Tuesday, June 30, 2020
Buka Program TMMD di desa Asempapan Trangkil, ini yang disampaikan Bupati bersama Dandim Pati
Friday, June 26, 2020
78 orang Pedagang dan pengunjung pasar Kuniran Batangan mengikuti rapid test,
Bersama Kajari, Dandim Salatiga Musnahkan Barang Bukti
Salatiga - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambarawa, Suhardjono mengatakan tren kejahatan penyalahgunaan narkoba dan psikotropika di Kabupaten Semarang tergolong tinggi.
Hal itu dibuktikan banyaknya barang bukti kejahatan narkoba dan obat-obatan terlarang saat dilakukan pemusnahan di halaman Kejari Ambarawa, Desa Ngampin,Kabupaten Semarang , Kamis (25/06).
Bupati Semarang dr. H. Mundjirin, ES,Sp OG,Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayoga Erawan,Kajari Kab. Semarang Suhardjono, SH,Kepala PN Kab. Semarang diwakili Wasis,Sekretaris Dinkes Kab. Semarang dr. Dedy Darmadi, Sekdin Kominfo Kab. Semarang Akexsander Gunawan Tri Biyanto, SS,TP, MM,Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Constantieh Baba, S.IK,M.H,serta Danramil 09/Ambarawa Kapten Inf Romdhoni menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut.
Barang bukti tersebut antara lain jenis narkotika, sabu, ganja, tembakau gorilla, pil ekstasi, uang palsu (upal), senjata api jenis airsoftgun, serta handphone (HP).
Kajari Kabupaten Semarang Suharjono SH menyampaikan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang sitaan dari berbagai kasus tindak pidana. Pemusnahan barang bukti ini merupakan tugas penuntasan perkara dengan eksekusi. Ini merupakan rangkaian terakhir dari penanganan perkara yaitu pemusnahan barang bukti. Dalam eksekusi barang bukti ini dilakukan beberapa cara," katanya.
"Pemusnahan barang bukti di Kejari ini dilakukan dengan beberapa cara, antara lain dengan diblender, dibakar, dirusak maupun dihancurkan. Yang diblender adalah jenis narkotika yang selanjutnya dipendam atau dikubur dalam tanah.Untuk yang dibakar adalah jenis uang palsu (upal) maupun bukti tertulis lainnya, serta yang dirusak berupa senjata api jenis air shoftgun maupun handphone (HP) yang merupakan barang bukti kasus narkoba," jelas Suharjono
Sementara itu, Bupati Semarang dr H Mundjirin ES SpOG menyatakan, bahwa dengan dimusnahkan barang bukti hasil kejahatan ini menandakan bahwa kasusnya telah selesai diproses secara hukum. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi (khususnya) terkait dengan masalah narkoba. Pasalnya, narkoba ini boleh dikatakan dapat mematikan bagi yang memakainya.
"Marilah kita semua menjauhi narkoba, karena sampai sekarang ini kita semua masih melakukan perang terhadap narkoba. Ingat, bahwa narkoba itu lebih mudah mematikan," kata H Mundjirin.
Usai pemusnahan, dilakukan penadatanganan berita acara yang dilakukan Bupati Semarang dr H Mundjirin ES SpOG, Kajari Suharjono SH, Ketua Pengadilan Negeri (PN) diwakili oleh Wasis Priyanto SH MH, Kapolres Semarang diwakili Kasat Reskrim AKP Rifeld Constantien Baba SIK MH, Dandim 0714 Salatiga Letkol Inf Prayogha Erawan, dan Sekretaris Dinas Kesehatan dr Dady Dharmadi.
.(pendim0714)
Thursday, June 25, 2020
Saka Wira Kartika Kodim Pati adakan kegiatan bakti sosial bagikan shampo dan handsanitizer
Wednesday, June 24, 2020
Pembinaan Teritorial, Kodim Pati gelar Komsos bersama Toga,Tomas dan Toda
Sebagai Salah Satu Motivator KB, Babinsa Selalu Hadir Dalam Kegiatan Posyandu
Salatiga - Guna mewujudkan suksesnya program balita sehat dan keluarga berencana (KB) di wilayah binaan. Babinsa Krandon Lora ,Koramil 08/Suruh Sertu Sarinho bekerjasama dan pendampingan Posyandu di rumah Kadus Gondang desa Krandon Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang,Rabu (24/06)
Serka Sarinho mengatakan, kegiatan pelayanan Posyandu dilakukan untuk mengetahui perkembangan baik berat badan maupun kesehatan balita serta ibu setiap bulannya yang dicatat oleh petugas puskesmas dan kader Posyandu.
"Kegiatan ini bagian dari upaya terciptanya pemeliharaan kesehatan disetiap warga masyarakat, yang dilakukan pihak dinas kesehatan dalam hal ini Puskesmas sebagai tempat pelayanan bagi warga yang ada," terangnya.
Menurutnya, dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu kami selalu berupaya untuk memberikan pendampingan kepada para kader Posyandu yang ada di wilayah binaan.
Sementara itu Hariani Bidan Desa Krandon Lor mengatakan,babinsa sebagai salah satu Motivator KB di Wilayah senantiasa keberadaannya dalam pendampingan kegiatan Posyandu ini benar benar dibutuhkan.
"Salut dengan TNI khususnya Babinsa yang tanpa canggung berada ditengah ibu ibu ikut memberikan sosialisasi tentang pentingnya kesehatan Balita dan Ibu Hamil serta memberikan masukan tentang pentingnya mengikuti program KB dari pemerintah demi kesejahteraan Keluarga"Pungkasnya
Dandim Pati lepas dua Prajurit BKO di Kodam XVII/Cendrawasih
Tuesday, June 23, 2020
Perkuat soliditas antara TNI dan aparat pemerintah, Kodim Pati adakan kegiatan Komsos
Rutin setiap selasa dan kamis, Prajurit Kodim Pati laksanakan aerobik
Kepala Desa Poncoruso Ajak Babhinkamtibmas Dan Babinsa Kerja Bhakti
Bersamaan program pemerintah untuk New Normal ditanggapi dengan sigap oleh kepala desa Poncoruso dengan melakukan pembenahan di wilayah tanggung jawabnya.Salah satunya dengan membangun gedung penyimpanan gamelan yang selama ini digunakan sebagai sarana kesenian kuda lumping di dusun Srumbung Gunung.Kegiatan kali ini difokuskan dalam pengurukan tanah pondasi gedung yang juga dipelopori dan dibantu oleh ketua Rw 01 Srumbung Gunung bapak Yasin yang mampu menggerakkan warga kurang lebih 100 kepala keluarga.
Dengan banyaknya warga yang bekerja bhakti membuat pengerjaan pengurukan tanah ini bisa terselesaikan dengan cepat.Sinergitas tiga pilar antara Kepala desa,Babhinkamtibmas,Babinsa,serta pemerintahan desa dan masyarakat desa Poncoruso sangat terjalin baik sehingga banyak membantu program pemerintah pusat utamanya menuju New Normal setelah sekian waktu terkendala karena pandemi Covid-19.
Tentunya semua ini tidak terlepas tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti yang sudah dicanangkan sebelumnya oleh Kepala desa Poncoruso didampingi Babhinkamtibmas dan Babinsa.
Disela-sela pelaksanaan kerja bhakti bapak Ali Turkhamun selaku Kepala dusun Srumbung Gunung mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan gedung penyimpanan gamelan.Beliau berharap agar sinergitas tiga pilar antara Pemerintahan desa Poncoruso,Babhinkamtibmas,Babinsa,beserta masyarakat semakin terjalin baik dalam membantu percepatan pembangunan juga mendukung Kamtibmas di wilayah desa Poncoruso
Sunday, June 21, 2020
Rangkul perguruan Pencak Silat Cempaka Putih,Kodim Pati gelar acara Komsos kreatif
Thursday, June 18, 2020
Kodim Pati raih nilai tertinggi dalam latihan Posko I Ta.2020, Ini yang disampaikan Kasrem 073
Manfaatkan Lahan, Koramil Budidayakan Ikan
Salatiga - Untuk mendukung serta melaksanakan Program pemerintah Koramil 10/Sumowono melaksanakan pengembangan Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya ikan. Budi daya ikan Lele dan Nila sangat mudah perawatanya sehingga cocok untuk kegiatan sampingan termasuk untuk pemanfaatan Lahan yang ada di sekitar Kantor Koramil. Anggota Koramil 10/Sumowono memanfaatkan Lahan yang ada dengan alternatif memelihara ikan di lahan Koramil 10/Sumowono, Kabupaten Semarang, Kamis (18/06)
Danramil 10/Sumowono Kapten Chb Nur Rofiq disaat ditemui Penerangan Kodim 0714/Salatiga mengatakan,mencoba mengembangkan budidaya ikan dengan tujuan utk membekali Babinsa dalam rangka pembinaan wilayah, Danramil berharap budi daya ikan dilahan Koramil adalah utk menambah ilmu secara Pribadi bagi Babinsa sehingga akan menambah moril bagi Babinsa saat berkunjung di wilayah binaannya.
"Dengan memiliki tambahan ilmu diharapkan babinsa bisa menjadi pelopor di wilayah binaan dalam ketahanan pangan pada budi daya ikan yang kebetulan di Sumowono banyak sumber air sehingga bisa di manfaatkan untuk budidaya ikan"tuturnya.
Danramil menyiapkan 3 buah kolam dengan ukuran masing2 8 X 15 meter,baru satu kolam yg sudah diisi ikan Nila sebanyak 450 ikan dan rencana 2 kolam lainnya akan diisi dengan ikan lele.
"Kedepan nya Kami akan berkoordinasi dg PPL dinas Pertanian dan Perikasnan utk memberikan penyuluhan kepada anggota Koramil sehingga secara ilmu tentang Perikanan bisa mereka dapatkan,sehingga dapat di Implementasikan baik di wilayah binaan atau bahkan untuk dibudidayakan di halaman rumah,sehingga kebutuhan pangan bergizi bagi keluarga bisa didapat secara gratis"pungkas Kapten Nur Rofiq.
(m@s/Pendim0714)




























