Monday, August 31, 2020

Sambut Prajurit yang baru pulang tugas dari Papua dan lepas anggota MPP, Dandim Pati pimpin acara Corps Raport




Kota,KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati menggelar acara Corps Raport tiga anggotanya yang akan melaksanakan Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan acara penyambutan satu orang Prajurit Kodim 0718/Pati yang telah kembali dari penugasan sebagai aparat teritorial BKO di Kodam XVII/Cendrawasih.

Acara yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi ilham Zamani,SE, M.I.Pol tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Kodim 0718/Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag,M.Si beserta seluruh Perwira dan perwakilan anggota tiap Koramil dijajaran Kodim Pati, Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Dim 0718 Ny.Iing Adi Ilham Zamani beserta ketua ranting dan pengurus persit.Senin,(31/08/2020)

Dalam sambutan yang disampaikan pagi tadi, Dandim Pati menyampaikan terima kasih kepada Prajurit dan PNS yang akan melaksanakan MPP atas dedikasi serta pengabdian selama ini di Kodim 0718/Pati. "Saya ucapkan terima kasih kepada Peltu Nata Bati Tuud korami 07/Wedarijaksa, Sertu Sabar Supriyanto anggota pok Tuud dan PNS Djaelani Turyan Pokpim Koramil 18/Winong atas dedikasi serta pengabdian selama berdinas di Kodim 0718/Pati," Ujar Dandim

"Pengalaman yang diperoleh selama pengabdian kepada Bangsa dan Negara melalui dinas kemiliteran bisa menjadi bekal selama nanti pensiun sehingga nantinya bisa bergabung kembali ke masyarakat. Dan hari ini juga kita menyambut kedatangan satu rekan kita Serma Bagus Nanang Novianto Babinsa Koramil 10/Dukuhseti yang telah kembali dari tugas BKO di Kodam XVII/Cendrawasih yang tergabung dalam satgas Apter gelombang I,"

Dandim juga menambahkan bahwa masih ada prajurit Kodim Pati yang tergabung dalam satgas Apter II dan III yang sampai sekarang masih berada di daerah penugasan di Papua. "Tugas merupakan kehormatan bagi prajurit. Penugasan ini akan terus berlanjut dan nanti siapa saja yang ditunjuk, laksanakan dengan penuh tanggung jawab"Tegasnya.(KN.Snpt/Pendim)

Sunday, August 30, 2020

Sisir sejumlah fasum dan pusat kuliner, Prajurit Kodim Pati bersama Polres Pati himbau penerapan Prokes




Kota, KAAPNEWS.COM-Prajurit Kodim 0718/Pati bersama Polres Pati terus melaksanakan Patroli guna memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari di era adaptasi kebiasaan baru.

Kegiatan patroli yang dipimpin oleh Kasatlantas Polres Pati AKP Sarwoko, SH diawali apel gabungan dihalaman Mapolres Pati pada pukul 21.30 wib akan melaksanakan patroli dengan rute wilayah didalam kota Pati dengan sasaran tempat keramaian, Warung kopi dan tempat-tempat kuliner diantaranya adalah stadion Joyokusumo, Pasar puri, pertigaan yaik, alun-alun Pati dan warung Komsos dihalaman gedung Juang Pati.Sabtu, (29/08/2020).

Sebanyak satu regu anggota Tim siaga Kodim Pati yang bergabung dengan personel Polres Pati dalam kesempatan tersebut melaksanakan  patroli secara humanis dengan cara memberikan himbauan serta  mengingatkan kepada masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker dan masih  berkumpul/berkerumun sehingga sangat beresiko dalam penyebaran virus Corona.

Menurut penuturan Kapten Inf Munawar Perwira Seksi Operasi Kodim 0718/Pati, Kegiatan patroli yang dilaksanakan sabtu malam ini merupakan sinergitas antara Kodim Pati dan Polres Pati, dan ini merupakan implementasi dari Inpres nomor 06 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian Covid-19 demi kebaikan bersama.

"Selain kegiatan bersama ini, Kodim Pati setiap malam juga telah melaksanakan patroli serta pendisiplinan masyarakat difasum seperti alun-alun Pati dan di lokasi pusat kuliner warung Komsos gedung juang Pati,"Ujar Kapten Munawar.

"Ini merupakan upaya yang harus kita dukung bersama karena kita ketahui bahwa pasien  Covid-19 diwilayah Kabupaten Pati semakin meningkat sehingga perlu digencarkan kegiatan seperti ini, mengingat disiplin masyarakat kita yang masih rendah untuk penerapan protokol kesehatan"Sambungnya.(KN.Snpt.pendim)

Saturday, August 29, 2020

Dalam arahannya ketua Persit Korem 073 berharap Persit bisa mendukung tugas suami




Kota, KAAPNEWS.COM- Kunjungan Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, SIP yang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073 PD IV/Dip Ny.  Dyah Ari Yulianto ke Kodim 0718/Pati disambut Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE,. M.Ipol beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Kodim Pati. Jumat (28/8/2020).

Kunjungan Danrem 073/Mkt yang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073 adalah dalam rangka safari kunjungan Danrem di Kodim jajaran Korem 073/Mkt.

Dalam kesempatan tersebut  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073 Ny. Dyah Ari Yulianto didamping Ketua Persit Kartika Chandra Kirana  Cabang XXXIX Ny. Iing Ilham Zamani meninjau hasil ketrampilan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX serta memberikan pengarahan yang berlangsung di aula Suluh Bakti Makodim 0718/Pati.

Dalam pengarahannya Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073 mengatakan bahwa anggota Persit harus tetap menjaga kesehatan diri beserta keluarga dengan selalu aktif memberikan dukungan kepada suami dalam melaksanakan tugas sehari hari. Selain itu Persit juga harus berpenampilan menarik  dan tetap menjaga kebugaran diri.
"Jaga kesehatan diri, mendukung tugas suami dan  keluarga adalah tugas utama, akan tetapi jangan melupakan penampilan diri. Selalu berolah raga serta berpikir positif sehingga penampilan diri akan terus terjaga," Ungkap Dyah.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 073 juga berpesan dalam pandemi Covid-19 ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan jaga jarak. (KN.snpt)

Anggota ORLOK PATI sumbangkan darah dihari jadinya ke -36



Kota, KAAPNEWS.COM-ORARI lokal Pati di hari ulang tahunya ke 36 kali ini menggelar kegiatan Donor darah di markas ORARI lokal Pati jl Kamandowo no 7 ,Pati kidul Sabtu 29/8/2020.

Mengusung Tema "Semua bergerak,Semua Terlibat" kali ini mengandung makna yang sangat dalam di masa Pandemi Covid-19 yg sampai saat ini masih melanda di beberapa daerah di kabupaten Pati.

Dengan semangat Tema Semua Bergerak,semua terlibat di harapkan seluruh komponen anggota ORLOK Pati dapat mengedepankan soliditas dan solidaritas antar anggota ORLOK Pati,Sehingga menuju kepada sebuah pengabdian kepada Bangsa dan Negara Republik indonesia yang di kemas dalam Satu Tekad "Aku bangga melayani Indonesia"

Ali Parsudi sebagai ketua ORLOK Pati yang beranggotakan 170 orang, mengadakan kegiatan Donor darah  yang ke sekian kalinya dalam rangka HUT Orlok Pati,untuk kegiatan kali ini di ikuti setidaknya lebih dari 40 orang pendonor di Markas Orari Lokal Kabupaten Pati.(KN. Ipl)

Kasdim Pati: Walaupun terdiri dari berbagai organisasi, namun tetap dalam satu wadah KBT




Kota, KAAPNEWS.COM - Kodim Pati dalam menjalin komunikasi sosial dengan Keluarga Besar TNI (KBT) hari ini mengadakan kegiatan dengan Komunikasi Sosial dengan tema " Aksi Nyata Bela Negara Keluarga Besar TNI ( KBT) Di Era Kekinian" berlangsung di aula Suluh Bakti Kodim 0718/Pati. Sabtu (29/8/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag,. M.Si,. Ketua Cabang PPM Sunarto, SH,.  Ketua FKPPI PC 11.18 Endah Sri Wahyuningati, Ketua DPC Hipakad Dirgahayu,  anggota PPM, FKPPI dan Hipakad lebih kurang 50 orang.

Dalam kesempatan tersebut Kasdim mengatakan kegiatan ini sebagai sarana komunikasi dan ajang silaturahmi antara TNI dan Keluarga Besar TNI (KBT). Silaturahmi ini juga untuk menjaga agar KBT yang terdiri berbagai organisasi tetap solid dan kompak.

"Walau berbagai organisasi tetapi tetap satu, walau berbagai ragam baju dan identitas tetap satu KBT karena dengan satu tekad meneruskan perjuangan orang tua, karena memang KBT berasal dari keluarga besar TNI," Ungkap Kasdim.

Dalam kegiatan tersebut Kasdim juga memberikan sosialisasi dari  Kementerian Pertahanan  tentang  Keberadaan Komcad ( Komponen Cadangan ) yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).

Komponen Cadangan adalah Sumber Daya Nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama.Secara eksplisit Komcad diatur dalam Pasal 28 UU PSDN. Komcad terdiri atas warga negara, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Buatan, dan Sarana dan Prasarana Nasional.

Warga negara yang menjadi komponen cadangan merupakan pengabdian dalam usaha pertahanan negara yang bersifat sukarela. Calon Komcad harus mengikuti seleksi administrasi dan kompetensi. Setelah dinyatakan lulus dalam seleksi, calon Komcad wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama tiga bulan di bawah tanggung jawab menteri.

Dalam kesempatan tersebut Kasdim juga berharap agar KBT ikut dalam Komponen Cadangan tersebut, selain sebagai sarana Bela Negara juga agar TNI dan KBT selalu terjalin komunikasi diantara keduanya. (KN.m@s.snpt.pendim)

Friday, August 28, 2020

Kunker Danrem 073/Mkt di Kodim Pati disambut pengalungan bunga oleh Dandim Pati




Kota,KAAPNEWS.COM - Safari Kunjungan Kerja Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, SIP beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 073/Mkt Ny. Dyah Ari Yulianto tiba pukul 11.20 wib disambut Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani,SE.,M.I.Pol bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Dim 0718/Pati Ny.Iing Adi Ilham Zamani dan segenap perwira di Markas Kodim Pati. Jumat,(28/08/2020).

Dalam rangkaian kunker orang nomor satu dijajaran Korem 073/Makutarama tersebut didampingi oleh Kasiter Korem 073/Makutarama Letnan Kolonel Inf Drs. Arif Isnawan serta Dandenpom IV/3 Letkol (K) Cpm Aswing Tapahing selepas kunker dari Kodim 0719/Jepara.

Dalam arahan yang disampaikan kepada para perwira dan 65 orang perwakilan prajurit, Kolonel Ari membuka perkenalan sebagai pejabat Darem 073/Mkt yang baru, "Kunjungan sudah saya rencanakan dan ternyata tidak mudah karena banyaknya kegiatan yang harus saya hadiri, kunjungan ini tidak semata -mata pengecekan dan evaluasi namun juga sebagai respek saya terhadap pengabdian para anggota selama ini,"ujarnya.

Danrem juga menekankan tentang pengamanan personil dari berbagai permasalahan, "Amankan diri masing-masing dan keluargamu, yang paling penting dalam situasi pandemi Covid-19 sekarang agar menerapkan protokol kesehatan yang ketat,"

"Kita semua harus selalu ingat bahwa jati diri kita adalah sebagai prajurit, kita sudah diberikan pangkat, jabatan, saya harapkan selalu melaksanakan tugas dengan baik.  Hidup itu bukan hanya untuk dirimu dan keluargamu sendiri, namun kalian harus melakukan yang terbaik kepada masyarakat,".Tegas Danrem.

Sebelum memberikan arahan kepada para prajurit Kodim 0718/Pati, Danrem 073 menyempatkan diri menunaikan shalat jumat di masjid agung Baitunnur Pati bersama rombongan dan pada sore harinya bersilahturahmi bersama Bupati Pati yang diterima langsung oleh H.Haryanto, SH,M.M, M.Si di pendopo Kabupaten Pati dan safari kunjungan kerja  diwilayah kabupaten Pati ditutup dengan mengunjungi Markas Kipan C Yonif 410/Alugoro. (KN.Snpt/Pendim)

Wednesday, August 26, 2020

Babinsa Barukan Menjadi Pelopor Dalam Membantu Warga Yang Kurang Mampu

Salatiga - Seorang warga Desa Barukan An Darwono (67) hidup sebatangkara menempati rumah sederhana tidak layak huni, ditepian dekat jalan Tol (Jembatan layang Salatiga - Suruh) untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dia mengandalkan hasil mengumpulkan barang barang bekas/plastik dijual, hasil penjualan tiap harinya tidak menentu, karena bantuan dan kepedulian dari semua pihak masih belum mencukupi.


Tergerak dengan kondisi salah seorang warga nya,Babinsa Barukan Koramil 06/Tengaran Serka Edi Ferdinandus bersama Batikomsos Pelda Ali Fikri menyambangi serta memberikan bantuan langsung sembako  di rumah Darwono warga Dusun Karanglo Rt 14 Rw 02 Desa Barukan Kecamatan Tengaran kabupaten Semarang. Selasa (25/08)

Babinsa Barukan mengatakan bahwa dirinya memang sudah lama memantau kondisi dari Darwono yang merupakan salah satu warga binaannya dengan kondisi memang memprihatinkan, sebatang kara menempati rumah atau mungkin bisa dibilang gubug dengan dibuat seadanya dan sangat tidak layak huni.

"Meskipun dengan kondisi seperti itu Saudara Darwono tidak pernah berhenti berusaha atau bekerja untuk mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, bahkan untuk meminta minta saja beliau tidak mau, orangnya tidak gampang menerima bantuan dari orang lain, hal itu yang membuat saya salut dan tergerak untuk berbuat sesuatu" ujarnya

Danramil 06/Tengaran Lettu Inf Supardi mengatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian seorang Babinsa kepada warga binaannya.

" Bantuan yang diberikan tidak seberapa tetapi hal itu membuktikan bahwa seorang Anggota TNI atau dalam hal ini Babinsa menjalankan salah satu butir dari 8 Wajib TNI "Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya".pungkasnya

"Semoga apa yang dilakukan oleh Babinsa Barukan ini bisa menjadi pelopor bagi warga ataupun pemerintah terkait untuk memberikan bantuan kepada saudara Darwono"pesan Danramil.(Pendim0714)

Tuesday, August 25, 2020

Kasdam IV/Diponegoro Tinjau Kondisi Enceng Gondok Di Rawa Pening

Salatiga - Keindahan Danau Alam Rawa Pening serta Legenda Rakyat nya sudah sangat dikenal, bukan hanya di wilayah Jawa Tengah tetapi juga di seluruh penjuru Nusantara, legenda Rawa Pening juga sudah dibuat film animasi atau bahkan buku buku cerita bagi anak anak, tetapi dibalik keindahan tersebut ada hal yang menjadi PR bagi pemerintah daerah khususnya Pemkab Semarang.

Enceng gondok yang merupakan tanaman gulma yang tumbuh hampir diseluruh permukaan rawa dan apabila tidak di tangani ataupun dibersihkan secara terus menerus  tentunya akan merusak ekosistem yang ada di Rawa Pening tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjend TNI Widi Prasetijono didampingi oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P melaksanakan peninjauan dispossal dalam rangka persiapan pembersihan enceng gondok di danau Rawa Pening Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Senin (24/08)

Peninjauan dispossal di Desa Rawasari dan Desa Kesongo Kecamatan  Tuntang guna menanggulangi gangguan eceng gondok di Rawa Pening, yang selama ini sedang diatasi oleh Pemerintah dibantu pula pihak TNI. Setidaknya butuh 4 tahun untuk menghilangkan gulma yang menutup 800 hektar permukaan danau tersebut.

Tahun 2002 tercatat luas danau Rawa Pening yaitu 2.670 hektar, namun tahun 2015 sudah menyempit menjadi 1.850 hektar karena karamba dan 800 hektar eceng gondok. Kualitas air dan fungsinya pun mengalami penurunan.

Proses pembersihannya, dalam satu tahun diperkirakan bisa membersihkan 200 hektar sudah termasuk perhitungan pertumbuhan eceng gondok yang cepat. Sehingga untuk 800 hektar, estimasi waktu yang dibutuhkan sekitar  4 tahun.(Pendim0714)

Saturday, August 22, 2020

Wadahi kreatifitas seniman, Kodim Pati adakan kegiatan Komunikasi sosial bersama Komunitas Theater




Kota, KAAPNEWS.COM-Komunikasi Sosial Kreatif Kodim 0718/Pati TA 2020 dengan tema Membentuk SDM Kreatif, Inovatif Dan Adaptif berlangsung di aula Suluh Bhakti Makodim 0718/Pati. Sabtu (22/8/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0718/Pati yang diwakili Pasiter Kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto, Sanggar Theater AS STAIP (Beni), Sanggar Theater ATAP (Devi), Sanggar Tondonegoro (Tantin) dengan peserta kurang lebih 50 orang.
Dalam kesempatan tersebut Pasiter mengatakan kegiatan komsos kreatif yang diselenggarakan oleh Staf Ter Kodim 0718/Pati ini bertujuan memupuk tali persaudaraan antar anggota sanggar seni sehingga terjalin komunikasi yang erat. Kegiatan ini dimaksudkan pula untuk membentuk SDM yang kreatif dibawah naungan Kodim 0718/Pati sebagai komponen bangsa dan seni budaya bangsa. Untuk itulah Kodim Pati mewadahi berbagai sanggar seni untuk tetap eksis.
" Komunikasi Sosial Kreatif kali ini diadakan dalam pandemi Covid-19 sehingga pemberlakuan protokoler kesehatan yang ketat. Dengan komunikasi ini diharapkan pegiat seni terutama pemuda pemudi untuk memupuk semangat kebersamaan dalam kebaikan,"Ungkap Kusmiyanto.

Sementara itu Tantin selaku koordinator Sanggar Tondonegoro menyatakan kegiatan ini sangat mendukung bagi para pegiat seni di Pati. Tidak hanya kali ini saja kami bekerjasama dengan Kodim 0718/Pati, banyak kegiatan yang telah kita lakukan bersama dalam mengembangkan seni di daerah Pati. Dalam seni banyak sekali kreatifitas dan pendidikan yang bermanfaat, salah satunya jangan malu karena kegiatan seni ini suatu hal yang positif.
"Komunikasi Sosial Kreatif ini juga sebagai ajang penerus bagi pegiat seni muda mudi untuk tampil dan tetap eksis. Ketulusan hati sangat penting untuk mengembangkan kesenian sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa," Ungkap Tantin.

Dikarenakan pandemi Covid-19 ini pentas seni agak tersendat, kali inipun dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dengan tetap menggunakan masker dan jaga jarak. Dalam komunikasi sosial kreatif kali ini Sanggar Theater AS STAIP Pati menampilkan kreasi dengan judul " Theatrikalisasi Kemerdekaan ", sedangkan Sanggar Theater ATAP dengan judul "Gosip". Dengan diadakannya Komunikasi Sosial Kreatif ini diharapkan pegiat seni akan tatap kreatif dalam mengembangkan bakatnya sehingga dapat menjunjung nama Kabupaten Pati di kancah yang lebih tinggi.

Wednesday, August 19, 2020

Dandim Salatiga Dampingi Aslog Kodam IV/Diponegoro Tinjau Rawa Pening

Salatiga - Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung. Selain dikenal dengan nama eceng gondok, di beberapa daerah di Indonesia, eceng gondok mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di Lam dikenal dengan nama Ringgak, di Dayak dikenal dengan nama Ilung-ilung, di Manado dikenal dengan nama Tumpe.

Eceng gondok pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friederich Philip Von Mortius, seorang ahli Botani berkebangsaan Jerman pada tahun 1824 ketika sedang melakukan ekspedisi di sungai Amazon Brazil. Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Eceng gondok dengan mudah menyebar melalui saluran air ke badan air lainnya.

Eceng gondok tumbuh di kolam-kolam dangkal, tanah basah dan rawa, aliran air yang lambat, danau, tempat penampungan air dan sungai. Tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan perubahan yang ekstrem dari ketinggian air, arus air, dan perubahan ketersediaan nutrien, pH, temperatur dan racun-racun dalam air

Seperti Danau Alam Rawa Pening yang berada di kecamatan Banyubiru kabupaten Semarang,permukaannya senantiasa hampir tertutup oleh tanaman Gulma tersebut,maka dari itu Pemerintah kabupaten Semarang bekerjasama dengan Kodim 0714/Salatiga senantiasa berusaha untuk mengurangi tanaman yang dapat dijadikan aneka macam kerajinan tangan tersebut.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P bersama Aslog Dam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amin Taufik Meninjau dan Mengecek lokasi rencana pengerjaan pembersihan enceng gondok di Bukit Cinta (Rawa Pening)kecamatan Banyubiru kabupaten Semarang,Selasa (18/08)

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Aster kasdam IV/Dip ( Kol Inf Suhartono),Kasrem 073/Mkt ( Letkol Czi Hendro) Kazidam IV (Letkol CZi Joko rahmanto),Kasi surdata TOP dam IV/Dip( Mayor Ctp Suherzam),Kasi opsrem 073/Mkt ( Mayor Inf Hermawan adi),Danyon Zipur 4/TK (Mayor Czi Noris agus Rinanto),Wadanyon Zipur 4/Tk ( Mayor Czi Paulus Cesario Windarto),Ka Denkesyah 04 04 03 Salatiga diwakili ( Mayor Ckm dr Abdul gani ),Danramil 13/Bawen (Kapten Arm Utomo),Pasiter Dim 0714/Sltg (Kapten Inf Sofyan Amirudin),Danramil 05/ tuntang Kapten Arh Widarto)
Danramil 12/ Banyubiru ( kapten inf kodir),Danramil 09/ Ambarawa ( Kapten Inf Romdoni Fitriadi),Wakil kepala BBWS pemali juana ( Heru)

Dikatakan oleh Dandim bahwa kegiatan ini untuk Mengecek dan memantau Sejauh mana pengerjaan pembersihan enceng gondok yang ada di rawa pening yang nantinya akan dilaksanakan serta  pelaksanaan kegiatan pembersihan dari berbagai sektor meliputi jembatan biru asinan bawen bukit cinta banyubiru, bejalen ambarawa dan kesongo tuntang.

"Selain itu juga perlu Peninjauan titik koordinat pelaksanaan pengerukan yang dilakukan oleh pihak TNI,Menentukan titik koordinat dan data untuk menentukan mana pengerjaan BBWS dan TNI sehingga pada saat proses pengerjaannya benar benar tepat sasaran dan hasilnya juga maksimal"pungkasnya.

Dalam pembersihan Enceng Gondok nantinya akan dilaksanakan oleh anggota TNI dari Korem 073/Makutaram,Kodim 0714/Salatiga,Yon Zipur 4/Tanpa Kwandya,Instansi terkait serta warga masyarakat.(Pendim0714)

Tuesday, August 18, 2020

Antisipasi keterlibatan anggotanya, Kodim Pati sosialisasikan bahaya Narkoba





Kota, KAAPNEWS.COM-Bahaya Narkoba (Narkotika dan obat-obatan) dapat menimbulkan dampak yang luar biasa merusak sendi kehidupan serta kesehatan bagi penggunanya, apalagi dikaitkan dengan peredaran yang melibatkan jaringan yang sangat luas sehingga dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).

Untuk mencegah serta menangkal bahaya narkoba, pada Triwulan III tahun anggaran 2020 Kodim 0718/Pati kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan pengedaran gelap narkoba di intern satuan kodim 0718/Pati. Selasa,(18/08/2020)

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pagi tadi bertempat di aula Suluh Bakti Kodim Pati tersebut menghadirkan perwakilan dari setiap Koramil diseluruh jajaran Kodim Pati sebanyak 100 orang yang akan dibagi menjadi dua gelombang yakni hari ini selasa (18/08) dan hari rabu (19/08) sekaligus pengambilan sampel urine bagi para peserta yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut Lettu Inf Suwoyo Perwira seksi Intelijen Kodim 0718/Pati menyampaikan kepada peserta tentang jenis-jenis Narkotika serta bahaya yang dapat ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang bagi para pengguna terlebih bagi pecandu narkoba. "Bahaya narkoba bagi kehidupan kita yang dapat ditimbulkan memang sangat luar biasa merusak apalagi kita sebagai anggota TNI yang notabene sebagai aparat negara harus memberikan contoh bagi masyarakat, ini sifatnya sangat mutlak kita harus bebas dari narkoba,"

"Bukan hanya dari hukum perundang-undangan saja namun dari semua hukum agama juga sudah jelas bahwa yang namanya narkoba itu hukumnya haram dan dari komando atas memberikan penekanan kepada seluruh anggota agar menjauhi dan jangan sampai ada yang terlibat dengan jaringan pengedar narkoba,"kata Suwoyo.

Lettu Suwoyo juga menjelaskan tentang adanya sanksi yang berat bagi anggota TNI khususnya apabila ditemukan adanya pemakai apalagi yang terlibat sebagai pengedar. "Pemakai saja bisa dipecat apalagi yang terlibat dalam mengedarkan narkoba pasti akan lebih berat lagi, bahkan hukuman berat kurungan seumur hidup sampai dengan hukuman mati dilihat dari sejauh mana keterlibatannya,"Tegasnya.(KN.Snpt/Pendim)

Monday, August 17, 2020

Inilah bentuk kepedulian Kodim bersama Polres Pati kepada tenaga kesehatan





Kota, KAAPNEWS.COM- Komandan kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi ilham Zamani, SE, M.I.POL bersama Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat, SIK memimpin kegiatan Bakti Sosial yang bertajuk "TNI-POLRI Peduli Kepada Tenaga Kesehatan" di empat Rumah sakit besar di Kabupaten Pati.

Ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan sosial yang dilakukan jajaran Kodim Pati dan kali ini bersama Polres Pati dalam rangka memperingati HUT ke-75 Republik Indonesia setelah hari jumat (14/08) kemarin mengadakan pembagian 1000 masker dan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Pati dengan mengenakan pakaian ala pejuang kemerdekaan.

Kegiatan serupa juga masih berlanjut, dan Kali ini giliran orang nomor satu di jajaran Kodim dan Polres Pati tersebut memberikan perhatian kepada khususnya tenaga kesehatan dengan memberikan donasi berupa 500 botol madu kepada para pejuang garda terdepan yang berperang melawan covid-19 tersebut dengan perincian : RSU. Soewondo sebanyak 150 botol, RS. KSH Pati 150 botol, RS. Mitra Bangsa 100 botol dan RS. Fastabiqh 100 botol.Senin(17/08/2020).

Guna efektivitas waktu, dalam kegiatan tersebut dibagi menjadi dua. Rombangan  satu dipimpin oleh Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adhi Ilham Zamani SE M.i.Pol bersama Kapolres Pati  AKBP Arie Prasetya Syafaat, SIK menyambangi RSU Soewondo Pati dan RS. KSH Pati sedangkan rombongan dua dipimpin oleh Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Moch. Sholihin S, Ag,M.Si bersama Waka Polres Pati Kompol I Wayan Tudy S. menyambangi RS. Mitra Bangsa dan RS. Fastabiqh Pati yang langsung diterima oleh Pimpinan serta Manajemen empat rumah sakit tersebut.

Menurut penuturan Dandim Pati saat ditemui di RS. KSH Pati, kegiatan sosial peduli kepada tenaga kesehatan yang dilaksanakan bersamaan dengan momentum Hari Kemerdekaan ini adalah untuk memberikan semangat kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang selama pandemi covid-19 berlangsung agar tetap semangat dalam menjalankan tugasnya,"Kita memberikan bingkisan bentuk madu dalam kemasan botol untuk tenaga kesehatan di empat Rumah Sakit diwilayah Kabupaten Pati, tujuannya ini sebagai bentuk kepedulian TNI dan Polri kepada tenaga kesehatan yang saat ini menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19,"Kata Letkol Adi.

Dandim juga berharap untuk warga masyarakat khususnya Kabupaten Pati agar tetap disiplin selalu menggunakan masker dan menerapkan Protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 dan memperingan tugas para tenaga medis,"Himbauan untuk menerapkan protokol kesehatan telah kita sampaikan secara terus menerus oleh TNI dan POLRI, kita berharap masyarakat dapat benar-benar menerapkan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker, dengan begitu kita harapkan jumlah yang terpapar covid di Kabupaten Pati ini menurun sehingga menjadi zona hijau atau terbebas dari Covid,"Imbuhnya.

Sementara itu Direktur RS. Keluarga Sehat Pati dr. Kelvin Kurniawan, M.Kes saat ditemui media mengatakan,"Kami ucapkan terimakasih kepada Kodim dan Polres Pati yang hari ini telah memberikan kami support berupa madu, tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh,"Ujar Kelvin.

"Namun point yang terpenting adalah memberikan semangat kepada teman-teman yang ada di garda terdepan penanggulangan Covid dan memang kami menghimbau kembali kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, karena kalau tidak didukung kerjasama masyarakat akan terus meningkat dan harapannya Pati segera menjadi zona hijau dan bisa menjalani kehidupan yang normal lagi,"Paparnya.(KN.Snpt/Pendim)

Komunitas Kendeng Lestari, Gelar Upacara HUT RI di Kedumulyo Sukolilo Pati

Komunitas Kendeng Lestari, Gelar Upacara HUT RI di Kedumulyo Sukolilo Pati

KAAPNEWS.COM - SUKOLILO,

Komunitas Kendeng Lestari memperingati HUT ke-75 Republik Indonesia dengan menyelenggarakan upcara di Kali Sat Dukuh Gendongan, Desa Kedumulyo, Sukolilo, Pati, Jateng. Senin, 17 Agustus 2020. 

Upacara kali ini mrngusung tema ‘Nyawiji Merdekake Ibu Bumi’ yang berarti ‘Bersatu memerdekakan Ibu Bumi Pertiwi’. 

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan kekecewaan para petani kepada wakil rakyat dan pemerintah atas pengesahan RUU Minerba karena dianggap hanya menguntungkan sebagian pihak serta dapat merugikan lingkungan dan masyarakat di wilayah pertambangan.

 Meskipun dilaksanakan di tengah pandemi covid 19 Upacara berlangsung dengan khidmat dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

(dok IG: @pesona_kedumulyo). 

Dandim Ikuti Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 75

patinews.com, Salatiga - Upacara pengibaran bendera merah putih dan peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan RI ke-75 di lapangan Pemkot Salatiga Jl. Letjen Sukowati  berlangsung khidmat. TNI, Polri, instansi pemerintah hingga pelajar mengikuti upacara ini, Senin (17/08)
Bertindak sebagai Inspektur upacara Walikota Salatiga H.Yulianto.SE.MM, Komandan upacara Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo,Sementara itu Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P bersama Kapolres Salatiga serta jajaran Forkopimda Salatiga mengikuti jalannya upacara tidak di tenda seperti tahun tahun sebelumnya.

Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI Ke 75 tahun ini terasa berbeda dikarenakan pelaksanaan masih di tengah kondisi pandemi Covid-19,tetapi hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dari upacara tersebut,Begitu juga dengan tim Paskibraka. Mereka melaksanakan pengibaran bendera dengan khidmat. Menggunakan seragam khas berwarna putih nampak bersemangat dengan derap langkah yang kompak dan rapi meskipun Formasi yang di tampilkan hanya kelompok pengibar saja.

Membacakan Amanat dari Gubernur Jawa tengah,Walkota Salatiga mengatakan Bapak-Ibu, di usia negara kita yang ke 75 tahun ini spirit jangan mengeluh itulah yang mesti ada di setiap dada kita. Seberat apapun kehidupan yang kita hadapi. Termasuk kondisi di tengah pandemi sebagaimana yang kita rasakan sekarang.

Inilah saatnya kita menengok sanubari untuk menakar seberapa besar kadar cinta kita terhadap Negeri. Kadar cinta itu tidak ditentukan seberapa penting posisi kita atau seberapa tenar nama kita.Kadar cinta itu diukur layaknya yang diajarkan Mbah Padmo pada orang-orang Girpasang untuk menjalani kehidupannya. Agar semua menjalankan tugasnya dengan ikhlas dan "tatag".

Kondisi ini tentunya juga bisa kita simak lewat heroisme perjuangan para pendahulu kita baik sebelum ataupun setelah kemerdekaan. Saat itu, persenjataan kita sangat sederhana dan terbatas. Namun, kita mempunyai satu senjata pamungkas, yakni tekat bulat terbebas dari penjajahan serta tekat bulat mempertahankan kemerdekaan.

Bapak-Ibu, spirit itulah yang harus kita jaga untuk menghadapi tantangan ke depan. Sekali lagi saya mengutip ungkapan Mbah Padmo, urip kui sanajan abot tetep kudu dilakoni. Ojo sambat lan ojo ngeluh. Ojo mandeg senajan dengkul wis ndhredheg. MERDEKA !, MERDEKA !, MERDEKA !, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.

Setelah rangkaian Upacara Peringatan  HUT RI Ke 75 tahun 2020 tingkat Kota Salatiga selesai kemudian dilanjutkan pembagian masker oleh Forkopimda beserta tamu undangan di pintu gerbang Pemkot Salatiga sebelah barat kepada masyarakat Kota Salatiga yang melintas di bundaran Lapangan Pancasila.(Pendim0714)

Saturday, August 15, 2020

"Pejuang"Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Berkeliling Kota Salatiga



Salatiga, Dengan belum berakhirnya Covid-19 ini semua warga masyarakat diharapkan untuk senantiasa mematuhi Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang sudah di ditetapkan oleh pemerintah,New Normal saat ini bukan berarti sudah selesai atau berakhirnya Pandemi Ini,tetapi warga masyarakat diminta untuk memulai kebiasaan yang baru untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini.

Segala cara dan upaya sudah dilakukan untuk memutus mata rantai penyebarannya,salah satunya dalah dengan melaksanakan himbauan ataupun sosialisasi langsung kepada warga masyarakat yang berada di tempat tempat keramaian,seperti pusat perbelanjaan,Pasar Tradisional ataupun tempat umum lainnya.

Seperti yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga yang melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan juga Himbauan kepada warga masyarakat Salatiga dengan cara berkonvoi menggunakan mobil Patroli dan juga mobil Jeep,ada yang menarik dalam kegiatan yang di prakarsai oleh Korem 073/Makutarama ini.

Himbauan disampaikan oleh anggota TNI dengan menggunakan pakaian Pejuang 45 lengkap dengan persenjataan yang digunakan di zaman perang kemerdekaan dulu.

Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Ary Yulianto S.I.P saat memberikan sambutan sebelum melepas kegiatan ini mengatakan Selamat datang dan Terima kasih kepada Tim Sosialisasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan seluruh peserta sekalian. 

"Kegiatan Sosialisasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan ini tidak Iain bertujuan untuk memberikan edukasi positip kepada kita semuanya serta masyarakat Salatiga untuk semakin siap memasuki era New Normal di masa Pandemi Covid-19 dan yang terpenting adalah memutus rantai penyebaran Covid-19 ini yang belum tahu pasti kapan berakhirnya" ujarnya

"Kita juga akan memperingati Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia yang kita cintai ditengah Pandemi Covid-19 ini."

"Dengan mengenakan pakaian pejuang dengan harapan kegiatan ini dapat menggugah rasa Nasionalisme yang kuat dan mengingat jasa pejuang tanah air yang dihadapkan pada kondisi ini untuk selalu bersatu padu berjuang bersama memutus rantai penyebaran Covid19 dalam memasuki New Normal"pesannya

Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Salatiga (H. Yulianto SE.MM),Kasrem 073/Makutarama (Letkol Czi Hendro Edi Busono),Dandim 0714/Salatiga (Letkol Inf Loka Jaya Sembada S.I.P),Kapolres Salatiga (AKBP Rahmad Hidayat,. S.S),Dandenpom IV/3 Salatiga (Letkol CPM (k) Asmin Tapahing),Para Kasi dan Pasi Korem 073/Makutarama.Tim Sosialisasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan serta Anggota Makorem 073/Mkt, Anggota Polres Salatiga dan Satpol PP Kota Salatiga. 

Tim sosialisasi dibagi menjadi 2 Tim dengan rute,Kelompok pertama Start Makorem 073/Mkt - Jln. Diponegoro - Bundaran Ramayana-Belok kanan Jln. Jend Sudirman - belok kanan Jln Sukowati arah Pancasila - keliling Lapangan pancasila, Jln Brigjen Sudiarto arah pasar Sapi - perempatan Pasar Sapi belok kiri Jln Ahmad Yani - Jl. Seneru- Jl Kesambi, Jl Pemotongan, Jl Moh Yamin, Jl Diponegoro, Finish Makorem 073/Mkt

Sedangkan Tim 2 melewati rute Start Makorem 073/Mkt - Jln. Diponegoro - Bundaran Ramayana - Jln Pemuda - Jln Buksuling Pasar Blawuran - Jln Jendral Sudirman - Jln Sukarno Hatta - Pertigaan ABC, Jl Sukarno Hatta, terminal Tingkir, Jl KH Mawardi /Jalur Solo Semarang, pasar kebangsari, balik kanan menuju finish Makorem 073/Mkt.(Pendim0714)

Inilah Kontribusi KKN-T IPB kepada masyarakat desa Purworejo ditengah Pandemi




Margoyoso KAAPNEWS.COM -Sebanyak tujuh mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University yang berlokasi di Desa Purworejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati melakukan sosialisasi kepada Kader Kesehatan tentang pemanfaatan  pekarangan rumah untuk program kerja 3T (Taman,Tanam,Toga) yang berlangsung di balaidesa Purworejo,Kamis (13/8/2020) .

Dalam masa Pandemi Covid-19 sekarang ini ,Tim dari mahasiswa dalam melaksanaan kegiatan ini tak luput dari prosedur protokol kesehatan yang sudah menjadi aturan dari pemkab Pati,Sejumlah Mahasiswa memberikan materi mengenai pemanfaatan lahan pekarangan rumah beserta produk-produk yang dapat dihasilkan sebagai bentuk pencegahan Covid-19.

Dalam Sosialisasinya Sabrina mengatakan "Dengan tema kegiatan KKN-T IPB tahun ini yang berfokus pada pemanfaatan sumberdaya wilayah dan pemberdayaan masyarakat,selain itu juga  kegiatan sosialisasi atau kita kenal dengan lokakarya  ini sekalian mempublikasikan minuman seduh  dan hand sanitizer  dengan  berbahan  Organik yang sudah kami buat"ucapnya

Hal Senada juga di katakan Retno ayu dan Rihab Stafian saat kami temui usai acara" tentang Pemanfaatan lahan pekarangan melalui penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) atau apotek hidup, dan produk unggulan kami program KKN-T IPB domisili Pati berupa simplisia atau minuman seduh dari hasil TOGA yang dikeringkan, Akhir kegiatan Sosialisasi dengan testimoni produk simplisia yang berlabel Jamuku,dan alhamdulillah gak nyangka dapat respon positif dan meriah dari hadirin"tutur mereka yang saat ini di fakultas kehutanan dan lingkungan hidup IPB

Ketua KKN-T IPB University Desa Purworejo, Muhammad Faris Nazal mengatakan "Pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilakukan sebagai bentuk pencegahan Covid-19 secara mandiri dalam lingkup keluarga. Produk-produk yang telah dipaparkan menjadi bukti bahwa pertanian subsisten dengan pengolahan hasil pekarangan memberikan manfaat yang menjanjikan dalam upaya menjaga kesehatan selama pandemi"pungkasnya.(KN.ipl)