Sunday, February 28, 2021

Terus ingatkan masyarakat tentang prokes, para Babinsa Koramil Gabus menyisir dua pasar

KAAPNEWS.COM (GABUS)



Babinsa Koramil 19/Gabus Kodim 0718/Pati sosialisasi protokol kesehatan (5 M) serta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Minggu, (28/02/2021).

Khususnya diwilayah kecamatan Gabus kegiatan ini dilaksanakan setiap hari oleh anggota Koramil 19/Gabus di dua pasar tradisional terbesar di kecamatan tersebut.

Sambil membawa papan plakat bertuliskan protokol kesehatan, para Babinsa menyisir pasar desa Gabus dan pasar desa Karaban untuk mengadakan penertiban serta menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan 5 (M) dan sosialisasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

Tak segan sekali-kali menegur para pedagang serta pengunjung agar mengenakan masker dengan benar bertujuan untuk mengingatkan bahwa sampai saat ini masih dalam kondisi pandemi sebagai edukasi kepada pedagang serta pengunjung pasar.

Tidak ditemukan pelanggaran prokes yang dilakukan oleh pedagang serta pengunjung pasar pagi tadi.

Menurut Peltu Muslim Bati Tuud Koramil 19/Gabus, kegiatan Yustisi serta sosialisasi akan dilaksanakan setiap hari agar masyarakat tidak lupa bahwa masih dalam pandemi covid-19.

"Kita laksanakan setiap hari kegiatan ini biar masyarakat tidak lupa kalau kita masih dalam masa pandemi," Ungkap Muslim.(Kn.Snpt/Pendim)

Saturday, February 27, 2021

Patroli gabungan Koramil Tambakromo,Polsek dan Pol PP tertibkan warung yang melanggar jam malam

KAAPNEWS.COM (TAMBAKROMO)



Guna optimalkan pelaksanaan PPKM mikro, malam tadi mulai pukul 21.00 Wib telah dilaksanakan patroli gabungan antara TNI , POLRI dan satpol PP dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ) diwilayah kecamatan Tambakromo. Jumat, (26/02/2021).

Patroli gabungan melibatkan personil dari Koramil Tambakromo sebanyak 2 orang, personel Polsek 4 orang dan Satpol-PP kecamatan Tambakromo sebanyak 1 orang.

Seperti biasanya yang telah dilakukan pada malam-malam sebelumnya, sasaran patroli gabungan menargetkan pada warung makan dan angkringan atau tempat mangkal diwilayah kecamatan Tambakromo yang diatur secara bergantian rute patroli tersebut sehingga dapat mengkaver seluruh wilayah kecamatan Tambakromo.

Dengan menyampaikan himbauan kepada pedagang serta pembeli yang pada saat didapati masih membuka warung melebihi jam malam yang telah ditentukan yakni pukul 21.00wib.

Menurut Kapten Inf Suyani Danramil 20/Tambakromo tindakan yang diambil sejauh ini adalah sebatas mengingatkan serta menyampaikan himbauan dan pengawasan aktivitas masyarakat agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

"Dengan langkah seperti ini diharapkan lama kelamaan masyarakat mulai terbiasa dengan kebiasaan baru sehingga dengan sendirinya akan timbul kesadaran untuk mematuhi aturan yang telah ditentukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah kecamatan Tambakromo, "Kata Suyani.(Kn.Snpt.pendim)

Thursday, February 25, 2021

Sosialisasi Prokes serta PPKM mikro, Babinsa Koramil Gabus sambangi Pasar Gabus dan Karaban

KAAPNEWS.COM (GABUS)




Sosialisasi protokol kesehatan (5 M) serta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro diwilayah Kecamatan Gabus dilaksanakan setiap hari oleh anggota Koramil 19/Gabus Kodim 0718/Pati.

Fokus di fasilitas umum seperti  di pasar tradisional yang merupakan tempat yang termasuk paling rentan penyebaran covid-19, sambil membawa papan plakat bertuliskan protokol kesehatan, para Babinsa menyisir seluruh los pasar untuk mengadakan penertiban serta menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan 5 (M) dan sosialisasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro .

Sosialisasi prokes serta PPKM mikro yang dilaksanakan setiap hari ini untuk pendisiplinan serta pengawasan aktivitas masyarakat diwilayahnya untuk menekan serta meminimalisir sebaran covid-19.

Terlihat para Babinsa Koramil Gabus mengadakan sosialisasi prokes di pasar desa Gabus dan desa Karaban. Kamis, (25/02/2021).

Tak segan sekali-kali menegur para pedagang serta pengunjung agar mengenakan masker dengan benar bertujuan untuk mengingatkan bahwa sampai saat ini masih dalam kondisi pandemi sebagai edukasi kepada pedagang serta pengunjung pasar.

Dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan pelanggaran prokes yang dilakukan oleh pedagang serta pengunjung pasar. Besar kemungkinan masyarakat khususnya sekitar wilayah tersebut sudah menyadari pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk keselamatan bersama.(Kn.Snpt/Pendim)

Tuesday, February 23, 2021

Dua pasar di kecamatan Gabus jadi sasaran operasi yustisi Koramil, Polsek serta Pol PP

KAAPNEWS.COM (GABUS)




Babinsa Koramil 19/Gabus Kodim 0718/Pati gencar melaksanakan operasi yutisi serta sosialisasi protokol kesehatan di dua pasar tradisional yang ada diwilayahnya.

Tidak bosan- bosannya dengan rutinitas harian yang dilaksanakan setiap hari tentang pendisiplinan serta pengawasan aktivitas masyarakat diwilayahnya, pagi tadi Babinsa desa Gabus dan Babinsa desa Karaban bersama jajaran Polsek serta Pol PP kecamatan Gabus melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi bertujuan menyampaikan edukasi kepada pedagang serta pengunjung pasar Gabus dan pasar Karaban. Selasa, (23/02/2021).

Petugas gabungan berkeliling di kedua pasar terbesar yang ada di kecamatan Gabus sambil membawa papan plakat bertuliskan protokol kesehatan menyisir seluruh los pasar untuk mengadakan penertiban serta menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan 5 (M) dan sosialisasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro yang diperpanjang hingga bulan Maret.

Dalam kegiatan operasi yustisi di kedua pasar menurut penuturan Komandan Koramil 19/Gabus melalui Bati tuud Koramil Peltu Muslim menyampaikan, selama kegiatan yang dilaksanakan pagi tadi tidak menemukan pelanggaran protokol kesehatan dari pedagang serta pengunjung pasar.

"Alhamdulillah kegiatan yang kami laksanakan hari ini bersama jajaran polsek, Pol PP kecamatan Gabus bersama kepala pasar, kami tidak menemukan pelanggaran protokol kesehatan.  Para pedagang serta pengunjung pasar menggunakan masker semua sehingga kami hanya menyampaikan sosialisasi tentang Prokes serta PPKM mikro yang hingga saat ini masih berlangsung,"ujar Muslim. (Kn.Snpt/Pendim)

Thursday, February 18, 2021

Pengobatan gratis dan pembagian natura oleh Kodim Pati bersama Komunitas serta relawan di dua desa

KAAPNEWS.COM (PATI)



Sudah sekitar 14 hari wilayah Kabupaten Pati khususnya di 6 kecamatan terendam banjir, walaupun saat ini sudah berangsur-angsur surut, namun dibeberapa wilayah masih cukup tinggi.

Sekian waktu terkepung banjir tentunya menyulitkan masyarakat yang terdampak banjir untuk beraktivitas unutuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut juga sudah sangat terasa termasuk gejala gangguan kesehatan sudah banyak timbul.

Peduli dengan kondisi tersebut, Kodim 0718/Pati  bersama relawan dari Markas bersama As-sunah, yayasan Akhlakul Karimah, yayasan Insan Cendekia Mulia Pati serta komunitas Pati mengaji mengadakan kegiatan bhakti sosial pengobatan secara gratis di balai desa Ngastorejo kecamatan Jakenan. Dalam kegiatan tersebut juga dibagikan 50 paket sembako dari alumni angkatan 96 SMPN 8 Pati. Kamis, (18/02/2021).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE, M.I.Pol didampingi oleh Ketua Persit KCK cabang XXXIX Dim Pati Ny. Iing Adi Ilham Zamani, Kasdim Pati Mayor Inf Much.Sholihin, S.Ag, M.Si, Forkopincam Jakenan, Kades Ngastorejo Poniman beserta perangkat desa.

Ditemui media, Dandim Pati menuturkan bahwa kegiatan bhakti sosial ini adalah berkat kerjasama antara Kodim Pati bersama relawan dari Markas bersama As-sunah, yayasan Akhlakul Karimah, yayasan Insan Cendekia Mulia Pati serta komunitas Pati mengaji yang dipelopori H. Purwanto dan didukung oleh Puskesmas Jakenan dan DKT (Dinas Kesehatan Tentara) Rumah sakit Marga Husada Pati.

"Kodim Pati bersama teman-teman relawan yang dipelopori oleh H. Purwanto melaksanakan pengobatan masal di desa Ngastorejo. Kita ketahui bersama bahwa banjir telah terjadi hampir 14 hari tentunya berdampak terhadap kesehatan masyarakat,"Ujar Dandim.

Dandim berharap kegiatan bakti sosial ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang terdampak banjir. Dia juga menambahkan selain kegiatan pengobatan masal di desa Ngastorejo Jakenan, kodim Pati juga memberikan bantuan 50 paket natura yang hari ini juga dibagikan di desa Kosekan kecamatan Gabus.

H. Purwanto ketua Yayasan Akhlakul Karimah mengatakan, "Hari ini kita sudah yang kedua kali mengadakan pengobatan gratis di desa Ngastorejo ini yang dilanjutkan edukasi kepada anak-anak (Trauma Healing). Kita hari ini membawa dukungan obat berupa spray (obat sempot untuk gatal kulit) ada juga donasi berupa Alqur'an untuk mushola dan masjid,"kata Purwanto.
 
Kades Ngastorejo Poniman menambahkan bahwa ada sekitar 150 rumah yang terdampak banjir dan sekitar 140 hektar sawah yang hingga saat ini masih terendam banjir dengan ketinggian rata-rata 5 sampai 40 cm. "Terimakasih atas kegiatan bhakti sosial berupa pengobatan serta bantuan lainnya dari Pak dandim pati bersama komunitas serta relawan, tentunya ini sangat dibutuhkan oleh nmasyarakat desa Ngastorejo,"kata Poniman.

Acara pengobatan masal pagi tadi diikuti oleh sebanyak 110 warga, dewasa maupun anak-anak dengan rata-rata mengeluhkan sakit pusing, sakit perut, ISPA, gatal-gatal pada kulit serta pemeriksaan tensi  darah.

Usai menghadiri kegiatan bhaksos pengobatan di desa Ngastorejo, rombongan Dandim Pati melanjutkan kegiatan penyerahan bantuan sebanyak 50 paket natura di desa Kosekan kecamatan Gabus yang didistribusikan kerumah masyarakat menggunakan perahu karet (LCR) dukungan dari Danrem 073/Makutarama.(Kn.Snpt/Pendim)

Tuesday, February 16, 2021

Sosialisasi pembentukan Posko PPKM Mikro di desa Sidomukti Margoyoso

KAAPNEWS.COM (MARGOYOSO)



Sosialisasi pembentukan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Covid -19 tahun 2021 digencarkan oleh jajaran Forkopincam kecamatan Margoyoso kabupaten Pati.

Guna menindaklanjuti program pemerintah tentang penanganan Covid-19, jajaran Forkopincam kecamatan Margoyoso gencar melaksanakan sosialisasi pembentukan Posko PPKM Mikro diwilayahnya. Di desa sidomukti sekira pukul 20.00 wib yang dihadiri oleh Camat Margoyoso Suristo, SH, Komandan Koramil 06/Margoyoso lettu inf  Wanto dan Kapolsek Margoyoso AKP Sundari. Selasa,(16/02.2021).

Kegiatan sosialisasi tersebut juga menghadirkan Kepala desa beserta perangkat, ketua BPD beserta anggota serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Sidomukti untuk mendukung serta mempercepat realisasi pembentukan Posko.

Dalam sambutannya, Camat Margoyoso menyampaikan kepada masyarakat agar dalam situasi pandemi apabila ada hajat pernihan maupun yang laiinya supaya tetap mematuhi instruksi dari pemerintah yakni penerapan protokol kesehatan secara ketat.. "Bagi masyarakat yang rencana mempunyai hajat  pesta pernikahan dan hajat yang lainnya supaya melaporkan kepada kepala desa, Bhabinkamtibmas, babinsa atau Bidan desa,"Kata Suristo.

Camat Margoyoso juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik kalau misalkan ada warga yang terpapar Covid-19.  "Karena penyakit ini bukan aib tidak usah malu. Yang harus dihindari itu penyakitnya, jangan mengucilkan orangnya, untuk itu setiap Rt agar diwajibkn jogo tonggo, dan agar di sediakan tempat isolasi mandiri,"pungkasnya. 

Senada dengan Camat margoyoso, Kapolsek Margoyoso bersama Danramil Margoyoso juga sangat mendukung pembentukan Posko PPKM Mikro Covid-19. "Babinsa bersama Bhabinkamtibmas bersama Kades dan Bidan desa merupakan ujung tombaknya. Untuk itu kepada seluruh masyarakat kami mohon mendukungnya agar penanganan Covid-19 khususnya diwilayah desa Sidomukti dapat berjalan baik dengan mengaktifkan jogo tonggo serta melaporkan setiap perkembangannya melalui Posko PPKM Mikro ini,"kata Danramil. (Kn.Snpt/Pendim)

Sunday, February 14, 2021

Posko PPKM mikro tiga desa ini ditinjau tim wasev Kodam IV

KAAPNEWS.COM (PATI)




Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro telah tetapkan pemerintah sebagai langkah untuk penanganan serta pengendalian Covid-19 hingga ditingkat desa maupun kelurahan.

Kebijakan yang diambil pemerintah dengan menerapkan PPKM berskala mikro dengan mendirikan posko hingga ditingkat desa maupun kelurahan merupakan langkah serius pemerintah terhadap  penanganan Covid-19 sehingga diharapkan mampu menekan laju penyebaran Covid-19.

Untuk mengetahui sejauh mana implementasi dilapangan terhadap penerapan PPKM Mikro di seluruh desa di wilayah kabupaten Pati,  pagi tadi Kodim 0718/Pati menerima kunjungan Tim Pengawasan & Evaluasi (Wasev) Kodam IV/Diponegoro  yang dipimpin oleh Pamen Ahli Pangdam IV/Diponegoro Bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan LH Kolonel Inf Kus Hariyono. Minggu, (14/02/2021)

Didampingi  Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE. MI.Pol, Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin,S.Ag,M.Si, Kabag Ops Polres Pati Kompol Sugino,SH.MH, Pasiops Kodim 0718 Pati Kapten Inf Munawar, Pasi Intel Kodim 0718/Pati Lettu Inf Suwoyo serta perwakilan dari BPBD Kabupaten Pati, terlihat Tim Wasev Kodam IV/Diponegoro tersebut meninjau Posko Covid-19 yang berada di Makodim Pati.

Setelah meninjau Posko di Makodim Pati, Tim wasev kemudian menuju ke desa Jontro kecamatan Wedarijaksa. Disela kegiatan peninjauan dan pemeriksaan kesiapan Posko, di desa Jontro Tim wasev  berkesempatan meninjau ruang isolasi yang telah disiapkan. Bersama Dandim Pati, Tim Wasev berkeliling serta menerima penjelasan singkat tentang kesiapan Posko dari kepala UPT Puskesmas Wedarijaksa dan Bidan desa setempat.

Tim Wasev Kodam IV/Diponegoro berharap dengan kesiapan posko PPKM Mikro di seluruh desa, diharapkan akan mampu menekan seminimal mungkin angka penularan covid-19, dan masyarakat yang terpapar covid-19 mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat, "Saya berharap dengan terbentuknya Posko PPKM Mikro ini dapat mempermudah koordinasi serta pengawasan sehingga angka penularan covid-19  dapat ditekan seminimal mungkin," ujar Kolonel Kus Hariyono.

Setelah dari desa Jontro, rombongan kemudian menuju ke Posko siaga Covid-19 PPKM Mikro serta posko Jogo Tonggo di desa Ngepungrojo kecamatan Pati dan Posko PPKM serta Posko Jogo Tonggo desa Pegandan kecamatan Margorejo.(kn.Snpt.)

Saturday, February 13, 2021

Babinsa Koramil Batangan bersama 4 pilar desa dirikan Posko Covid-19 PPKM mikro

KAAPNEWS.COM (BATANGAN)



Mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19, para Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Kades serta Bidan desa selesaikan pembuatan posko PPKM Berbasis Mikro di desa binaan masing-masing.


Pembuatan posko Covid-19 PPKM mikro sampai ke tingkat desa dan kelurahan dilakukan adalah untuk menekan seminimal mungkin penularan Covid-19 hingga ke tingkat desa.

Sejauh ini di wilayah Koramil 15/Batangan (kecamatan Batangan) dari 18 desa yang saat ini  sudah melaporkan kesiapan Posko adalah sejumlah 13 desa yaitu, Desa  Gunungsari, Desa Ngening, Desa Kuniran, Desa Batursari, Desa Tlogomojo, Desa Raci, Desa Sukoagung, Desa Mangunlegi, Desa Jembangan, Desa Ketitangwetan, Desa Bulumulyo, Desa Klayusiwalan dan Desa Bumimulyo.

Untuk 5 desa yang belum melaporkan masih dalam tahap finishing. "Ini merupakan kesiapan penanganan Covid-19 terutama penerapan PPKM berskala mikro, sehingga pembuatan posko hingga sampai tingkat desa untuk memudahkan pencarian data maupun koordinasi pengawasan aktivitas masyarakat," Kata Kapten Chb Wasis Danramil 15/Batangan. Sabtu. (13/02/2021)

"Dari hasil koordinasi dan pendampingan masing-masing Babinsa, untuk Banner Posko masih dalam proses pencetakan sedangkan data datanya sudah siap semua," Imbuh Danramil.

Danramil berharap dengan adanya posko diharapkan mempermudah sebagai tempat untuk berkoordinasi serta memudahkan memperoleh data sehingga pengawasan aktivitas masyarakat yang terkait dengan protokol kesehatan dapat dilakukan secara maksimal. (kn.Snpt.pendim)

Pemantauan PPKM mikro, Arena footsal dan warung di Tambakromo malam tadi jadi sasaran patroli gabungan

KAAPNEWS.COM (TAMBAKROMO)



Patroli gabungan TNI-POLRI dan Satpol-PP dalam rangka pengawasan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Kecamatan Tambakromo tadi malam kembali dilaksanakan.

Personel gabungan yang terdiri dari Koramil Tambakromo 2 orang, Polsek Tambakromo 5 orang dan Satpol PP kecamatan Tambakromo 1 orang menyisir warung makan, warung kopi/angkringan serta kerumunan warga di wilayah Tambakromo dan sekitarnya,termasuk arena footsal yang berlokasi di desa Karangmulyo. Jumat, (12/02/2021).

Dalam kegiatan Patroli tersebut dilakukan penertiban terhadap warung yang masih buka melebihi pukul 21.00 wib dan membubarkan aktivitas olahraga footsal yang masih berlangsung hingga melebihi jam malam yang sudah ditentukan dengan memberikan himbauan serta menyampaikan pemahaman tentang penerapan PPKM berskala mikro yang diberlakukan mulai 9 sampai 22 februari 2021.

Patroli gabungan selalu dilaksanakan setiap malam untuk menertibkan serta memantau pelaksanaan PPKM yang memberikan batasan aktivitas kepada masyarakat pada malam hari  maksimal pukul 21.00wib guna menekan angka penularan covid-19 diwilayah Kabupaten Pati.

"Langkah ini diambil karena disinyalir masih banyak pelanggaran jam malam yang dilakukan oleh masyarakat yang melakukan aktivitas diatas jam yang telah ditetapkan sehingga kami memberikan himbauan untuk segera menutup warung serta membubarkan aktivitas yang masih berlangsung melebihi jam malam, "ujar Kapten Suyani Danramil 20/Tambakromo.(kn.snpt)

Friday, February 12, 2021

Babinsa Koramil Jaken bersinergi dirikan Posko PPKM mikro di desa binaan

KAAPNEWS.COM (JAKEN)



Babinsa bersama 4 pilar di desa gencar melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan dan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di desa binaan masing-masing.

Untuk memberikan pemahaman serta menyampaikan informasi kepada masyarakat luas, para Babinsa di jajaran Koramil 16/Jaken bekerja sama dengan 4 pilar di desa binaan masing-masing yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas , Kepala desa serta Bidan desa mensosialisasikan pemberlakuan PPKM mikro. Jumat, (12/02/2021).

Selain melaksanakan sosialisasi, posko covid-19 juga dibentuk sampai ditingkat desa maupun kelurahan diseluruh wilayah kabupaten Pati. Ini dilakukan adalah semata-mata untuk menekan penularan covid-19 dengan mengadakan pengawasan ketat terhadap kegiatan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Guna mendukung program dari pemerintah, pembuatan posko PPKM Berbasis Mikro di wilayah kecamatan Jaken didirikan dimasing-masing desa untuk mempermudah akses data, memudahkan koordinasi serta pengawasan kegiatan masyarakat.

Menurut laporan yang dihimpun dari para Babinsa, Danramil 16/Jaken Kapten Kav Budi Karyadi, SE menyampaikan bahwa diwilayahnya sebanyak 5 desa yang sudah terbentuk posko diantaranya adalah Desa  Arumanis, Desa Mantingan, Desa Ronggo, Desa Sidoluhur dan Desa Sriwedari, sedangkan untuk desa yang lain masih dalam proses.

"Sudah ada 5 desa diwilayah kecamatan Jaken yang sudah mendirikan posko. Salah satu fungsi posko adalah agar mempermudah koordinasi, mempercepat akses data serta memudahkan pengawasan kegiatan masyarakat di desa masing-masing,"Kata Kapten Budi.

Dengan terbentuknya posko tersebut diharapkan berfungsi dengan baik bukan hanya sebagai simbol semata. "Semoga posko yang sudah dibentuk benar-benar berfungsi sehingga dapat menekan angka penularan covid-19 sampai ditingkat desa maupun kelurahan,"Tandasnya.(Kn.Snpt/Pendim)

Thursday, February 11, 2021

Berikan pemahaman tentang PPKM mikro, Babinsa bersama 4 pilar desa Sendangrejo lakukan sosialisasi

KAAPNEWS.COM (TAYU)



Gencarkan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan dan PPKM berbasis mikro, Babinsa Sendangrejo kecamatan Tayu kabupaten Pati bersama Bhabinkamtibmas, Kades serta Bidan desa keliling kerumah warga. Kamis,(11/02/2021).

Sosialisasi serta edukasi ini adalah bertujuan memberikan pemahaman kepada semua warga tentang penerapan protokol kesehatan 5 M serta sosialisasikan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro yang diberlakukan mulai tanggal 9 sampai 22 februari 2021.

Sosialisasi dari rumah ke rumah ini dilakukan oleh Babinsa Sendangrejo Koptu Saiful Qodri , Bhabinkamtibmas Brigadir Doni Hermawan, Kepala Desa Sulyanto, Bidan Desa Eny serta perwakilan dari RT/RW desa Sendangrejo agar masyarakat mengetahui serta memahami program pemerintah khususnya penanganan covid-19 diwilayah Kabupaten Pati.

Menurut Danramil 03/Tayu Lettu Inf Suwoyo, kegiatan seperti ini rencana akan dilakukan secara masiv oleh 4 pilar di desa yaitu Kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Bidan desa untuk menekan penularan covid-19.

"Seluruh Babinsa sudah diperintahkan melaksanakan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat di desa binaan masing-masing, mengingat dalam penerapan PPKM berbasis mikro ini dilaksanakan pembuatan posko covid-19 sampai tingkat desa dan kelurahan untuk mengadakan pengawasan ketat terhadap kegiatan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan,"Kata Lettu Suwoyo.(Kn.Snpt/Pendim)

Kodim Pati berikan pembekalan kepada Babinsa terkait tracing covid-19

KAAPNEWS.COM (KOTA)



Guna mempersiapkan SDM para Babinsa dijajaranya dalam penanganan covid-19 khususnya menghadapi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan covid-19 sampai tingkat desa dan kelurahan, Kodim 0718/Pati mengadakan pembekalan yang diikuti oleh perwakilan Babinsa setiap Koramil sebagai  kader di seluruh Koramil dijajaran Kodim Pati.

Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yakni Training Of  Trainer (TOT) tracing covid-19 yang telah dilaksanakan selama dua hari kemarin melalui daring  bersama Kemenkes yang diikuti oleh tiga orang Babinsa sebagai perwakilan Kodim Pati yang nantinya merupakan sebagai trainer untuk menyampaikan kepada Babinsa yang lain tentang materi yang telah didapatnya.

Guna mempercepat penyerapan materi, tiga orang Trainer yakni Serka Sunarto, Sertu Arifin dan Serda suryono mulai menyampaikan materi yang didapatnya dengan peserta perwakin Babinsa sebanyak 21 orang pagi tadi di aula Suluh Bakti kodim Pati. Kamis,(11.02/2021).

Materi singkat yang disampaikan diantaranya adalah pengetahuan dasar tentang covid-19 dan pencegahan serta pengendalian infeksi (PPI), pedoman pencegahan dan pengendalian covid-19, pemberdayaan masyarakat dalam pemantauan kontak erat Covid-19, pemantauan karantina dan isolasi mandiri, panduan singkat pelacakan kontak (Contact Tracing) dan pelatihan menggunakan aplikasi contact tracing dan log book tracer.(Kn.Snpt/Pendim)

Tuesday, February 9, 2021

Sosialisasi Prokes dan bagikan masker, anggota kodim dan polres Pati sambangi pasar Yaik

KAAPNEWS.COM (PATI)



Pembagian masker gratis kembali dilakukan oleh personel gabungan Kodim 0718/Pati bersama Polres Pati, kali ini sasarannya adalah di pasar Yaik kecamatan Pati.

Kegiatan bagi-bagi masker seperti ini dilakukan setiap hari oleh Kodim dan Polres Pati sekaligus untuk melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan (5M) guna menekan angka penularan covid-19.

Para petugas gabungan terlihat menyambangi para pedagang serta pengunjung pasar Yaik Kecamatan Pati sambil membagikan masker serta mengadakan sosialisasi protokol kesehatan. Selasa, (09/02/2021).

Menurut Perwira Seksi Operasi Kodim 0718/Pati Kapten Inf Munawar bahwa kegiatan pembagian masker seperti ini akan dilaksanakan hingga tanggal 10 februari 2021. "Kodim bersinergi bersama Polres Pati hari ini kembali membagikan masker gratis kepada masyarakat sekaligus kita adakan sosialisasi tentang protokol kesehatan"Kata Kapten Munawar.

"Walaupun saat ini sebagian wilayah kabupaten Pati sedang dilanda banjir namun sosialisasi protokol kesehatan tetap digencarkan. Kami berharap dengan gencarnya kegiatan seperti ini dapat menekan angka penularan covid-19 serta dapat menggugah kesadaran untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,"Tandasnya.(Kn.Snpt/Pendim)