Wednesday, July 31, 2024
Kodim Pati Menggelar Penyuluhan Stunting Dan Kesehatan Di Desa Payak
Jalur Perikanan, Pekerjaan Pengecoran Jalan TMMD Di Desa Tluwuk Wedarijaksa Penuh Tantangan
Tuesday, July 30, 2024
Kompak Tenan..! TNI Bersama Warga Payak Cor Jalan Dalam Rangka TMMD Sengkuyung
Dua Instansi Berikan Penyuluhan Dalam Kegiatan Nonfisik TMMD Desa Tluwuk Wedarijaksa
Tim Bintaljarahdam IV Diponegoro Sambangi Kodim Pati, Ini Yang Dilakukan
Monday, July 29, 2024
Rakor Penyusunan Renkon Banjir, Dandim Pati Mengajak Eratkan Sinergitas
TMMD Di Desa Tluwuk Gairahkan Kembali Semangat Gotong-Royong
Kebut Pekerjaan, Warga Payak Dan TNI Gotong-Royong Dalam TMMD Sengkuyung
Sunday, July 28, 2024
Kebun Jeruk Soneyan, Surga Jeruk Lokal dengan Rasa Unggulan
Wisata Petik Jeruk di Kebun Jeruk Soneyan: Alternatif Wisata Unggulan di Pati
Pada Sabtu, 27 Juli 2024, anggota DPR RI yang juga merupakan calon Bupati Pati, Sudewo, mengunjungi Kebun Jeruk di Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Soneyan serta pemilik kebun, Karyo.
Sudewo mengungkapkan kekagumannya terhadap kebun jeruk tersebut. “Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Jeruk di sini bisa berbuah lebat sampai rantingnya tidak kuat menahan beban buah. Di Kabupaten Pati ternyata ada produk unggulan dengan potensi besar seperti ini. Kebun ini memiliki lebih dari 30 titik yang menyebar di Desa Soneyan, sehingga wajar jika desa ini ditetapkan sebagai desa wisata oleh bupati,” ujar Sudewo.
Ia juga berencana untuk mengembangkan desa wisata ini dengan membangun akses jalan yang lebih baik menuju ke sana dan membantu pemasaran produk jeruk Soneyan ke kabupaten-kabupaten lain. “Saya akan membantu memasarkan jeruk Soneyan agar bisa dikenal lebih luas dan menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pati,” tambahnya.
### Menikmati Wisata Petik Jeruk di Kebun Jeruk Soneyan
Wisata petik jeruk di Kebun Jeruk Soneyan menawarkan pengalaman yang unik dan menyenangkan. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 8.000 dan dapat makan jeruk sepuasnya. Jika ingin membawa pulang jeruk, harganya dibanderol Rp 15.000 per kilogram.
Sudewo menekankan bahwa jeruk lokal Pati, khususnya jeruk Soneyan, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan jeruk impor. “Jeruk Soneyan ini rasanya manis, berbeda dengan jeruk impor yang tampilannya bagus tapi rasanya masam. Kita beli itu rasanya, bukan casing-nya,” ujarnya.
Ia juga mengajak warga Pati untuk mendukung produk-produk lokal. “Warga Pati harus memberikan dukungan terhadap produk-produk orang Pati sendiri ya,” ajak Sudewo.
### Kesimpulan
Dengan potensi besar dan dukungan dari berbagai pihak, Kebun Jeruk Soneyan berpeluang menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pati. Pengalaman petik jeruk langsung dari pohonnya dan menikmati manisnya jeruk lokal menjadi daya tarik tersendiri yang patut dicoba. Dukungan dan promosi yang lebih luas akan semakin meningkatkan popularitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Irjen Pol Ahmad Luthfi; Pahlawan di Balik Semangat Kaum Disabilitas Jawa Tengah
Irjen Pol Ahmad Luthfi; Pahlawan di Balik Semangat Kaum Disabilitas Jawa Tengah
Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi mendukung pembinaan kelompok disabilitas Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan UMKM dan ekonomi mikro secara mandiri. Hal tersebut dikemukakan saat Kapolda Jateng bersilaturahmi dengan Kelompok Disabilitas di Aula Balai Latihan Kerja ( BLK ), Desa Bangsri, Kec. Karangpandan, Kab. Karanganyar, Sabtu (27/7/2024).
Dalam acara tersebut, Irjen Pol Ahmad Luthfi mendapatkan kehormatan dengan dikukuhkan sebagai bapak Asuh disabilitas Jawa Tengah oleh Ketua aliansi disabilitas Kabupaten Karanganyar Bapak Harsanto. Dalam sambutannya, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa meski menyandang disabiltas kita sebagai manusia sama dihadapan Tuhan YME. Kekurangan yang dimiliki bukanlah hambatan untuk terus berkarya.
“ Saya sangat terhormat dan merasa bangga bisa berada disini menjadi Bapak Asuh Disabilitas, bahwa sebenarnya kita adalah sama sebagai warga masyarakat bangsa Indonesia khususnya wilayah Karanganyar apapun kegiatannya, apapun bentuknya, apapun warna kulitnya apapun perjalanannya dan apapun makanannya, kita adalah sama” ungkap Irjen pol Ahmad Luthfi
“pesan saya Jangan kita berkecil hati, jangan kita berendah diri, ojo cilik atine, ojo nelongso, ojo keronto-ronto, bahwa bapak ibu sekalian dengan segala kekurangan bukan merupakan suatu hambatan bapak ibu untuk berkarya,” tambahnya
Irjen Pol Ahmad Luthfi juga mengapresiasi kegiatan ini yang disebutnya sebagai sarana berkomunikasi dan wadah silaturahmi bagi kaum disabilitas dengan komunitas yang sudah dibentuk.
“ Pertemuan seperti ini sering sering kita lakukan, Melalui silaturahmi semoga kita dipanjangkan umur dan dimudahkan rejeki, contohnya berbagai produk UMKM bapak ibu disini laris,” ungkap Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Sebagai bentuk usaha yang paling kecil, UMKM adalah basis ekonomi di wilayah. Irjen Pol Ahmad Luthfi turut berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan dan kesempatan yang sama bagi kaum disabilitas untuk terus berkarya dan berusaha.
“Bapak ibu tidak usah berkecil hati, pemerintah melalui BUMN, BUMD dan sebagainya akan memberikan kesempatan yang sama bagi kaum disabilitas untuk terus berkarya dan berusaha,” tuturnya.
Dengan memanfaatkan UMKM sebagai sarana berkarya, Kapolda ingin menghapus stigma negatif yang mungkin ada terhadap kaum disabilitas dan menekankan bahwa mereka memiliki hak yang sama untuk sukses seperti warga negara lainnya. Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengingatkan bahwa semangat dan keteguhan hati yang kita miliki merupakan kunci untuk meraih kesuksesan.
“Terus semangat, bapak ibu adalah pahlawan bagi keluarganya masing-masing yang tidak patah semangat dan terus semangat dalam berkarya. Semoga bapak ibu diberkati menjadi umat-umat yang rahmatan lil alamin ”
“ sekali lagi saya pengen bapak ibu harus tersenyum lagi sebelum saya tinggal, ini menandakan kita semangat, bahwa bapak ibu adalah pahlawan bagi keluarga nya masing masing dan selalu semangat dalam berkarya” Pungkas Irjen pol Ahmad Luthfi.
Thursday, July 25, 2024
Irjen Pol Ahmad Luthfi; Sinergi Dengan Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai 2024
Irjen Pol Ahmad Luthfi; Sinergi Dengan Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai 2024
Polda Jateng-Kota Semarang| Dalam rangka pengamanan Pilkada 2024 Polda Jateng akan menggelar Operasi mandiri kewilayahan dengan sandi Operasi Mantap Praja.
Hal tersebut dikemukakan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat talk show di JawaPos TV Semarang, Kamis. (25/7/2024). Pagi.
Irjen Pol Ahmad Luthfi memaparkan kesiapan jajaran dalam pengamanan Pilkada 2024 diantaranya dengan menyiapkan sarana dan prasarana termasuk menggelar pelatihan seperti Sispamkota, Sispam Mako mapupun menyiapkan personil guna pengamanan dan pengawalan Calon kepala dan wakil kepala daerah.
“Jadi di wilayah masing masing kota/ kabupaten, kapolres sudah membuat SOP penanganan apabila terjadi kontijensi sekaligus pengamanan mako seperti KPU, Bawaslu, Polres sampai Polsek siapa yang bertanggung jawab maupun plothing anggota,” ujar kapolda
Kapolda menambahkan bahwa jumlah Polisi di Jawa Tengah yang hanya sekitar 36 ribu orang untuk melayani hampir 37 juta penduduk, membuat rasio polisi sangat rendah, yaitu 1:1.800. untuk itu peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga Kamtibmas.
“Rasa aman dan Jaminan keamanan tanggung jawab kita bersama, TNI-Polri dan masyarakat harus kita didik untuk menjadi Polisi bagi dirinya sendiri,” imbuh Kapolda.
Dalam rangka mendinginkan situasi Pilkada 2024 dimana dalam tahun politik masyarakat menjadi terbelah, Polda Jateng membentuk Satgas cooling system guna terciptanya pemilu yang aman dan damai. Dalam Cooling Sistem tersebut terdapat beberapa Satgas diantaranya Satgas Manajemen Sosial, Satgas Manajemen Media, dan Satgas Manajemen Kemitraan.
Kapolda juga menekankan terkait Netralitas TNI-Polri dimana ditiap daerah sudah punya posko Netralitas.
“Netralitas kita. Ini amanat undang-undang kalau di Kepolisian, dalam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Yaitu berbunyi Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis,” pungkasnya
Baliho Dukungan Ahmad Luthfi Maju Pilgub Jateng Bertebaran di wilayah Kota sampai pelosok pelosok perkampungan di Kabupaten Pati
Baliho Dukungan Ahmad Luthfi Maju Pilgub Jateng Bertebaran Sampai di Pelosok Perkampungan Wilayah Kabupaten Pati.
Baliho Dukungan Ahmad Luthfi Maju Pilgub Jateng Bertebaran di wilayah Kota sampai pelosok pelosok perkampungan di Kabupaten Pati
Baliho bergambar foto Ahmad Luthfi yang saat ini masih menjabat Kapolda Jateng berpasangan dengan Gus Yasin putra Kiyai Sepuh Alm Maimun Zubair Sarang Rembang belakang lebih dominan dan diduga dipasang pada malam hari karena setiap esok hari selalu bertambah .Sementara pada rumah rumah warga baik di pintu dan cendela, foto Ahmad Luthfi berdampingan dengan foto Gus Yasin berpeci berlatar merah putih yang keduanya hanya mengenakan baju putih terpasang terpantau tertempel dirumah rumah warga di berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Pati.
Di samping baliho dan setiker yang tak kalah menarik perhatian adanya tulisan "Jogo Wargo Jateng Mulyo" pada sisi atas baliho dan setiker sedangkan pada bagian paling bawah bertuliskan #RelawanLuthfiJayaPati
Baliho dan setiker yang terpasang baik di Jalan dan rumah warga tersebut sangat menjadi perhatian warga dan pengguna jalan bahkan mereka pun menyempatkan membaca dan melihat baliho tersebut.
Beberapa pengguna lalu lintas bahkan sempat berhenti untuk mengabadikan baliho tersebut dengan telepon genggam pribadi.
Berbeda dengan setiker bergambar Ahmad Luthfi dan Gus Yasin terpasang berdasarkan penelusuran redaksi, dari pemilik rumah mengijinkan pemasangan setiker tersebut dari Relawan Luthfi Jaya Pati sebagai bentuk dukungan dan harapan untuk Ahmad Luthfi dan Gus Yasin dapan menjadi pemimpin Jateng di 2024 sampai dengan 2029 sebagai Gubernur dan Wakilgubernur Jawa Tengah.
Dan dari wawancara kepada beberapa warga baik pemuda dan orang dewasa secara terbuka menyatakan siap mendukung apabila Ahmad Luthfi dan Gus Yasin di calonkan pada Pemilukada 2024 sebagai Gubernur dan Wakilgubernur Jawa Tengah
Seperti Bpk. Rukun (40) Warga Sidoluhur Jaken mengapresiasi kinerja Relawan Luthfi Jaya Pati yang bergeran memasang baner dan setiker Ahmad Luthfi dan Gus Yasin karena Bpk Rukun juga sangat mendukung Ahmad Luthfi dan Gus Yasin untuk di calonkan sebagai Gubernur dan Wakilgubernur Jawa Tengah karena krena kedua tokoh ini akan membawa dampak baik kususnya kemajuan dan kondusifitas wilayah Jawa Tengah.
Berbeda dengan Ulya (20) warga Jetak Kec Pucakwangi tanpa ragu " Saya Ulya warga Jetak Kecamatan Pucakwangi mendukung Irjen Pol Ahmad Luthfi menjadi Gubernur Jawa Tengah semoga amanah ," katanya.
Harapan kita bersama semoga Pemilukada 2024 Jawa Tengah yang tinggal beberapa hari ini semua akan berjalan dengan lancar serta melahirkan pemimpin yang amanah karena sesungguhnya perbedaan adalah fitrah untuk manusia, Jateng damai masyarakat nyaman.



