Friday, January 31, 2025

Melalui Komsos, Sertu Fajar Riyanto Menjalin Hubungan Baik Dengan Warga Desa Binaan



MARGOYOSO - Sebagai mahluk sosial, menjalin hubungan baik serta memperluas pergaulan di lingkungan masyarakat merupakan kegiatan positif yang harus dilakukan oleh setiap orang.

Hal ini juga berlaku kepada prajurit TNI yang bertugas di satuan teritorial. Seperti yang dilakukan Babinsa desa Tegalarum Koramil 06/Margoyoso Kodim 0718/Pati  Sertu Fajar Riyanto beserta anggota lainnya yang sedang melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan warga di Rt.3/Rw.4.

Obrolan santai kadang diselingi canda renyah berlangsung salah satu warung kopi di desa setempat. Jumat, (31/01/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu metode pembinaan teritorial (Binter) dengan cara berkomunikasi dengan masyarakat di desa binaan, dengan tujuan untuk meningkatkan keharmonisan dan kerjasama dengan masyarakat.

Danramil 06/Margoyoso Lettu Inf Wanto menyebut, kegiatan komsos ini sebagai sarana bahkan senjata ampuh aparatur wilayah dalam menyelesaikan tugas-tugasnya melalui interaksi dengan berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan aparat desa.

"Banyak sekali manfaat kegiatan komsos seperti ini," terang Danramil. "Diantaranya meningkatkan keamanan dan menambah keakraban silaturahmi dengan warga, bisa mengetahui kondisi dan perkembangan situasi di masyarakat sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini," lanjut dia.

Bahkan, sambung Danramil, "Melalui Komsos secara rutin bisa membantu TNI dan aparat pemerintah untuk mencari solusi dan menyamakan persepsi dalam menyelesaikan permasalahan di daerah serta memerangi Hoax atau kabar bohong yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," tandasnya. (Pendim Pati)

Terjun Ke Sawah, Babinsa Koramil Gembong Terus Adakan Pendamping Ketahanan Pangan



GEMBONG- Bintara pembina desa (Babinsa) Pohgading Koramil 11/Gembong Serda M. Hadi Sucipto melaksanakan kegiatan dalam rangka mensukseskan swasembada pangan. Jumat, (31/01/2025).

Perawatan tanaman padi yang dilakukan adalah pembersihan gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh disela tanaman padi.

Para Babinsa bersama bapak Kartono pemilik sawah anggota kelompok tani Jatisariwarga desa Pohgading Rt. 03/ Rw. 01 terlihat matun bareng di sawah seluas 1,2 hektar.

Menurut pemilik sawah, penyiangan atau matun dalam istilah warga setempat penting dilakukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman padi.

"Perawatan tanaman harus rutin dilakukan apabila gulma sudah banyak tumbuh, agar tidak menggangu pertumbuhan tanaman padi," ujarnya.

Danramil 11/Gembong Kapten Inf Kusmiyanto menyampaikan, kegiatan pendampingan kepada petani di desa binaan seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Babinsa untuk mensukseskan program ketahanan pangan sesuai arahan dari Komandan Kodim Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P.

"Ini salah satu kegiatan yang dilakukan Babinsa di wilayah dalam mensukseskan swasembada pangan untuk meringankan serta memberikan support kepada petani," kata Danramil.

Ia berharap, pendampingan yang dilakukan tersebut dapat memberikan manfaat khususnya bagi para petani. (Pendim Pati)

Thursday, January 30, 2025

Intensitas Hujan Meningkat, Koramil Jaken Bersama Masyarakat Desa Sumberagung Bersihkan Saluran Air



JAKEN - Menyikapi intensitas hujan yang akhir-akhir ini meningkat, puluhan warga desa Sumberagung kecamatan Jaken kabupaten Pati bersama anggota Koramil 16/Jaken menggelar kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan. Kamis, (30/01/2025).

Pembersihan dilakukan di sepanjang jalan dukuh Pohlandak Rt 02 Rw 04 serta pembersihan saluran air yang berada di samping kanan dan kiri jalan dengan menggunakan alat sabit maupun cangkul.

Pgs. Danramil 16/Jaken Lettu Inf M. Nur Rosidi memimpin langsung kegiatan karya bakti. Ia menyebut karya bakti ini untuk antisipasi agar tidak terjadi genangan air yang dapat digunakan sebagai tempat perkembang biakan nyamuk Demam Berdarah atau nyamuk Aedes Aegypti.
   
"Selain untuk antisipasi serta pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah (DB), kegiatan ini juga sebagai pemantauan wilayah. Pasalnya, menyikapi kondisi saat ini hujan makin meningkat, sehingga perlu dilakukan pencegahan apabila ada luapan air," ujarnya.

"Ini adalah instruksi Komandan Kodim Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P agar mengantisipasi terhadap perkembangan situasi terkait kerawanan bencana akibat musim penghujan yang meningkat, sehingga kegiatan karya bakti ini bisa digelar hari ini," tutup Danramil.

Kepala desa Sumberagung Sukawi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Koramil Jaken yang telah membantu melaksanakan pembersihan di desanya.

Pihaknya berharap sinergitas yang telah terjalin lama antara pemdes Sumberagung dengan TNI bisa terus berlanjut. "Semoga musim hujan tahun ini tidak ada bencana di wilayah kami, dan wilayah kabupaten Pati pada umumnya," kata Sukawi.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar terus waspada, khususnya yang rumahnya dekat dengan sungai, karena tiga hari ini hujan mengalami peningkatan," pungkasnya. (Pendim Pati)

Dandim Pati: Kirab Ritual Imlek Merupakan Wujud Kebhinekaan Yang Terjaga Dengan Baik

 

PATI- Ribuan orang tumpah-ruah menyaksikan kemeriahan kirab ritual Imlek tahun 2025 di wilayah kabupaten Pati yang digelar hari Rabu siang 29 Januari 2025.

Acara kirab dimulai pada pukul 13.30 wib start dari jembatan Kalidoro dengan rute JI Pemuda, JI P. Sudirman, JI Kyai Saleh, JI R.A Kartini, JI Ahmad Dahlan, JI Tondonegoro dan finish di Klenteng Hok Tik Bio Pati.

Dalam acara tersebut, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P bersama Forkopimda, didampingi seluruh perwira jajaran Kodim Pati hadir secara khusus sebagai wujud penghormatan dan apresiasi terhadap perayaan Imlek di wilayah kabupaten Pati yang berlangsung meriah, aman dan damai.

Menurutnya, acara kirab yang menampilkan kesenian Barongsai, Reog, Drumband serta kesenian lainnya merupakan wujud nyata kemajemukan serta kekayaan budaya yang ada di wilayah kabupaten Pati dan sekitarnya.

"Ini yang perlu kita jaga bersama. Keragaman, kebhinekaan serta kerukunan dan toleransi untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam hidup berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Dandim menyampaikan apresiasi kepada Klenteng Hok Tik Bio yang menyelenggarakan rangkaian kegiatan Imlek kurang lebih selama satu pekan dengan berbagai acara sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat dan juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat.

Letkol Jon Saragi panggilan akrab Dandim Pati menambahkan, pihaknya juga telah mengerahkan personel bersama Polresta Pati untuk menjaga kondusifitas, keamanan serta kenyamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

"Selamat memperingati tahun baru Imlek 2025 bagi saudara-saudaraku yang merayakan. Semoga tahun baru Imlek ini senantiasa membawa keberkahan, kesejahteraan dan kedamaian bagi kita semua. Gong Xi Fa Cai," tutup Dandim. (Pendim Pati)

Friday, January 24, 2025

Serka M. Agil Melaksanakan Pendamping Kegiatan Pertanian Penyemprotan Padi



TAMBAKROMO - Babinsa Angkatan Lor Koramil 20/Tambakromo melaksanakan pendampingan ketahanan pangan kepada para petani yang ada di desa binaannya.

Pendampingan yang dilaksanakan berupa kegiatan penyemprotan tanaman padi menggunakan insektisida di sawah milik Sutomo RT 01 RW 01 poktan Sidomulyo desa Angkatan Lor kecamatan Tambakromo kabupaten Pati. Kamis, (23/01/2025).

Menurut Sutomo, penyemprotan tanaman padi seluas 0,9 hektar miliknya tersebut bertujuan sebagai pencegahan serta penanggulangan hama dan penyakit.

"Selain penyemprotan, untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen padi juga dilakukan penyiangan, pengairan, pemupukan, serta penyulaman," ujarnya.

Danramil 20/Tambakromo Lettu Inf Suko Giyantoro mengatakan, pendampingan kegiatan ketahanan pangan oleh para Babinsa dilakukan guna mendukung program pemerintah yang sangat digencarkan.

"Alhamdulillah semua kegiatan pendampingan ketahanan pangan di wilayah kami telah berjalan baik serta bersinergi bersama rekan-rekan PPL dari instansi terkait," kata Danramil.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilakukan tersebut sesuai instruksi dari Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P dalam upaya sukseskan swasembada pangan. (Pendim Pati)

Dandim Pati Dampingi Pj Gubernur Jawa Tengah Buka Kejuaraan Sirkuit Panahan Jateng IV



PATI- Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P bersama Forkopimda Pati mendampingi Pj Gubernur Jateng Drs.Nana Sudjana AS, M.M membuka kejuaraan Sirkuit Panahan Jateng IV di Stadion Joyokusumo Pati. Kamis (23/1/2025).

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jateng menyebut, pembinaan panahan di Jateng adalah yang terbaik se Indonesia. Pasalnya saat ini ada 18 atlet panahan yang berada di pelatnas, dan empat diantaranya berasal dari Jawa Tengah, sehingga menjadi yang terbanyak dibanding provinsi lainnya.

Untuk diketahui, kejuaraan Sirkuit Panahan Jateng yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah ini digelar dua kali dalam satu tahun, dan saat ini, Kabupaten Pati menjadi tuan rumah.

Kejuaraan diikuti oleh sebanyak 385 atlet panahan dari 30 kabupaten/kota, terdiri dari 210 atlet putra dan 175 atlet putri yang sudah berlaga mulai tanggal 22 hingga 26 januari 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Pj gubernur Jateng didampingi Dandim 0718/Pati bersama Forkopimda Pati serta pejabat terkait mencoba sensasi panahan di tengah stadion Joyokusumo kabupaten Pati.

Dandim Pati menyampaikan apresiasi luar biasa terhadap prestasi yang ditorehkan para atlet-atlet panahan Jawa Tengah. "Setelah mendengar yang disampaikan bapak Pj gubernur, bapak Pj Bupati Pati serta Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Perpani, Saya selaku Dandim Pati menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh atlet Jawa Tengah, yang telah menorehkan banyak prestasi," kata Dandim.

Pihaknya berkomitmen bersama Polresta Pati untuk menjaga kondusifitas serta keamanan selama kejuaraan panahan berlangsung. "Selamat bertanding kepada para atlet, dan selamat meraih prestasi untuk kebanggaan daerah masing-masing," tandas Dandim. (Pendim Pati)

Wednesday, January 22, 2025

Pendampingan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Tlogowungu Bantu Panen Padi Petani



TLOGOWUNGU - Panen padi Inpari 32 seluas 0,5 hektar di sawah milik Pardi warga desa Wonorejo kecamatan Tlogowungu dilakukan secara manual oleh pemilik sawah.

Ini dilakukannya karena sawah miliknya tidak begitu luas sehingga memilih dengan cara manual mengandalkan alat tradisional sabit untuk memotong tanaman yang kemudian dilanjutkan menggunakan mesin perontok padi (Dos).

Mendapatkan laporan rencana kegiatan tersebut, Danramil 13/Tlogowungu Kapten Inf Tri Sucipto mengerahkan Babinsa jajarannya untuk turut membantu para petani dalam pelaksanaan panen agar lebih cepat selesai. Selasa, (21/01/2025).

Dipimpin Serka Hindarto Babinsa setempat, terlihat ia dibantu para Babinsa lainnya turut terjun ke sawah.

Danramil menyebut, pendampingan kegiatan panen adalah salah satu rangkaian untuk mendukung program swasembada pangan.

"Para Babinsa dalam pelaksanaan pendampingan tentunya dilaksanakan mulai dari awal, proses pembibitan, penanaman sampai panen," kata Danramil. 

Pardi pemilik sawah merasa terbantu dengan kehadiran anggota TNI yang tiba-tiba mendatanginya di sawah.

"Terimakasih saya sampaikan kepada bapak-bapak Koramil yang telah berkenan membantu kami sehingga panen bisa segera rampung," ungkapnya. (Pendim Pati)

Hadiri Tanam Jagung Di Kayen, Dandim Pati Berkomitmen Sukseskan Swasembada Pangan



KAYEN- Untuk mensukseskan swasembada pangan program dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, perlu kerjasama semua pihak hingga sampai tingkat desa. Ini perlu dilakukan karena ketahanan dan swasembada pangan menjadi prioritas utama saat ini.

Hal ini pula yang mendorong berbagai pihak berupaya guna sukseskan program tersebut. Salah satunya dilaksanakan kegiatan tanam jagung yang dihadiri oleh Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P, Pj.Bupati Pati Dr. Ir Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H. serta para pejabat terkait lainnya. Selasa,(21/01/2025).

kegiatan penanaman jagung serentak 1 juta hektar dalam mendukung swasembada pangan bertempat di lahan Perhutani Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Lestari desa Brati kecamatan Kayen kabupaten Pati Jawa Tengah merupakan kerjasama Polri, Kementan RI, Gapki, Perhutani, Inhutani, Swasta dan Swadaya petani.

Kapolresta Pati menyampaikan, kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan hari ini secara serentak di seluruh Indonesia. "Untuk di wilayah kabupaten Pati kita laksanakan penanaman secara simbolis di desa Brati kecamatan Kayen," kata Kombes Pol Andhika..

Ia menyebut, untuk target penanaman jagung di wilayah kabupaten Pati adalah seluas 632,65 Hektar. "Tentunya target ini mudah-mudahan bisa tercapai semua, dan bisa melaksanakan panen secepatnya," tutupnya.

Sementara itu Dandim Pati usai kegiatan menyampaikan komitmennya untuk bersama-sama mensukseskan program swasembada pangan. Letkol Jon Saragi menegaskan jajarannya juga telah dikerahkan melaksanakan pendampingan bersama instansi terkait kepada para petani di desa binaan masing-masing.

"Kami dari jajaran Kodim Pati, hingga saat ini terus bersinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait dalam upaya mensukseskan swasembada pangan khususnya tanaman padi," ungkap Dandim.

"Dengan upaya kerja keras yang dilakukan secara masif hingga sampai tingkat desa serta didukung komitmen semua pihak, kami yakin swasembada pangan akan bisa tercapai," pungkas Dandim. (Pendim Pati)

Stand Kodim Pati Pada Expo Campus 2025 Diserbu Anak Sekolah



PATI- Expo Campus bagi SMA, MA, SMK kembali digelar di wilayah kabupaten Pati Jawa Tengah. Pada kegiatan Expo tahun 2025 kali ini berlokasi di Hotel Pati yang diikuti perwakilan berbagai perguruan tinggi, sekolah kedinasan yang ada di Jawa Tengah serta wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga Instansi di wilayah kabupaten Pati. Selasa, (21/01/2025).

Acara Expo Campus yang diprakarsai oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA, SMK, MA se-kabupaten Pati akan dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Selasa dan Rabu tanggal 21 hingga 22 Januari 2025. Event ini merupakan wadah bagi peserta didik untuk mendapatkan informasi mengenai perguruan tinggi serta sekolah kedinasan yang bisa menjadi alternatif bagi siswa/siswi lulusan tahun 2024/2025.
 
Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P yang tidak dapat hadir karena sedang menghadiri acara ketahanan pangan, dalam acara ini diwakili oleh Kapten Inf Yahudi, S.Sos Danramil 01/Pati.

Ia menyebut bahwa kegiatan seperti ini sangat positif, agar peserta didik tingkat SLTA yang sebentar lagi akan menuju jenjang perguruan tinggi dapat memperoleh informasi secara langsung guna mempersiapkan masa depannya.

"Kami dari Kodim 0718/Pati juga membuka 1 stand dalam pameran expo campus tahun 2025 ini. Agar adik-adik mendapatkan gambaran secara langsung apabila berminat bergabung dengan TNI AD," ujarnya.

"Harapannya semakin banyak animo masyarakat yang ingin mendaftar. Kami tegaskan sekali lagi semua proses rekrutmen menjadi anggota TNI adalah gratis," Tandasnya.

Dua orang pengunjung stand Kodim Pati, Muhammad Nur Alfandi dan Nita Nur Aisah siswa SMAN 1 Juwana menyampaikan minat dan harapannya agar bisa bergabung dengan anggota TNI AD melalui jalur Caba PK.

"Sejauh ini saya sudah persiapan fisik serta mental dan mempelajari apa saja materi tes. Mohon doanya ya pak, agar saya bisa sukses dan berhasil pada tahun ini," kata Muhammad Nur Alfandi. (Pendim Pati)

Monday, January 20, 2025

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Wedarijaksa Turun Ke Sawah Bersama Petani



WEDARIJAKSA - Dalam Rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah, Anggota Koramil 07/Wedarijaksa,Kodim 0718/Pati dipimpin Serka Sirun bersama anggota melaksanakan pendampingan dan ikut turun ke sawah untuk membantu Petani menanam padi di sawah seluas 4 Ha milik Bapak  Roni desa Jetak Rt 02/Rw II Kecamatan Wedarijaksa yang tergabung kelompok tani Ngudi Rejeki, Senin (20/01/2025).

Salah satu tugas Bintara Pembina Desa (Babinsa) selain melakukan pembinaan teritorial juga dituntut dalam peningkatan Ketahanan Pangan serta ikut berperan aktif dalam mendukung percepatan masa tanam padi di wilayah desa binaan.

Dalam kesempatannya, Serka Sirun mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka sebagai bentuk nyata keseriusan TNI khususnya Koramil 07/Wedarijaksa dalam melakukan pendampingan guna meningkatkan ketahanan pangan di wilayah binaan.

"Kehadiran TNI dalam pertanian sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani serta untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ia berharap dengan adanya dukungan dari Babinsa semoga dapat menambah semangat dan motivasi para petani yang ada di wilayah binaannya sehingga dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat," ujarnya.

Ditemui dilokasi penanaman, pemilik lahan Bapak Roni menyampaikan terima kasih kepada Anggota Koramil 07/Wedarijaksa yang selalu aktif mendampingi kami para petani di desa, "mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari pak TNI, penanaman padi sawah ini dapat terselesaikan dengan cepat," tutupnya. (Pendim Pati)

Komsos Sebagai Sarana Untuk Perkuatan Pembinaan Wilayah Babinsa Koramil Jaken



JAKEN- Salah satu metode pembinaan wilayah yang dilakukan oleh para Babinsa jajaran Kodim 0718/Pati adalah Komunikasi Sosial (Komsos) sebagai sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat di desa binaan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa desa Ronggo Koramil 16/Jaken Sertu Sugiyanto yang tengah berinteraksi dengan Kades dan perangkat desa di kantor desa setempat. Senin, (20/01/2025).

Ditemani beberapa rekan Babinsa, terlihat keakraban terjalin dalam obrolan yang berlangsung santai membahas kondusifitas di wilayah tersebut.

Pgs. Danramil 16/Jaken Lettu Inf M. Nur Rosidi menyampaikan, pada prinsipnya, Komunikasi Sosial (Komsos) adalah metode pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan oleh satuan TNI-AD hingga pada tingkat Danramil serta Babinsa untuk meningkatkan hubungan dengan masyarakat.

"Komsos merupakan salah satu metode Binter yang efektif dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Untuk itu para Babinsa harus terus membangun  interaksi yang baik dengan masyarakat," ujar Danramil.

Karena pentingnya kegiatan tersebut dalam Pembinaan Teritorial (Binter), lanjut dia. "Harapannya bisa membangun hubungan yang baik antara aparat teritorial dengan masyarakat binaan serta sekaligus memantau langsung perkembangan situasi wilayah binaan, terkait keamanan serta kerawanan bencana," tandas Danramil. (Pendim Pati)

Sunday, January 19, 2025

Jebol Dua Kali, Dandim Pati Kerahkan Anggota Perbaikan Tanggul Sungai Di Tambakromo



TAMBAKROMO-Perbaikan tanggul sungai Kedung Lumbung di desa Tambahagung kecamatan Tambakromo kebupaten Pati yang mengalami jebol terus dikebut. Minggu, (19/01/2025).

Peristiwa jebolnya tanggul sungai selebar 3,5 meter yang berlokasi di RT 01 RW 03 dukuh Gale desa Tambahagung kecamatan Tambakromo yakni pada hari Sabtu 18 Januari 2025 sekira pukul 04.00 wib.

Akibatnya, tanaman padi seluas 3 hingga 5 hektar yang berada di sekitar lokasi jebolnya tanggul terendam air dengan ketinggian 30 sampai 40 cm.

Agar dampak tidak meluas apabila terjadi hujan. Koramil 20/Tambakromo bersama Polsek, Pemda, Pemdes setempat, BPBD, BBWS Pemali Juwana serta masyarakat, menggelar karya bakti perbaikan tanggul.

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P melalui Danramil 20/Tambakromo Lettu Inf Suko Giyantoro menyebut bahwa lokasi tanggul jebol ini merupakan kali kedua, karena kejadian serupa juga pernah terjadi pada tahun 2022 silam.

"Diguyur hujan lebat selama 2 hari menyebabkan tanggul yang sudah pernah diperbaiki pada tahun 2022 mengalami amblas dan tidak kuat menahan air sehingga tanah menjadi labil dan jebol," ungkapnya.

"Dari hasil koordinasi, akhirnya hari minggu pagi kami mulai adakan perbaikan tanggul dengan pemasangan patok bambu dan anyaman bambu untuk menahan timbunan tanah yang kami masukkan dalam karung," sambungnya.

Ia berharap, dalam waktu dekat tidak turun hujan di sekitar lokasi agar pekerjaan tidak terkendala.

"Alhamdulillah tadi siang, 1 unit alat berat excavator dari DPU kabupaten Pati sudah mulai dioperasikan sehingga pekerjaan bisa semakin cepat," tutup Danramil. (Pendim Pati)

Friday, January 17, 2025

Danramil Margorejo Kerahkan Anggota Karya Bakti Perbaikan Tanggul Sungai



MARGOREJO -Perbaikan tanggul yang mengalami jebol di aliran sungai Silugonggo di desa Jimbaran kecamatan Margorejo kabupaten Pati terus dilakukan oleh anggota TNI, Polri, masyarakat, BBWS, Dinas PU serta BPBD. Jumat, (17/01/2025).

Sobekan tanggul selebar 5 meter tersebut terjadi hari Rabu tanggal 15 Januari 2025 sekira pukul 15.00 WIB sehingga air menggenangi 50 hektar area persawahan dengan ketinggian air 40 hingga 50 cm.

Guna mengantisipasi kerusakan tanggul lebih parah, Danramil melalui Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, perangkat desa serta BPBD melaksanakan pengecekan ke lokasi serta melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Merespon terhadap kondisi tersebut, pada pukul 17 00 wib, alat berat excavator dari Dinas Pekerjaan Umum  (PU) kabupaten Pati diluncurkan ke lokasi tanggul jebol sehingga kegiatan karya bakti bisa segera dilakukan mulai hari Kamis hingga hari Jumat tanggal 16 hingga 17 Januari 2025. 

Danramil 12/Margorejo Kapten Arh Dian Dwi Putra bersama Kapolsek serta Kades, perangkat desa dan masyarakat setempat tampak antusias melaksanakan karya bakti perbaikan tanggul.

"Atas petunjuk dari Komandan Kodim Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P, kami laksanakan karya bakti perbaikan tanggul bersama rekan-rekan Polri, BBWS, BPBD, Dinas PU serta masyarakat," ujarnya.

Pekerjaan yang dilakukan berupa perkuatan tanggul yakni pemasangan bambu sebagai penahan atau tiang pancang yang dilanjutkan dengan pemasangan anyaman bambu untuk menahan timbunan karung berisi tanah.

"Alhamdulillah, tidak turun hujan sehingga saat ini area persawahan dan jalan di area persawahan yang terendam air sudah surut sehingga pekerjaan lancar," lanjut Kapten Dian. 

Pihaknya juga melaksanakan koordinasi lanjutan dengan Dinas Pekerjaan Umum, terkait rencana normalisasi bendung Blado yang sudah mulai dangkal karena sedimentasi. (Pendim Pati)

Makan Bergizi Gratis Di Pati Disambut Antusias Pelajar SD, SLTP Hingga SLTA



PATI- Hari ke- 5 setelah launching makan bergizi gratis (MBG) di wilayah kabupaten Pati kepada pelajar, sejumlah 2.637 porsi untuk 4 Sekolah di kecamatan Margorejo dan kecamatan Pati kembali dibagikan oleh BGN melalui SPPG bersama anggota Kodim Pati. Jumat, (17/01/2025).

Regulasi hari ini meliputi di SD Negeri 2 Muktiharjo sebanyak 137 Porsi, SMPN 3 Pati sebanyak 931 Porsi, SMPN 4 Pati sebanyak 826 Porsi dan SMKN 4 PATI sejumlah 743 Porsi.

Sedangkan pendistribusian MBG berdasarkan hasil koordinasi antara pihak SPPG dengan sekolah terkait berjalan dengan jadwal yang telah disepakati bersama.

Nasi Putih, Ikan tongkol suwir, Tempe bacem, Capcay sawi putih dan bakso ikan dikombinasi dengan Buah Jeruk untuk menu makan pelajar SLTA, sedangkan untuk pelajar SD dan SLTP menu tersebut dilengkapi dengan Susu.

Wajah-wajah ceria terlihat manakala tim dari SPPG bersama tim Kodim Pati saat tiba di sekolah-sekolah yang menerima manfaat MBG.

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P berkomitmen untuk menyajikan yang terbaik bagi para pelajar guna mendukung program makan bergizi gratis Presiden RI Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut dilakukannya dengan cara melakukan evaluasi serta pengawasan secara ketat yang Dandim lakukan bersama jajaran dan pihak BGN.

"Kami bersama BGN melalui SPPG berupaya untuk menu serta kualitas makan bergizi gratis setiap harinya bervariasi serta pelayanan yang dilakukan bisa terus meningkat," kata Dandim. 

"Harapannya, para pelajar terpenuhi kebutuhan gizi sesuai yang diharapkan oleh bapak Presiden Prabowo Subianto," tutup Dandim. (Pendim Pati)

Sukseskan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Pucakwangi Terjun Ke Sawah



PUCAKWANGI -Serda Ragil Dwi Babinsa Kletek Koramil 17/Pucakwangi Kodim 0718/Pati melaksanakan pendampingan kegiatan panen padi di salah satu sawah milik petani anggota kelompok Tani Asih Tulodho di desa Kletek kecamatan Pucakwangi kabupaten Pati. Jumat, (17/01/2025).

Kegiatan panen padi jenis Inpari 32 di sawah seluas 0,4 hektar milik Pargu warga desa Kletek Rt 03 Rw 02 menggunakan mesin panen modern combine harvester diperoleh hasil sebanyak 2 ton.

Pemilik sawah memilih panen menggunakan mesin modern, karena prinsip kerja mesin combine harvester tersebut lebih efektif, proses panen lebih cepat serta bisa menekan biaya produksi apabila dibandingkan dengan cara manual.

Dengan efektivitas mesin tersebut tentunya membantu para petani untuk lebih cepat pula dalam pengolahan tanah guna mempersiapkan pada musim tanam berikutnya. 

Serda Ragil Dwi yang saat itu secara langsung turun ke sawah melaksanakan pendampingan kegiatan panen padi berharap, jerih payah serta perjuangan petani bisa sebanding dengan hasilnya.

"Pendampingan yang kami lakukan ini adalah untuk memberikan semangat kepada para petani di desa binaan, serta memastikan program ketahanan pangan berjalan lancar sesuai petunjuk pimpinan kami Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P melalui Danramil," ungkapnya.

"Diharapkan, dengan hasil panen padi yang melimpah karena ketersediaan pupuk serta kemudahan mendapatkan kebutuhan lainnya, sehingga memompa semangat petani untuk menanam padi, dan pada akhirnya swasembada pangan dapat terwujud," tandasnya. (Pendim Pati)

Hadiri Rakor Pencapaian Swasembada Pangan, Dandim Pati Berkomitmen Ini



Semarang- Guna mendukung program swasembada pangan, yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, dilaksanakan rakor pencapaian swasembada pangan dilanjutkan penandatanganan deklarasi kesepakatan peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT), dimana target luas tanam pada tahun 2025 mencapai 2,3 juta hektare.

Rakor yang digelar hari Kamis (16/1/2025) di Ghradika Bhakti Praja dihadiri oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Ahmad Musyafak, SP, M.P, Aster Kasdam IV/ Diponegoro Kolonel infanteri Lukman Hakim, M.Han, Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah, Dandim se-Jawa Tengah, dan kepala dinas terkait.

Pj Gubernur Jateng mengungkapkan, sebagai daerah penumpu pangan nasional, target itu dipandang sebagai sebuah tantangan yang harus dituntaskan.

Untuk itu, Ia meminta jajarannya tidak setengah hati, menuntaskan target yang telah diberikan. Apalagi, Kementerian Pertanian telah memberi bantuan berupa alat mesin pertanian (Alsintan) sebanyak 7.689 unit, pupuk bersubsidi, dan bantuan lainnya.

"Sinergi juga kita jalin dengan TNI yang mendukung swasembada padi, dan Polri yang mendukung swasembada jagung, untuk melaksanakan Luas Tambah Tanam ini. Harapannya, swasembada pangan dapat tercapai," imbuhnya.

Sementara itu, Dandim Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P yang hadir bersama Pj Bupati Pati Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si usai kegiatan rakor mengungkapkan komitmennya untuk turut mensukseskan swasembada pangan khususnya di wilayah kabupaten Pati.

Pihaknya juga telah mengerahkan personel Babinsa serta melaksanakan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan masing-masing.

"Pendampingan terus kami lakukan secara masif melalui para Danramil serta Babinsa yang telah bersinergi dengan instansi terkait," ujar Dandim.

"Dan dengan dilaksanakannya rakor swasembada pangan hari ini, akan semakin menguatkan tekad kami untuk bersama-sama mensukseskan program ketahanan pangan bapak Presiden RI Prabowo Subianto," tutup Dandim. (Pendim Pati)

Thursday, January 16, 2025

Dandim Pati Instruksikan Jajarannya Sukseskan Ketahanan Pangan, Ini Yang Dikerjakan Babinsa



Wedarijaksa -Dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan, para Babinsa jajaran Kodim 0718/Pati gencar melaksanakan pendampingan kepada petani di wilayah binaan.

Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan kepada para petani, salah satu contohnya dilakukan oleh Babinsa Koramil 07/Wedarijaksa di desa Jetak kecamatan Wedarijaksa kabupaten Pati. Kamis, (16/01/2025).

Terlihat Babinsa Jetak Sertu Sirun bersama Babinsa lainnya membantu tanam padi di sawah milik Subur anggota kelompok tani (Poktan) Ngudi Rejeki.

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P selalu mengingatkan kepada jajarannya untuk terus mengawal serta terjun langsung ke lapangan dalam upaya sukseskan Swasembada pangan.

Letkol Jon Saragi bahkan membuka pintu lebar-lebar bagi para petani serta seluruh lapisan masyarakat untuk datang ke Kodim apabila dibutuhkan bantuan alsintan seperti mesin pompa air yang dibutuhkan menjelang musim kemarau.

Menurut Dandim, pendampingan yang dilakukan secara masif kepada para petani sangat berpengaruh besar terhadap kesuksesan program ketahanan pangan pemerintah.

"Sektor pertanian ini adalah untuk menopang perekonomian nasional dan ketahanan pangan. Sektor ini juga menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat kita terutama di pedesaan," ujar Dandim.

Dandim berharap, seluruh stakeholder dan semua pihak yang terkait dengan sektor tersebut bisa selalu bersinergi.

"Tentunya kami tidak bisa berjalan sendiri. Namun kami secara bersama-sama dengan semua pihak, TNI, Polri, Pemda serta unsur yang terkait," sambung Dandim.

Karena apabila semua berjalan sesuai Tupoksi masing-masing, lanjut Dandim, pihaknya yakin semua pasti lancar.

"Dan satu lagi, yang dibutuhkan adalah aksi nyata. Permudah birokrasi apabila ada bantuan, permudah petani memperoleh pupuk, dan pendampingan secara terus-menerus. Inilah yang dibutuhkan oleh petani," tutup Dandim. (Pendim Pati)

Tuesday, January 14, 2025

Rencana Pembangunan Kompi Batalyon Teritorial, Dandim Pati Pimpin Survei Di Sukolilo


SUKOLILO -KAAPNEWS.COM

Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P bersama jajaran serta pejabat di lingkungan Perhutani Pati melaksanakan survei aset tanah Perhutani yang berlokasi di desa Sumbersoko Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.

Didampingi Kasdim, Mayor Cpl Ari Eko Prasetio, S.T, bersama Adm KPH Perhutani Pati Sukmono Edwin Susanto, S.Hut, Danramil 09/Sukolilo Kapten Inf Mustamir serta Kepala Desa Sumbersoko Subrono, hari Selasa pagi, 14 Januari 2025, Dandim dan rombongan meninjau lahan seluas 76,4 hektar di petak 14.

Kegiatan survei ini adalah terkait dengan rencana pembangunan Kompi Batalyon teritorial dengan konsep pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah kabupaten Pati.

Berdasarkan pertimbangan tehnis, lahan tersebut dirasa cukup strategis, karena cukup luas untuk pengembangan fasilitas militer dan juga pertanian sehingga diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan.

Menurut Dandim, lahan ini ke depan akan dimanfaatkan untuk pelatihan serta pengelolaan pertanian modern dengan memberdayakan masyarakat setempat melalui program pertanian.

Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P menyebut bahwa proyek ini merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan wilayah sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas militer, tetapi juga sebagai pusat edukasi pertanian modern yang melibatkan masyarakat sekitar," kata Dandim.

Dandim juga berkomitmen, pihaknya bersama Perhutani dan pemerintah desa akan terus berkoordinasi agar pembangunan dapat segera direalisasikan dengan optimal, agar bisa membawa manfaat bagi wilayah Sukolilo dan sekitarnya. (Pendim Pati)