Tuesday, September 30, 2025
Satlantas Polresta Pati Desak Kontraktor Pasang Lampu dan Rambu di Proyek Jalan Pati–Kudus
13 Kepala Puskesmas di Pati Dikukuhkan, Bupati Tekankan Pelayanan Prima dan Ramah
Pati – Bupati Pati, Sudewo, secara resmi mengukuhkan 13 Kepala UPTD Puskesmas dalam acara yang digelar di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Pati, Senin (30/9).
Mereka yang dikukuhkan meliputi Kepala UPTD Puskesmas Gunungwungkal, Jaken, Margoyoso 2, Pati 1, Pati 2, Sukolilo 2, Tayu 1, Batangan, Juwana, Kayen, Margorejo, Dukuhseti, dan Tambakromo.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menegaskan bahwa Puskesmas harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan yang prima, ramah, dan profesional. Ia menekankan agar tidak ada lagi pelayanan yang kasar, tidak ramah, apalagi kosong saat masyarakat membutuhkan.
"Puskesmas harus betul-betul menjadi sarana untuk memberikan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya, semaksimal mungkin," tegasnya.
Bupati juga menyoroti aspek kebersihan dan tata kelola Puskesmas. Menurutnya, lingkungan mulai dari ruang tunggu hingga kamar mandi harus terjaga baik karena menjadi cerminan kualitas pelayanan dan peradaban.
Selain itu, ia meminta agar seluruh peralatan kesehatan dijaga serta dipastikan berfungsi dengan baik. Sudewo menekankan bahwa pengawasan Dinas Kesehatan tidak akan berjalan maksimal tanpa komitmen kuat dari pimpinan Puskesmas di lapangan.
Pengangkatan Kepala Puskesmas, kata Bupati, dilakukan dengan pertimbangan matang, mulai dari kinerja, kompetensi, jarak tempat tinggal, hingga loyalitas.
Sudewo berharap para Kepala Puskesmas yang baru dikukuhkan dapat menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab. "Harapannya, pelayanan kesehatan di Kabupaten Pati semakin meningkat dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.
Patroli Malam Kodim 0718/Pati, TNI Hadir Jaga Rasa Aman Warga
Cegah Laka Terulang, Bupati Sudewo Minta Penerangan Ditingkatkan dan Rambu Diperbaiki
Bupati Pati, Sudewo, meninjau langsung pekerjaan pelebaran jalan yang menghubungkan Puri hingga Tugu Bandeng. Dalam kunjungan ini, ia turut didampingi Kasat Lantas beserta jajaran, Plt Kepala Dinas Perhubungan, UPT Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi, serta DPUTR Kabupaten Pati.
Dalam peninjauan tersebut, Sudewo menekankan bahwa aspek keselamatan kerja dan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.
Menurutnya, fasilitas keselamatan di lokasi agar dapat semakin ditingkatkan, khususnya terkait perbaikan dan penambahan rambu-rambu lalu lintas.
"Saya meninjau pekerjaan pelebaran jalan dari Puri ke Tugu Bandeng. Dan dalam kesempatan ini, saya berharap penerangan untuk lebih ditingkatkan, lalu rambu-rambunya juga agar diperbaiki semua," tegas Sudewo.
Ia menambahkan, langkah ini harus dilakukan untuk mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas yang sebelumnya terjadi di sekitar proyek pekerjaan jalan tersebut. Bupati berharap, pelaksana pekerjaan benar-benar berkomitmen menjaga keselamatan masyarakat yang melintas.
Dengan adanya pelebaran jalan ini, diharapkan arus lalu lintas menjadi lebih lancar sekaligus aman bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pati juga berkomitmen memastikan setiap pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan standar keselamatan dan kenyamanan publik.
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang
PKK Pati Luncurkan Inovasi Sa’pore untuk Integrasi Data dan Pelaporan Desa
PKK Pati Luncurkan Inovasi Sa'pore untuk Integrasi Data dan Pelaporan Desa
Program ini merupakan upaya digitalisasi pelaporan 10 program pokok PKK yang dikelola di tingkat kecamatan maupun desa.
Atik menyampaikan bahwa Sa'pore dirancang untuk mempermudah sekaligus mengefisienkan proses administrasi dan pelaporan PKK.
"Hari ini Selasa 30 September 2025, kami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati mengadakan acara sosialisasi Sa'pore. Kegiatan ini merupakan kegiatan dari tim sekretariat yang fungsinya untuk digitalisasi pelaporan 10 program pokok PKK di kecamatan maupun di desa," ujarnya.
Sosialisasi kali ini diikuti oleh empat kecamatan, yakni Jaken, Batangan, Margoyoso, dan Tambakromo. Dari total 79 desa yang masuk dalam wilayah tersebut, hadir Sekretaris PKK Desa dan Sekretaris PKK kecamatan masing-masing untuk menerima materi terkait sistem pelaporan.
Atik menegaskan bahwa inovasi ini dibuat khusus oleh Diskominfo Pati guna mendukung keterpaduan data secara elektronik.
Lebih jauh, Atik menekankan bahwa Sa'pore tidak hanya mempermudah pencatatan data keluarga kapan pun dan di mana pun, tetapi juga memudahkan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring program PKK.
"Semoga dalam sosialisasi ini, semua sekretaris PKK Desa dan Sekretaris PKK kecamatan bisa melakukan pelaporan dengan sistem elektronik Sa'pore, sehingga data dan laporan lebih cepat serta terintegrasi," tambahnya.
Atik berharap kegiatan ini nantinya dapat diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pati.
"Kita pilih 4 kecamatan ini karena kuotanya terbatas, tapi akan ada sosialisasi di kecamatan lainnya. Mudah-mudahan administrasi pelaporan aspirasi ini dapat berjalan lancar, semua kader bisa semangat mengikuti, dan mampu mensosialisasikannya ke desa-desa lain," pungkasnya.
1.047 PPPK dan 2 PNS Resmi Dilantik, 1.219 Tenaga R4 Segera Menyusul
Bupati Pati, Sudewo, melantik sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Pati, dengan jumlah peserta pelantikan mencapai 1.049 orang.
Sudewo menjelaskan bahwa pelantikan kali ini terdiri dari 1.047 P3K dan 2 PNS.
"1047 sudah memenuhi persyaratan, kriteria, dan itu sudah sesuai yang ditentukan oleh pemerintah pusat, oleh MenPANRB. Tadi saya sampaikan ini perlu disyukuri dengan kerja sebaik-baiknya, dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Sudewo turut menyinggung hasil audiensi terkait tenaga R4 paruh waktu dan non-database gagal CPNS. Ia memastikan bahwa sebanyak 1.219 tenaga R4 akan segera diakomodir dengan proses SK yang telah disiapkan BKPSDM, sehingga tidak lama lagi mereka akan dilantik sebagai pegawai paruh waktu.
Sementara itu, untuk sekitar 109–130 tenaga non-database yang sempat terhapus dari sistem akibat gagal seleksi CPNS, Bupati menegaskan pihaknya tengah mengusulkan kembali ke BKN.
"Karena mereka itu kan sebenarnya sudah masuk database, akibat masuk seleksi CPNS yang gagal akhirnya didelete dari database. Nah, ini sedang kami usulkan lagi ke BKN, mudah-mudahan BKN dan MenPANRB mengakomodir mereka," pungkas Sudewo.
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Outing Class Bareng Satpolairud Polresta Pati, Edukasi Keselamatan Air Jadi Pengalaman Seru Bagi Siswa
Anak-anak kelas 4 hingga kelas 6 ini hadir bersama Kepala Sekolah Hana Lisvanti, S.Pd., serta tiga guru pendamping. Mereka disambut hangat oleh jajaran Satpolairud, dan kegiatan dibuka oleh Wakasat Polairud IPTU Tamyis.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan pada beragam peralatan Satpolairud, seperti life jacket, ring buoy, teleskop, perahu karet, hingga kapal patroli. Penjelasan disampaikan langsung oleh Kanit Patroli IPDA Sunardi dan Kasubnit Binmasair IPDA Lis Purnomo.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud, Kompol Hendrik Irawan, menekankan pentingnya edukasi keselamatan sejak dini.
"Kami ingin anak-anak mengenal Polairud bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat yang siap melindungi mereka," ujarnya.
Tidak hanya menerima teori, siswa juga mendapat kesempatan mencoba pemakaian life jacket serta latihan mendayung perahu karet. Antusiasme terlihat jelas ketika mereka bergantian mengikuti arahan anggota Satpolairud.
Momen puncak terjadi saat siswa diajak naik kapal patroli KP IX-1024 untuk menyusuri alur Sungai Silugonggo. Sorak gembira terdengar sepanjang perjalanan.
"Dengan pengalaman ini, anak-anak bisa melihat secara nyata bagaimana kapal patroli digunakan menjaga keamanan perairan," jelas Kompol Hendrik.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh keceriaan. Menurut Kompol Hendrik, pengalaman tersebut diharapkan mampu menanamkan rasa cinta terhadap laut dan kesadaran akan pentingnya keselamatan di perairan.
"Kami berkomitmen terus membuka ruang edukasi seperti ini. Sinergi dengan sekolah penting untuk membangun generasi muda yang cerdas, peduli, dan disiplin," pungkasnya.
Terjadi Lagi, Laka Tunggal di Margorejo, Pemuda Asal Gabus Meninggal Dunia
Gotong Royong TNI dan Warga, Bersihkan Sungai di Wonosekar
Atlet Asal Pati, Qiken Dwi Tata Olifia, Raih Emas di Kejuaraan Pencak Silat Junior Asia 2025
Monday, September 29, 2025
Patroli Malam Kodim 0718/Pati, Bukti Kedekatan TNI dengan Rakyat
Cegah Kebakaran Kapal di Sungai Silugonggo, Satpolairud Polresta Pati Gencarkan “Si Pola Cekal”
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati kembali menggelar kegiatan inovatif bertajuk Si Pola Cekal (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) di alur Sungai Silugonggo, Juwana, pada Senin (29/9/2025) pagi. Kegiatan dimulai pukul 11.20 WIB dan difokuskan pada patroli, pengecekan alat pemadam kebakaran, serta imbauan keselamatan bagi pekerja kapal.
Patroli dipimpin Kasubnit Binmasair Unit Patroli Satpolairud, IPDA Lis Purnomo, bersama sejumlah personel. Dalam operasi tersebut, petugas menyambangi KM Sinar Laut yang tengah melakukan perbaikan dengan aktivitas pengelasan oleh seorang pekerja bernama Suparman.
Kasat Polairud Polresta Pati, KOMPOL Hendrik Irawan, menegaskan bahwa Si Pola Cekal merupakan upaya preventif untuk menekan risiko kebakaran di kapal.
"Kami mengingatkan seluruh pekerja agar selalu waspada ketika melakukan pekerjaan panas. Kebakaran di atas kapal sangat berisiko dan bisa menimbulkan kerugian besar bila tidak diantisipasi," ujarnya.
Dalam pengecekan, petugas mendapati kapal telah menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR), karung goni basah, serta alkon (alat semprot air). Menurut Hendrik, keberadaan perlengkapan tersebut menjadi standar wajib sebelum memulai pekerjaan berisiko tinggi.
Selain itu, pekerja juga diberi arahan untuk selalu melakukan pemeriksaan ulang setelah pengelasan maupun penggerindaan.
"Hal kecil yang terlewat bisa berakibat fatal. Karena itu sebelum meninggalkan lokasi kerja, wajib dilakukan pengecekan menyeluruh," tegasnya.
Kegiatan edukasi turut disampaikan kepada para pekerja kapal tentang pentingnya keselamatan kerja yang bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga awak kapal secara keseluruhan.
Patroli berjalan aman dan tertib. Para pekerja menyambut baik imbauan Satpolairud dan berkomitmen menerapkan prosedur keselamatan yang disampaikan.
"Kami mengapresiasi respons positif dari para pekerja. Sinergi inilah yang menjadi kunci menjaga keselamatan bersama di perairan Juwana," kata Hendrik.
Sebagai penutup, Hendrik menegaskan program Si Pola Cekal akan terus digiatkan secara rutin.
"Ini komitmen kami dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perairan Pati. Polairud akan terus hadir memberikan pengawasan sekaligus edukasi," pungkasnya.
(Humas Polresta Pati)
Pastikan Transparan dan Tepat Sasaran, Wabup Pati Tinjau Dapur MBG
Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, melakukan kunjungan kerja ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, pada Senin (29/9/2025).
Wabup meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan penyediaan MBG, sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati disambut hangat oleh para relawan, perangkat desa, dan masyarakat penerima manfaat.
Dapur MBG yang digerakkan komunitas lokal ini telah rutin mendistribusikan ratusan porsi makanan setiap hari kepada warga kurang mampu, lansia, dan pekerja harian yang terdampak secara ekonomi.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dapur MBG ini. Ini adalah bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pati tentu akan mendukung upaya seperti ini, terutama dalam menjaga ketahanan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Risma Ardhi Chandra.
Selain melihat langsung proses memasak dan pendistribusian makanan, Wakil Bupati juga berdialog dengan penerima manfaat dan para relawan.
Dalam dialog tersebut, Chandra menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan.
Dapur MBG Kecamatan Batangan merupakan salah satu dari beberapa dapur umum swadaya yang kini tumbuh di wilayah Pati.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pati, diharapkan gerakan serupa dapat terus berkembang, menjangkau lebih banyak warga, dan menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain di Jawa Tengah.
#pati #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Masyarakat Pati Cinta Damai Geram, Pembuat Meme Bupati Sudewo Dilaporkan ke Polresta
Laporan ini terkait dengan pembuatan meme yang menampilkan foto Bupati Sudewo dalam keadaan telanjang dengan tulisan "Ampun Jangan Telanjangi Pemerintahan Saya" saat aksi demonstrasi pada 19 September 2025 lalu.
"Kami atas nama masyarakat Pati Cinta Damai melaporkan koordinator aksi tanggal 25 September 2025, yaitu Suharno dan Botok CS, ke Polresta Pati atas perbuatan yang kami anggap sebagai pelecehan terhadap pejabat negara. Meme telanjang dengan tulisan 'Ampun Jangan Telanjangi Pemerintahan Saya' ini adalah tindakan pidana yang harus segera diusut oleh jajaran Polresta Pati," ujar Tirto setelah membuat laporan.
Zaenuri alias Peci, yang juga ikut melaporkan kasus ini, menambahkan bahwa laporan mereka telah diterima oleh bagian Reskrim Polresta Pati.
"Seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Tirto tadi, laporan kami sudah diterima. Harapan kami, jajaran Polresta Pati segera menindaklanjuti laporan ini agar mereka (terlapor) lebih berhati-hati dalam bertindak," tegas Zaenuri.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera ditangani oleh pihak kepolisian untuk menjaga ketertiban dan menghormati pejabat negara.
Karya Bhakti Prima Kodim 0718/Pati, Wujud Nyata Sinergi di HUT TNI ke-80 dan Kodam IV/Diponegoro ke-75
Babinsa Kodim 0718/Pati Aktif Perkuat Keamanan Lewat Patroli dan Poskamling Bersama Warga
Sunday, September 28, 2025
BGN Buka Saluran Pengaduan untuk Awasi Program MBG, Masyarakat Bisa Lapor Langsung via Whatsapp
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka saluran pengaduan (hotline) untuk masyarakat terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan guna memastikan program berjalan transparan, berkualitas, dan tepat sasaran.
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan partisipasi publik menjadi bagian penting dalam pengawasan. "Kami ingin pelaksanaan MBG berjalan transparan dan berkualitas. Karena itu, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan aduan maupun masukan," ujarnya di Jakarta, Sabtu (27/9).
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat akan membantu pemerintah menindaklanjuti setiap temuan di lapangan secara cepat. "Dengan adanya saluran aduan, masyarakat bisa ikut mengawal agar program tepat sasaran," jelas Nanik.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menerangkan hotline beroperasi setiap Senin hingga Jumat, pukul 09.00–22.00 WIB. "Kami menyediakan dua nomor yang bisa dihubungi, yakni 088293800268 (Operator 1) dan 088293800376 (Operator 2). Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," terangnya.
Selain menerima pengaduan, hotline ini juga difungsikan sebagai pusat informasi. Masyarakat dapat menanyakan teknis program, distribusi pangan, hingga standar kualitas yang diterapkan dalam MBG.
Menurut Khairul, transparansi dan partisipasi publik merupakan kunci keberhasilan MBG. "Program ini bukan hanya meningkatkan gizi anak Indonesia, tetapi juga memberdayakan UMKM lokal sebagai penyedia pangan," pungkasnya.
#mbg #bgn #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Polresta Pati Panen Raya Jagung di Kayen, Hasilkan 7,54 Ton
Polresta Pati melalui Bagian SDM menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di lahan warga Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Sabtu (27/9). Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Pati, Wakapolresta Pati AKBP Petrus P. Silalahi, pejabat utama Polresta Pati, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan Bulog, BPS, Forkopimcam Kayen, Kepala Desa Jimbaran, serta kelompok tani setempat.
Panen dilakukan di lahan seluas 1 hektare dengan estimasi hasil 7,54 ton jagung pipil kering. Acara juga tersambung secara daring dengan Polda Sumatera Selatan, yang menampilkan laporan Kapolda Sumsel, sambutan Ketua Komisi IV DPR RI, hingga arahan Kapolri.
Dalam rangkaian acara, turut diserahkan bantuan sosial berupa 300 paket sembako, 15 unit mesin pipil jagung, serta launching penggunaan lima unit pengering jagung dan pembangunan 21 unit pengering baru.
Kabag SDM Polresta Pati, Kompol A. Tyas Widya Aryani, menegaskan keterlibatan Polri dalam program pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. "Polresta Pati berkomitmen hadir bersama petani, memberikan dampak langsung dalam penguatan ketahanan pangan daerah," ujarnya.
Selain panen, kegiatan juga diisi dengan bazar pangan murah dan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Desa Jimbaran. "Harapannya masyarakat mendapatkan nilai tambah, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan," tambah Kompol Tyas.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, dinas terkait, Bulog, BPS, Forkopimcam Kayen, pemerintah desa, serta kelompok tani atas dukungan penuh sehingga program berjalan lancar.
"Panen hari ini bukan akhir, melainkan langkah awal agar pertanian di Pati semakin berkembang. Kami akan terus mendorong inovasi, termasuk penggunaan teknologi pengering jagung dan mesin pipil," tegasnya.
Kompol Tyas menutup dengan menegaskan bahwa Polresta Pati akan terus berada di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra petani.
(Humas Polresta Pati)
#pati #jagung #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Pengendara CB Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Tunggal di Jalan Sudirman Pati
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan P. Sudirman, Desa Plangitan, Kecamatan Pati, Minggu (28/9) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang pemuda pengendara sepeda motor Honda CB bernomor polisi B-3876-SN dilaporkan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama TS (20), warga Desa Mojolawaran, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Ia sempat dilarikan ke RSUD Soewondo Pati, namun dinyatakan meninggal akibat luka berat di kepala serta patah kaki kiri.
Berdasarkan keterangan saksi, motor korban melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga terlalu ke kanan hingga menabrak pembatas jalan yang sedang diperbaiki. Benturan keras membuat korban terjatuh dan mengalami luka fatal.
Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, membenarkan insiden tersebut. "Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di Jalan P. Sudirman Pati. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari. "Perhatikan batas kecepatan dan kondisi jalan, apalagi jika ada perbaikan. Hal ini penting untuk keselamatan bersama," tegas Riki.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan kronologi kecelakaan.
"Disiplin berlalu lintas adalah kunci utama. Gunakan helm standar, jaga kecepatan, dan selalu waspada," pungkas Kompol Riki.
(Humas Polresta Pati)
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Petani Pati Harap Bantuan Akibat Banjir Rp29 Miliar Segera Direalisasi
Bupati Pati, Sudewo, memimpin rapat koordinasi di Ruang Pringgitan, Sabtu (27/9) malam, membahas kelanjutan stimulan tahap II bagi petani korban puso akibat banjir besar tahun 2023 yang hingga kini belum cair.
Rapat turut dihadiri Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, serta sejumlah kelompok tani.
Kalakhar BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, memaparkan bahwa stimulan yang dijanjikan pemerintah pusat sejak era Presiden Joko Widodo pada 2023 belum juga tuntas. Saat itu, banjir besar merendam sawah petani hingga enam bulan lamanya, menyebabkan gagal panen tiga kali berturut-turut.
Pemerintah menjanjikan stimulan Rp8 juta per hektare. Dari total pengajuan Rp45 miliar, baru Rp15,69 miliar yang cair pada tahap pertama pada 2024. Sisanya, dijanjikan cair pada tahap kedua. Namun, hingga September 2025, bantuan tersebut tak kunjung terealisasi.
Akibatnya, perwakilan petani Pati melakukan audiensi ke BNPB pada 23 September 2025. Dalam pertemuan itu, BNPB berjanji mencairkan stimulan tahap II dalam waktu maksimal 30 hari.
Bupati Sudewo mengapresiasi langkah para petani yang langsung menyuarakan aspirasinya ke pemerintah pusat.
"Tadi Pak Budi menyampaikan semua berdasarkan fakta, ada surat, ada tahapan. Ini sudah tidak bisa terbantahkan, karena Kabupaten Pati pada saat itu faktanya menjalankan sebagaimana yang diperintahkan sesuai kewenangannya," tegas Sudewo.
Sudewo juga mengungkapkan adanya penyesalan dari BNPB terkait keterlambatan pencairan bantuan.
"Mudah-mudahan dengan penyesalan itu BNPB melakukan evaluasi. Bahkan, saya langsung ditelepon Staf Khusus Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, untuk diminta menghadap. Ini tanda positif," ungkapnya.
Sudewo menegaskan dirinya siap menjadi jembatan agar aspirasi petani benar-benar tersampaikan ke pemerintah pusat.
"Mudah-mudahan prediksi ini tidak meleset, membawa kabar gembira. Saya minta doa dan dukungan supaya diplomasi saya dengan Kepala BNPB bisa tepat, pas, didengar, dan direspons. Karena jelas, ini bukan kesalahan Pemkab Pati, juga bukan kesalahan kelompok tani," tandasnya.
#pati #jateng #petani #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Saturday, September 27, 2025
Babinsa Koramil 01/Pati Monitoring Poskamling, Wujudkan Keamanan dan Kebersamaan Warga
DPR Desak Evaluasi Total Program Makanan Bergizi Gratis Usai Kasus Keracunan Massal
𝗗𝗣𝗥 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗸 𝗘𝘃𝗮𝗹𝘂𝗮𝘀𝗶 𝗧𝗼𝘁𝗮𝗹 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗴𝗶𝘇𝗶 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀 𝗨𝘀𝗮𝗶 𝗞𝗮𝘀𝘂𝘀 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗰𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘀𝘀𝗮𝗹
Jakarta – Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) setelah mencuat kasus keracunan massal di sejumlah daerah. DPR, kata Puan, akan mengoptimalkan fungsi pengawasannya agar program unggulan pemerintah tersebut benar-benar aman sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.
"Dalam fungsi pengawasannya nanti tentu saja kami akan melakukan pengawasan di tempat-tempat yang mana ada masalah. Misalnya di dapur-dapur MBG atau di sekolah penerima, sehingga bisa terlihat sebenarnya masalahnya ada di mana," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Menurutnya, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari standar dapur produksi, proses distribusi, hingga mekanisme pengawasan di sekolah penerima. Dengan begitu, akar persoalan dapat terungkap secara jelas dan langkah perbaikan bisa ditempuh tanpa saling menyalahkan.
"Evaluasinya itu harus dilakukan secara total. Jadi jangan saling menyalahkan, tapi kita evaluasi bersama sehingga jangan terulang kembali," tegas politisi PDI-Perjuangan itu.
Puan mengingatkan bahwa MBG merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak bangsa. Karena itu, keberhasilan program harus dijaga lewat pengawasan ketat serta komitmen dari seluruh pihak yang terlibat.
"Marilah kita bekerja bersama dalam membangun bangsa dan negara dengan bergotong royong. Fokus kita adalah memperbaiki, bukan mencari kambing hitam," ucapnya.
Kasus keracunan makanan gratis di beberapa daerah belakangan ini telah menimbulkan keprihatinan publik. Sejumlah pihak menilai lemahnya pengawasan distribusi dan standar penyediaan makanan menjadi faktor pemicu.
Menutup pernyataannya, Puan menekankan pentingnya sinergi antara DPR, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta penyedia layanan makanan. "Keamanan dan kualitas gizi harus menjadi prioritas. Program ini adalah investasi bagi generasi masa depan, jangan sampai tercederai oleh kelalaian teknis," tandasnya.
#mbg #dpr #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Jalan Todanan–Ngawen Dibangun Rp15,3 Miliar, Konektivitas Blora–Pati Makin Lancar
Pekerjaan perbaikan ruas Jalan Todanan–Ngawen di Kabupaten Blora sepanjang 2.050 meter kini tengah dikebut. Proyek yang menelan anggaran Rp15,394 miliar itu ditargetkan rampung pada Desember 2025, bahkan diharapkan selesai lebih cepat.
Jalan provinsi ini menjadi jalur alternatif penghubung Blora–Pati. Perbaikannya dilakukan dengan kombinasi perkerasan beton sepanjang 500 meter dan pengaspalan pada sisanya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Jateng, Hanung Triyono, menyebut proyek ini sangat vital bagi mobilitas warga maupun distribusi barang.
"Targetnya selesai akhir Desember 2025. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, pertengahan Desember 2025," ujarnya.
Pembangunan infrastruktur jalan disebut sebagai prioritas Pemprov Jateng tahun ini. Dengan akses yang lebih baik, roda perekonomian masyarakat diyakini semakin bergerak.
"Jalan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan ekonomi, kelancaran arus masyarakat, serta distribusi barang dan jasa. Dengan konektivitas yang baik, pertumbuhan wilayah akan lebih merata," tegas Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meninjau pengerjaan, Jumat (26/9/2025).
Warga pun menyambut gembira. Juju, warga Blora yang rutin melewati jalur itu untuk ke pasar, mengaku kini merasa lebih nyaman.
"Biasanya jalannya berlubang, sekarang lebih bagus. Rasanya senang sekali," ungkapnya.
Senada, Sumarni menilai perbaikan ini membuat perjalanan jauh lebih aman, terutama saat musim hujan. "Alhamdulillah jalannya sudah bagus. Harapannya jalan lain yang rusak juga segera diperbaiki," katanya.
Pemprov menegaskan pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi wilayah, potensi daerah, serta ketersediaan anggaran. Harapannya, perbaikan jalan tak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Blora dan sekitarnya.
#blora #Pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang
PDKN Cabang Semarang Raya Sukses Gelar Acara PDKN Goes To School di Kabupaten Grobogan
Grobogan, 27 September 2025 - Permadani Diksi Nasional Cabang Semarang Raya sukses dalam melaksanakan program kerja PDKN Goes To School dengan mengusung tema " Bangkitkan Mimpi, Ledakkan Prestasi, KIP Wujudkan Aksi " yang diselenggarakan di MA Manbaul A'laa bertempat di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan. Acara ini dihadiri oleh Perwakilan dari MA Manbaul A'laa yaitu Bapak Bambang Utomo S.Pd, Siswa siswi kelas XII, serta diprakarsai oleh 3 Kampus dalam Lingkup Semarang Raya yakni Universitas An Nuur, UIN Sunan Kudus dan Universitas Semarang.
Acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi, inspirasi, dan informasi kepada siswa-siswi kelas XII agar lebih berani bermimpi, semangat mengejar prestasi, serta memahami pentingnya memanfaatkan program KIP Kuliah sebagai penunjang keberhasilan pendidikan. Acara berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditandai dengan keaktifan siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan, partisipasi pihak sekolah sebagai bentuk dukungan, serta peran panitia PDKN yang memastikan jalannya kegiatan berjalan tertib, bermanfaat, dan penuh semangat kebersamaan.
Ketua Panitia Mey Mershitamara (Universitas Semarang) mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di MA
Manbaul A'Laa dengan harapan bisa meningkatkan semangat menimba ilmu bagiadik-adik kelas XII ke jenjang yang lebih tinggi, dan mencari pengalaman lebih banyak lagi untuk explore lebih jauh kedepannya.
Kepala Sekolah MA Manbaul A'laa dengan diwakilkan oleh Koordinator BK kelas XI menyambut baik kegiatan ini. "Acara ini sangat penting dan bermanfaat, terutama bagi siswa-siswi kelas XII yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya maupun menghadapi dunia nyata setelah lulus nanti. Harapannya, para siswa mampu meneruskan cita-citanya dengan mendaftar program beasiswa KIP-K serta mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga dari mahasiswa PDKN," Ungkap Bapak Bambang Utomo, S.Pd.
Ketua Divisi Pendidikan dan Litbang PDKN Semarang Raya, Novia Adhimas Saputry (UIN Sunan Kudus) menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, guru, serta siswa-siswi kelas XII yang telah menyambut kami dengan hangat. Melalui acara ini, kami ingin menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini membuka semangat baru bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Pada kesempatan itu, Rovi Agastiya Nuraini bertindak sebagai pemateri dengan membawakan materi seputar KIP Kuliah, mulai dari tujuan, manfaat, prioritas penerima, hingga alur pendaftaran melalui situs resmi kip-kuliah.kemdikbud.go.id. menegaskan bahwa program KIP-Kuliah bertujuan membuka akses pendidikan tinggi bagi siswa dari keluarga prasejahtera serta meningkatkan taraf hidup di masa depan.
Ketua Umum PDKN Cabang Semarang Raya menyampaikan harapannya agar kegiatan PDKN Goes To School dapat terlaksana secara merata di seluruh SMA se-Semarang Raya. "Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panitia Divisi Pendidikan dan Litbang yang telah berhasil mengawali program Goes To School sebagai program kerja perdana dalam kepengurusan PDKN Cabang Semarang Raya. Harapan saya, Divisi Litbang dapat terus melanjutkan agenda GTS berikutnya dengan semangat yang lebih maksimal, inovatif, dan bermanfaat bagi para siswa," Ujar Bahtiar Hanafi Wiradana Ketua Umum PDKN Cabang Semarang Raya.
Kodim 0718/Pati dan Ormas Gelar Patroli Gabungan, Teguhkan Sinergi Jaga Keamanan Wilayah
GEMATI Pati Berbagi Keceriaan dengan Anak Yatim Binaan Yayasan SMS
Friday, September 26, 2025
Babinsa Kodim 0718/Pati Gelar Patroli dan Monitoring Poskamling, Perkuat Rasa Aman dan Kebersamaan Warga
Kodim 0718/Pati Bersama Ormas Gelar Patroli Gabungan, Perkuat Sinergi dan Rasa Aman Warga
Thursday, September 25, 2025
Patroli Malam Kodim 0718/Pati Bersama Ormas, Perkuat Sinergi dan Keamanan Wilayah
Kodim 0718/Pati dan Ormas Laksanakan Patroli Gabungan, Wujudkan Keamanan dan Kebersamaan
Penemuan M4yat di Ladang Tebu, Gegerkan Warga Mulyoharjo Pati
Kabar Baik dari Malaysia: Oleh-oleh Manis Medali Perak Kontingen Robotik MTs Abadiyah
Awarding Ceremony Kontingen Robotik MTs Abadiyah di Universitas Segi Malaysia
Aqeela Zyadatin Najmi. M (Zya/8D), Aulia Ulfa Alfina Isnain (Aulia/7B), dan Ahmad Arfa Al Ahnafy (Arfa/7E) berhasil membawa kabar membanggakan dari Negeri Jiran, Malaysia. Ketiganya menjadi kontingen robotik MTs Abadiyah yang sukses menyabet medali perak pada ajang internasional bergengsi World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2025.
Sejak dikukuhkan sebagai madrasah riset di kawasan Pati Kidul pada tahun 2020, inilah momen perdana MTs Abadiyah menorehkan prestasi tingkat internasional dalam bidang riset dan teknologi. Lewat karya inovatif bertajuk Ocean Sos—alat komunikasi darurat untuk nelayan yang menghadapi bahaya di tengah laut—kontingen robotik MTs Abadiyah mampu memikat hati dewan juri dan bersaing dengan para ilmuwan muda dari berbagai belahan dunia.
Kompetisi WICE 2025 diselenggarakan pada 21–24 September 2025 di Universitas Segi, Selangor, Malaysia, salah satu universitas bintang lima di Asia Tenggara. Rangkaian acara meliputi pembukaan, sesi penjurian, workshop, pertunjukan kebudayaan, hingga malam penghargaan dan penutupan yang berlangsung meriah.
Ajang ini memiliki misi besar: mendorong ilmuwan muda untuk mengembangkan ketahanan, kepercayaan diri, kecerdasan kolaboratif, serta kemampuan beradaptasi—keterampilan yang sangat dibutuhkan di era disrupsi teknologi digital saat ini.
Kabar gembira ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh seluruh keluarga besar MTs Abadiyah. Capaian tersebut sekaligus membuktikan bahwa peserta didik MTs Abadiyah memiliki potensi besar untuk berprestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
"Syukur Alhamdulillah, Kontingen Robotik MTs Abadiyah mampu meraih medali perak pada WICE 2025 di Malaysia. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak yang telah membersamai perjuangan kontingen kami," ungkap Kholida Nailil Muna, akrab disapa Bu Muna, selaku pendamping tim robotik.
Perjuangan Panjang yang Terbayar
Ungkapan "usaha tak pernah mengkhianati hasil" terasa tepat menggambarkan perjalanan tim ini. Mereka menjalani pembinaan intensif setiap hari, bahkan hingga malam hari dan dilaksanakan dua kali dalam sepekan. Peserta didampingi pembina robotik untuk meneliti sekaligus mengembangkan produk, serta mendapat pelatihan khusus presentasi dalam bahasa Inggris bersama guru dan tentor berpengalaman.
Selain aspek teknis, mental juang juga dipersiapkan dengan pendekatan humanis. Dukungan kuat dari pihak madrasah, wali murid, hingga pengasuh Ponpes An-Nur dan Al-Kholikiyah menjadikan proses pembinaan semakin solid dan terarah.
Ayun, wali dari Arfa, salah satu anggota tim, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Ia berterima kasih kepada pihak madrasah yang telah memberi kesempatan bagi putranya untuk mewakili MTs Abadiyah sekaligus Indonesia di panggung ilmuwan muda dunia.
Komitmen untuk Terus Berinovasi
Oleh-oleh manis berupa medali perak dalam kompetisi inovasi internasional ini semakin menguatkan tekad MTs Abadiyah untuk terus berkomitmen dalam mensyiarkan ilmu agama, pengetahuan alam, sosial, dan teknologi. Dukungan penuh akan terus diberikan kepada peserta didik agar berani berinovasi dan menorehkan prestasi, bahkan hingga tingkat global.
Keberanian menciptakan inovasi adalah kunci bagi sebuah lembaga pendidikan untuk bertahan, tumbuh, dan dipercaya masyarakat di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan.