Monday, September 23, 2019

Ini Pesan Danramil 13/Tlogowungu Dalam Upacara Bendera

 

Tlogowungu - Guna menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme khususnya kepada para generasi penerus,  Danramil 13/Tlogowungu menyambangi SMPN 1 Tlogowungu dalam rangka pelaksanaan  Upacara  Bendera yang rutin  dilaksanakan di halaman SMPN 1 Tlogowungu.  Senin (23/9/2019)

 

 

Dalam kesempatan tersebut Danramil 13/Tlogowungu  menyampaikan arti pentingnya wawasan kebangsaan dan bela negara. Dalam kesempatan ini Danramil berharapa agar  para siswa  mempunyai jiwa nasionalisme, patriotisme dan semangat bela negara, serta mampu menjadi generasi muda yang berkepribadian Pancasila, sehingga nantinya akan mampu berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Selanjutnya Dijelaskan pula manfaat Upacara ini adalah menumbuh kembangkan sifat kepemimpinan bagi para siswa baik sebagai pemimpin upacara, pemimpin barisan dan petugas upacara lainnya. Serta menumbuhkan kecintaan terhadap lagu-lagu nasional yang dinyanyikan saat pelaksanaan upacara.

" Upacara bendera jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan rutinitas tetapi sebagai pengingat agar kita tetap menjaga rasa nasionalisme terhadapap Bangsa dan Negara kita tercinta," Ungkap Budi.

 

 

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Tlogowungu Bapak  Sutarto S.Pd, M.Si menyampaikan terimakasih atas kerjasama dengan koramil 13/Tlogowungu  untuk membentuk karakter kebangsaan bagi siswa dan mengharapkan kerjasama ini berkelanjutan.

"Kehadiran TNI di lingkungan sekolah sangat berdampak positif untuk penanaman karakter bagi siswa, meningkatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai siswa," Ungkapnya.

 

Kegiatan upacara ini diikuti oleh semua siswa serta guru SMPN 1 Tlogowungu ini berlangsung di halaman sekolahan dengan dihadiri antara lain Danramil 13/Tlogowungu Kapten Arm Budi Sulistyo, Kepala Sekolah SMPN 1 Tlogowungu Bapak Sutarto S.Pd,  M.Si, Bapak Ibu guru, Siswa/siswi SMPN 1 Tlogowungu. (13/solpdmpati)

Friday, September 20, 2019

Gandeng Perguruan Tinggi, Pemkab Pati Evaluasi Kinerja Pejabat Eselon II

Gandeng Perguruan Tinggi, Pemkab Pati Evaluasi Kinerja Pejabat Eselon II
Gandeng Perguruan Tinggi, Pemkab Pati Evaluasi Kinerja Pejabat Eselon II
KAAPNews.com - Pati,  Bupati Pati Haryanto, hari ini menghadiri penilaian kompetensi dan evaluasi kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pati tahun 2019 di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati. Jumat (20/9/2019), 

Hadir dalam acara penilaian tersebut,Wakil Bupati Pati, Sekda Pati, Kepala Bappeda Pati serta tim assesment dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Bupati Pati Haryanto dalam arahannya, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini bagi kepala OPD di Kabupaten Pati bukanlah hal yang asing lagi. Sebab, kegiatan seperti ini telah dilakukan berkali - kali. Baik tes JPT Pratama maupun uji evaluasi.

"Kalau kepala daerah itu kan diujinya setiap lima tahun sekali dan yang milih rakyat. Sedangkan kepala OPD, sama maksimal lima tahun namun melalui evaluasi dulu. Serta berdasarkan hasil assesment dan juga uji kompetensi yang telah dilakukan", ujar Bupati.

Sebanyak 14 kepala OPD mengikuti uji kompetensi tersebut. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) tahun ini bekerjasama dengan tim dari Undip Semarang.

"Ini juga berguna untuk mengetahui dimana kepala OPD bertugas, serta kinerjanya sudah tepat apa belum. Meskipun selama ini saya sudah menerima laporan - laporannya, namun ini dalam rangka mengetahui pekerjaan serta kemampuan maksimal mereka", tegasnya.

Bupati menyebut, dengan adanya kegiatan ini, pihaknya dapat mengetahui kompetensi para pejabat secara akurat. 

Uji kompetensi ini juga sudah mendapat rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). 

"Kalau di periode - periode terdahulu belum ada semacam ini, bisa langsung tunjuk. Namun sekarang berbeda, harus dimintakan rekomendasi dulu kepada KASN, serta dilaksanakan assesment. Jadi hasil dari pansel ini bagaimana", imbuhnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa jabatan tinggi pratama merupakan posisi untuk membantu tugas kepala daerah dalam merumuskan kebijakan. Oleh sebab itu harus benar - benar detail memahami.

"Kenapa, sebab kalau tidak demikian, program - program maupun visi misi dari kepala daerah tidak akan bisa tercapai", imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pansel, Sekda Pati, Suharyono menambahkan, uji kompetensi ini dilakukan selama dua hari, yaitu 20 - 21 September 2019. 

Hari pertama dengan agenda evaluasi dan assesment, sementara hari kedua dilakukan tes wawancara.

"Untuk itu, Dekan Fisip Undip yang juga selaku ketua tim assesment agar dapat memberikan arahannya kepada para peserta uji kompetensi," tutupnya. (kp/hms)

Wednesday, September 18, 2019

Desa Tawang Sebagai Kampung Percontohan Keluarga Berencana

Salatiga,Program KB yang dulu yang menjadi salah satu cara untuk mengatasi Kepadatan Penduduk Di Indonesia  sampai sekarang tetap menjadi salah satu Program utama dari pemerintah,  Program yang di Gagas oleh Presiden RI Ke 2 Bapak H.M Soeharto ini bahkan pernah mendapatkan penghargaan dari PBB karena dinilai mampu menekan laju angka pertambahan penduduk di Indonesia,bahkan sebagian negara lain juga sudah mengikuti.

Berkaitan dengan hal tersebut bertempat di Desa Tawang,Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang dilaksanakan penilaian Lomba TNI Manunggal KB kesehatan dan pencanangan Kampung KB percontohan Tingkat prov Jawa Tengah dalam rangka peringatan HUT TNI Ke – 74 dan ke – 69 Kodam IV/Diponegoro,yang di Prakarsai oleh BKKBN Provinsi Jawa Tengah,Selasa (17/09)

Tujuan pencanangan bhakti sosial KB Kesehatan adalah Salah satu upaya dari implementasi perjanjian kerjasama yang dilakukan dalam rangka penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program KKBPK, Percepatan pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional, Percepatan pencapaian kontrak Kinerja Provinsi (KKP) tentang pencapaian peserta KB Baru dan KB Aktif tahun 2019 serta peningkatan Indeks pembangunan Manusia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim penilai  Pabandya Bakti Kodam IV/Diponegoro Letkol Inf May Artyanto,

"Kegiatan ini tidak luput dari peran Babinsa yg sebagai ujung tombak dan sebagai penghubung langsung kepada masyarakat,untuk juara 1,2,3 akan mendapatkan hadiah dan akan diumumkan pada waktu Upacara HUT TNI ke – 74 dan HUT kodam IV/Diponegoro yg ke – 69" tambahnya.

Ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat desa tawang yg mana sudah didirikan kampung KB Sekar Arum di Ds. Tawang semoga kampung KB Sekar Arum yg ada di ds. Tawang bisa menjadi contoh desa desa di Kab. Semarang,Diharapkan dengan adanya program KB bisa menyejahterakan kehidupan masyarakat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedesaan, atas terselenggaranya kegiatan ini tidak luput dari peran serta muspika yg ada di wilayah Desa Tawang Kec. Susukan Kab. Semarang,Dikatakan oleh Kepala dinas DPP3 KP Kabupaten Semarang disaat memberikan sambutan.(pendim0714)

Monday, September 16, 2019

Babinsa Kirim Air Bersih Untuk Warga Binaan


KAB.SEMARANG-Babinsa desa Kandangan Koramil 13/Bawen Kodim 0714/Salatiga Sertu Heri R mengirimkan bantuan air bersih kepada warga binaannya di dusun Deres desa Kandangan kecamatan Bawen kabupaten Semarang,Sabtu(14/09/2019)


Letak geografis desa Kandangan yang berada diantara perbukitan kecil tandus membuat sulitnya mendapatkan mata air bersih yang lancar pada musim kemarau.Hal ini mendapat perhatian khusus dari Babinsa desa tersebut yaitu Sertu Heri R untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat binaannya dengan mengirimkan bantuan air bersih.


Kali ini dusun Deres yang menjadi perhatian Sertu Heri R untuk segera dikirim air bersih karena kebetulan akses jalan besar yang bisa di lewati mobil sebagai penghubung dengan dusun lain di desa Kandangan belum ada sehingga saat bantuan air bersih dari pemerintah datang sedikit kesulitan untuk membagi ke dusun deres karena dusun-dusun yang lainnya terhubung sehingga lebih mudah untuk mendapatkan bantuan.
Dengan membawa 2(dua) truk tangki air Sertu Heri R berharap bisa dibagi merata ditempat penampungan air yang sudah dipersiapkan oleh warga,karena pada pengiriman sebelumnya Sertu Heri membawa satu tangki tapi masih belum bisa memadai untuk keperluan warga.


Sertu Heri berharap bantuan air bersih ini bisa bermanfaat bagi warga dusun Deres,sekaligus beliau mengucapkan terima kasih kepada semua relawan dan BPBD kabupaten Semarang yang sudah ikut membantu mengirim air bersih untuk warga desa Kandangan pada umumnya.


Bapak Ismui selaku kepala dusun Deres mengucapkan terima kasih kepada Babinsa desa Kandangan Koramil 13 Bawen Sertu Heri R yang sudah ikut memberikan bantuan air bersih di dusunnya.Beliau sangat berharap kedepannya agar pemerintah kabupaten maupun pusat bisa ikut menyelesaikan masalah kekeringan di dusun Deres yang terjadi pada setiap musim kemarau.

Friday, September 13, 2019

Babinsa Kandangan Berikan Solusi Pada Petani



KAB.SEMARANG-Babinsa Koramil Bawen Sertu Heri R bantu bapak Rohmadi dalam merawat tanaman jagung yang di tumpangsari dengan mentimun di dusun Pancoran,desa Kandangan,kecamatan Bawen,kabupaten Semarang,Jum'at(13/09/2019)


Sulitnya air irigasi di musim kemarau ini membuat Sertu Heri R sebagai Babinsa desa Kandangan mengarahkan para petani melewati kelompok tani di masing-masing dusun untuk lebih memberdayakan penanaman jagung dengan tumpangsari mentimun atau menanam kedelai sebagai sumber pendapatan petani sambil menunggu musim penghujan datang untuk kembali bercocok tanam padi.
Seperti yang sudah dilaksanakan oleh bapak Rohmadi dusun Pancoran.
Dengan didampingi oleh bapak Mawardi selaku ketua gapoktan(gabungan kelompok tani),Sertu Heri R sangat rajin mendampingi dan membantu bapak Rohmadi dalam pengerjaan lahan sampai dengan perawatannya.


Perawatan tanaman tumpangsari harus dengan teliti,dari mulai penyiraman tanaman,pemupukan,penyemprotan obat,hingga penyiangan untuk membersihkan rumput-rumput disekitar tanaman.
Dari rumput dan daun-daun jagung yang disiangi bisa sebagai pakan ternak lembu bapak Rohmadi yang kebetulan letak kandangnya tidak jauh dari area lahan miliknya.


Bapak Rohmadi menyampaikan terima kasih kepada Sertu Heri R selaku Babinsa desa Kandangan yang banyak meluangkan waktu dinasnya untuk membantu dan mendampingi petani di desa Kandangan,sehingga mampu memberikan semangat kepada para petani ditengah-tengah sulitnya air irigasi di musim kemarau ini.

Monday, September 9, 2019

Buka Lomba Pioneering Saka Wira Kartika, Ini Kata Dandim 0714/Salatiga



SALATIGA – Pioneering merupakan satu kemampuan mendasar dan penting yang harus dimiliki oleh setiap anggota Pramuka. Pioneering melatih setiap anggota Pramuka menjadi orang yang tekun, ulet dan sabar dalam membuat pioneering tersebut. Demi tujuan tersebut Gugus Depan Gerakan Pramuka Saka Wirakartika mengadakan Lomba Pioneering bagi siswa SMP/MTs/SMA/SMK/MA se Kota Salalatiga dan sekitarnya pada hari Minggu (08/09) di halaman Kodim 0714 Salatiga.

Lomba Pioneering edisi tahun ini mempertandingkan pembuatan Gubuk (rumah kecil yang biasa digunakan beristirahat di sawah atau ladang pedesaan) dengan bahan dasar tongkat Pramuka dan tali pramuka yang disusun sedemikian rupa sehingga bias berfungsi untuk berteduh atau beristirahat dalam perkemahan, , hal ini selain menuntut kemampuan dasar pioneering itu seniri juga menuntut kreatifitas dan penghitungan yang matang untuk bisa menghasilkan Gubuk yang kuat, dan mampu berfungsi sebaik mungkin sebagai tempat istirahat..

Dalam lomba yang diikuti oleh sekitar 300 siswa yang berasal dari 43 sekolah SMP/MTs/SMA/SMK/MA se Kota Salatiga an sekitarnya ini dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letnan Kolonel Inf Prayoga Erawan berlangsung meriah dan dalam suasana keakraban diantara peserta.
Dalam amanatnya Dandim menyampaikan Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk ikut mengembangkan kemampuan dibidang Pramuka yang telah dilatihkan dipangkalan masing-masing untuk bisa menjadi ajang intropeksi diri sampai sejauh mana kemamapuan yang telah dikuasai, dan sebagai pemacu semangat berlatih yang lebih baik lagi. Latihan yang dilakukan akan sangat berguna sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari kelak.
"Lomba Pioneering yang merupakan agenda tahunan dengan memperebutkan Piala Dandim 0714/Slg ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Saka Wirakartika Pangkalan Kodim 0714 Salatiga, merupakan agenda rutin tahunan yang pada kesempatan kali ini adalah edisi lomba yang ke-4". Kata Ibrahim Anton S selaku ketua panitia kegiatan.

Sedangkan pemenang lomba Pioneering ini aalah sebagai berikut: Kategori SMP/Mts Putra :1. Mts N Salatiga, 2. SMP N 9 Salatiga, 3. SMP N 9 Salatiga, harapan 1. Mts N Salatiga, harapan 2. SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga, harapan 3. SMP Islam Al Azhar Salatiga. Kategori SMP/MTs Putri 1. SMP N 9 Salatiga, 2 MTs N Salatiga, 3. SMP Negeri 9 Salatiga, harapan 1. SMP Pangudi Luhur Salatiga, harapan 2. SMPN 3 Ambarawa, Harapan 3. SMPN 1 Salatiga. Kategori SMA/SMK/MA Putra :1. MAN Salatiga, 2. MAN Salatiga, 3. SMA N 1 Salatiga, harapan 1. SMK N 2 Salatiga, harapan 2. SMK Saraswati Salatiga, harapan 3. SMK PGRI 3  Salatiga. Kategori SMA/SMK/MA Putri 1. MAN Salatiga, 2 MAN Salatiga, 3. SMA N 1 Tengaran, harapan 1. SMA N 2 Salatiga, harapan 2. SMA N 3 Salatiga, Harapan 3. SMA N 3 Salatiga. Penyerahan Piala Dandim 0714 dan uang pembinaan dilakukan oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Untung Harjanto didampingi M. Turis Niagawan, SH selaku Pamong Saka Wirakartika di halaman Kodim 0714 Salatiga. Juara Umum SMP/MTs adalah MTs N Salatiga, sedangkan untuk SMA/SMK/MA adalah MAN Salatiga.

Friday, September 6, 2019

Tanah Berlumpur Jadi Ajang Komsos Babinsa



KAB.SEMARANG-Babinsa Koramil 13 Bawen bantu petani dalam pengolahan lahan pertanian di dusun Pancuran desa Kandangan kecamatan Bawen kabupaten Semarang,Jum'at (06/09/2019)


Ditengah musim kemarau ini desa Kandangan mengalami kekeringan sehingga lahan pertanian tidak bisa ditanami padi kecuali hanya sebagian dari dusun Pancoran yang masih bisa ditanami.Seperti lahan bapak Suradi yang sedang dalam masa pengolahan.Dalam pengolahan lahan seluas 0,5 ha miliknya bapak Suradi dibantu pendampingan oleh Babinsa desa Kandangan  Sertu Heri R.


Sertu Heri R ikut turun langsung ke sawah menyingsingkan celana dinasnya untuk ikut memperbaiki pematang sawah bapak Suradi yang sebagian mulai rusak ditambal sulam kembali dengan lumpur menggunakan cangkul.
Sekitar pukul 10.30 wib karena panas terik mulai terasa,Sertu Heri R dan bapak Suradi menghentikan pekerjaannya.Mereka berdua beranjak ke tempat teduh untuk beristirahat sambil menyalakan rokoknya berbincang-bincang banyak tentang masalah pertanian,kadang disela dengan canda tawa serta gurauan yang membuat mereka semakin akrab.
Setelah puas dengan saling tukar pikiran perihal pertanian,Sertu Heri R meminta ijin pamit untuk melaksanakan kegiatan dinas yang lain karena kebetulan hari Jum'at yang pendek karena harus segera melaksanakan ibadah sholat Jum'at.


Bapak Suradi sangat berterima kasih kepada Sertu Heri R yang aktif membantunya dalam pertanian.Kalau saja tidak pas mau melaksanakan ibadah sholat Jum'at,bapak Suradi masih mau melanjutkan bincang-bincang dengan Sertu Heri R ke rumahnya yang kebetulan tidak jauh dari lahan pertaniannya.

Tuesday, September 3, 2019

Balongmulyo, Desa Dimana Pantai Balongan Seribu Cemara Berada

 

Rembang, Balongmulyo adalah suatu desa yang berada di pesisi pantai utara, tepatnya di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Jawa Tengah.  Dulu hanya warga sekitar Kecamatan Kragan yang mengenal daerah ini sebagai sentra gerabah untuk tempat ikan kering. Desa yang berjarak sekitar 30 km arah timur dari kota Rembang. Berada di jalur pantura desa ini sangat mudah ditemukan. Minggu 25/8/2019.

 

 

Adalah Bapak Dhari  Kepala Desa Balongmulyo beserta warga yang mempunyai ide bagaimana caranya untuk meningkatkan perekonomian  warga dan mengenalkan Desa Balongmulyo kepada masyarakat luas. Akhirnya diawal tahun 2010 mulailah warga tergerak untuk menanam cemara di sekitar pantai Desa Balongmulyo. Pantai yang dulunya kotor dan kumuh disulap menjadi pantai wisata yang elok dengan rindangnya cemara dan gazebo yang berdiri.

Sejak itulah Desa Balongmulyo menjadi daerah wisata pantai Balongan, pantai dengan diambilkan dimana pantai iti berada yaitu di Desa Balongmulyo.

 

Saat ini pengunjung pantai Balongan sudah merambah tidak hanya di seputar Rembang, bahkan ada yang dari Pati, Kudus Semarang maupun Tuban. Dengan keasrian dan kenyamanan sebagai konsepnya, pantai ini menawarkan kesejukan yang biasanya panas, akan tetapi pantai balongan ini terasa sejuk dan nyaman dengan semilir pantai serta rindangnya pohon cemara dan berbagai fasilitas lainnya.

 

 

Dalam memeriahkan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun inipun warga Balongmulyo mengadakan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di  pantai balongan ini. Salah satunya adalah kirab budaya yang mengambil start dan finish di pantai balongan. Kirab yang diikuti warga Balongmulyo ini menambah semaraknya kegiatan yang ada di pantai balongan. Selain kirab kegiatan lainnya adalah lomba antar RT untuk kebersihan lingkungan serta semaraknya kegiatan 17an ini serta diadakannya senam bersama di pantai balongan yang diadakan pengelola tiap jumat pagi.

 

 

Kepala Desa Balongmulyo Dhari mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam menyemarakkan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

" Kami mengadakan kegiatan ini untuk mengingatkan kembali masyarakat atas kemerdekaan yang telah kita capai, kegiatan kita pusatkan di pantai balongan dikarenakan dulu pantai ini menjadi tempat pendaratan tentara jepang pada waktu perang kemerdekaan," Ungkapnya.

 

 

Sekarang pantai balongan ini sudah tertata rapi dan siap menerima kunjungan wisatawan darimanapun untuk melihat sekedar beristirahat maupun menikmati suasana pantai dengan ratusan cemara dan puluhan gazebo yang disediakan oleh pengelola. Satu lagi yang tidak bisa dilewatkan di pantai ini, yaitu rujak petis yang bikin lidah bergoyang sambil menikmati suasana pantai yang asri dan nyaman. (sol)