Friday, November 27, 2020

Berbagi kepada sesama dalam kegiatan jumat berkah Persit Kodim Pati

KAAPNEWS.COM (Sukolilo)




Gerakan saling berbagi kepada sesama dalam rangka kegiatan rutin jumat berkah, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang  XXXIX Dim 0718/Pati Korcab Rem 073 PD IV/Diponegoro bersama Persit KCK Ranting 10 Koramil 09/Sukolilo berbagi nasi kotak kepada pengguna jalan.

Kegiatan jumat berkah yang rutin dilaksanakan oleh jajaran Persit Cabang XXXIX Dim 0718/Pati secara bergantian diseluruh ranting dijajarannya. Hari ini Ranting 10 Koramil 09/Sukolilo yang mendapatkan giliran menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan membagikan nasi kotak kepada masyarakat atau pengguna jalan yang melintas di depan markas Koramil Sukolilo.Jumat,(27/11/2020).
  
Terlihat dalam kegiatan tersebut  Ketua Persit Cabang XXXIX Dim/0718 Pati Ny. Iing Adi Ilham Zamani didampingi Danramil 09/Sukolilo Kapten Inf Bambang Sutejo bersama ketua ranting 10, pengurus cabang serta anggota persit lainnya sibuk membagikan nasi kotak yang sudah disiapkan.

Ditemui dilokasi kegiatan, Ny. Iing Adi Ilham Zamani menyampaikan bahwa kegiatan jumat berkah ini sudah rutin dilaksanakan secara bergatian diseluruh Ranting dan hari ini giliran Ranting 10 Sukolilo. "Hari ini kita laksanakan kegiatan jumat berkah di Ranting 10 Koramil sukolilo dan untuk minggu depan kita akan mengadakan lagi yaitu giliran di koramil Gunungwungkal,"Ujar Iing.

Iing berharap dengan adanya kegiatan jumat berkah ini dapat memberikan semangat kepada masyarakat ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda. "Kami berharap dengan adanya kegiatan jumat berkah yang diselenggarakan oleh Persit Kodim Pati ini dapat memberikan semangat kepada masyarakat ditengah situasi seperti ini,"Jelasnya.

Menurut istri orang nomor satu di Kodim Pati tersebut bahwa dalam rangka kegiatan yang dilaksanakan hari ini, Persit bersama anggota TNI dari Koramil Sukolilo sambil memberikan edukasi kepada masyarakat, mengingatkan terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan yakni 3 M : memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang masih tinggi di kabupaten Pati.(Kn.Snpt/Pendim)

Thursday, November 26, 2020

PNS TNI AD Kodim Pati adakan syukuran HUT Korpri dan purna tugas




KAAPNEWS.COM-Menyambut hari ulang tahun (Korps Pegawai Republik Indonesia) KORPRI ke-49 tahun 2020, PNS TNI AD Kodim 0718/Pati pagi tadi melaksanakan acara syukuran yang dirangkai dengan acara purna tugas PNS Kodim Pati digelar secara sederhana  di aula suluh bakti makodim Pati.

Peringatan HUT Ke-49 KORPRI Tahun 2020 yang bertajuk " KORPRI BERKONTRIBUSI MELAYANI DAN MEMPERSATUKAN BANGSA" yang berlasung di Makodim Pati diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan dan secara  terbatas dihadiri oleh Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE, M.I.Pol didampingi ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Dim Pati Ny. Iing Adi Ilham Zamani, Kasdim Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag, M.Si bersama perwira staf dan anggota PNS TNI AD Kodim 0718/Pati. Kamis,(26/11/2020).

HUT Korpri yang seharusnya diperingati tanggal 29 November 2020 namun dalam pelaksanaanya acara syukuran untuk menyambut HUT Korpri tersebut dimajukan dari jadwal yaitu dilaksanakan hari ini kamis (26/11). Hal ini disampaikan oleh Sukamto ketua Korpri sub unit Kodim 0718/Pati dalam membuka sambutan dalam acara syukuran pagi tadi.

"Karena padatnya kegiatan Komandan Kodim kedepan, maka acara syukuran yang dijadwalkan pada tanggal 29 november 2020 bertepatan dengan HUT Korpri dimajukan pada hari ini. Ini kita laksanakan karena kami berharap dalam pelaksanaan acara syukuran, Komandan Kodim bisa hadir ditengah-tengah kita,"Ujar Sukamto.

Sementara itu Komandan Kodim 0718/Pati  Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE, M.I.Pol dalam acara syukuran tersebut berharap dengan usia ke-49, kedepan Korpri bisa semakin profesional dan semakin matang.

"Korpri saat ini sudah berusia 49 tahun kalau diibaratkan manusia sudah cukup matang dan dewasa dalam mengambil kebijakan-kebijakan dan saat ini sudah menempati jabatan yang cukup bagus. Dan saya berharap semakin bertambahnya usia Korpri bisa semakin profesional,"Kata Dandim.

Menurut Letkol Adi secara umum antara militer dengan PNS itu hampir sama, karena sama-sama aparatur negara. Kalau PNS sebagai aparatur sipil dan Tentara merupakan aparatur militer. "Kalau dilingkungan militer kemarin sempat berubah menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) namun saat ini dirubah dan kembali lagi dalam penyebutan menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) TNI AD,"Terangnya.

Dandim juga mengingatkan tentang netralitas karena dihadapkan dengan pilkada serentak yang sebentar lagi akan berlangsung, walaupun di Kabupaten Pati tidak ada pilkada, namun tidak menutup kemungkinan anggota PNS Kodim Pati berdomisili diluar kabupaten Pati. Dia berharap anggota PNS TNI AD Kodim Pati agar tetap menjaga netralitas walupun tetap memiliki hak pilih masing-masing perorangan.

"Khususnya anggota PNS TNI AD Kodim Pati saya mengingatkan walaupun memiliki hak pilih namun agar tetap menjaga netralitas dalam pilkada. Terlebih lagi bapak ibu semua para PNS masih berdinas di Kodim 0718/Pati yang merupakan instansi militer yang sangat ditekankan terkait netralitas TNI,"Tegas Dandim.
 
Diahir acara, Dandim 0718/Pati didampingi oleh Ketua Persit KCK Cabang XXXIX melaksanakan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan penyerahan cindera mata oleh Sukamto ketua Korpri Kodim Pati kepada PNS yang purna tugas yakni PNS Sutiyono, PNS Djaelani dan PNS Sudarsih.(KN.snpt/Pendim)

Tuesday, November 17, 2020

Operasi yustisi digencarkan, Koramil Winong bersama Polsek dan Pol PP beeikan sanksi pelanggar Prokes




KAAPNEWS.COM-Terus gencarkan pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan, Koramil 18/Winong bersama Polsek dan sat Pol PP kecamatan Winong menggelar operasi Yustisi.Selasa, (17/11/2020)

Operasi yustisi pagi tadi dilaksanakan mulai pukul 09.00 wib di depan Pasar tradisional kecamatan Winong dan pasar hewan Bumiharjo kecamatan winong, Kabupaten Pati dengan sasaran pengguna jalan dan pengunjung pasar yang belum berdisiplin menerapkan protokol kesehatan terutama penggunaan masker.

Kegiatan operasi yustisi sengaja digencarkan karena semakin meluasnya penyebaran serta cepatnya penularan Covid-19 diwilayah Kabupaten Pati ahir-ahir ini.

Dalam kegiatan tersebut diterjunkan personel gabungan dari Koramil 18/Winong, Polsek Winong dan Sat Pol PP kecamatan Winong.

Ternyata masih ada masyarakat yang belum sadar untuk menggunakan masker, terbukti dalam operasi yang digelar selasa pagi didapati pelanggaran dan masyarakat yang diberikan sanki sebanyak 20 orang pelanggar.

Dihubungi melalui telepon, Danramil 18/Winong Kapten Cba Indro Warman menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum sadar dalam penggunaan masker.

"Hari ini kita mendapatkan sebanyak 20 orang pelanggar protokol kesehatan yang langsung kita kasih sanksi sosial berupa membersihkan/menyapu dan memungut sampah yang ada di pasar dan sekitarnya selama 15 menit," ucap Kapten Indro.

Danramil berharap dengan kesadaran yang tumbuh dari masing-masing individu sehingga nanti akan berdampak luas dalam usaha memutus mata rantai penularan Covid-19 diwilayahnya.

"Dalam pelaksanaan kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir dan antisipasi terhadap  penyebaran virus corona (Covid-19) dalam rangka menuju Adaptasi Kebiasaan Baru di wilayah Kabupaten Pati,"Pungkasnya. (KN.Snpt.pendim Pati)

Wednesday, November 11, 2020

Ratusan Prajurit Kodim Pati latihan menembak senapan tiga hari




KAAPNEWS.COM-Ratusan prajurit Kodim 0718/Pati selama tiga hari akan mengikuti latihan menembak senapan dan pistol di lapangan tembak Sirwendo milik Kodim Pati.

Latihan menembak senjata ringan ini bertujuan untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan perorangan para prajurit dijajarannya, sehingga Kodim 0718/Pati menggelar latihan menembak selama tiga hari dimulai hari rabu (11/11) hingga hari jumat (13/11) bertempat di lapangan tembak Sirwendo.

Kegiatan latihan seperti ini telah secara rutin dilaksanakan setiap triwulan sekali, dan pada periode triwulan IV tahun anggaran 2020 karena masih dalam pandemi covid-19, latihan dilaksanakan sesuai  protokol kesehatan dengan cara membatasi atau membagi peserta latihan menjadi tiga tahap selama tiga hari sesuai keterangan yang disampaikan oleh Kapten Inf Munawar Perwira Seksi Operasi Kodim 0718/Pati. Rabu,(11/11/2020).

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan latihan menembak triwulan IV rencana akan dilaksanakan selama tiga hari yang kita bagi menjadi tiga gelombang karena situasi dan kondisi saat ini masih masa pandemi covid-19, "Ujar Munawar.

Kapten Munawar juga menjelaskan bahwa selain senapan laras panjang jenis FNC, ada juga latihan menembak laras pendek jenis pistol FN 46. "Khusus untuk latihan menembak pistol nanti akan dilaksanakan pada hari ketiga, tujuannya adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perorangan guna mendukung tugas pokok,"Tandasnya.(KN.Snpt/Pendim)

Tuesday, November 10, 2020

Peringati Hari Pahlawan, Babinsa Tanamkan Jiwa Kejuangan Kepada Pelajar

Salatiga - Pelajar memiliki posisi strategis dalam membentuk dasar-dasar mental dan perilaku generasi muda bangsa. Usia seperti ini tentunya sangat penting diberikan bekal wawasan kebangsaan yang memadai untuk mewarnai perjalanannya meraih cita-cita dimasa yang akan datang. Dengan alasan tersebut, siswa siswi MAN juga perlu diberi materi tentang wawasan kebangsaan.  Selasa (10/11)

Untuk itulah bertepatan dengan hari pahlawan ini Babinsa memberikan wawasan kebangsaan kepada beberapa siswa agar kembali mengingat pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan bangsa ini, salah satu Babinsa tersebut adalah Serka Abdilah.

"Sesuai dengan levelnya, tentu pemberian wawasan tersebut harus disesuaikan dengan keadaan usia. Sehingga bisa mudah dicerna, dipahami dan dimengerti untuk dilaksanakan dalam kehidupan," kata Babinsa Koramil 01/Kota Serka Abdillah.L disela pemberian materi kepada siswa di Madrasah Aliyah Negeri Kelurahan Sidorejolor Salatiga.

Serka Abdillah mengatakan, pemberian pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi MAN materinya disesuaikan dengan daya tangkap. Yaitu dengan pola mengajak kembali untuk mengingat nama-nama para pahlawan nasional serta perjuangannya,apalagi bertepatan hari ini memperingati Hari Pahlawan Nasional

"Selain itu bisa juga dengan menyanyikan lagu-lagu nasional, penanaman nilai-nilai saling menghormati, kesetiakawanan, dan sopan santun," jelasnya

Dengan penyampaian materi kebangsaan, diharapkan tumbuh rasa bela negara, rasa cinta Tanah Air dan berwawasan kebangsaan. Nantinya, siswa dapat menjadi generasi yang berkompeten dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia berpesan kepada siswa-siswi agar selalu rajin belajar, berlaku sopan kepada orang tua, guru dan kepada siapapun juga.

"Saya minta kepada para siswa untuk mengurangi waktu bermain. Waktunya digantikan pada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat antara lain mengaji, belajar sore dan membantu orang tua," ujarnya.(Pendim 0714/m@s)

Thursday, November 5, 2020

Dandim Cek Kesiapan Personel Dan Sarana Pendukung Dalam Kegiatan Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Salatiga - Dalam rangka meningkatkan kemampuan penanganan dan pertolongan  dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Bencana alam Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya.SIP membuka  Latihan Penanggulangan Bencana Alam di  Lapangan Rakyat Desa Banyubiru kecamatan Banyubiru Kab.Semarang,Kamis (05/11)

Kegiatan Latgulcal ini dilaksanakan bekerjasama dengan Kepolisian , BPBD, Basarnas, Pemadam Kebakaran, dan jajaran Pemda.

Pelaksanaan Latihan Penanggulangan bencana alam Kodim 0714/Salatiga ini bertujuan guna melatih dan menguji kesiap siagaan satuan sesuai dengan Prosedur Tetap (Protap) yang dibuat satuan  dalam menghadapi bencana alam dan untuk menguji kemampuan Komandan Kodim  dan  Perwira Stafnya maupun aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang dan Organisasi terkait dalam mengolah kemampuan operasional pelaksanaan kegiatan di dalam organisasi penanggulangan bencana alam yang di hadapi.

Penanggulangan bencana harus dilaksanakan secara terpadu antara Kodim dan pemerintah daerah, dengan terencana, terkoordinasi secara menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana.

Dalam operasi bantuan ini yang meliputi aspek komando pengendalian    dan prosedur bantuan administrasi dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan wilayah, serta bagaimana memadukan visi dan misi Forkopimda dalam menghadapi bencana alam.

Dalam sambutannya Dandim  menyampaikan agar semua personel yang terlibat dalam kegiatan Latgulcal melaksanakan dengan sungguh sungguh.Aplikasikan apa-apa yang sudah di latihkan di sesuaikan dan dihadapkan pada kejadiaan sesunguhnya.

"Bencana alam diwilayah propinsi jawa tengah terutama dalam penanganan korban bencana  , untuk itu saya perintahkan materi latihan ini harus benar – benar dapat dipahami , dicermati dan dipelajari disatuan masing – masing dan gunakan inovasi dan kreativitas dihadapkan pada karakteristik bencana yang berbeda – beda".pungkasnya.

Hadir pula dalam pembukaan Latihan Penaggulangan Bencana alam tersebut antara lain,Kasiopsrem 073/Makutarama Mayor Inf Hermawan Adi N,Kasiterem 073/Makutarama Letkol Inf Arif Ismawan,Pasilatrem 073/Makutarama Mayor Kav.Jones Fery Manurung,Wadan Denzibang 3/IV Sltg Mayor Czi Epy Tiyanto,Pabungdim 0714/Sltg Mayor Inf Supriyono,Dansub Den POM Ambarawa Kapten CPM Sarjono,Danramil Banyubiru Kapten Inf Qhodir,Pasi Opsdim 0714/Sltg Lettu Czi Ahmad Taufik,Kapolsek Banyubiru Iptu Rahmad Basuki. SH,Camat Ambarawa Hartono serta Kades Banyubiru  Sri Anggoro.

Setelah melaksanakaan upacara pembukaan,Dandim dengan didampingi tamu undangan melaksanakan pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung kegiatan Latgulcal.(pendim0714)

Pembinaan intern, Kasdim Pati sosialisasikan balatkom dan faham radikal




KAAPNEWS.COM-Untuk mengantisipasi Balatkom (Bahaya Laten komunis) dan faham radikal, Kodim 0718/Pati mengadakan acara sosialisai serta pembinaan bersifat intern bertajuk "Waspada Komunisme Dan Faham Radikal Demi Keselamatan NKRI" yang digelar di Aula Suluh Bhakti Makodim Pati.

Kegiatan ini merupakan program kerja Kodim 0718/Pati bidang Teritorial semester II tahun anggaran 2020 dengan peserta perwakilan Danramil, Babinsa, PNS TNI AD serta Persit (Persatuan Istri Tentara). Dalam acara tersebut tidak menghadirkan seluruh personel namun hanya perwakilan karena mengacu kepada protokol kesehatan mengingat masih dalam pandemi covid-19.

Membuka acara sekaligus sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Kepala Staf Kodim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin, S. Ag, M.Si didampingi Perwira Seksi Teritorial Kodim 0718/Pati Kapten Inf Kusmiyanto. Kamis,(05/11/2020).

"Kegiatan ini tidak asing bagi kita karena ini merupakan kegiatan program yang besifat rutin. Namun demikian yang perlu kita catat adalah esensinya karena di negara kita terkait dengan bahaya laten komunis dan radikalis ini merupakan persoalan yang senantiasa masih hangat dan setiap saat menjadi pembicaraan publik,"Ungkap Kasdim.

"Oleh karenanya patut bagi kita sebagai institusi TNI yang memiliki sikap dan sifat sebagai kesatria pembela tanah air tidak boleh berkompromi terhadap keinginan maupun langkah yang akan dilakukan oleh musuh-musuh negara yang ada didalam baik ekstrem kiri maupun ekstrem kanan,"lanjut sholihin.

Mayor Sholihin juga memaparkan bahwa sejarah telah mencatat bangsa Indonesia ini pernah jatuh bangun menghadapi komunism.  Dan sepatutnya kita selalu menghangatkan ingatan agar bisa selalu mengingat kembali bahaya laten komunis, karena TNI merupakan Institusi sebagai garda terdepan dan garda terahir untuk membentengi negara dari bahaya laten komunis.(KN.Snpt/Pendim)

Kodim Pati berangkatkan satgas Apter gelombang ke-4 di Papua Barat




KAAPNEWS.COM-Kodim 0718/Pati kembali memberangkatkan dua orang prajurit terbaiknya tergabung dalam Satuan tugas Teritorial di wilayah Kodam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Pelepasan serta pemberangkatan dua orang prajurit Kodim 0718/Pati Serma Agus Bahrul Ulum dan Serda Sujoko yang akan melaksanakan tugas penebalan sebagai aparat Teritorial diwilayah provinsi Papua barat dilaksanakan di halaman Kodim Pati dengan upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Komandan kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham zamani, SE, M.I.Pol.Kamis,(05/11/2020).

Upacara pemberangkatan pagi tadi juga dihadiri oleh Kasdim Pati Mayor Inf Much. Sholihin,S.Ag, M.Si bersama Perwira Kodim dan perwakilan anggota seluruh jajaran Kodim Pati. Menurut penuturan Dandim Pati, Satuan tugas ini sudah berjalan selama tiga tahun, ini merupakan gelombang ke- 4 yang akan melaksanakan tugas selama satu tahun di wilayah Kodam XVIII/Kasuari.

Dalam sambutannya Dandim Mengatakan, "Di lingkungan Militer tugas merupakan kehormatan yang harus dilaksanakan dengan tulus ihklas dan  harus berhasil,"Kata Dandim.

"Karena ini suatu perintah dan jumlah personel sudah ditentukan oleh komando atas, sehingga kita harus mengirimkan personel. Dan rencana kedepanya kebijakan ini masih tetap berlanjut sehingga  kedepan masih ada lagi personel yang akan diberangkatkan lagi untuk Satgas Apter,"Terangnya.

Dandim juga berpesan kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas agar menjaga nama baik pribadi maupun satuan karena nanti pasti akan bergabung dengan rekan-rekan dari Kotama lain dan jangan sampai ada permasalahan ditempat tugas nantinya.

"Saya berharap semua personel siap untuk melaksanakan tugas apabila ditunjuk dan diperintahkan oleh satuan. Saya ucapkan selamat bertugas kepada prajurit yang akan diberangkatkan, laksanakan tugas ini dengan baik tulus dan ihklas, karena tugas ini tidak selamanya karena secara periodik dalam jangka waktu selama satu tahun pasti nanti akan kembali lagi ke satuan Kodim Pati ini,"Pungkasnya.(KN.Snpt/Pendim)

Tuesday, November 3, 2020

Kemanunggalan Babinsa Bersama Masyarakat Bukan Hanya Slogan Belaka

Salatiga - Salah satu kemanunggalan rakyat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah Gotong royong, sebagaimana yang dilakukan oleh Serka Dulkolik Babinsa Glawan bersama anggota Koramil 02/Pabelan dalam pengecoran jembatan di dusun Semare desa Glawan kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Selasa (03/11)

Jembatan  yang menghubungkan Dusun Semare menuju Dusun Randusari Desa Glawan  yang berada di Kecamatan Pabelan adalah salah satu akses untuk melaksanakan aktifitas sehari-hari masyarakat setempat.Sehingga kondisi jembatan harus bener benar kokoh dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Dengan peran serta Babinsa desa tersebut maka hal tersebut dapat dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat setempat.
"Jembatan ini merupakan akses bagi masyarakat dalam melakukan aktifitas, anak-anak Desa Glawan yang akan bersekolah banyak melewati jembatan ini, dan jembatan ini pula yang menjadikan dan akses terdekat masyarakat untuk dapat melakukan aktifitas dagang atau bertani," Ujar Serka Dulkolik.

Serka Dulkolik juga menambahkan, bahwa tugas Babinsa adalah membantu masyarakat yang dalam kesusahan, dirinya mengajak masyarakat desa untuk memperbaiki jembatan tersebut, selain sebagai rasa peduli adalah karena dengan kemanunggalan TNI dan Rakyat akan tumbuh.
"Kemanunggalan TNI dan Rakyat ya salah satunya ini, bekerjasama memecahkan masalah dan bergotong royong," Pungkas Babinsa tersebut.(pendim0714)

Monday, November 2, 2020

Babinsa Berikan Pemahaman Warga Tentang Bahaya Pergaulan Bebas

Salatiga - Babinsa Penawangan Koramil 15/Klepu jajaran Kodim 0714/Salatiga menghadiri Penyuluhaan Stunting dan Sex Education Pada Anak Usia Dini yang diselenggarakan oleh Mahasiswa UNNES Semarang di Balai desa Penawangan kecamatan Pringapus kabupaten Semarang,Minggu (01/11)

Materi Stunting yang disampaikan oleh Rista Pratiwi memberikan pemahaman bahwa kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu akibat kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Gizi buruk penyebab stunting pada anak ini bisa diakibatkan gizi buruk pada ibu maupun pada anak dalam masa vital tumbuh-kembangnya.

"Dampak stunting pada anak umumnya menyebabkan anak memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari anak seumurannya. Selain berdampak pada tinggi badan, kemampuan belajar anak cenderung lebih rendah serta anak jadi rentan terhadap penyakit"ujarnya

Penyebab dari Stunting antara lain Kadar Gizi Buruk Sejak Masa Kehamilan,Lingkungan Tidak Mendukung,Kurangnya Makanan Pendamping ASI (MPASI),Masalah Kebersihan Makanan dan Air ,Tidak Mendapat ASI Eksklusif,Infeksi,serta Lingkungan yang Tidak Higienis.

"Ironi nya stunting sering dianggap sepele di kalangan masyarakat. Padahal, pertumbuhan tinggi seorang anak berfungsi sebagai penanda berbagai kelainan patologis yang terkait dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas"tutupnya

Iffa Syariffatun dalam pembahasan tetntang Sex Education pada anak usia dini menekankan Hal itu wajib dilakukan dengan tujuan agar para remaja dapat terhindar dari dampak negatif perkembangan teknologi seperti pergaulan bebas dan nikah usia dini.

"Di era sekarang ini sudah banyak pemberitaan publik di semua media akhir-akhir ini tentang kejahatan seks terhadap perempuan dan anak di bawah umur, seperti kenakalan remaja mulai dari balap liar, narkoba dan seks bebas serta tindak kriminalitas yang melibatkan pelajar," jelasnya.

bahwa pergaulan bebas dan nikah usia dini sebagian besar sering terjadi pada para remaja usia produktif, maka itulah perlunya bimbingan dan arahan sejak dini terhadap generasi muda baik secara formal maupun informal.

"Hal ini terjadi dikarenakan Banyak orang tua yang tidak memiliki pemahaman mengenai sex education sehingga seringkali terabaikan oleh orang tua. Tidak sedikit juga masyarakat yang merasa tabu atau tidak layak membahas mengenai sex kepada anak usia dini"tegasnya.(Pendim0714)