan ukuran kandang 4 x 7 Meter persegi, dinding anyaman bambu atap asbes, dan  kerugian ditaksir sekitar Rp 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah). (KP/ Snpt/Pen)

Berikan Arahan Kepada Paskibra, Ini Pesan Dandim Pati


 

Pati - Bertempat di halaman Parkir Stadion Joyo Kusumo Kabupaten Pati, didampingi oleh seluruh pelatih dari TNI dan Polri serta Tim Kesehatan Lapangan  Dkt/ Rumkit Marga Husada, Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos mengecek kegiatan latihan Paskibra.Senin, tanggal 29 Juli 2019

 

 

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pati  yang nantinya akan bertugas mengibarkan bendera Merah Putih saat upacara memperingatu HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 sudah terbentuk dan berjumlah sebanyak 37 orang, sedangkan anggota Paskibra ini diambil dari seluruh SMA/SMK/MA sekabupaten Pati dengan melalui seleksi yang cukup ketat.

 

 

Tentunya panitia yang ditangani dari TNI dan Polri yang diketuai Perwira Seksi  Personel  Kodim 0718/Pati Kpt Cba Hendro Wharman dan dari POLRI  Iptu Tamto  bersama seluruh pelatih tidak sembarangan dalam memilih anggota Paskibra, panitia sudah dibekali apa saja yang menjadi kriteria atau acuan dalam pemilihan tersebut.

 

Syarat utama tentunya memiliki kondisi fisik yang prima,sehat , postur yang ideal, gesit, memiliki gerakan baris berbaris yang bagus, tidak kaku/luwes dan tentu saja berpenampilan menarik.

 

 

Tidak salah apabila seluruh panitia menerapkan persyaratan tersebut karena latihan Paskibra yang dilaksanakan tergolong lumayan menguras fisik serta memerlukan mental yang bagus dalam menghadapi gemblengan dari pelatih berupa pembinaan fisik, latihan baris-berbaris serta waktu latihan yang cukup lama yakni mulai tanggal 23 Juli sampai dengan tanggal 15 Agustus 2019.

 

Ini pula yang mendapatkan perhatian khusus dari Komandan Kodim 0718/Pati pada saat melihat langsung jalanya  latihan Paskibra Kabupaten Pati pada sore tadi dihalaman parkir Stadion Joyo Kusumo.

 

 

Dalam arahanya, Letkol Arm Arief Darmawan, S. Sos mengatakan, "Saya mengharapkan dalam pelaksanaan latihan anggota Paskibra semua harus dimaksimalkan, berlatih dengan sungguh-sungguh untuk keberhasilan dalam tugas nantinya," ucap Dandim.

 

 

"Kepada adik - adik Paskibra agar menjaga kesehatan serta kondisi fisik masing-masing ,Konsentrasi dalam latihan, jaga moril dan tidak usah mikir macam-macam,"

 

 

Lebih lanjut Dandim berpesan, "Bagi yang naik Kendaraan roda dua baik itu rumahnya dalam kota apalgi yang luar kota, pesan saya agar berhati-hati, jaga Keselamatan, atur waktu agar tidak terlambat, karena ini bagian dari melatih Displin perorangan," Tambahnya.

 

 

" Kita berdoa agar semua anggota Paskibra yang dihadapan saya mulai dari latihan dan sampai Pelaksanaan nanti tidak ada hambatan, semua berjalan lancar, aaminn" pungkas Arief.

 

 

Pada kesempatan itu pula dibagikan  alat dan perlengkapan perorangan agar dicoba dan distel sesuai dengan ukuran  masing-masing agar pada saat digunakan di  hari H saat upacara tidak ada kendala.(pdmpati)

Sunday, July 28, 2019

Bupati Haryanto Hadiri Senam Waton Obah Desa Jontro

Bupati Haryanto Hadiri Senam Waton Obah Desa Jontro


KAAPnews.com - PATI, Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri kegiatan Senam Waton Obah Dalam Rangka Sedekah Bumi Desa Jontro Kecamatan Wedarijaksa. 

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut camat Wedarijaksa, Muspika dan Karangtaruna.

"Alhamdulillah pada pagi hari ini kita dapat ikut menyemarakkan sedekah bumi atau bersih Desa Jontro Kecamatan Wedarijaksa", terang Haryanto. 

Menurut Bupati yang terpenting dalam sedekah bumi adalah ikut mendoakan, karena hampir di seluruh Kabupaten Pati saat ini menyelenggarakan sedekah bumi dan tujuannya tidak lain adalah sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT karena diberikan nikmat yang lebih. 

"Tujuannya adalah untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan, kesehatan dan kelimpahan rizki di tahun yang akan datang", terang Bupati. 

Sehingga, lanjut Haryanto, pihaknya  ikut mendoakan agar warga desa Jontro senantiasa sehat,selamat, panjang umur dan rezekinya bertambah baik yang pegawai,
pengusaha, petani dan lain-lain. 

"Insya Allah mudah-mudahan nanti rezekinya lebih melimpah dibandingkan dengan tahun sebelumnya", harapnya. (LP/ hms)

Saturday, July 27, 2019

Ajak Warga Kurangi Penggunaan Plastik, Bupati Tempel Stiker ini di Minimarket

Ajak Warga Kurangi Penggunaan Plastik, Bupati Tempel Stiker ini di Minimarket

KAAPNEWS.COM - PATI, Program pengurangan sampah plastik terus digalakkan Pemkab Pati.

Bupati Pati Haryanto  bersama Sekda Pati Suharyono serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala DPUTR, hari ini memasang stiker himbauan pengurangan penggunaan kantong plastik di pintu masuk salah minimarket di Kota Pati.

"Kalau belanja kami minta Konsumen membawa tas sendiri dan karyawan minimarket juga kami harap untuk tidak memberikan tas plastik kepada pembeli, dengan harapan untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar", terang Bupati.

Kebijakan itu mengacu pada  Peraturan Bupati Nomor 33 tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

"Dibuat aturan semacam ini, untuk mengurangi penggunaan plastik, karena plastik ini sulit untuk didaur ulang, berbeda dengan kertas atau daun. Ini juga merupakan tindak lanjut kerja bakti membersihkan sungai yang kemarin kami adakan di Blaru", terang Haryanto.

Bupati berharap, meski penempelan stiker dilakukan secara simbolis di salah satu minimarket, namun pihaknya berharap gerakan ini tak hanya seremonial belaka.

"Awalnya tentu sifatnya berupa  arahan, sebab Perbup sifatnya adalah pembinaan. Akan tetapi nanti lama kelamaan kalau sudah berubah Perda, pasti ada sanksi", tegasnya.

Sanksi itu dimaksudkan agar membudayakan masyarakat Pati untuk mulai mengurangi penggunaan sampah plastik.

"Jadi kalau sudah menjadi budaya dengan sendirinya takut atau tertib. Tetapi memang nanti perlu ada sanksi jika terbukti melanggar. Kalau tidak ada sanksi nanti tidak takut. Di Indonesia, memang peraturan harus diikuti dengan sanksi", tandasnya.

Sosialisasi yang dimulai dari minimarket ini, dilakukan karena umumnya penggunaan kantong plastik kerap ditemukan di tempat tersebut. (KP). 

Friday, July 26, 2019

PATROLI BARENG BABINSA DAN POL PP DI KOMPLEK BANDUNGAN



Bandungan - Babinsa Koramil 09 / Amb  kodim 0714/Salatiga Serda Machmudi bersama Kasatpol PP melaksanakan patroli di tempat kos kos di Kelurahan Bandungan Kecamatan Bandungan,

Agar kondusifitas wilayah binaan selalu terjaga terutama dimalam hari, kami (Babinsa,Babinkamtipmas dan satpol PP) melaksanakan patroli guna menciptakan kondisi wilayah yang nyaman dan aman, terutama terhadap para wanita pekerja malam maupun tindak kejahatan lain.
Dalam kesempatan dialogis dengan pengelola, Babinsa memberikan masukan.

Agar selalu waspada dan peka terhadap para tamu yang memakai kendaraan keluar dan wanita yang akan masuk tanpa data kependudukan yang jelas biar tetap aman. Kalau terdapat tamu yang tidak kenal harus ditanya, diperiksa dengan sopan. Kalau ada yang istirahat supaya bergantian biar tetap kondusif, serta sesekali melaksanakan patroli di dalam kompleks perumahan secara bergantian"dikarenakan dengan mau ditutupnya lokalisasi susan kuning tidak menuntut kemungkinan wanita pekerja malam akan membanjiri bandungan oleh karena itu kami akan mendata para pekerja yangbsudah ada supaya mudah untuk diadakanya pengecekan kalau ada hal hal yang tidak diinginkan.

Thursday, July 25, 2019

TANGAN KREATIF PERSIT HADIRKAN PERHIASAN CANTIK



Lereng pegunungan kelir yang sangat sejuk membuat antusias warga dusun jeruk wangi, khususnya kaum wanita untuk mengikuti paket pemberdayaan serta pelatihan pembuatan bunga dari clay sabun yang di parut.
Ibu Qodir selaku ketua persit kartika candra kirana ranting 12 / koramil jambu  bersama anggota ibu ibu persit rela berbagi ilmu untuk warga dusun jeruk wangi desa bedono dalam rangka kegiatan non fisik TMMD sengkuyung tahap ll tahun 2019.

Salah satu ibu yang tidak mau disebut namanya sangat merasa terbantu dengan hadirnya ibu ibu persit untuk memberikan pelatihan pembuatan bunga, karena pekerjaan tersebut merupakan pemanfaatan waktu senggang, dan bisa membuat asrinya dalam rumah.
Yang pada akhirnya membuat keluarga pada betah di rumah, dan yang lebih jelas bisa menghemat biaya anggarannm keluar, syukur bisa laku di jual keluar desa bedono imbuhnya.... dengan nada optimis.

Pak Hadi Suprapto ( 71 ) yang kebetulan sebagai ketua kelompok tani Tani Manunggal 6 , yang juga selaku sesepuh di dusun jeruk wangi, merasa senang rumahnya di jadikan ajang pelatihan untuk pembuatan bunga oleh ibu persit koramil 11/ jambu dan di harapkan menjadikan pekerjaan tambahan kaum hawa di waktu senggang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Koramil 11/ jambu kapten inf Qodir, Ketua  Bapermades  kab Semarang,l bapak Marcel, Ibu ketua Persit Kartika ranting 12/ koramil jambu, perwakilan PKK desa bedono, kadus jeruo wangi bpk joko susanto dan di hadiri oleh 50 warga serta ikut perwakilan 8  mahasiswa yang sedang magang dari berbagai universitas, seperti Undip, Brawijaya dan Universitas Lambung Mangkurat Banjar masin Kalmantan selatan.

Sekda Sri Puryono Buka Jambore Satpol PP 2019


 

Pati - Upacara pembukaan Jambore Satpol PP ke IX Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 dengan tema "Satu Tekad Membantu Rakyat" yang diadakan di Agro Wisata Jollong ini dihadiri oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, Bupati Pati Haryanto bersama jajaran Forkopimda, wakil dari kementrian dalam negeri, seluruh kepala OPD se Kabupaten Pati. Kamis 25/7/2019.

 

 

Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan bahwa kegiatan jambore ini sangat baik dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Satpol PP Jawa Tengah. Suasana gembira guyub rukun penuh keakraban, gotong royong dan persatuan yakni merupakan budaya yang harus dipelihara dalam rangka menjalankan tupoksi  untuk melayani masyarakat.

"Nilai dan susana inilah yang harus kita jaga dan kita kembangkan dengan baik, karena ini yang akan menjadi kunci dan keberhasilan dalam menjalankan tugas bagi kalian semua, dan jambore ini harus menjadi ajang peningkatan skill dan kemampuan serta mengukuhkan kepekaan, keperdulian, perhatian dan empati. Karena itu saya mengapresiasi atas berbagai kegiatan jambore ini yang menyertakan kegiatan kemasyarakatan ", jelas Sri Puryono.

 

 

Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos menyampaikan kegiatan jambore ini diikuti dari berbagai Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Tengah. Ini adalah suatu kehormatan bagi Kodim Pati sebagai salah satu penyelenggara dalam mengisi kegiatan dalam jambore ini.

" Dari anggota Kodim 0718/Pati sudah menyiapkan permainan out bond untuk mengisi dan mengajarkan kekompakan bagi anggota Satpol PP," Ungkap Arief.

 

 

Setelah upacara pembukaan selesai dilanjutkan dengan penyerahan uang secara simbolis kepada Sukimin sebesar 10 juta yang beralamatkan Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong. Selanjutntya penyerahan bibit pohon kepada Sholeh dan Jito sebanyak 500 bibit yang masing - masing orang mendapatkan 250 bibit pohon.

Jambore ini akan berlangsung dari tanggal 25 sampai dengan tanggal 27 Juli 2019. (hms/solpdmpati)

 

“Korve” Rumah Dinas Danramil Tlogowungu


 

Pati – Koramil 13/Tlogowungu adalah salah sastu jajaran dari Kodim 0718/Pati. Bertempat di wilayah Kecamatan Tlogowungu Koramil ini terletak satu komplek lokasi dengan Polsek Tlogowungu dan Kantor Kecamatan Tlogowungu. Kamis 25/7/2019.

 

Koramil 13/Tlogowungu mempunyai satu rumah dinas untuk Danramil yang terletak di dekat Lapangan Desa Regaloh. Rumah dinas yang dipakai untuk penyimpanan arsip dan barang barang ini kondisinya kurang terawat. Oleh karena itu anggota Koramil 13/Tlg hari ini melaksanakan pembersihan lingkungan di sekitar rumah dinas tersebut.

 

Dipimpin oleh Peltu Andi Suwarno, beberapa anggota Koramil tampak sibuk melaksanakan pembersihan. Mulai dari pembersihan rumput sampai dengan pembersihan di dalam dan pembenahan beberapa peralatan yang ada.

 

Peltu Andi Suwarno mengatakan pembersihan ini dalam rangka perawatan alat dan peralatan yang menjadi tanggung jawab dari Koramil 13/Tlg.

" Hari ini kita melaksanakan pembersihan di lingkungan rumah dinas ini karena rumah dinas ini tidak ditempati oleh Danrami hanya dijadikan tempat untuk penyimpanan dan istirahat sejenak bagi anggota Koramil," Ungkap Andi.

 

Letak rumah dinas ini  sekitar 100 meter jauhnya dari kantor Koramil 13/Tlg, itupun harus melewati lingkungan perumahan warga. Jadi perlu perhatian  khusus mengingat rumah dinas ini kosong dan tidak terlihat dari kantor Koramil. (sol/pdmpati)

Rapat Kordinasi Kepala Desa Se Kecamatan Margoyoso


 

Pati - Danramil 06/Margoyoso menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Desa dan Kepala Dinas/ Instansi Sekecamatan Margoyoso yang bertempat di Balai Desa pohijo. Kamis tanggal 25/7/2019

 

 

Hadir dalam  acara tersebut Camat Margoyoso Drs Rusman, Danramil 06/Margoyoso Kapten Inf Soepomo, Kapolsek  Margoyoso Iptu Sudari, Sekcam Margoyoso  Suparlan, Kasi pemerintahan  Marsana A.Md, Kepala Desa Pohijo  Darwati, Babinsa Desa Pohijo  Serda Mulyo Utomo, .Kepala Dinas / Instansi Sekecamatan Margoyoso, Perangkat Desa Pohijo,  Kepala Desa Sekecamatan Margoyoso dan tamu undangan lainnya.

 

Camat Margoyoso  Rusman dalam kesempatan rapat tersebut menghimbau agar kegiatan ini berjalan dengan tertib dan lancar.

" Saya menekankan kepada Kepala Desa agar melaksanakan Perda dan pendataan PBB serta  pemutakhiran data kemiskinan di desa dengan musyawarah sehingga tidak terjadi kecemburuan di masyarakat," Ungkap Rusman.

 

Danramil 06/Margoyoso Papten Inf Soepomo juga  menghimbau agar digalakkan dalam pemasangan bendera dan umbul-umbul dalam rangka peringatan hari jadi Pati dan peringatan Hari Kemerdekaan.

" Mari kita  meramaikan dan memeriahkan hari jadi ini dengan penuh keceriaan akan tetapi jangan lupa akan faktor keamanan baik keamanan di pelaksanaannya dan keamanan masing masing personelnya," Himbau Soepomo.

 

Acara Rapat koordinasi Kepala Desa dan Kepala Dinas / Instansi Sekecamatan Margoyoso  ini berjalan dengan aman dan tertib dengan hasil rapat yang disepakati oleh masing masing peserta. (sol/pdmpati)

Bentuk Panitia Penjaringan BPD, Ini Pesan Danramil Gunungwungkal


 

Pati – Danramil 14/Gunungwungkal menghadiri undangan dalam rangka sosialisasi musyawarah pembentukan panitia pemilihan BPD masa bakti tahun 2019 s/d 2025 di Desa. Pesagen Kecamatan Gunungwungkal. Kamis tgl 25/07/2019

 

Acara tersebut di hadiri oleh  Camat Gunungwungkal  Eko purwantoro S. Sos,  Danramil Kapten Inf Sudirman,  Kapolsek  IPTU Agus. P, Kasipem  Sukarno, .Kasi Trantib  Bambang S, Kades & perangkat Dessa Pesagen,  Ketua BPD, Ketua LPMD,  Ketua Rt/Rw Ds Pesagen,  Toga/Tomas /Toda dan tamu undangan lainnya.

 

Pada acara musyawarah tersebut menghasilkn kesepakatan secara mufakat panitia pembentukan BPD masa bakti 2019 s/d 2025 yangg terdiri dari :

 

1. Ketua   Bapak Nurcahyo

2. Sekretaris  Ibu Iis

3. Bendahara Bapak Kasnan

4. Seksi Penjaringan Penyaringan    Bapak Sutiyono

5. Perlengkapan  Bapak Kunawi dan Bapak Samanhudi.

6. Konsumsi  Ibu Sasmiati.

     

 

Danramil 14/Gnwkl Kapten Inf Sudirman dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa dengan kesepakatan ini diharapkan dapat memperlancar dalam rangka penyelenggaraan penjaringan BPD yang baru.

" Kita semua berharap agar panitia ini segera melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga dalam pelaksanaan pembentukan BPD nanti dapat berjalan dengan lancar," Ungkap Sudirman. (sol/pdmpati)

 

Wedarijaksa Bersholawat Bersama Habib Abu Bakar bin Aqil

Pati – Bertempat di halaman Balai Desa Wedarijaksa Kec. Wedarijaksa  gema Sholawat bersama  Habib Abu Bakar  bin Aqil dari Jepara dengan diiringan  rebana  Qoirul Mukminin dari Ngemplak Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati.Rabu  24/7/2019.

 

Hadir dalam acara tersebut Camat Wedarijaksa Suharyanto,SH,  Danramil 07/Wdr Kapten CPM Saryono, Kades Wedarijaksa  Bambang Prihanto, Ketua IPPNU Wedarijaksa I Ahmad Naja, Banser serta jamaah sholawat lebih kurang 750 Orang.

 

 

Dalam sambutannya  Camat Wedarijaksa Suharyanto SH menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh panitia atas terselenggaranya Sholawat ini. Diharapkan dengan Sholawat ini semakin terjalin kerukunan antar umat beragama. Dalam kesempatan ini Suharyanto SH juga menyinggung hari jadi Pati dan Hari Kemerdekaan Indonesia.

" Untuk menyambut hari jadi Pati dan HUR RI, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Wedarijaksa untuk mengikuti kegiatan yang direncanakan oleh pemerintah Kabupaten Pati misalkan pemasangan bendera dan umbul umbul dan tetap menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungannya," Ungkap Suharyanto.

 

Sholawat yang dilaksanakan di Balai Desa Wedarijaksa ini berjalan dengan lancar dan aman. Dengan adanya Sholawat bersama ini diharapkan masyarakat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME. (sol/pdmpati)

Danramil 15/Batangan Hadiri Musyawarah Pembentukan BPD


 

Pati - Danramil 15/Batangan menghadiri acara musyawarah pembentukan Anggota BPD dan verifikasi data dan penetapan calon BPD Desa Lengkong Kec.Batangan periode 2019 - 2025  yang berlangsung di Balai Desa Lengkong. Rabu 24/7/2019.

 

 

Musyawarah pembentukan BPD Desa Lengkon  yang di hadiri oleh  Camat Batangan Subono SH,MM,  Danramil 15/Batangan Kodim 0718/Pati Kapten Chb Wasis,  Kapolsek Batangan,  Kades beserta perangkat desa,  Ketua Panitia,  Seluruh Ketua Rt/Rw, Para calon BPD Desa Lengkong sejumlah 12 calon serta undangan.

 

Dalam sambutannya Camat Batangan Subono SH,MM, mengatakan musyawarah ini diadakan untuk mencari kesepakatan dalam rangka pembentukan BPD sebagai mitra dari pemerintah desa untuk mejalankan pembangunan bagi warga Desa Lengkong.

" Dengan adanya musyawarah ini kedepannya diharapkan pembangunan dan pemantauan pembangunan di Desa Lengkong lebih transparan demi masyarakat," Ungkap Subono.

 

Acara Musyawarah pembentukan anggota  BPD periode 2019-2025 Desa Lengkong di hadiri kurang lebih 60 orang dan selesai pukul 21.30 Wib  dan berakhir dengan terbentuknya susunan pengurus BPD Desa Lengkong. (sol/pdmpati).

Kasdim Berikan Materi PPBN Untuk Siswa SMA SMK Se Kabupaten Pati

Pati-Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin S. Ag M .Si memberikan Materi Wawasan Kebangsaan yang merupakan salah satu materi dalam  Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) kepada siswa SMA dan SMK sekabupaten Pati Tahun 2019 dengan tema "Generasi muda dengan penuh kesadaran,tanggung jawab dan rela berkorban demi pengabdian kepada NKRI"  di Aula kompi C. Yonif 410/Alugoro Jln.Pati-Tayu. Rabu (24/07/2019

 

 

 

Dalam kegiatan yang berlangsung selama satu jam yang dimulai dari pukul 20.00wib sampai dengan pukul  21.00 wib ini diikuti oleh sebanyak 90 orang siswa dan siswi  yang berasal dari perwakilan tiap sekolah mengirimkan 4 orang dari 21 SMA dan SMK yang berada diwilayah Kabupaten  Pati.

 

Pada kesempatan tersebut Mayor Inf Much Sholihin  S.Ag, .M.Si memberikan materi Wawasan kebangsaan dengan tema karakter kebangsaan.

"Sejarah para pendahulu nenek moyang kita berjuang tanpa pamrih, semua ikhlas dilakukan demi satu tujuan yaitu merebut kemerdekaan dari tangan penjajah," jelas Sholihin.

 

"Mereka berjuang menginginkan  Indonesia yang berdaulat dan merdeka, dengan berkorban harta bahkan nyawa mereka, kini kita sudah lama merdeka, dan sekarang giliran kita sebagai generasi muda harus mensyukuri kemerdekaan tersebut  yaitu mengisinya dengan Hal-hal yang baik dan bermanfaat, " Tambahnya.

 

" Salah satu contoh wujud penghormatan kita terhadap jasa para pahlawan adalah diantaranya dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera, untuk mengenang para pendahulu kita serta mendoakan para pahlawan kesuma bangsa yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara kita tercinta," tegas Kasdim.

 

Pemberian materi Wawasan kebangsaan ini memang sangat perlu dilakukan mengingat semakin lama para generasi muda banyak yang tergerus oleh pengaruh budaya yang datang dari luar yang cenderung dapat merusak.

Selain itu juga dengan materi-materi yang berisikan tentang doktrin cinta tanah air bangsa dan Negara akan dapat menumbuhkan serta memupuk kecintaan terhadap Negara kesatuan Republik Indonesia dan ini juga mengajarkan kepada generasi kita tentang pentingnya persatuan dan kesatuan, cinta tanah air sehingga mereka mampu menyaring informasi yang benar seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern.

Selain itu, dengan materi wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa Nasionalisme kepada Kader Bela Negara,SMA dan SMK sekabupaten Pati dan khususnya para generasi pemuda penerus bangsa untuk cinta tanah air dan membela NKRI.(Ags/solpdmpati)

Wednesday, July 24, 2019

Uang dan Perhiasan Emas Senilai Ratusan Juta, Raib Digondol Maling dari Toko Bangunan di Batangan


Uang dan Perhiasan Emas Senilai Ratusan Juta, Raib Digondol Maling dari Toko Bangunan di Batangan

KAAPnews.com – PATI/Batangan, Sebuah toko bangunan yang terletak di  Jalan Raya Pantura Juwana - Batangan turut Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan Kabupaten Pati dibobol maling.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kapolsek Batangan IPTU Lilik Supardi mengungkapkan, peristiwa itu diketahui korban pada hari Rabu tanggal 24 Juli 2019, sekitar pukul 12.15 Wib.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sebuah barang bukti berupa  sebuah Linggis untuk mencongkel pintu kamar.  Akibatnya, korban mengalami kerugian materiil senilai Rp 100.000.000,- terdiri dari Uang Tunai sejumlah Rp 50.000.000,- dan Perhiasan Emas seharga Rp 50.000.000,-.

Kronologis kejadian, lanjutnya, sekitar pukul 08.15 Wib Pelapor dan Saksi 1 berangkat  untuk mengikuti acara bersih desa di Balai Desa Ketitang Wetan sehingga Toko Bangunan terkunci dalam keadaan kosong.

“Sekitar pukul 12.15 Wib, saat pelapor dan saksi 1 sepulang dari mengikuti acara bersih desa di Balai Desa Ketitang Wetan ke Toko Bangunan miliknya, mendapati kaca jendela rumah yang ada didalam toko bangunan dalam keadaan pecah, pintu depan dan pintu semua kamar telah terbuka dengan kondisi kamar acak acakan serta lemari tempat perhiasan emas beserta surat surat perhiasan seharga Rp 50.000.000,-dalam keadaan terbuka dan perhiasan sudah tidak ada pada tempatnya,” jelas Kapolsek.

Lemudian korban mengecek kedalam toko dan mendapati meja kasir toko tempat menyimpan uang telah terbuka dan semua uang yang tersimpan di meja kasir sejumlah Rp 50.000.000 telah raib/hilang. Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 100.000.000 dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Batangan. (KAAP).

Lakukan Aksinya di Batangan, Pelaku Penggelapan 2,5 Ton Telur Ayam Dibekuk di Rembang




Lakukan Aksinya di Batangan, Pelaku Penggelapan 2,5 Ton Telur Ayam Dibekuk di Rembang

KAAPnews.com – Batangan/PATI, Seorang pria asal Rembang Jawa Tengah berinisial P diamankan Unit Reskrim Polsek Batangan Polres Pati karena diduga melakukan penggelapan satu truk telur ayam.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kapolsek Batangan IPTU Lilik Supardi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Senin 27 Mei 2019 silam,  di pinggir jalan raya Juwana - Rembang turut Desa Gajahkumpul Kecamatan Batangan Kabupaten Pati.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya, uang tunai Rp. 1.160.000,- disita dari tersangka merupakan sisa uang hasil pembagian penjualan telur, sepasang sandal disita dari tersangka yang dibeli dengan uang hasil pembagian penjualan telur,  1(satu) unit HP disita dari tersangka yang  dipergunakan untuk menghubungi korban memesan telur 2500 kg.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu lembar nota pengiriman barang disita dari pelapor yang berisi tulisan tangan menerangkan waktu pengiriman, jumlah barang yang dikirim, jumlah nominal uang, nama dan tandatangan korban, pelapor juga tersangka selaku penerima barang.

Modus operandi pelaku, lanjutnya, “Pelaku melakukan pemesanan telur ayam lewat telepon dengan memakai nama palsu, kemudian menguasai barang lalu membawanya pergi dan menjualnya dan menggunakan uangnya untuk kepentingan pribadi tanpa seijin pemilik barang,”.

Kronologis kejadian, pada hari Senin tanggal 27 mei 2019 sekira pukul 09.00 wib, pelapor bertemu dengan seseorang yang belum dikenal dengan menggunakan nama palsu, yang memesan telur dari saksi 1  sebanyak 2,5 ton.  Sesampainya di TKP,  terlapor dan teman-temannya memindahkan 2,5 ton telur ayam dari truk milik pelapor ke truk engkel warna kuning yang dibawa teman terlapor dan setelah selesai lalu truk engkel itu pergi dengan membawa 2,5 ton telur, demikian juga terlapor pergi tanpa membayar sama sekali. Atas kejadian tersebut pelapor melapor ke Polsel Batangan.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebanyak 2500 kg telur ayam atau seberat 2.5 ton @ Rp. 18.700,- dengan moninal RP. 44.500.000,-
(KP).

Tuesday, July 23, 2019

679 Jamaah Calon Haji Dua Kloter Asal Pati, Diberangkatkan Bupati

679 Jamaah Calon Haji Dua Kloter Asal Pati, Diberangkatkan Bupati

KAAPnews.com - PATI, Sejumlah 355 Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 59 diberangkatkan Bupati Pati Haryanto di Halaman Setda Kabupaten Pati, Selasa pagi (23/7). 

Bupati Pati bersama Forkopimda dan seluruh pengantar jamaah nampak memadati halaman Setda Pati untuk melepas JCH tersebut.

"Kita di sini mengantar keberangkatan jamaah haji kloter 59.  Dan tadi sekitar pukul lima pagi juga telah kita berangkatkan kloter 58", jelas Bupati. 

Haryanto berharap para JCH Pati dapat menjaga diri karena suhu di Indonesia dengan di Arab berbeda. 

"Di sana lebih panas. Saya harap ketua regu dan ketua rombongan dapat membantu rombongannya masing-masing karena di sana pakaiannya sama maka Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) harus bisa mendampingi rombongannya agar tidak tercecer", imbuhnya. 

Dan Bupati berpesan kepada keluarga dan sanak saudara serta tetangga yang mengantar agar tidak perlu bersedih karena saat ini alat komunikasi sudah canggih. 

"Bisa video call atau pakai whatsapp sehingga kita lebih mudah berkomunikasi dengan saudara yang sedang melaksanakan ibadah haji", lanjut Bupati. 

Ia pun berharap seluruh jamaah calon haji yang tahun ini berjumlah 1084 orang dapat berangkat dan pulang dalam keadaan sehat dan selamat, sampai tanah air kembali dan menyandang predikat haji yang mabrur.

Sementara itu, Imam Zarkasi selaku ketua rombongan melaporkan bahwa jamaah haji yang berangkat pagi ini adalah kloter 59 yang terdiri atas 355 jamaah. 

"Rinciannya 352 orang adalah jamaah sedangkan tiga orang lainnya adalah Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD)", jelasnya. 

Kloter 59 ini diberangkatkan ke Donohudan lalu ke tanah suci dan akan kembali ke tanah air pada 4 September 2019. 

"Kami meminta restu kepada Bupati Pati dan seluruh yang hadir agar dalam menjalankan ibadah senantiasa mendapatkan kelancaran dari mulai berangkat sampai pulang nanti diberikan keselamatan", imbuhnya. 

JCH kloter 59 ini kemudian diberangkatkan ke Donohudan dengan menggunakan 8 bus. (KP/ red/ hms)

Sunday, July 21, 2019

Baznas Pati Salurkan Bantuan Pendidikan, Per Anak Dapat 400 Ribu

Baznas Pati Salurkan Bantuan Pendidikan, Per Anak Dapat 400 Ribu

KAAPNEWS.COM - PATI, Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri acara Penyerahan Bantuan Dana Pendidikan Baznas Kabupaten Pati tahun 2019 di SMPN 1 Kayen

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Kayen, Polsek Kayen, Danramil  Kayen dan Baznas Pati. 

Bupati Pati Haryanto mengatakan tujuan Baznas memang untuk menampung zakat maupun infak dari ASN. 

Dalam realisasinya, lanjut Haryanto, dana yang telah terkumpul tersebut akan disalurkan untuk kepentingan sosial.

"Dana yang disalurkan untuk kepentingan sosial dari sebelum ramadhan hingga saat ini saja jumlahnya sudah banyak. Untuk fakir miskin saja kemarin mencapai Rp 250 juta, sedangkan bulan sebelumnya dana produktif atau usaha sebesar Rp 300 juta, begitu juga dengan beasiswa", jelas Bupati. 

Sehingga pada hari ini, lanjut Bupati, dana pendidikan disalurkan  sebagai wujud perhatian dan bantuan untuk meringankan biaya pendidikan. 

Tak lupa Haryanto berpesan agar apabila para penerima bantuan telah mendapat dana tersebut, ia  berharap agar dapat digunakan sebaik - baiknya.

"Per anak mendapat Rp 400 ribu. Saya tadi berpesan agar dana tersebut digunakan untuk membeli buku ataupun kepentingan pendidikan yang lainnya", imbuhnya. 

Meski anak - anak tersebut dipilih sekolah untuk mendapat bantuan, namun Bupati berharap para penerimanya tidak berkecil hati. "Yang terpenting tetap semangat dan jangan berkecil hati fokus belajar terus. Jangan pikirkan hal yang lain kecuali sekolah dan yang terpenting adalah kalian semua harus mempunyai cita - cita. Orang tua bekerja keras demi anaknya bisa sekolah. Sebab orang tua berharap jangan sampai anak - anaknya meniru orang tuanya", tutur Bupati. 

Sementara itu, Ketua Baznas Imam Zarkasi mengatakan bahwa hari ini merupakan penyerahan dana bantuan yang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan untuk eks Kawedanan Juwana dan Jakenan. 

"Untuk hari ini yang mendapat bantuan ialah kecamatan Kayen sebanyak 15 sekolah, Kecamatan Tambakromo sebanyak 9 sekolah, kecamatan Gabus sebanyak 7 sekolah dan paling banyak adalah kecamatan Sukolilo sebanyak 12 sekolah", lanjutnya. 

Jadi total keseluruhan adalah  43 sekolah yang mana masing - masing sekolah diwakili 5 orang anak. (kp/ hms).