Friday, July 28, 2023
Meski Kalah Telak, Inilah Misi Yang Diemban Tim Kesebelas Kodim Pati
Thursday, July 27, 2023
Program TMMD, Kesbangpol Kabupaten Pati Berikan Materi Wasbang Di Desa Bungasrejo
Wednesday, July 26, 2023
Koramil Tambakromo Bersama Polsek Bersinergi Dalam Kegiatan Nonfisik TMMD
Tuesday, July 25, 2023
Koramil Jakenan Bersinergi Bersama Polsek Mengisi Kegiatan Nonfisik TMMD
Sebanyak 13 Titik Bantuan TNI Manunggal Air Diresmikan Dandim Pati
Friday, July 21, 2023
Persit Kodim Pati Bersama Persit Koramil Tayu Gelar Jum'at Berkah
Thursday, July 20, 2023
Inilah Wujud Sinergitas TNI Dan Pemda Pati Dalam Kegiatan Nonfisik TMMD Di Desa Sinomwidodo
Tuesday, July 18, 2023
Sasaran Nonfisik TMMD Di Desa Bungasrejo, Puskesmas Jakenan Sosialisasi Stunting
Satgas TMMD Bersama Masyarakat Desa Sinomwidodo Kebut Cor Jalan
Cegah Bullying, Koramil Dukuhseti Lakukan Hal Ini
Monday, July 17, 2023
Dandim Pati Lepas Tiga Anggota Yang Memasuki Usia Pensiun
Kasdim Pati Menjadi Irup Upacara Bendera Tujuhbelasan Bulan Juli 2023
Wednesday, July 12, 2023
Pj Bupati Pati Bersama Dandim Membuka TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2023
Monday, July 10, 2023
TNI Bersama Masyarakat Serta Relawan Bersihkan Aliran Sungai Desa Ngagel
Friday, July 7, 2023
Permainan Tradisional Balogo dari Kalimantan Selatan Menarik Perhatian di FORNAS VII Jawa Barat
Soreang, KAAPnews.com
Pelaksanaan FORNAS VII 2023 yang sedang berlangsung di Bandung, Jawa Barat telah memasuki hari ke-5. Menurut Ketua KORMI Jabar sekaligus Ketua Pelaksana FORNAS VII 2023, Denda Alamsyah, terdapat salah satu perlombaan yang sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan. Kami bertemu dengan Denda Alamsyah di lokasi Venue Balogo pada hari Jumat (07/07/2023).
Denda Alamsyah menjelaskan bahwa pertandingan Balogo telah menjadi bagian resmi dari FORNAS sejak tahun lalu. Pada FORNAS VII 2023 di Jawa Barat ini, animo peserta terlihat meningkat. Pada FORNAS sebelumnya, hanya terdapat 7 provinsi dengan total 15 tim peserta.
"Namun, pada FORNAS VII 2023 di Jawa Barat ini, hasil pertemuan teknis kemarin malam menunjukkan adanya 14 provinsi dengan 40 tim putra dan 20 tim putri, dengan masing-masing tim terdiri dari 3 orang peserta yang berpartisipasi dalam perlombaan Balogo ini," ungkap Denda Alamsyah.
Husen Awsy, yang berasal dari Hulu Sungai Selatan, provinsi Kalimantan Selatan, dan bertindak sebagai tim juri, menjelaskan bahwa permainan Balogo biasa dimainkan oleh masyarakat Kalimantan Selatan sejak tahun 1920. Permainan ini populer di kalangan anak-anak, remaja, bahkan orang tua di Kalimantan Selatan.
Permainan ini dimainkan oleh tim yang terdiri dari 3 orang, dan setiap orang menggunakan stik atau "campa" yang terbuat dari bambu. Bentuk dari logonya (yang harus dirobohkan) dapat berupa bundaran, layangan, atau armor, tergantung pada preferensi tim. Namun, umumnya menggunakan logonya yang berbentuk layangan karena kondisi lapangan memungkinkan untuk menggunakan model tersebut dengan alat fasilitas yang ada. Jika kondisi lapangan tidak rata, maka model armor juga digunakan.
Cara bermainnya adalah dengan menjatuhkan bidak, dimulai dari garis start. Logo atau bidak ditempatkan berderet ke belakang pada garis-garis melintang, dengan aturan bahwa tim yang berhasil merobohkan bidak lawan sebanyak mungkin akan menjadi pemenang.
Lapangan permainan dilengkapi dengan garis Jong atau "mati" yang memiliki jarak sekitar 26 meter dari start hingga akhir. Dari start hingga Jong, jaraknya sekitar 12 meter, sementara dari start hingga bidak pertama atau sasaran pertama memiliki jarak sekitar 14 meter. Selanjutnya, jarak antara bidak pertama dan bidak kedua adalah 5 meter, begitu pula dengan jarak antara bidak kedua dan bidak ketiga.
Menurut Husen Awsy, FORNAS VII di Jawa Barat telah siap menggelar acara ini. Selain sarana dan prasarana yang lengkap, animo peserta dari berbagai provinsi sangat antusias.
"Selain itu, penting untuk dicatat bahwa informasi tentang pertandingan di semua Venue dapat ditonton dari mana saja karena panitia telah menyediakan link berita seputar FORNAS VII Jawa Barat melalui layanan Live Streaming," tambahnya. (*)
Thursday, July 6, 2023
Hadir Di FORNAS VII 2023, Inorga IESPA Usung Tema ''Melody of Victory'' Untuk Manjakan Pecinta Gamer
Bandung, KAAPnews.com
Indonesia Esports Association (IESPA) hadir di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VII 2023 yang digelar di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Kamis (06/07/2023).
Ketua Umum IESPA RM Ibnu Riza Pradipto saat membuka Esports Fornas 2023, menyebut jika ajang kali ini mengusung tema Melody of Victory yakni perpaduan kompetisi, musik, dan budaya.
"Melodies of Victory adalah gabungan ide dan mimpi dari kita untuk dapat memadukan sebuah acara Kompetisi Esports dengan budaya gamers. Kami mengusung semangat perbedaan dalam budaya gamers yang mencintai Esports, Musik dan juga budaya Jepang seperti Anime, Cosplay, dan masih banyak lagi. Di sini, kita ingin menunjukan kepada dunia bahwa Esports bukan hanya terbatas tentang kompetisi saja, namun juga ada culture dan lifestyle di dalamnya," kata Ibnu Riza Pradipto.
Apa yang disebut Ibnu itu jelas tergambar dalam suguhan acara musik yang dihadiri Artis papan atas indonesia. Seperti Weird Genius, Vierratale dan Luthfi Halimawan yang merupakan para musisi berbakat dan sangat dekat dengan komunitas Esports di Indonesia.
Menurut Denda Alamsyah, bahkan bukan hanya itu saja, IESPA juga sukses menjadikan Fornas Esports sebagai sports industry dan sports tourism seperti yang diinginkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Fornas Esports di Bandung The Real Sport Industry dan Sport Tourism itu bisa dilihat dengan tingginya minat peserta. Bahkan, Ibnu menyebut, IESPA harus melakukan proses kualifikasi terhadap 2000 tim dari 24 Provinsi yang mendaftar menjadi 96 tim dengan jumlah peserta 900 atlet. Mereka akan mengikuti empat nomor yang dipertandingkan yakni MLBB, PUBG, E-Football dan Tekken, tutur Denda Alamsyah Ketua Umum KORMI Jawa Barat.
Dilanjutkan, Ibnu mengungkapkan perkembangan Esports di Indonesia sudah sangat pesat dalam 5 tahun terakhir. Begitu juga dengan standard event esports sudah jauh lebih baik setiap tahunnya dan juga lebih banyak orang yang bisa hidup dari esports.
"Event-event semakin megah, prize pool semakin besar, dan juga Liga Esports di Indonesia yang semakin tertata rapi. Salah Satunya adalah Liga Nasional yang akan akan diadakan tahun ini oleh PBESI," kata Ibnu yang menjabat Deputi 2 Chef de Mission Kontingen Indonesia pada SEA Games 2023 Kamboja.
"IESPA sangat mendukung penuh Liga Esports Nasional. Kami percaya bahwa Liga Esports Nasional ini dapat meningkatkan standar mutu esports Indonesia secara menyeluruh, baik dari sisi Atlet, Tim Esports, dan pelaku bisnis," sambungnya.
Tidak hanya itu saja. Dalam Fornas VII 2023 Esport ini juga membangkitkan perekonomian. Karena, ada 42 booth yang ada di lokasi venue, terdiri dari booth Sponsor, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Fashion dan Komunitas jejepangan yang ikut juga berpartisipasi.
"Esports itu sports industry dan sports tourism. Dan, saya berharap Esports bisa meningkatkan perekonomian melalui ekonomi digital," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno dalam sambutan virtualnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo bahkan menyebut pemasukan dari industri digital sudah mencapai Rp 30 triliun pada tahun 2021.
"Pengguna internet sudah mencapai 200 juta dan pendapatan dari industri digital sudah mencapai Rp30 triliun pada tahun 2021. Saya berharap ini bisa berkembang lagi," kata Bamsoet, panggilan akrabnya lewat virtual. (*)
Bentuk Karakter Kuat Peserta Didik, Tim Kodim Pati Berikan Pembekalan Di SMK Tunas Harapan
Wednesday, July 5, 2023
Hari Kedua FORNAS VII 2023 Jabar, Inorga PERBAFI Memberikan Hadiah Spesial Dengan Hadirkan Ade Rai
Bandung, KAAPnews.com
Ratusan atlet binaraga fisik berlaga pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional atau Fornas VII 2023 Jabar di Gedong Budaya Sabilulungan Kabupaten Bandung.
Pada perhelatan Fornas VII 2023 Jabar kali ini, Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) melombakan beberapa kategori. Di antaranya atlet binaraga fisik kategori disabilitas dan kategori usia di atas 45 tahun.
"Alhamdulilah pada Fornas VII 2023 Jabar, kami Perbafi sudah tiga kali ikut. Jumlah atlet binaraga fisik yang ikut pertandingan ada 115 sampai 130 orang, ada sembilan katagori yang dipertandingkan pada FORNAS tahun ini. Termasuk ada kategori disabilitas dan usia diatas 45 tahun, bahkan kemarin ada yang usia sudah 56 tapi masih menjaga badannya dengan baik," kata Ketua Umum Perbafi Alamsyah Nasution di Gedong Budaya Soreang, selasa (04/07/2023)
Menurutnya, meski hanya sekitar enam bulan, namun antusiasme para pegiat olahraga dan atlet binaraga fisik di Indonesia sangat bagus. Buktinya, ada 21 provinsi yang mengirimkan atlet binaraga nya untuk berlaga pada event Fornas VII 2023 Jabar ini. Padahal, untuk mempersiapkan diri mengikuti suatu kejuaraan itu memerlukan persiapan yang matang dan baik.
"Karena binaraga fisik ini olahraga yang tidak mudah. Mereka perlu persiapan yang matang, persiapannya bisa enam bulan, Alhamdulilah hari ini berjalan lancar. Pada penyisihan kedua pertandingannya, saya rasa patut diapresiasi penyelenggara kejuaraan ini persiapannya tidak main-main," ujarnya.
Denda Alamsyah Ketua KORMI Jawa Barat berharap dengan adanya kejuaraan ini, dapat terus menumbuhkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olah raga, khususnya olahraga binaraga fisik. Karena, olahraga binaraga fisik ini memang benar-benar mengutamakan kesehatan dan kebugaran tubuh. Olahraga ini memiliki tiga unsur, yakni latihan otot, latihan jantung dan melatih menjaga makanan sehat. Sehingga, sangat tepat olahraga ini berada dibawah naungan Kormi yang memang bertujuan untuk menyehatkan masyarakat Indonesia melalui olahraga.
Denda Alamsyah menambahkan di Indonesia ini banyak sekali fitnes center, mereka itu pasti ingin kebugaran. Itu menunjukan banyak pecintanya olahraga ini. Nah selain untuk kebugaran, untuk mengapresiasi masyarakat yang menjaga kebugarannya dengan baik, ada pertandingannya.
" Termasuk pada event Fornas ini, untuk atlet terbaik akan kami kirim dalam kejuaraan Asia di Singapura September mendatang, jadi event ini sebagai ajang seleksi ke level Internasional," katanya.
Ketua Perbafi Jabar Chandra Ocan mengatakan bahwa pada event Fornas VII 2023 Jabar, pihaknya menurunkan 16 orang atlet binaraga fisik yang akan bertanding di semua kategori. Ia berharap semua atlet Jabar dapat membawa harum nama Jabar dan Indonesia pada tingkat yang lebih tinggi. Sehingga, kata dia, pihaknya tidak mau membebani para atletnya dengan target raihan medali.
"Target kami adalah bagaimana para atlet binaraga mereka bisa berkarya menjadi atlet menuju jenjang internasional. Kemudian kehidupan mereka terjamin. Intinya, minimal mereka nyaman dan mereka bisa mendapatkan penghidupan yang layak seperti diluar negeri," ujarnya.
Dalam perhelatan ini juga, kata Chandra, ia tidak ingin terjadi persaingan. Apalagi persaingan yang tidak fair karena sejatinya semua atlet binaraga fisik Indonesia harus maju dan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa go internasional. Sehingga, semua atlet dan para pengurus saling memberikan dukungan untuk kemajuan bersama.
"Cabor binaraga fisik itu bukan olahraga skill yang harus bersaing. Tapi olahraga yang saling support, saling membantu agar semuanya bisa go internasional. Termasuk pada event Fornas ini, saya minta semua jurinya dari semua provinsi bahkan ada juri dari Singapura, agar semuanya terbuka dan fair, karena kami disini mengedepankan kejujuran, tidak ada kecurangan atau pengaturan dan mafia olahraga," katanya.
Denda Alamsyah pun mengatakan bahwa Sementara itu, pada pertandingan Jenis Olahraga PERBAFI ini kedatangan tamu spesial yakni Juara Dunia atlet Binaraga Internasional kebanggaan Indonesia.
''Hari ini di pertandingan terakhir untuk memperebutkan medali, ada tamu spesial yang sekaligus memberikan kehormatan untuk pengalungan medali kepada para juara, dan yang lebih spesialnya lagi ada pemberian hadiah tambahan yakni satu uni sepeda motor buat peraih medali emas,'' tutur Denda Alamsyah dalam keterangannya di media centre FORNAS VII 2023 Jawa Barat tadi ini. (*)