Thursday, August 29, 2019

Paroki Santo Yusuf Salurkan Air Bersih Untuk Warga Pucakwangi

 

Pati, Babinsa Desa Karangwotan Koramil 17/Pucakwangi Serda Joko Umbar melaksanakan pendampingan pendistribusian bantuan air bersih dari Gereja Paroki Santo Yusuf Pati kepada warga RT 03/01 Dukuh Wotan Desa Karangwotan. Kamis 29/8/2019.

 

Bantuan sebanyak 2 tangki air bersih yang masing masing berisi 5000 liter ini  diserahkan langsung oleh perwakilan dari Gereja Paroki Santo Yusuf Pati Bapak  Gunawan yang diterima oleh ketua  Rt 03/01 Dukuh Wotan Bapak  Munadi.

 

Menurut Gunawan, penyaluran air ini sebagai bentuk kepedulian Gereja Paroki Santo Yusuf Pati terhadap masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Sebab, diketahui sudah beberapa bulan terakhir ini warga kesulitan mengakses air bersih. Sungai setempat menyusut dan sumur-sumur tadah hujan milik warga mulai mengering.

 

"Bantuan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, seperti memasak dan minum, karena terdampak dengan musim kemarau tahun ini. Warga secara tertib mengantre mengambil  air bersih dengan berbagai wadah, seperti ember dan jerigen," Ungkapnya.

 

Sedangkan Munadi selaku ketua Rt 03/01 Dukuh Wotan sangat mengapresiasi droping air dari Gereja Paroki Santo Yusuf Pati untuk wargaya.

"Bantuan air bersih pastinya sangat membantu bagi kami dalam mencukupi kebutuhan air, tidak dipungkiri beberapa bulan ini, kami kesulitan mendapatkan air bersih jangankan untuk kebutuhan sehari hari, pengairan di lahan pertanianpun tidak ada sama sekali," ujar Munadi.

 

Memang banyak daerah di wilayah Kabupaten Pati yang terdampak kekeringan pada musim kmarau saat ini dikarenakan kondisi wilayah Pati yang sebagian besar daerah dataran rendah juga sebagian lagi daerah pegunungan kapur. (17/solpdmpati)

 

Monday, August 19, 2019

Danramil 19/Gabus Selaku Irup Pelaksanaan Upacara Penurunan Bendera


 

Pati – Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dan Aubade dalam rangka HUR ke 74 Proklamasi Republik Indonesia Tingkat Kecamatan Gabus bertempat di laksanakan Lapangan Sepak Bola Ds. Gabus Kec. Gabus. Sabtu 17/8/2019.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut  Camat Gabus Sdr.TIKNO,SSTP. MM,  Kapolsek Gabus IPTU PUJIATI,S.Sos,  Danramil 19/Gabus  Kodim 0718/Pati KAPTEN INF. URIP WIDODO,  Ketua Bhayangkari Ranting Gabus Ny. DATIK SUDADI berikut pengurus,  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 20 Gabus Ny. URIP WIDODO berikut pengurus, Para Kepala UPT tingkat Kecamatan Gabus atau yang mewakili,  Ketua PGRI Kec. Gabus Sdr. AHMAD MUBASIRIN, S.Pd berikut pengurus,  Kepala Sekolah SD/MI, SMP/ MTs, SMA / SMK Se Kec. Gabus atau yang mewakili, KORPRI se- Kecamatan Gabus,  Kepala desa se- Kecamatan Gabus berikut perangkat desa, Para Guru Se Kecamatan Gabus, Banser Satkoryon Gabus berikut anggota,  Pemuda Pancasila Cabang Gabus,  Perwakilan Siswa maupun siswi SD/MI, SMP/ MTs, SMA / SMK Se-Kec. Gabus dan masyarakat sekitar lebih kurang 1.000 orang.

 

Dalam   kegiatan Upacara Peringatan HUT Ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kec. Gabus Kabupaten Pati tahun 2019 Sebagai penanggung jawab kegiatan adalah Bpk.TIKNO ,SSTP, MM ( selaku Camat Gabus ).

Adapun susunan pejabat upacara antara lain  Inspektur Upacara  Kapten INF Urip Widodo (Komandan Koramil 19/Gabus),  Komandan Upacara  AIPTU Sugino ( Kanit Provos Polsek Gabus ), Perwira Upacara  AIPTU CAHYO WIBOWO ( Kasium Polsek Gabus ),

Tim Kesehatan dari PUSKESMAS GABUS 1 sebanyak 6 orang yang dipimpin oleh dr. WAHIB HASYIM. (solpdmpati)

Sunday, August 18, 2019

Silaturahmi Pengasuh Yayasan Panti Asuhan Al Hikmah Di Kediaman Dandim Pati



Pati, Pengasuh Yayasan Panti Asuhan  Al Hikmah Dukuh Rendole Muktiharjo Pati bersilaturahmi dengan Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos bertempat di Kediaman Dandim jalan Panglima Sudirman Pati. Minggu 18/7/2018.

Dalam silaturahmi tersebut Pengasuh Yayasan Panti Asuhan  Al Hikmah KH Abdul Hadi yang didampingi Sertu Hartadi dan beberapa anak anak dari Yayasan Panti Asuhan  Al Hikmah diterima langsung oleh Letkol Arm Arief Darmawan didampingi Ny. Ayu Respati Darmawan.

Dikesempatan tersebut sengaja KH Abdul Hadi bersilaturahmi dalam rangka memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Komandan Kodim yang hari ini genap berusia 41 tahun.
"Saya bersama anak anak panti asuhan  yang didampingi pak Hartadi sengaja bersilaturahmi kepada Komandan Kodim untuk ikut bersama berdoa agar dalam usianya yang ke 41 ini komandan diberikan kesehatan dan barokah dari Allah SWT dalam mengemban tugas di keluarga maupun di militer," Ungkap KH Abdul Hadi.

Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan beserta keluarga sangat berterimakasih atas kunjungan dari Pengasuh Yayasan Panti Asuhan  Al Hikmah.
"Saya beserta keluarga sangat berterimakasih atas kunjungan dan doanya, semoga dengan silaturahmi ini semakin terjalin tali persaudaraan dan kekeluargaan," Ungkap Arief. (har/solpdmpati)

Saturday, August 17, 2019

Dilapangan Kipan C 410 Alugoro Upacara Detik Detik Proklamasi Dipusatkan

Pati – Dipusatkan di lapangan Kompi Senapan C Yonif 410 Alugoro, Upacara bendera Kenegaraan dan detik detik Proklamasi HUT Ke 74 Republik Indonesia tahun 2019 tingkat Kabupaten Pati dengan tema SDM UNGGUL INDONESIA MAJU . Sabtu 17/8/2019.


Kegiatan upacara dihadiri lebih kurang 8000 Orang diantaranya Forkopimda Kab Pati, Perwakilan anggota DPRD Kab Pati, Wakil Bupati Kab. pati, Kasdim.0718 pati, Wakapolres pati, Setda Kab. Pati, Dinas instansi terkait, Dan Kipan C Yonif 410 Augoro, Camat se Kab Pati, Angota Kodim 0718 pati, Anggota Polres Pati, Anggota Kipan C Yonif 410 Alugoro, Kades Kab. Pati, Tomas dan Toga dan Ormas Kab. Pati, Veteran Kab Pati, Tamu undangan yang hadir serta masyarakat Kab. Pati.

Pejabat upacara dalam detik detik Proklamasi ini antara lain Inspektur Upacara : Bupati Kab Pati ( H.HARYANTO SH.MM.MSi ), Komandan Upacara : Kasat lantas polres pati ( AKP KRISTIAN LOWOLONG.SIK.MH ), Perwira upacara : Pasi pers Kodim 0718 pati ( Kapten Cba INDRA WARMAN), Komandan Paskibraka : Pasi Ops Kodim.0718 pati ( Lettu Kav BUDI KARYADI).

Dalam kesempatan itu Inspektur Upacara Bupati Pati H. Haryanto, SH. MM, M.Si membacakan amanat dari Gubernur Jawa Tengah pada UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH dan PERINGATAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN KE-74 REPUBLIK INDONESIA yang antara lain mengutip ungkapan Gus Dur, orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras. Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara. Founding fathers bangsa ini telah memberi contoh lewat laku, bukan sekadar gembar gembor persatuan. Mereka berdarah-darah menegakkan kemerdekaan.
Sebenarnya kita pun mewarisi semangat itu. Namun karena kadang kita memupuk borok dalam dada, membuat kita terlena hingga dengan rasa tanpa dosa saling menghina dan mencerca, bahkan ada yang nekad hendak mengganti Pancasila.Siapa yang mempermasalahkan Agustinus Adisucipto sebagai pahlawan? Apakah karena beliau seorang Katolik, lantas yang dari Hindu, Budha, Islam, Kristen dan Kong Hu Chu.
Mengutip juga dari Albertus Soegijapranata. Beliau merupakan uskup pribumi pertama di Indonesia. Bahkan karena nasionalismenya keras, beliau tidak henti-hentinya mengagungkan semboyan "100% Katolik, 100% Indonesia" dan ungkapan itu terus berdengung hingga kini. Lantas mari kita tengok pahlawan dari Budha, yang merupakan saudara kita sendiri dari Banyumas, Letjen Gatot Subroto.Yang tidak kalah penting perannya dalam perjuangan adalah saudara-saudara kita dari
Mengutip juga dari pejuang Tionghoa Yap Tjwan Bing lahir pada 31 Oktober 1910 di Solo. Beliau merupakan satu-satunya anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dari Tionghoa dan turut hadir dalam pengesahan UUD 1945 dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 18 Agustus 1945,Ada pula Liem Koen Hian merupakan salah satu anggota dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Bahkan beliau jadi salah satu inspirator Bung Karno ketika pidato di majelis BPUPKI tentang berdirinya negara yang tanpa berasaskan ras maupun agama.Dan sepatutnya kita pun berterima kasih pada tokoh keturunan Arab, Faradj bin Said bin Awak Martak. Pedagang kelahiran Yaman Selatan ini dengan berani menyediakan rumahnya di Pegangsaan Timur No 56 sebagai lokasi proklamasi kemerdekaan RI.Lantas siapa yang mempermasalahkan kepahlawanannya I Gusti Ngurah Rai, Untung Suropati, KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy'ari karena agamanya? Bibit jiwa kita adalah bibit tepo sliro, bibit andarbeni, bibit paseduluran.
Pancasila sebagai dasar Negara Republik adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. Pancasila inilah sebagai induk semangnya negara indonesaia,yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.

Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 sistem pemerintahan sempat berganti menjadi Republik Indonesia Serikat pada 27 Desember 1949. Namun akhirnya sejak 17 Agustus 1950 Tanah Air ini kembali tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sampai kapan? Seperti ungkapan Bung Karno, "Di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia yang kekal dan abadi."Bung Karno mengatakan, "Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan.
Diakhir upacara Bupati Pati menyampaikan tahun ini Upacara Kemerdekaan dilaksanakan tidak seperti tahun tahun yang lalu.
" Biasanya upacara kita laksanakan di alun alun Pati, akan tetapi kali ini kita laksanakan di lapangan Kompi Senapan C 410 Alugoro karena alun alun Pati masih tahap renovasi," Ungkap Haryanto.

Selesai Upacara Bendera Kenegaraan dan Detik Detik Proklamasi HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia dilanjutkan penyerangan tali asih kepada Veteran dan penyerahan piagam lomba desa serta penyerahan piagam pelajar berprestasi. (pdmpati)

Sepenggal Kisah Upacara Bendera Warga Lorong Indah dan Kampung Baru Margorejo


KAAPNEWS.com - Margorejo, Komandan Kodim 0718/Pati menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI KE-74 tahun 2019 dengan tema  "SDM Unggul  Indonesia Maju" di Halaman Pasar Hewan Margorejo Jl. Raya Pati-Kudus Km 4 Desa Margorejo kecamatan Margorejo kabupaten Pati yang diikuti  250 orang warga "Lorong Indah" dan Kampung baru  bersama Gusdurian kabupaten Pati pada hari Sabtu,17/08/2019.

Dalam kegiatan upacara yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 wib ini memang dimulai lebih cepat dikarenakan padatnya acara pada hari ini sehingga upacara yang diselenggarakan oleh warga LI dan Kampung baru yang nota bene sering dipandang orang sebelah mata, namun apapun profesi seseorang, siapapun dia mempunya hak maupun kewajiban yang sama sebagai warga Negara Indonesia.


Menjabat sebagai Inspektur upacara adalah Dandim 0781/Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos dan dihadiri oleh  Muspika kecamatan Margorejo, dari komunitas Gusdurian diwakili Edi Siswanto, Endah Sri Wahyuningati  anggota DPRD kabupaten Pati, Fatma perwakilan STAIN, Kepala desa Margorejo Nabiyanto, SH. 


Dalam amanatnya, Dandim 0718/Pati menyampaikan, "Bahwasanya kita semua adalah masyarakat Indonesia yang berhak mendapatkan kemerdekaan dan berhak merayakan kemerdekaan Negara Republik Indonesia,"


"Hari ini adalah moment bagi kita untuk melanjutkan cita-cita para pejuang yang telah gugur mendahului kita semua dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,"Tutur Arief.


"Sebagai warga negara kita wajib menjaga perdamaian dan keamanan NKRI sesuai dengan profesi kita masing-masing, Saya berharap untuk warga LI (Lorong Indah) dan kampung baru jangan berkecil hati serta tetap semangat dalam merayakan HUT kemerdekaan RI yang ke-74,"Pungkas Dandim. (Snpt/ Pen/ KP)

DANRAMIL 05/JAKENAN MENJADI IRUP PADA UPACARA PENURUNAN BENDERA HARI KEMERDEKAAN RI



Pati  - Bertempat dilapangan sepakbola desa Glonggong kec. Jakenan telah dilaksanakan Upacara penurunan bendera pada peringatan hari Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019 oleh pasukan Paskibraka siswa siswi SMA N 1 Jakenan, dengan Inspektur upacara Danramil 05/Jakenan Kapten Inf Mujima, Perwira Upc Peltu Gunodo dan Komandan Upc Aiptu Akbar Santoso. Sabtu 17/8/2019

Sebelum giat upc dilaksanakan diisi dengan Aubade dari SMP N 2 Jakenan.
Hadir dalam giat upc tersebut Tamu undangan antara lain :
1. Muspika Kec. Jakenan
2. Ka UPT Dinas Instansi kec. Jakenan
3. Kades se kec. Jakenan
4. Ketua PGRI Kec. Jakenan
5. Kepala SMA/MA/MTs ,SMP, SD/MI se kec. Jakenan
6. Ketua  Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 06/Jakenan beserta seluruh anggota
7. Ketua Bhayangkari kec. Jakenan beserta anggota
8. Ketua Darma wanita  kec. Jakenan beserta anggota
9. Satu kompi Gabungan Korpri & Prangkat desa
10. Satu Kompi OSIS SMA/MA
11. Satu kompi OSIS SMP/MTs
12. Satu kompi siswa SD/MI
13. Satu kompi Pramuka.

Selesai Upacara penurunan bendera pada peringatan hari Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019 Kecamatan dilanjutkan  ramah tamah inspektur upacara dengan tamu di tenda tamu undangan. (05/pdmpati)

Thursday, August 15, 2019

Sepenggal Pesan "Mbah Moen" Dalam Upacara HUT ke 69 Propinsi Jawa Tengah


Pati- Bertempat dihalaman pendopo Kabupaten pati pada hari Kamis 15 Agustus 2019, mulai pada pukul 07.00 wib telah dilaksanakan Upacara PERINGATAN HARI JADI KE-69 PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019.

Kegiatan upacara dengan jumlah peserta 500 dihadiri oleh Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin, SE, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S. Sos., Waka Polres Pati Kompol M. Ifan Hariyat .T. SH. S.IK, Perwakilan Anggota DPRD Kab.Pati, Kejaksaan Negeri Pati Dedy Koesmono, SH. MH., Kepala Pengadilan Negeri Pati/yg mewakili Isa Ulil Nuha, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Pati/yg mewakili H.Muhamad Junaidi, Para Asisten Sekda Pati dan kepala OPD Kabupten Pati.

Dalam amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Inspektur Upacara H.Saeful Arifin, SE mengatakan bahwa akan dibangun SMK Jateng dengan biaya sekolah gratis bagi warga kurang mampu serta pelajar yg berprestasi. Sedangkan untuk mewujudkan sekolah gratis di Jateng perlunya kerja sama semua pihak.
Dengan Semboyan yaitu  Berdaulat dalam Politik, Ekonomi dan Berkerpibadian dalam Kebudayaan, untuk kemiskinan tahun 2014 s/d 2019 menurun 1.093.220 sesuai data LPS.

Gubernur Jawa Tengah juga menyampaikan bahwa Penprov Jateng sudah berusaha meningkatkan kesejahteraan para Guru dan Pegawai dilingkup ASN termasuk memberi tunjangan kepada Guru/ Pegawai Honorer.
Tidak kalah penting pemberantasan Korupsi termasuk jual beli jabatan juga mendapatkan perhatian khusus demi pembangunan Jateng yg lebih maju dan Sejahtera.

Diakhir amanat inspektur upacara juga menyampaikan pesan dari almarhum Mbah Moen yaitu merawat Kebhinekaan untuk menjaga NKRI agar tetap utuh.(snpt/pendim)

Wednesday, August 14, 2019

Pembukaan Perkemahan Sambut HUT ke 58 Pramuka Di Kuryokalangan Gabus


 

Pati, Upacara pembukaan perkemahan dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke 58 di Lapangan perkemahan Kuryokalangan, Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Selasa 13 Agustus 2019

 

 

 

Hadir dalam upacara pembukaan perkemahan tersebut  Danramil 19/Gbs Camat Gabus Tikno S.Stp, MM, Kapten Inf Urip Widodo, Kapolsek Gabus, Kepala Dinas Pendidikan Kec. Gabus, Ka Kwaran Kec. Gabus,  Kepala Sekolah Se kecamatan Gabus,  Ambalan Ranting Kec. Gabus,  Dewan Kerja Ranting Kec. Gabus, pembina se Kecamatan Gabus, Penggalang SD/MI, SMP/MTS Se kecamatan Gabus,  Penegak SMA/MA/SMK Sekecamatan Gabus.

 

 

Dalam sambutannya Kamabiran/Camat Gabus Tikno S.Stp menyampaikan  ucapan terima kasih kepada panitia atas pelaksanaan kegiatan pramuka tahun ini. Kali ini suatu penghormatan kepada Kwaran Kec. Gabus yang di berikan kepercayaan dalam perkemahan peringatan HUT Pramuka ke 58 tingkat Kabupaten Pati yang di laksanakan di Kec. Gabus.

 

"Harapan kepada Penegak dan Penggalang agar meningkatkan silaturahmi guna menjalin keakraban di antara anggota Pramuka dan kita harus bertekada agar lomba tingkat nasional nantinya ada  anggota pramuka Kecamatan Gabus menjadi perwakilannya.

 

Kapten Inf Urip Widodo selaku Danramil 19/Gabus yang ditemui mengatakan bahwa kegiatan kemah pramuka ini dilaksanakan untuk menyambut hari pramuka yang jatuh pada tanggal 14 Agustus.

" Kami dari Koramil 19/Gbs ikut berperan aktif dalam pembinaan kepramukaan dengan adanya Saka Wira Kartika, untuk itu dengan adanya perkemahan ini anggota Koramil 19/Gbs ikut pula untuk mengamankan jalannya perkemahan ini," Ungkap Danramil. (kym/solpdmpati)

Tuesday, August 13, 2019

Kesbangpol Pati Adakan Seminar Tangkal Radikalisme


Pati - Sebanyak 160 peserta perwakilan Mahasiswa Sekabupaten Pati, mengikuti seminar dengan tema "Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Paham Redikalisme" yang diselenggarakan oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Pati di Gedung Korpri Pati. Selasa, 13 Agustus 2019.

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar tiga setengah jam ini, dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati Drs. Susanto, M.M, Pasi Intel Kodim 0718/Pati Lettu Inf Suwoyo dengan menghadirkan narasumber Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos, Kanit IV Intel Polres Pati Aiptu Zaenuri, SH, dan Dosen Ilmu Politik Fisip Unwahas (Universitas Wahid Hasyim) Agus Riyanto.

Dalam Sambutan Bupati Pati yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol Pati, memberikan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh penyelenggara yang telah memprakarsai terlaksananya kegiatan yang juga merupakan salah satu kegiatan peringatan hari jadi Kab Pati Ke-696 dan HUT Kemerdekaan RI Ke-74.

Salah satu tantangan yang kini dihadapi oleh masyarakat dunia khususnya Indonesia adalah berkembangnya faham "Radikal" yang berpotensi mengancam stabilitas Negara.

Masalah Radikal di Indonesia masih persoalan serius, walaupun sudah banyak pelaku teror yang tertangkap dan menjalani proses hukum.

Kepala Kesbangpol berharap sikap atau faham Radikalisme/Terorisme hendaknya jangan dikaitkan dengan agama tertentu saja, karena paham demikian bisa terjadi di agama apa saja.

Diakhir sambutan, pihaknya juga berpesan agar kewaspadaan tidak salah kaprah, dan sembarang menuduh kelompok tertentu sebagai kelompok Radikal.

Menurut narasumber Dosen Ilmu Politik Unwahas, menyampaikan bahwa ancaman nyata generasi muda ada empat yakni Radikalisme, Narkoba, Hedonisme, Pornografi.

Dalam kesempatan kali ini narasumber pertama mengupas tuntas tentang pengertian tentang Radikal berasal dari bahasa latin yang artinya akar, dalam arti luas Radikal merupakan faham yang menghendaki adanya perubahan dan perombakan besar untuk mencapai kemajuan.

Sedangkan ciri sikap radikal meliputi sikap tidak toleran dan tidak mau menghargai pendapat atau keyakinan orang lain, Sikap fanatik yang selalu merasa benar sendiri dan menganggap orang lain salah, Sikap esklusif yaitu membedakan diri dari kebiasaan orang lain, Sikap revolusioner yaitu menggunakan kekerasan dalam menggapai tujuan.

Dijelaskan pula media penyebaran paham Radikalisme melalui Pendekatan personal, Forum diskusi, pengajian, peer group, kelompok kajian, Media publikasi, Internet, website, Facebook, WA (whatsapp) grup dengan Isu yang disebarkan antara lain Ketidakadilan, Perubahan ekonomi, kemiskinan, ancaman internasional dan agama

Dosen Unwahas ini juga memberikan materi Wawasan kebangsaan, menjelaskan pengertian Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Empat Pilar Wawasan Kebangsaan pun tak luput dari penjelasanya yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harga mati.

Sementara itu Narasumber yang kedua adalah Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos mengulas dan mengingatkan kepada generasi muda bahwa kekuatan militer sebagai pelindung bangsa dan negara dari rongrongan kelompok yang menghendaki NKRI bubar baik ancaman dari luar negeri maupun dalam negeri, Kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan perang yang dasyat sangat ditakuti oleh negara negara besar di dunia.

Dandim juga menjelaskan tentang Kemampuan personil dan alutsita TNI harus kuat untuk menjaga tanah air dan bangsa, taktik perlawanan gerilya tidak dimiliki oleh negara lain, dan sudah banyak negara mengadopsi taktik tersebut tapi sangat kesulitan untuk melibatkan rakyat dalam berperang, kehormatan dan harga diri bangsa adalah diatas segala –galanya.

Diakhir paparannya, Letkol Arief mengajak serta menghimbau kepada para peserta untuk bijaksana mencermati dan menanggapi berbagai pemberitaan yang muncul diberbagai media sosial karena di era modernisasi ini semua pemberitaan tidak terbendung baik itu berita yang benar maupun berita hoax sangat tipis perbedaannya.  (snpt/pen)

Tim Akreditasi Tinjau TK KARTIKA III-43

Pati- Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Provinsi Jawa Tengah mendatangi Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) KARTIKA III-43 hari ini selasa, 13/08/2019.

Dibawah Yayasan Kartika Jaya koordinator XXXIX Kodim 0718/Pati, sekolah TK KARTIKA yang berlokasi di jl. Panglima Sudirman nomor 61 tepat dibelakang Gedung Joeang '45 Kabupaten Pati ini masih berstatus terdaftar dan belum terakreditasi.

Untuk memperolah status terakreditasi A, B maupun C yang disyahkan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Provinsi Jawa Tengah, maka dari yayasan Kartika Jaya khususnya TK KARTIKA mengirim surat permohonan tersebut ke dinas yang membidanginya.

Maka sehuhubungan dengan surat permohonan akreditasi yang dikirimkan dari Tk Kartika, hari ini selasa 13 agustus 2019 tim dari Badan Akreditasi Nasional yang terdiri dari dua orang petugas Asesor yakni Suyadi, S.Pd., M.Pd dan Siti Romliyah, S.Pd mendatangi sekolah tersebut.

Dalam penugasanya tim yang dikirim akan melaksanakan Visitasi Akreditasi Program dan satuan PAUD dan PNF, kedua asesor nantinya akan memberikan penilaian dengan cara melihat langsung proses kegiatan belajar dan mengajar (KBM) sebanyak 69 orang siswa/siswi.

Selain itu juga petugas Asesor juga memeriksa administrasi dokumen, kelengkapan dan kesesuaian antara dokumen/rekaman dengan implementasi  di  lembaga pada setiap butir dalam instrument penilaian akreditasi.

Ditemui media setelah acara makan siang, Ketua Yayasan Kartika Jaya koordinator XXXIX ny. Ayu Respati Darmawan mengatakan bahwa, "Pelaksanaan visitasi Aksesor dari Badan akreditasi Nasional dilaksanakan pada hari ini dengan tujuan untuk mendapatkan penilaian standarisasi tentang TK sehingga nantinya kita bisa mendapatkan akreditasi," ucap Ayu.

 

"Kalau sebelumnya status TK Kartika adalah baru terdaftar, mohon doanya untuk TK KARTIKA III-43 kedepan bisa lolos penilaian akreditasi sehingga besar harapan kami untuk bisa mendapatkan akreditasi A," pungkasnya.

Kegiatan penilaian Akreditasi tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya koordinator XXXIX ny. Ayu Respati Darmawan, Ketua Seksi pendidikan NY. Bambang S. kepala sekolah TK Kartika Listiyani, S.Pd dan didampingi empat orang guru.(Snpt/Pendim)

Kasdim Mayor Inf Much. Sholihin Lepas Kontingen Gerak Jalan

Pati- Berada dihalaman Kodim 0718/Pati hari ini Kasdim Pati Mayor Inf M. Solihin, S.Ag, M.Si melepas kontingen dari Kodim 0718/Pati yang akan bertanding dalam lomba gerak jalan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019 pada hari selasa,13/08/2019.

Lomba gerak jalan yang akan dimulai hari ini pukul 13.30 wib akan diberangkatkan start dari pusat kuliner jalan Tunggul Wulung Pati melewati rute GOR Pesantenan belok kiri, perempatan Stadion Joyo Kusumo belok kanan, lurus sampai pertigaan pentol Godi belok kanan menuju Alun-alun menyusuri Jl. Panglima Sudirman menuju SMPN 04 dan finish kembali di pusat kuliner pati yang menempuh jarak sekitar 6,5 km.
 
 
Tim Kodim 0718/Pati terbentuk dengan jumlah personel sebanyak 19 orang yang direkrut dari personel pilihan dari tiap-tiap Koramil di jajaran Kodim ini untuk memeriahkan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke -74 siang tadi sebelum dilepas oleh Kasdim 0718/Pati Mayor Inf M. Solihin, S.Ag, M.Si terlebih dahulu berdoa bersama yang dipimpin langsung oleh oaring nomer dua dijajaran Kodim Pati tersebut.
 
 
Setelah memimpin doa, Kasdim langsung memberikan pengarahan kepada kontingen yang akan diberangkatkan untuk mengikuti lomba gerak jalan.
 
Dalam sambutanya Kasdim Pati berpesan, "Kepada para anggota yang sudah mendapatkan kehormatan sebagai tim lomba gerak jalan saya ucapkan selamat bertanding, jaga kekompakan, jaga keselamatan," ucap Solihin.
 
 
"Perlu para anggota ingat, untuk perlombaan yang berkaitan dengan fisik ini jangan dianggap remeh karena setiap saat kondisi fisik kita selalu berubah, apalagi umur yang tidak muda lagi,"
 
 
"Untuk itu mari kita berdoa agar selalu diberikan keselamatan oleh Allah, semoga lancer dalam kegiatan, kalau bisa juara kenapa tidak….!!!, namun apabila kondisi tidak memungkinkan jangan sampai dipaksakan, ini adalah salah satu usaha kita untuk memotivasi generasi penerus kita agar tetap semangat," pungkas Kasdim.
 
 
Setelah memberikan pengarahan kepada kontingen yang akan bertanding, acara ditutup dengan foto bersama didepan gapura Kodim 0718/Pati untuk memberikan motivasi kepada para Atlet yang akan bertanding.
(Snpt/Pendim)

Friday, August 9, 2019

Ini Kata Kasdim 0714/Salatiga, 150 Peserta Ikuti Lomba Komsos Kreatif Tahun 2019



Komunikasi sosial sebagai salah satu bentuk methode binter dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Guna membangun pemahaman dan pengertian bersama serta melahirkan kepentingan bersama dalam rangka mewujudkan tujuan bersama. Pemanfaatan potensi wilayah yg ada sebagai media komunikasi sosial merupakan cara yg efektif komando kewilayahan dalam rangka berinteraksi dengan segenap lapisan masyarakat. Misalnya Budaya, olah raga, giat kepramukaan , giat kepemudaan, giat sosial. Semua Potensi itu di kemas sedemikian rupa dalam suatu kegiatan yg menarik, sehingga menggugah kemauan dan kesadaran untuk menciptakan suatu kondisi yang menguntungkan terutama dalam berbangsa dan bernegara segenap warga masyarakat itulah yang biasa kita sebut KOMUKASI SOSIAL KREATIF,Keberhasilan penyelenggaraan komunikasi sosial kreatif akan sangat penting artinya guna menggugah daya inovasi dan kreasi dalam rangka membangun semangat kebersamaan demi terwujudnya kesamaan visi dan misi pengabdian bagi kepentingan bangsa dan negara.

Terkait dengan hal tersebut diatas maka pada hari Jumat 9 Agustus 2019 bertempat di Makodim 0714/Salatiga jalan Diponegoro No 35 Kota Salatiga  telah dilaksanakan komunikasi sosial kreatif oleh Dandim 0714/Salatiga beserta jajaran dengan mengadakan lomba Tari Tradisional dan music antar Pemusik Jalanan Sekota Salatiga dan Kabupaten Semarang

Dalam sambutannya Kepala Staf Kodim 0714/Salatiga  Mayor Kav Burhanuddin, ST menyampaikan beberapa hal, Kegiatan Lomba Pemusik Jalanan dan Tari Kreasi Perjuangan ini merupakan program dari Komando atas yang dilaksanakan setiap tahun sekali,kegiatan ini mengambil tema "Melalui Kegitana Komsos Kreatif,kita Tingkatkan rasa cinta tanah air,Wawasan kebangsaan ,Kesadaran berbangsa dan Bernegara serta menjaga kedaulatan dan mempertahankan kedaulatan NKRI"

"Tujuan diadakannya lomba tari kreasi perjuangan dan pemusik jalanan ini agar para generasi muda dan para pemusik jalanan lebih meningkatkan kreatifitas serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni  budaya menyanyi serta tari kreasi perjuangan yang merupakan nilai luhur kepribadian bangsa dan juga melestarikan serta ikut memelihara mempertahankan kebudayaan daerah" imbuhnya.

Lomba ini bertujuan  lomba ini  bertujuan juga untuk menciptakan  generasi yang inovatif dan kreatif sehingga muncul bibit- bibit baru dalam bidang kebudayaan yg akan membawa nama baik bagi sekolah, daerah bahkan negara dalam kontes lomba seni dan budaya. Ditambahkan oleh Pasiter Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Untung Hardjanto.

Thursday, August 8, 2019

Kepedulian TNI Dengan Warga Di Perbatasan



Pos Nananoe adalah Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 408/SBH Sektor Timur yang terletak di Desa Nananoe Kec. Nanaet Dua Besi Kab. Belu, Rabu 07/08/2019.

Pada pagi ini anggota Pos Nananoe  yaitu Kopda Eko, Praka Agus dan Praka Yudi di perintahkan oleh Letda Inf Sumito selaku Komandan Pos Nananoe, untuk membantu masyarakat yang berada di Desa Nananoe yang sangat membutuhkan bantuan tenaga seperti Bapak Markus (52) tahun. Beliau sedang membuat rumah hasil bantuan dari Pemerintah.

Dengan senang hati anggota Pos Nananoe ikut berpartisipasi membantu sekaligus pendekatan terhadap masyarakat Desa Nananoe agar terjalin nya hubungan yang baik antara TNI dengan masyarakat.

Hanya tenagalah yang bisa kami beri untuk masyarakat Desa Nananoe dengan cara bergotong royong bersama masyarakat Desa Nananoe ungkap Komandan Pos Nananoe Letda Inf Sumito.

Pak Markus merasa senang dan berterima kasih sudah dibantu oleh anggota Pos Nananoe untuk membuat rumah miliknya secara gotong royong.

Komunikasi Sosial Bentuk Kedekatan Warga Perbatasan Dengan Anggota TNI


POS LOOKEU, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH. Menjalankan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL, selalu menjunjung tinggi visi dan misi   dari komando atas, salah satunya Mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat dengan membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya. Rabu(07/08/2019).

Dengan mewujudkan hubungan yang harmonis antara anggota TNI dan warga, dan menjalin Komunikasi Sosial yang baik, akan mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Selain melaksanakan tugas tugas pokok, anggota Pos Lookeu juga selalu menjaga kedekatan dengan warga binaannya, Salah satunya yang di lakukan oleh Pratu Saiful dan Prada palito, yang sedang bertamu ke rumah bapak Bruno.

Kegiatan Komunikasi Sosial seperti ini bertujuan untuk mendengarkan keluh kesah warga, Supaya warga dan TNI lebih dekat.  Hal ini di ungkapkan Komandan pos Lookeu Letda Inf Sumarno. Menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan membantu kesulitan kesulitan rakyat di seliling kita, akan menciptakan suatu hubungan emosional yang baik antara kami anggota Satgas dengan masyarakat.

Bapak Kanisius Fahuk Mauk. Kepala desa Lookeu juga mengatakan kedatangan anggota satgas dari Yonif 408/Sbh ini  sangat memberi pengaruh yang baik bagi warga sekitar. Anggota pos juga sering melakukan kegiatan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Pos Fohululik, Latih anak anak Sd inpress untuk Lomba Gerak Jalan



Pos Fohululik, Satgas Pamtas RI-RDTL yonif raider 408/Sbh, Membantu tenaga pendidik di Sd inpress, melatih siswa siswinya, untuk mengikuti Lomba gerak jalan yang diadakan Kecamatan Lamaknen Selatan. Dalam menyambut HUT RI ke 74. Rabu 07/08/2019.

Kegiatan ini Bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan siswa siswi yang mengikuti lomba,  dan ketahanan fisik mereka, Kopda Ghofur dan 3 orang rekannya melatih Siswa siswi ini sejak tanggal 1 agustus, Lomba yang rencananya akan diadakan pada tanggal 12 agustus 2019 ini, akan di adakan di halaman kantor kecamatan Lamaknen selatan, tak hanya gerak jalan saja, Para anggota pos juga mengajarkan Yel-yel dan peraturan baris-berbaris, karena termasuk dalam materi yang akan di lombakan juga.

Ibu sinta selaku kepala sekolah Sd inpress,  sangat berterima kasih kepada rekan rekan dari pos Fohululik, karena di samping tugas pokok mereka menjaga perbatasan, masih mau menyempatkan waktunya untuk membantu kami, dan melatih kan siswa siswi kami.

Danpos Fohululik serka Cahyadi mengungkapkan, di bulan kemerdekaan ini kita harus tunjukan jiwa patriot kita, dan menularkan semangat merah putih di wilayah perbatasan.

Friday, August 2, 2019

Pengurus IPPNU Kecamatan Juwana Dilantik


Pati - Babinsa Desa Dukutalit Sertu M. Syaeri mewakili Danramil 02/Juwana Kodim 0718/Pati menghadiri   Pelantikan dan  Rapat Kerja PAC IPPNU  Kecamatan Juwana tahun 2019 yang dilaksanakan di Gedung Haji Juwana.  Jumat 02/08/2019.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC NU Kabupaen Pati ( Prof.Dr. KH Yusup Hasyim ), Camat Juwana ( Drs Sugiyono), Kapolsek juwana di wakili Babinkamtibmas, Ketua Ranting NU juwana dan pengurus, Tokoh agama se Kecamatan Juwana.

Dalam sambutannya Camat Juwana drs Sugiyono mengatakan perlu di ketahui para hadirin semua bulan Agustus  ada dua sejarah penting bagi warga Pati, yaitu ulang tahun hari jadi kota Pati yang ke 696 dan HUT ke 74 RI. Untuk itu mari di bulan Agustus ini kita meriahkan semangat kemerdekaan dengan  memasang bendera merah putih di depan rumah masing masing selama satu bulan.
" Marilah kita jaga semangat kebangsaan ini dan mengisi kemerdekaan dengan hal hal yang baik , dengan mengedepankan budaya warisan leluhur kita," Ungkap Sugiyono.

Ketua PC NU Kabupaten Pati  Prof Dr.Kh. Yusup Hasyim mengungkapkan tugas kita sekarang ini  adalah mengamalkan dan memberikan pelajaran  kaedah Islam dan Pancasila serta UUD 1945 di masyarakat luas. IPNU harus mampu menunjukkan diri di lingkungan tempat tinggal unyuk menjadi contoh dan peka dalam kehidupan.
" Rela berkorban demi keutuhan bangsa dan negara Indonesia adalah yang paling pokok," Ungkapnya. (02/solpdmpati)