Tuesday, October 27, 2020

TNI Siap Membantu Penaggulangan Bencana Di Wilayah

Salatiga - Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.SIP menghadiri Apel Kesiapsiagaan kesiapsiagaan bencana dalam rangka Penanggulangan bencana secara terpadu yang di laksanakan di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga.  Selasa (27/10)

Apel yang digelar  dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat S.S,. selain dihadiri oleh  Dandim 0714 Salatiga, Wakil Walikota Salatiga Muh Haris, Wadandenpom IV/3 Salatiga juga diikuti oleh  Instansi terkait . Apel Kesiapsiagaan bencana tersebut dilakukan untuk mengecek persiapan personel TNI, Polri serta pihak terkait lainnya dalam menghadapi cuaca ekstrim, angin puting beliung, banjir serta kebakaran hutan dan lahan.

"Apel siaga ini digelar untuk mengecek sejauh mana kesiapan personel maupun peralatan dalam menghadapi bencana alam yang bisa saja terjadi kapanpun, kita juga mengajak pihak swasta untuk bersiap dalam menghadapi semua kondisi yang ada", ujar Kapolres Salatiga dalam sambutannya

Dikatakan Kapolres , Pemerintah Salatiga bersama TNI, Polri dan Instansi lainnya berupaya meringankan beban masyarakat yang terkena musibah dengan melakukan persiapan sebelum bencana tersebut benar-benar terjadi. Musim hujan seperti saat ini dan mendekati musim kemarau yang akan datang,

"TNI,Polri,Satpol PP,Damkar dan seluruh elemen pemerintah kota salatiga siap untuk digerakkan untuk memberikan bantuan,pertolongan,evakuasi dan memberikan posko bagi yang terkena bencana"ujarnya

Sementara itu, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Lokajaya Sembada.SIP. ketika di hubungi Pendim Salatiga  menambahkan, bahwa setiap menghadapi perubahan cuaca, pihaknya sudah menyiapkan personel serta melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana alam di wilayah Salatiga termasuk melaksanakan operasi bantuan kepada Pemda dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayahnya.

"Personel TNI juga siaga bencana termasuk seluruh Koramil jajaran Kodim 0714/Salatiga, harapan TNI dengan Kemanunggalannya dengan Rakyat, bisa meringankan dan mengantisipasi terjadi bencana alam, kita juga siap melaksanakan operasi bantuan dalam penanggulangan bencan alam, termasuk ada beberapa peralatan yang bisa digunakan juga siap diterjunkan. Babinsa juga dilibatkan mensosialisasikan agar masyarakat petani sawah yang sudah panen agar jeraminya tidak dibakar, namun diolah menjadi pupuk", kata Letkol Inf Loka Jaya Sembada.

Apel gabungan tersebut diikuti personel dari 1 Sst Denpom IV/3 Salatiga,1 Sst Kodim 0714/ Salatiga,1 Sst Polres Salatiga,1 Sst Dishub Kota Salatiga,1 Sat pol PP Kota Salatiga serta 1 Sst Damkar Kota Salatiga.(pendim0714)

Kodim Pati adakan sosialisasi P4GN dilanjutkan pemeriksaan sampel urine 50 prajurit




KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati mengadakan Sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) serta test urine acak pada Triwulan-IV Tahun Anggaran 2020 yang dilaksanakan di aula suluh bakti Makodim Pati.

Untuk mencegah keterlibatan serta membersihkan anggota Kodim 0718/Pati dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, pagi tadi dilaksanakan sosialisasi serta pengambilan dan pemeriksaan sampel urine sebanyak 50 orang prajurit dari 12 Koramil, sedangkan sampel urine dari 9 koramil yang belum diperiksa akan diambil pada bulan berikutnya.

Menurut penuturan Lettu Inf Suwoyo Perwira seksi intelejen Kodim 0718/Pati di Makodim tadi pagi selasa, 27 Oktober 2020, sosialisasi tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) serta test urine acak dilakukan oleh Kodim Pati secara berkala setiap Triwulan. "Sosialisasi ini sangatlah penting karena ini merupakan salah satu langkah pencegahan (preventif) agar meminimalisir bahkan membersihkan anggota kita dan keluarganya dari pengaruh buruk narkoba,"ujar Suwoyo.

Dalam acara sosialisasi yang diikuti oleh perwakilan prajurit dari 12 koramil dibawah jajaran Kodim Pati tersebut, Pasi Intel memaparkan materi pencegahan dan pengenalan jenis-jenis narkoba yang ada saat ini serta dampak apa saja yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan benda haram ini.

Suwoyo juga menjelaskan tentang sanksi yang diterima oleh para prajurit apabila terlibat dalam peyalahgunaan serta peredaran narkoba. "Sanksinya sangat berat apabila ada diantara prajurit yang terbukti terlibat dalam penyelahgunaan narkoba. Pemakai saja bisa dipecat apalagi sebagai pengedar, dan contohnya sudah ada,"paparnya.

"Untuk itu saya berharap setelah sosialisasi ini kita semua khususnya keluarga besar Kodim 0718/Pati tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, awas jangan main-main dengan narkoba, kasihan keluarga anak serta istri, pikirkan sebelum berbuat sesuatu,"Tegas Suwoyo.(KN.Snpt/Pendim)

Monday, October 26, 2020

Inilah tausiyah Kasdim Pati dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW




KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati  melaksanakan pengajian di mushola Al Falah Markas Kodim Pati dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1442 H/2020 M dengan tema "Tingkatkan Semangat Kepedulian Kepada Sesama Ditengah Pandemi Covid-19".Senin  (26/10/2020)

Acara pengajian yang digelar secara sederhana dan terbatas hanya untuk intern Staf makodim tersebut menampilkan penceramah dari intern Kodim Pati sendiri  yakni Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si Yang memberikan pencerahan selama kurang lebih satu jam kepada Perwira Staf, anggota militer serta  ASN Makodim Pati.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Serma Suwanto dari Koramil 03 /Tayu, Kepala Staf Kodim Pati dalam ceramahnya menyampaikan bahwa pengajian yang dilaksanakan hari ini memiliki makna sebagai peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul awal 1442 H atau tepatnya hari kamis depan tanggal 29 Oktober 2020.

Mayor Sholihin mengatakan, "Nabi Muhammad SAW sebagai nabi besar penuntun untuk kejalan yang lurus bagi seluruh umat Islam yang ada di dunia dan satu-satunya figur yang tidak tergantikan dalam sejarah sehingga mampu memberikan pengaruh di alam ini,"ungkap Kasdim.

"Karena yang muncul dari Rosullullah Muhammad adalah wahyu dari Allah SWT, budi pekerti yang agung karena lahirnya beliau sudah disambut oleh malaikat dan semua yang ada di alam ini bertasbih kepada Allah karena lahirnya Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi,"

"Nabi Muhammad terkenal dengan panggilan Al Amin yang artinya terpercaya terlahir sebagai anak yatim," terang Kasdim. Mayor Sholihin juga menceritakan tentang sejarah dan kisah hidup nabi Muhammad dari masa kecil hingga dewasa dan diangkat sebagai nabi.

Diahir pengajian Kasdim berpesan, "Intisari memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah Supaya mengenal lebih dekat dan mempertebal kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,"Terangnya. Menurutnya bahwa tanda-tanda cinta dapat dilihat dari kesungguhan kita untuk mengenal yaitu mempelajari dari sejarah dan apa saja yang ditinggalkan Nabi untuk umatnya.

"Intisari berikutnya adalah untuk dapat mencontoh serta  meneladani ahlak mulia nabi Muhammad SAW. Paling tidak dengan menerapkan empat sifat nabi Muhammad yakni : Shidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah sehingga kita bersemangat dalam menjalankan dan mensiarkan ajaran agama Islam terutama adalah dengan menjalankan syariat agama Islam terutama shalat 5 waktu, puasa dan semua kebaikan yang diajarkan dalam agama Islam,"Pungkas Kasdim.(KN.Snpt/Pendim)

Sunday, October 25, 2020

Pasi Ter Kodim Pati berpesan agar jangan mudah menuduh orang berpaham radikal




KAAPNEWS.COM-Pembinaan Teritorial merupakan tugas yang harus diemban oleh satuan Teritorial seperti Kodim 0178/Pati sebagai penyiapan untuk kepentingan pertahanan Negara.

Salah satu kegiatan tersebut adalah berupa Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial dengan peserta para mitra karib Kodim 0718/Pati yang tersebar diseluruh wilayah binaan Kodim 0718/Pati.

Pada periode semester dua tahun anggaran 2020, Kodim Pati kembali melaksanakan pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial yang digelar di balai desa Wedarijaksa Kecamatan Wedarijaksa.Minggu,(25/10/2020)

Sebagai pengisi materi dalam kegiatan tersebut adalah Kapten Inf Kusmiyanto Perwira Seksi Teritorial Kodim 0718 Pati. Hadir pula Danramil 07/Wedarijaksa yang diwakili oleh Bati Tuud Peltu Tri Wahyu Kartika, Kepala Desa Wedarijaksa, dan sejumlah tamu undangan sebanyak 30 orang dari perwakilan masing-masing desa se Kecamatan Wedarijaksa.

Dalam materi yang disampaikan Kapten Inf Kusmiyanto yaitu terkait dengan Wawasan Kebangsaan, adalah merupakan cara pandang tentang diri kita dan lingkungannya dengan  mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Kita semua harus selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang berpotensi dapat mengancam keutuhan NKRI,"Ujarnya.

Dia juga membangkitkan semangat serta jiwa patriotik para peserta yang hadir dengan memaparkan kembali sejarah bangsa Indonesia sejak abad ke- 7 hingga masa kemerdekaan serta tentang kekuatan militer yang dimiliki.

Menurutnya kekuatan militer disiapkan bukan semata-mata untuk berperang. "Kekuatan Militer yang kuat bukan dipersiapkan untuk perang, akan tetapi untuk mencegah terjadinya perang, karena diplomatik tidak akan berjalan efektif tanpa adanya hard power," terangnya.

"Kekuatan terbesar kita adalah rakyat. Oleh karena itu, TNI selalu bersama rakyat, dan manunggal dengan rakyat, demi mewujudkan keamanan dan keutuhan NKRI," sambung Kusmiyanto.

Radikalisme juga disinggung oleh Pasiter "Kelompok Radikal merupakan kelompok yang sudah kembang kempis, tetapi mereka ingin merubah kondisi bangsa dengan berbagai cara agar keberadaannya diakui pemerintah," jelasnya.

Dia menghimbau agar masyarakat tidak dengan mudah menuduh seseorang berpaham radikal. Hal itu akan dapat berdampak kurang baik dalam kehidupan bermasyarakat.(KN.snpt.pendim)

Saturday, October 24, 2020

Perkokoh kecintaan kepada bangsa dan negara, Kodim Pati gencar berikan materi wasbang




KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati kembali menggencarkan kegiatan untuk memperkokoh kecintaan kepada Bangsa dan Negara khususnya dikalangan anak muda generasi penerus Bangsa yang dilaksanakan hari ini di aula SMK NU desa Pegandan kecamatan Margorejo.

Kali ini Perwira Seksi teritorial kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto memberikan materi tentang Wawasan Kebangsaan dalam rangka MAPABA RAYA (Masa Penerimaan Anggota Baru) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo STAI Pati dengan mengusung tema "Melahirkan Anggota Yang Adaptif Dalam Menghadapi Tantangan Zaman".Sabtu, (24/10/2020).

Dalam materi yang disampaikan oleh Pasiter Kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto didepan panitia dan para peserta sekitar 40 orang tersebut, pemateri memberikan tentang Wawasan Kebangsaan yang mengulas seputar  tantangan Internal antara lain Kultur hukum masyarakat, kesadaran aparat pelaksana dan penegak hukum, serta Kultur dan etika politik dalam penyelenggaraan pemerintahan negara belum memadai untuk mengimplementasikan nilai-nilai dasar Pancasila dalam berbagai kebijakan negara sehingga dapat melemahkan rasa persatuan dan kesatuan (nasionalisme), patriotisme dan jati diri bangsa, serta kepribadian nasional yang bersumber dari nilai-nilai dasar Pancasila di kalangan generasi muda, masyarakat, dan aparatur penyelenggara pemerintahan/negara.

Menurut Kapten Kusmiyanto, Melemahnya nilai-nilai kerukunan dan gotong-royong, kohesivitas sosial, serta berkembangnya sikap intoleran didalam masyarakat dapat membahayakan integrasi bangsa dalam wadah NKRI dan Potensi berkembangnya regulasi-regulasi dan kebijakan-kebijakan didaerah yang menggunakan paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai dasar Pancasila dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, yang menggerus nilai-nilai nasionalisme (prinsip persatuan & kesatuan bangsa).

"Sedangkan Tantangan secara Eksternal antara lain, masuknya paham radikalisme dan fundamentalisme yang menggunakan atribut agama dalam kehidupan masyarakat. Paham ini juga mengembangkan doktrin/ajaran kepada para pengikutnya diberbagai negara untuk membentuk negara transnasional,"Terangnya.

Pemateri juga menjelaskan bahwa paham seperti ini tidak saja mengancam kedudukan Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara akan tetapi juga mengancam kedaulatan wilayah Negara, Pengaruh globalisasi dan berkembangnya dampak negatif teknologi informasi yang menembus sekat dan batas teritorial negara, serta mengancam kedaulatan Negara dan Pengaruh paham neo-liberalisme, kapitalisme dan bentuk-bentuk imperialism ekonomi baru dari negara-negara asing yang memiliki kepentingan ekonomi dan ingin mengeksploitasi dan menguras kekayaan sumber daya alam Indonesia.

"Permasalahan-permasalahan kebangsaan tersebut, yang saat ini dihadapi Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi informasi berupa masuknya paham-paham radikal ke Indonesia yang membawa fanatisme sempit dan intoleransi dan berujung pada separatism dan terorisme yang tidak sesuai dengan identitas nasional bangsa Indonesia yang berdasar Pancasila,"Sambung Kusmiyanto.

Diahir materi dia mengingatkan bahwa Peran dan tanggungjawab untuk mengatasi masalah kebangsaan bukanlah tanggungjawab segelintir orang saja melainkan tanggungjawab seluruh komponen/lapisan masyarakat.

"Salah satu bentuk masalah kebangsaan ialah Radikalisme. Radikalisme ini tidak semata hanya dipandang sebagai tindakan kriminal dan aksi teror saja terhadap aturan hukum yang diberlakukan Negara, tetapi juga harus dilihat sebagai bentuk gerakan terencana dan sistematis untuk mendekonstruksi Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara, serta ancaman terhadap kedaulatan Negara adalah menjadi tanggungjawab Negara,"Tegasnya.(KN.Snpt/Pendim)

Friday, October 23, 2020

Hari santri di Kabupaten Pati diperingati secara sederhana dengan acara apel dan ziarah di TMP




KAAPNEWS.COM - Bertempat di depan halaman Makam Pahlawan Giri Dharma Desa Puri Kecamatan Pati, Kabupaten Pati  telah dilaksanakan kegiatan Apel Hari Santri Nasional Ke 5 diwilayah Kabupaten Pati Tahun 2020 dengan tema " Santri Sehat Indonesia Kuat  ". Kamis (22/10/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Pati  H. Haryanto SH,. MM,. M.Si, Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE., M.I.Pol, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafa'at, S.I. K, Kajari Kab. Pati  Darmukit, SH,.MH, Wakil Ketua II DPRD Kab. Pati  Hardi,  Sekertaris Daerah Ir. Suhariyono, MM, Ketua FKUB Kab. Pati Ahmad Khoiron, Pengurus MUI Pati  Ahmad Sidad,  Pengurus harian PC NU KH Abdul Rohman dan peserta lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pati membacakan sambutan Menteri Agama pada Upacara Bendera Peringatan Haei Santri. Kiita patut bersyukur bahwa kalangan santri memiliki hari yang teramat istimewa, dimana tanggal 22 Oktober telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri.
Tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Dalam kesempatan ini Bupati mengajak segenap santri untuk mensosialisasikan protokol kesehatan yang telah dicanangkan.
"Santri diharapkan sebagai pelopor dalam menghadapi pandemi yang telah terjadi, dengan memberikan sosialisasi diantaranya mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Peran serta santri ini diharapkan akan lebih mengena di masyarakat," Ungkap Bupati.

Tidak dipungkiri pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan dampak pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk mencegah penyebaran. Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai dan pimpinan pesantren. karena mereka tetap akan mengutamakan keselamatan santrinya dibanding lainnya.

Selesai melaksanakan apel Bupati beserta peserta apel melanjutkan dengan berziarah di Makam Gus Muhammad Hasyim yang berada di komplek Makam  Pahlawan Giri Dharma Pati. (KN.m@s.pendim)

Thursday, October 22, 2020

Babinsa Koramil Bawen Bagikan Masker Kepada Anak-Anak

Salatiga - Babinsa Desa Poncoruso Koramil 13/ Bawen Sertu Heri R membagikan masker kepada warga binaannya yang kebetulan lupa memakai masker saat berpapasan dengannya di Ds. Poncoruso Kec. Bawen Kab. Semarang,Kamis (22/10/2020)

Kegiatan Koramil 13/ Bawen Kodim 0714/ Salatiga pada hari kamis seperti biasanya setelah seluruh anggota melaksanakan apel pagi di kantor Koramil selanjutnya seluruh Babinsa monitor dan menyambangi wilayah binaan masing-masing.
Hal ini tak disia-siakan oleh Sertu Heri R untuk melaksanakan komunikasi sosial dengan warga binaannya agar terjadi hubungan yang harmonis dengan cara membagikan masker bagi warganya untuk menghindari berkembangnya wabah Covid-19.

Saat melewati jalan dusun Poncoruso secara tak sengaja Sertu Heri R berpapasan dengan Wulan dan Sari (9 th) yang tengah asyik bermain sepeda ontel.
Sambil bercanda Sertu Heri R menghentikan laju sepeda kedua anak kecil tersebut karena keduanya tak memakai masker. Dengan sabar Sertu Heri memberikan himbauan dan edukasi agar keduanya rajin memakai masker saat berada diluar rumah sambil membagikan masker yang dibawanya dari kantor Koramil.
"Adik kalau bermain diluar rumah pake masker biar terhindar dari virus corona,". Ungkap Heri dengan rasa kebapakan.

Wulan dan Sari nampak memperhatikan pesan-pesan moral yang ringan tapi mudah dipahami dari Sertu Heri R tentang protokol Covid-19 serta himbauan untuk rajin menjaga kesehatan dimasa pandemi ini sekaligus mereka mengucapkan terima kasih karena sudah diberi masker secara cuma-cuma. (Yud/m@s)

Wednesday, October 21, 2020

Tanpa Upacara ,Dandim Salatiga Tutup TMMD Sengkuyung Tahap III Di Wilayah Kota Salatiga Dan Kabupaten Semarang.

Salatiga - Tanpa Upacara dan Kegiatan Ceremonial seperti biasa dikarenakan masih dalam masa Pandemi Covid-19 Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.SIP menandatangani dan menyerahkan hasil pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2020 Kodim 0714/Salatiga yang dilaksanakan di 2 wilyah yaitu Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang. Senin (21/10)

Untuk pelaksanaan Penanda tanganan dan penyerahan hasil pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di wilayah kota Salatiga dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Salatiga H.Yulianto.SE.MM yang ikut dihadiri oleh Kasrem 073/Makutarama,Kapolres Salatiga,Pasiter Kodim 0714/Salatiga serta Jajaran Forkopimda Salatiga.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung di kota Salatiga yang dilaksanakan di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo ini telah menyelesaikan sasaran fisik berupa pengecoran jalan dan Betonisasi.untuk pengecoran jalan penghubung sendiri telah rampung 100% dengan hasil panjang 214 m lebar 3 m tebal 20 cm.untuk betonisasi panjang 75 m lebar 2 m tebal 15 cm.

Selain sasaran Fisik,Sasara non fisik berupa penyuluhan yang bekerja sama dengan instansi terkait pun sudah terlaksana dengan baik dan lancar serta dapat diterima oleh masyarakat Kauman Kidul khususnya.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Semarang Dandim menandatangani dan menyerahkan hasil kerja TMMD Sengkuyung Tahap III kepada Bupati Semarang Dr Mundjirin.Es.Sp.Og yang dilaksanakan di Balai Desa Terban Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Semarang,perwakilan BAPERMASDES kabupaten Semarang serta Pasiter Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Sofyan Amiruddin.

Pekerjaan Betonisasi jalan penghubung sepanjang 1000 Meter dan rehab Mushala yang berlokasi di Dusun Sengrong Desa Terban Kecamatan Pabelan kabupaten Semarang juga telah diselesaikan tuntas oleh anggota Koramil 02/Pabelan bersama warga selama 1 bulan.

Dandim 0714/Salatiga mengatakan TMMD ini merupakan program dari TNI yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk  mempercepat pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan kesehatan masyarakat saja tetapi TMMD ini telah berperan dalam mempererat kemanunggalan TNI rakyat dan menumbuh sikap sifat gotong royong sebagai jati diri bangsa.

"Penandatanganan Penyerahan berita acara pelaksanaan  ini lazimnya dilakukan saat upacara penutupan, Namun dengan situasi saat ini dimana kita dihadapkan dengan Pandemi Covid-19, maka acara ini kita lakukan secara terbatas untuk menghindari adanya pengumpulan massa dalam jumlah yang banyak," ungkap Dandim 

TMMD, kali ini mengangkat tema "Pengabdian Untuk Negeri". Dandim menambahkan, dengan hadirnya TNI ditengah-tengah rakyat khususnya bagi masyarakat di kecamatan Kauman Kidul Salatiga dan kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang  ikut membentuk dan menciptakan pembangunan dalam kemanunggalan bersama rakyat.

Apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan TMMD ini disampaikan secara terpisah oleh Walikota Salatiga dan Bupati Semarang atas kinerja anggota Kodim 0714/Salatiga bersama warga masyarakat sehingga pengerjaan jalan yang menjadi akses penghubung dapat selesai tepat waktu dan hasilnya bisa dinikmati oleh warga masyarakat.(pendim0714)

Tuesday, October 20, 2020

Peduli Warga,Babinsa Bonomerto Dampingi Petugas Kesehatan Dalam Kegiatan BELKAGA

Salatiga - Babinsa Koramil 08/Suruh Serka Sri Mulyadi melaksanakan pendampingan pemberian Obat Kaki Gajah (Filariasis) bersama Dinas Kesehatan dari Puskesmas Suruh Dalam Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) bertempat di Rumah kadus  Karangdawung Rt 02/03 Desa Bonomerto,Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang,Selasa (20/10)

Babinsa Bonomerto tersebut mengatakan kegiatan pemberian program pencegahan penyakit kaki gajah ini salah satu tugas aparat teritorial untuk di jadikan ajang komunikasi sosial di bidang kesehatan di wilayah binaan.

Ketelibatan anggota TNI dalam kegiatan ini dijadikan momen untuk pendekatan dengan masyarakat guna untuk semakin dekat dan meningkatkan hubungan antara aparat Teritorial dan lapisan masyarakat yang ada di wilayah binaan.

Serka Sri Mulyadi juga menghimbau kepada warga dengan adanya program pemerintah yang baik ini kita sebagai warga harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya supaya warga kecamatan Suruh khususnya Desa Bonomerto terhindar dari penyakit kaki gajah (filariasis).

Disampaikan Bidan  Desa Bonomerto Linggar. Amd, bahwa pihaknya mengapresiasi kepedulian TNI dalam pendampingan kegiatan Bulan Eliminasi penyakit Kaki Gajah (Belkaga), yang dilangsungkan kali ini di Bulan Oktober 2020.

"Kami juga dibantu TNI untuk menertibkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, yaitu cuci tangan sebelum masuk ke PKD, dan memakai masker," ujarnya.

Pemberian Vaksin eliminasi Kaki Gajah bukan hanya dilakukan di Posyandu,Babinsa beserta Babinkamtibmas,Petugas Kesehatan Puskesmas Suruh dan Petugas Posyandu berkeliling desa Bonomerto untuk langsung memberikannya ke warga.(Pendim0714)

Monday, October 19, 2020

Bupati: Jangan Sampai Wayang Kulit Diuri-uri Oleh Negara Lain



KAAPNEWS.COM - PATI,

Bertempat di Gedung Aula SKB Disdikbud Kabupaten Pati, Bupati Pati Haryanto membuka Lomba Bupati Cup Dalang Anak dan Remaja tahun 2020 dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia, yang dilaksanakan 19 - 23 Oktober 2020.

Pihaknya mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan untuk nguri-uri budaya ini. Menurutnya, pewayangan memiliki banyak filosofi yang bisa dipelajari untuk membentuk karakter seseorang. 

"Saya sangat setuju jika seni wayang digunakan untuk mendidik anak-anak generasi penerus bangsa agar mencintai budayanya. Jangan sampai kebudayaan-kebudayaan kita ini justru diuri-uri oleh negara lain," kata Bupati saat memberikan sambutan. Senin, 19 Oktober 2020. 

Keberadaan wayang yang telah mendunia, dinilai Bupati sebagai bentuk bahwa negara-negara lain menerima dan menyukai seni budaya tersebut. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan asli Indonesia. 

"Karena negara lain juga ngangsu kaweruh di Indonesia tentang budaya kesenian kita, jangan sampai malah anak-anak kita tidak ada yang berminat jadi penerus budaya kesenian ini," terang Haryanto. 

Seperti halnya lagu keroncong Bengawan Solo karangan Gesang yang saat ini viral di Korea. Bupati menyayangkan bila masyarakat malah tidak mencintai budayanya sendiri hingga akhirnya kehilangan identitas. 

"Padahal negara luar mencintai budaya  Indonesia, jangan sampai warga kita malah tidak bangga akan budayanya sendiri," tegas Haryanto. 

Dihadapan para peserta lomba dalang, Bupati menyemangati agar mereka tidak berkecil hati ketika menekuni budaya lokal. Menurutnya dengan menekuni ketertarikan pada dunia wayang dengan serius, tentu akan dapat membawa hasil. 

Kegiatan lomba dalang anak dan remaja tetap diselenggarakan di tengah pandemi meski penyelenggaraannya dilakukan secara virtual. 

"Agar budaya ini tetap lestari, serta sebagai wujud kecintaan kami sebagai pemimpin daerah untuk nguri-nguri budaya lokal," imbuhnya. 

Haryanto mengungkapkan penyelenggaraan ini merupakan bentuk dukungan agar para generasi muda untuk semangat menekuni dalam mendalami kebudayan lokal. Sehingga ketika sudah lulus bisa melanjutkan jenjang pendidikan kesenian ditingkat perguruan tinggi.

"Karena banyak budayawan dan seniman papan atas, mengawali karirnya dari event seperti ini dan yang mendalami kesenian budaya di tingkat perguruan tinggi seperti yang ada di Surakarta," urai Bupati. 

Tak lupa Bupati berpesan kepada para peserta dan pelaku seni pewayangan agar selalu ikut mensosialisasikan penanganan pandemi Covid-19 di setiap pagelaran.

(*/KP/HMS)

Dandim Salatiga Tanda Tangani Deklarasi Cinta Damai

Salatiga - Deklarasi Cinta Damai dikumandangkan Forkopimda Kabupaten Semarang bersama Akademisi, Mahasiswa, gabungan Ormas dan Serikat Pekerja di wilayah Kab. Semarang serta seluruh elemen masyarakat di di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang Kel. Sidomulyo Kec. Ungaran Timur Kab. Semarang,Senin (19/10) Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan aksi anarkisme terkait unjuk rasa UU Omnibus Law.

Aksi deklarasi damai disambut baik oleh semua pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.Dalam acara tersebut, dilakukan tanda tangan bersama, sebagai bentuk perjanjian untuk menciptakan Kabupaten Semarang yang aman dan nyaman.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, SE., M.SI dalam sambutannya menucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan "Deklarasi Damai Menolak Unjuk Rasa Anarkis di Wilayah Kab. Semarang tahun 2020 "

"Kab. Semarang merupakan salah satu dari 11 ( sebelas ) Kabupaten di Jawa Tengah yang tidak melaksanakan unjuk rasa terkait dalam mensikapi adanya pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR RI"ujarnya

"Dengan adanya kerjasama antara Forkompinda dengan seluruh lapisan / elemen masyarakat diharapkan nantinya dapat mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman kondusif di wilayah Kab. Semarang"pungkas Kaplres Semarang tersebut

Kata AKBP Gatot, semuanya sepakat untuk menolak aksi anarkisme atau aksi-aksi yang merusak.  Dia juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para buruh, mahasiswa dan masyarakat lainnya, yang telah melakukan aksi unjuk rasa secara damai dan teratur.

"Kami juga berterimakasih kepada adik-adik mahasiswa dan buruh, yang telah melaksanakan aksinya secara teratur dan damai. Semua kondusif sekali, tidak ada perusakan di Kabupaten Semarang," Tutupnya

Acara dalam pelaksanaan kegiatan "Deklarasi Damai Menolak Unjuk Rasa Anarkis di Wilayah Kab. Semarang tahun 2020 " yang di laksanakan oleh Forkompinda Kab. Semarang, Akademisi, Mahasiswa, gabungan Ormas dan Serikat Pekerja di wilayah Kab. Semarang dilanjutkan dengan Pembacaan Deklarasi Damai Menolak Unjuk Rasa Anarkis di wilayah Kab. Semarang tahun 2020 serta Penandatanganan Deklarasi Damai Menolak Unjuk Rasa Anarkis.

Adapun isi dari penyampaian deklarasi damai menolak unjuk rasa anarkis "KAMI SELURUH ELEMEN MASYARAKAT DAN PEMUDA KAB. SEMARANG MENOLAK AKSI ANARKIS GUNA MEWUJUDKAN KAB. SEMARANG YANG AMAN, DAMAI DAN KONDUSIF".(pendim0714)

Sunday, October 18, 2020

Kasdim Pati : "NKRI memiliki ciri khas yaitu Kebhinekaan Ras, Suku, Budaya dan Agama"




KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati kembali menggencarkan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar pagi tadi mulai pukul 10.15 Wib dipusatkan di aula Suluh Bhakti Makodim 0718/ Pati. Minggu,(18/10/2020).

Kegiatan Komsos dengan komponen Bangsa dalam rangka untuk melaksanakan (Pembinaan Komunitas) yang berada diwilayah Kodim 0718/Pati kali ini mengambil tema  "Menjaga Keutuhan Dan Kemajuan Bangsa Dalam Bingkai NKRI ".

Acara yang berlangsung pagi tadi dibuka oleh Kasdim 0718/ Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag.M.S.I. didampingi Pasiter Kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto dengan menghadirkan perwakilan anggota komunitas dan terlihat pula para Ketua Komunitas diantaranya adalah Beny ketua Komunitas Otomotif Pragola Pati (KOPPI), Suwidnyo Ketua Komunitas Rumah Seni Pati, Eduard Ketua Komunitas Patriot Airsoftgun Pati, Honys Ketua Komunitas Bonsai Pati dan Suparno Ketua Komunitas Panji Malwopati.

Dalam sambutannya Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag.M.S.I mengatakan, "Marilah kita mengucapkan puji syukur kepada Allah karena masih dapat berkumpul dalam kegiatan Komsos dengan komponen bangsa dalam rangka Pembinaan Komunitas Kodim 0718/ Pati," Ujar Sholihin.

"Selama pandemi ini kita tidak pernah lagi berkumpul untuk melaksanakan kegiatan, sehingga kita mulai sedikit demi sedikit melaksanakan kegiatan seperti hari ini,"terang Kasdim.

Dia juga menyampaikan bahwa pada HUT ke-75 TNI kemarin, Kodim Pati tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan Komunitas yang ada di Pati karena masih suasana Pandemi Covid 19.

Kegiatan HUT ke-75 TNI kemarin, Kodim hanya melaksanakan kegiatan bakti sosial yang tidak melibatkan banyak orang.

"Sehingga dengan keterbatasan tersebut, pada kesempatan yang sangat baik melalui kegiatan ini kita gunakan untuk memberikan pemahaman serta mengingatkan kembali kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat Pati bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ciri khas yakni Kebhinekaan ras, suku, budaya dan agama,"Sambung Sholihin.

"Wawasan kebangsaan ini sangat Penting bagi kita karena merupakan bentuk Pengokohan Eksistensi sebagai Bangsa yang kuat, bersatu dan berdaya saing, serta demi terjaganya sejarah dan kecintaan kita  terhadap tanah air,"Tegasnya.(KN.Eka.pendim)

Begini Cara Pemkab Pati Obati Kerinduan Atlet

KAAPNEWS.COM - PATI, 

Wabah Covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020 hingga sekarang di Kabupaten Pati, menimbulkan rasa rindu atlet–atlet di tiap cabang olahraga.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Pati Haryanto saat menjadi salah satu narasumber dalam Webinar keolahragaan bertema “Inovasi Pembinaan Cabang Olahraga Pencak Silat pada Masa Pandemi Covid – 19”, secara virtual di ruang Pati Command Center. Sabtu, 17 Oktober 2020. 

Haryanto menyebut, Webinar ini merupakan yang keempat setelah pembinaan cabor senam, taekwondo dan karate, yang kesemuanya juga telah dilaksanakan secara virtual.

Selain Bupati, Webinar ini juga dihadiri oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Pati Mustamaji, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Pati Slamet Singgih Purnomojati, serta para peserta yang meliputi pengurus, atlet pencak silat dan pelatih.

“Kita memang belum dapat melakukan kontak fisik. Dan memang hal itu tidak seru apabila dalam olahraga. Tapi semoga Webinar ini dapat mengobati kerinduan pada para atlet. Sebab apabila melakukan  kontak secara langsung dikhawatirkan dapat menimbulkan kontak fisik dan beresiko menjadi cluster baru penyebaran corona,” terangnya.

Menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Kabupaten Pati, rupanya pencak silat memiliki 10 perguruan yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yaitu, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pagar Nusa, Tapak Suci, Persinas Asad, Cempaka Putih, Kembang Setaman, Rasa Tunggal, Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia Kera Sakti, Gubug Remaja dan Pagar Bumi.

Di masa pandemi, lanjut Bupati, memang perlu adanya terobosan dalam pelaksanaan olahraga. 

Hal tersebut, imbuh Bupati, agar para atlet tidak hanya berdiam diri saja serta tidak ada aktivitas.

Dan apabila metode yang digunakan secara tatap muka tidak dapat dilakukan, maka menurut Bupati, terpaksa dilakukan melalui virtual seperti ini. Bupati pun berharap dunia keolahragaan kembali seperti sediakala.

“Temu virtual ini, mudah-mudahan dapat mengingatkan semangat  dan upaya kita semuanya untuk meningkatkan potensi olahraga di Kabupaten Pati,” sambungnya.

Kepada para narasumber, pengurus, pelatih dan stakeholder yang terkait, Haryanto mengaku senang apabila pihaknya disapa melalui webinar semacam ini. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa cabang olahraga pencak silat masih dapat terus eksis di tengah pandemi.

“Selain itu, webinar semacam ini dapat memacu prestasi. Memang tidak mudah, tapi kalau kita yakin dan apabila semua pihak taat dengan protokol kesehatan, pastinya semua bisa dilakukan,” pungkasnya. 

(PRK/KP). 

Saturday, October 17, 2020

Kemenag Fasilitasi Sertifikasi Halal Pelaku UKM Eks Karesidenan Pati



 KAAPNEWS.COM - PATI,

Sebanyal 10 pelaku Usaha kecil Mikro mendapatkan bantuan sertifikasi halal dari Satgas Produk Halal Kanwil Kementeran Agama Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan LP POM Provinsi Jawa Tengah.

Gara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kabupaten Rembang, Sri Farida Ristiyana mengatakan, bantuan sertifikasi halal ini adalah sebagai wujud perhatian pemerintah akan keberlangsungan usaha kecil. Sertifikasi produk halal ini diselenggarakan berdasarkan UU nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Dengan sertifikasi halal tersebut, tambahnya ada jaminan bahwa produk seseorang itu aman dikonsumsi oleh masyarakat. 

“Saat ini kadang kita was-was produk yang kita konsumsi aman atau tidak. Dengan berlabel halal dan sudah ada nomor POM nya, maka produk yang kita konsumsi terjamin kehalalannya dan sehat bebas dari bahan-bahan berbahaya," ujar Farida.

Sebagai tindak lanjut, pelaku UKM tersebut diundang untuk mengikuti bimbingan teknik dan pelatihan sistem Jaminan Produk Halal di Pati pada Rabu (14/10/2020). 

Dalam bintek tersebut, pelaku usaha diberikan gambaran tentang bagaimana cara untuk mendapatkan produk halal. Dimulai dari proses mendapatkan bahan baku, produksi hingga pengemasan. Materi diberikan langsung oleh LP POM Provinsi jawa Tengah.

Dengan program ini, pelaku usaha juga diminta untuk taat adminstrasi antara lain profil usaha, biodata, termasuk NPWP, dan penyelia halal, yaitu orang yang bertanggung jawab mengawasi kehalalan proses produksi.

“Usai mengikuti bintek ini, langkah selanjutnya adalah verifikasi lapangan. Jika sudah memenuhi syarat, maka diterbitkan sertifikat halal dan nomor POM,” tandas Farida.

(KP/JTG)

Friday, October 16, 2020

Dua Rumah di Tambakromo Dapat Bantuan Rehab RTLH dari Kodim Pati Bersama BRI




KAAPNEWS.COM – 

Dalam rangka HUT TNI ke-75 tahun 2020 BRI Cabang Pati bekerjasama dengan Kodim 0718/Pati melaksanakan Program Bhakti Sosial Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kabupaten Pati.

Bedah rumah tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi dengan sasaran warga masyarakat tidak mampu yang sebagian besar hidup menjanda dan lansia.

Kini sejumlah rumah yang dibedah telah selesai dikerjakan. Hal ini ditandai dengan penyerahan kunci rumah beserta peralatan tidur berupa kasur dan bantal oleh Pimpinan BRI Cabang Pati diwakili Manager Pemasaran Mikro, Hendra Purwana bersama Komandan Kodim 0718/Pati diwakili Pasi Log Kodim Pati Kapten Czi Sutono, Kamis (15/10/20).

Kunci rumah dan perlengkapan tidur ini diserahkan kepada dua orang pemilik rumah yang mendapatkan bantuan yaitu Ramlah warga RT.02/02 Desa Tambaharjo dan Juriyah warga RT.01/03 Desa Angkatan Kidul Kecamatan Tambakromo.

Sementara itu Pasi Log Kodim 0718/Pati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada BRI Cabang Pati dan warga masyarakat, yang telah mendukung sepenuhnya terlaksananya program rehap rumah tidak layak huni (RTLH).

Rehap rumah tidak layak huni ini sebagai perpanjangan dari kerjasama pimpinan Kodam IV/Diponegoro dengan pihak BRI.

Dalam program ini ada 22 unit rumah yang dibedah tersebar di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Pati yang bekerjasama dengan para donatur-donatur lainya seperti badan usaha, Instansi pemerintah/swasta juga perorangan.

"Program bedah rumah tidak layak huni ini menggunakan skala prioritas, insyaAllah kedepan akan kita coba untuk bekerjasama dengan pihak lain, sehingga bisa menambah jumlah rumah yang kita rehab," harap Kapten Czi Sutono.

Diakhir sambutannya Pasi Log Kodim Pati meminta warga yang belum mendapat bantuan untuk bersabar dan akan diusahakan sehingga bisa memiliki rumah yang layak huni dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

Dalam kesempatan yang sama Pimpinan Cabang BRI Pati mengucapkan Selamat HUT TNI ke-75. Melalui program bedah rumah tidak layak huni ini, kerjasama BRI dan TNI tetap berkesinambungan. BRI siap membantu masyarakat melalui program-program dari Kodim Pati maupun program yang lainnya.

Layanan serta dukungan rehab rumah tidak layak huni ini sebagai wujud kepedulian BRI kepada sesama. Ia berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi keluarga dan lebih nyaman menempati rumah yang baru. Kedepan BRI akan berupaya meningkatkan kerjasama dengan Kodim Pati maupun pihak-pihak lain.

"Selamat menempati rumah baru, semoga BRI Cabang Pati terus berkonstribusi bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Pati," pungkasnya.

Kades Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Supardi mewakili keluarga Ibu Ramlah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kodim Kodim Pati dan pihak BRI serta warga masyarakat yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam bentuk material maupun spiritual.

"Saya berharap kegiatan ini akan berkesinambungan, sehingga TNI terus menyatu dengan rakyat dan selalu berada di tengah-tengah masyarakat untuk mengurangi permasalahan yang mungkin timbul," ucap Kades.

"Semoga kegiatan bedah rumah ini menjadi ladang amal ibadah untuk anggota Kodim Pati. Dan dihari ulang tahun ke-75 ini semoga TNI selalu diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai benteng negara dan masyarakat," harap Supardi.

Dalam acara penyerahan kunci hasil pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut juga dihadiri Pasi Ops Kodim Pati Kapten Infanteri Munawar, Danramil 20/Tambakromo Kapten Infanteri Suyani dan seluruh anggota, Kapolsek Tambakromo Iptu Ali Mashuri S.H, Camat Tambakromo Tony Romas Indriarsa S. STP., M.M., Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 21 Koramil 20/Tambakromo beserta anggota, Kepala BRI Unit I, II dan III Tambakromo, Kepala Desa Tambaharjo dan perangkatnya, tokoh masyarakat Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo. (KN.Wn/pendimpati)

Thursday, October 15, 2020

Berkat dukungan donatur, Koramil Gabus selesaikan satu unit rehab RTLH secara bergotong-royong




KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati hari ini kembali melanjutkan penyerahan kunci rumah bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-75 Tentara Nasional Indonesia yang dilaksanakan di desa Gabus kecamatan Gabus Kabupaten Pati.

Penyerahan Kunci rumah secara simbolis di desa Gabus hari ini diserahkan oleh Camat Gabus Tikno S, STP,MM kepada Bu Rami (62) warga desa Gabus  Rt. 04 Rw. 06 dan didampingi Muspika Gabus dalam acara sederhana dan terbatas. Kamis,(15/10/2020)

Acara tersebut juga dihadiri oleh Pasi ops Kodim 0718/Pati Kapten Inf Munawar, Pasilog Kodim 0718/Pati Kapten Czi Sutono, Kepala BKK Gabus Sunarso, SE, perwakilan dari PLN , Kepala Desa Gabus Suyadi beserta perangkat dan tokoh Masyarakat desa setempat.

Camat Gabus dalam sambutannya mengatakan, "Alhamdulillah kegiatan rehab RTLH yang dilaksanakan dibawah pimpinan langsung Pak Danramil 19/Gabus dialokasikan di desa Gabus dapat dirampungkan sehingga hari ini kami serahkan kunci rumah kepada Bu Rami,"Ujar Tikno.

Camat Gabus juga menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dimasa pandemi ini tetap mengacu kepada pedoman protokol kesehatan. "Kami bersama-sama dalam melaksanakan sosialisasi serta pencegahan Covid-19 diwilayah kecamatan Gabus dilaksanakan secara masif disemua desa, dan sekarang ini masuk bulan oktober semoga pandemi ini segera lenyap dan masyarakat bisa konsentrasi melaksanakan seperti sediakala seperti saat ini masyarakat sedang mempersiapkan masa tanam I karena cuaca saat ini sebentar lagi musim hujan,"Imbuh Camat.

Sementara itu Kapten Inf Urip Widodo Danramil 19/Gabus menyampaikan rasa syukur karena dapat merampungkan kegiatan bakti sosial rehab RTLH milik Bu Rami dalam kondisi baik dan sesuai harapan Muspika. "Terimakasih kepada Muspika Gabus dan para donatur yang telah mendukung kami dalam kegiatan rehab RTLH secara mandiri yaitu BKK Gabus, PLN, dan masyarakat semuanya, karena kalau tidak ada bantuan dari panjenengan semua kemungkinan rehab RTLH tidak akan terselesaikan,"Kata Kapten Urip.

"Mudah-mudahan dengan kondisi saat ini masih pandemi covid-19 semoga cepat menurun dan semoga masyarakat kita sadar akan penerapan protokol kesehatan sehingga pandemi segera berahir dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,"Sambung Danramil.(KN.Snpt/Pendim)

Betonisasi Jalan Penghubung Kauman Kidul Dikerjakan Secara Bergotong Royong Anggota TNI Dan Warga


Salatiga - Anggota Satgas TMMD bersama masyarakat kembali melanjutkan pengecoran jalan di Duku Legok Rt 03/ Rw 06, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidomukti, Salatiga. Kamis (15/10)

Antusias warga untuk cepat merasakan jalan penghubung akses kelurahan Kauman Kidul sangat tinggi, di buktikan semangat bekerja sama dengan TNI dalam melaksanakan pengecoran jalan. Kegiatan pengerjaan sasaran Fisik tersebut dilaksanakan oleh  10 orang Anggota Koramil 01/Kota dan 15 orang masyarakat Kelurahan Kauman Kidul. Sasaran fisik yang berupa betonisasi jalan yang dibangun di Kelurahan Kauman Kidul ini  sepanjang  214 M, Lebar 3 M, Tebal 0,20 M. Samapi dengan hari ini hasil yg dicapai 161 m Meter ( 75,23 % ), dilaksanakan bersama masyarakat secara bergotong royong untuk melanjutkan pengecoran di ruas jalan penghubung Desa. 

Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo  menyampaikan pelaksanaan kegiatan TMMD ini juga bisa kita jadikan ajang untuk memperat hubungan kerjasama gotong royong TNI dan Masyarakat sehingga terwujudnya Kemanunggalan TNI bersama  Rakyat .
"Kami yakin dengan semangat gotong-royong ini pekerjaan akan cepat di selesaikan dan hasilnya akan cepat dirasakan oleh warga kelurahan Kauman Kidul". Ucap Kapten Arh Sunaryo 

Sementara itu pendapat dari salah satu warga Bapak Adi Gunawan mengatakan  dengan adanya program TMMD pembangunan jalan di desa ini sangat membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomian di Kelurahan Kauman Kidul karena akses jalan nantinya menjadi lancar.
" Harapan masyarakat dengan dibangunnya jalan ini dapat memperlancar transportasi bagi masyarakat Dukuh Legok menuju daerah lain," Ungkap Adi.

Dengan Adanya TMMD ini  mudah-mudahan kerjasama masyarakat dan TNI semakin solid dan baik sehingga pembangunan demi pembangunan bisa terlaksana dengan baik dan sangat bermanfaat bagi Masyarakat.(pendim0714)

Wednesday, October 14, 2020

Inilah wujud perhatian Primer Koperasi Kartika C 07 Pati kepada anggotanya




KAAPNEWS.COM- Bertempat di halaman Makodim 0718/Pati, Dandim 0718/Pati Letlkol Czi Adi Ilham Zamani SE,. M.I.Pol menyerahkan beasiswa kepada putra-putri berprestasi anggota Primer Koperasi kartika C O7 Pati.

Acara penyerahan beasiswa  dilaksanakan setelah kegiatan apel pagi yang diikuti anggota staf Makodim 0718/Pati. Rabu, (14/10/2020)

Kegiatan Penyerahan beasiswa bagi putra-putri anggota Primer  Koperasi Kartika C 07 ini diberikan setahun sekali menjelang tahun ajaran baru sebagai wujud perhatian serta apresiasi yang diberikan dari Koperasi kepada anak-anak anggota koperasi baik militer dan ASN yang berprestasi di sekolah dari hasil seleksi kepada putra-putri anggota Primer koperasi C 07 yang memiliki anggota sebanyak 646 orang meliputi anggota Kodim 0718/Pati dan Jawatan TNI AD di wilayah Kabupaten Pati.

Adapun anak-anak  yang mendapatkan beasiswa dari Primer Koperasi Kartika C 07 yaitu kategori tingkat SD sebanyak empat anak, tingkat SLTP empat anak dan untuk tingkat SLTA empat  anak.

Dandim Pati dalam sambutanya menyampaikan, pemberian beasiswa  ini merupakan bentuk perhatian  dari Primer koperasi C 07 kepada anggotanya.

"Kepada anak-anak kita yang telah  berprestasi semoga dengan pemberian beasiswa ini dapat meningkatkan motivasi kepada anak-anak dalam kegiatan belajar untuk meraih prestasi yang maksimal," Ujar Dandim.

Dandim juga menambahkan, "Jangan dilihat nilai nominalnya namun ini sebagai wujud perhatian yang kita berikan untuk keluarga anggota koperasi khususnya anak-anak kita,"

"Penilaian beasiswa ini berdasarkan atas prestasi yang diraih oleh anak-anak dimasing-masing kategori atau sekolah,"Sambung Dandim. (KN.Snpt.Pendim)

Tuesday, October 13, 2020

Sasaran fisik TMMD thp III ditargetkan rampung pada hari ke-25, hal tersebut disampaikan Pasi Ter Kodim Pati




KAAPNEWS.COM-Program TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun anggaran 2020 Kodim 0718/Pati sudah masuk hari ke - 21 Senin tanggal 12 Oktober 2020 kemarin.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati bersama Dandim Pati tanggal 22 september lalu tersebut setiap harinya dimulai pada Pukul 07.00 Wib hingga 16.00 Wib di dua desa yaitu Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong dan di Desa Payak Kecamatan Cluwak yang dikerjakan secara bergotong-royong oleh TNI bersama Polri dan masyarakat setempat.

Menurut penuturan Perwira seksi Teritorial Kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto saat ditemui diruang kerjanya hari selasa 13 Oktober 2020. Kapten Kusmiyanto menyampaikan bahwa hingga hari ke-21 kemarin progres yang dicapai pada program TMMD tahap III ini sudah sesuai dengan harapan.

"Kegiatan TMMD sengkuyung tahap III Kodim 0718/Pati di Koramil Gembong Desa Sitiluhur dan di Koramil Cluwak di Desa Payak sampai saat ini masuk hari ke-21 yang melibatkan dari berbagai unsur yaitu TNI dibantu Polri bersama masyarakat,"Ujar Kusmiyanto.

Dia menjelaskan untuk progres sampai saat ini di desa Sitiluhur sasaran pokok berupa Pengerasan jalan (Betonisasi) Ukuran 1000 M X 2,5 M X 0,12 meter mencapai 730 M ( 73%) sedangkan sasaran tambahan berupa rehab RTLH Rumah Permo RT. 2/3 dengan Hasil 80% dan rehab RTLH Rumah Samijo RT. 4/4 dengan Hasil 85%.

Sedangkan di desa Payak Kecamatan Cluwak sasaran Pokok berupa pengaspalan jalan sepanjang 947m X 3m X 0,5 meter mencapai 795,48 m (84%) dan sasaran tambahan berupa rehab RTLH Rumah Wartoyo RT. 14/05 dengan Hasil 84% dan rehab RTLH Rumah Sulikan RT. 19/06 dengan Hasil 77%.

"Untuk kegiatan yang bersifat nonfisik dalam program TMMD tahap III karena masih dalam situasi pandemi covid-19 tidak dilaksanakan semua untuk meminimalisir resiko sehingga hanya dilaksanakan dua kegiatan saja yakni kegiatan KB Kesehatan dan pembekalan tentang bahaya faham radikalisme kepada masyarakat,"sambung Kapten Kus.

Lebih lanjut dia juga menyampaikan bahwa sangat optimis untuk sasaran kegiatan fisik akan dirampungkan seluruhnya pada hari ke-25 sehingga ada jeda waktu yang cukup untuk merencanakan acara penutupan TMMD pada tanggal 21 oktober 2020 yang akan dilaksanakan secara sederhana dan terbatas mengingat situasi yang dihadapi saat ini.(KN.Snpt/Pendim)