Friday, October 31, 2025

USP FC Resmi Jadi Anggota Baru PSSI Jawa Tengah

USP FC Resmi Jadi Anggota Baru PSSI Jawa Tengah

PATI – Tim Universitas Safin Pati (USP) FC secara resmi masuk dalam keanggotaan PSSI Jawa Tengah.

Kepastikan ini diputuskan dalam Kongres Tahunan PSSI Jawa Tengah di HoteL Grand Candi, Kota Semarang, Kamis (30/10/2025) kemarin.

Kongres ini diikuti 103 peserta, terdiri dari 35 peserta delegasi Asosiasi Kab/Kota, peserta delegasi klub 65 peserta, 1 delegasi Asosiasi Sepakbola Wanita dan 1 delegasi Asosiasi Futsal Jateng serta 1 delegasi Asosiasi Pelatih Jateng.

USP FC menjadi satu dari tujuh anggota baru PSSI Jateng yang disahkan pada momen kongres kali ini.

Pembinaa Yayasan Safin Bina Bangsa, Saiful Arifin atau biasa disapa Safin mengatakan keberadaan USP FC ini adalah sebagai wadah untuk menguatkan mahasiswa-mahasiswa di USP yang memiliki minat dalam sepakbola.

"Ini semacam tim UNSA di Solo yang juga mewadahi mahasiswa. Jadi dengan adanya USP ini, mewadahi mahasiswa untuk dapat bertanding di level regional misalnya," kata Saiful Arifin, Jumat (31/10/2025).

Dia juga menambahkan, USP FC ini juga bisa mewadahi atau dipakai dalam aktivitas sepak bola kelompok usia.

"Terkadang di even resmi PSSI Jateng, kita ada keterbatasan kuota. Dengan adanya USP FC ini nantinya juga bisa dipakai untuk pertandingan. Jadi bisa dimaksimakan juga untuk pembinaan usia muda," ucap Safin menambahkan.

Selama ini, Yayasan Safin Bina Bangsa sudah lebih dulu menaungi Safin Pati Football Academy yang merupakan akademi yang terafiliasi dengan PSSI Jateng dan Safin Pati FC yang merupakan klub anggota PSSI Jateng.

"Hadirnya USP ini juga sebagai bukti konsistensi kami untuk mewadahi anak-anak muda dalam sepak bola. Setelah sebelumnya ada Safin Pati FC dan Safin Pati Sports School, kini ada USP FC yang mewadahi aktivitas level mahasiswa," Safin menambahkan.

Untuk tahun 2025 ini, Safin menyebutkan jika USP FC belum akan berpartisipasi dalam kompetisi Liga 4 di level Kabupaten Pati.

"Sementara tahun ini kita siapkan Safin Pati FC. Nantinya kedepan, tentunya akan kita maksimalkan juga wadah USP FC ini untuk mahasiswa guna bertanding di level regional lebih dulu," ucapnya lagi.

Berikut daftar anggota baru PSSI Jateng yang disahkan :
1. WISESA FC domisili Kota Semarang
2. UNIVERSITAS SAFIN PATI FC domisli Kab Pati
3. NARROW GAPS FC domisili Kab Tegal
4. FORTUNA PFA SUKOHARJO domisili Kab Sukoharjo
5. MUHAMMKA FC PEKALONGAN domisili Kab Pekalongan
6. REVO FC domisili Kota Semarang
7. KENDAL TORNADO FC pindah domisili dari Prov Riau ke Prov Jawa Tengah


Aksi Humanis Polwan Negosiator : Beli Dagangan Anak Kembar di Tengah Pengamanan Sidang Hak Angket DPRD Pati

Aksi Humanis Polwan Negosiator : Beli Dagangan Anak Kembar di Tengah Pengamanan Sidang Hak Angket DPRD Pati

Pati - Aksi simpatik personel polisi wanita (Polwan) Polresta Pati terlihat di sela pengamanan sidang paripurna hak angket paripurna Bupati Pati, Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Tim dialogis Polwan mendapati dua bocah kembar yang berjualan makanan ringan di sekitar Gedung DPRD Pati.

Tim dialogis Polwan lalu mendekati keduanya dan membeli sebagian dagangan yang ditawarkan. Aksi spontan itu menunjukkan perhatian Polwan terhadap masyarakat kecil yang tetap beraktivitas di tengah situasi politik daerah yang cukup dinamis.

Meski tidak memborong seluruh dagangan, dukungan moral dan interaksi hangat dari para Polwan membuat kedua anak tersebut tampak senang dan termotivasi. Warga sekitar yang melihat momen tersebut juga memberikan respons positif.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pendekatan humanis dan dialogis menjadi prioritas dalam pengamanan. Ia menyebut kehadiran Polwan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga merangkul masyarakat.

"Pengamanan tidak hanya soal kesiapsiagaan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa diperhatikan oleh kepolisian," ujar Kombes Jaka.

"Kami mengedepankan pendekatan komunikasi yang baik agar suasana tetap kondusif," lanjutnya.

"Polwan memiliki peran penting dalam membangun kedekatan emosional dengan warga," tegasnya.

"Tindakan sederhana seperti membeli dagangan anak kecil mengirim pesan positif tentang kepedulian," imbuhnya.

"Itu bagian dari tugas sosial Polri, bukan sekadar penjagaan fisik," katanya.

"Kami berharap masyarakat tetap tenang dan ikut menjaga situasi tetap damai hingga seluruh proses politik selesai," tutup Kapolresta.

(Humas Resta Pati)



Viral Video Diduga Perampasan Donasi, Ini Penjelasan dari Polresta Pati

Viral Video Diduga Perampasan Donasi, Ini Penjelasan dari Polresta Pati





PATI – Menjelang pelaksanaan rapat paripurna hak angket di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Jumat siang (31/10/2025), jajaran Polresta Pati melakukan pengecekan terhadap tumpukan air mineral yang berada di Posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Pendopo Kabupaten Pati. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama agenda pemerintahan berlangsung.

Air mineral tersebut diketahui merupakan sumbangan masyarakat kepada peserta yang berada di posko. Polresta Pati menegaskan bahwa kegiatan pengecekan bukanlah tindakan represif maupun perampasan, melainkan bagian dari screening rutin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menekankan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dan dialogis. "Pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan komunikasi. Kami hanya memastikan barang bawaan aman dan tidak disalahgunakan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Petugas juga memberikan imbauan kepada seluruh pihak agar tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta menghindari provokasi selama kegiatan berlangsung. Polresta Pati mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga suasana damai di tengah dinamika sosial politik di wilayah tersebut.

Terkait video yang beredar di media sosial yang menyebut adanya perampasan air mineral oleh pihak kepolisian, Polresta Pati dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Dalam video tersebut, narasi yang dibangun dinilai tidak sesuai fakta di lapangan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.

"Tidak ada tindakan perampasan. Yang ada hanya pengecekan standar pengamanan. Semua dilakukan dengan pendekatan persuasif dan tetap menghormati masyarakat," tegas Kapolresta.

Melalui upaya humanis ini, Polresta Pati berharap pelaksanaan paripurna hak angket dapat berjalan lancar, tertib, serta menjadi proses demokrasi yang elegan dan dewasa, dengan tetap menjaga persatuan di lingkungan Kabupaten Pati.

(Humas Polresta Pati)

TMMD Kodim 0718/Pati Percepat Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni di Desa Porangparing





Pati, Kamis (30/10/2025) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke - IV Tahun 2025 Kodim 0718/Pati terus menunjukkan hasil nyata di lapangan. Salah satu sasaran fisik, yakni rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sumaryadi, warga Desa Porangparing, RT 03 RW 01, Kecamatan Sukolilo, kini telah mencapai progres 80 persen.

Pengerjaan hari ini difokuskan pada tahap Teras rumah bagian depan, yang dikerjakan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama warga setempat.

Danramil 09/Sukolilo, Kapten Inf Mustamir, menyampaikan bahwa program RTLH merupakan salah satu wujud kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Kami bersama warga berupaya maksimal agar rumah ini segera rampung dan bisa segera ditempati. Ini bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu dan memberikan manfaat nyata," ujarnya.

Sementara itu, pemilik rumah, Sumaryadi, tak kuasa menahan haru dan rasa syukurnya atas bantuan tersebut."Saya tidak pernah menyangka rumah saya akan diperbaiki seperti ini. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu. Semoga rumah ini membawa berkah bagi keluarga kami," tuturnya penuh haru.

Di tempat terpisah, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan TMMD. "Rehabilitasi RTLH ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program seperti ini, kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, kegiatan TMMD Sengkuyung ke-IV Tahun 2025 Kodim 0718/Pati diharapkan dapat terus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.

Thursday, October 30, 2025

Jelang Sidang Angket DPRD Pati, Yayak Gundul Minta Kapolresta Tegas Amankan Paripurna

Jelang Sidang Angket DPRD Pati, Yayak Gundul Minta Kapolresta Tegas Amankan Paripurna
 
Pati – Menjelang Sidang Paripurna Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2025, tokoh masyarakat Pati, Cahya Basuki yang dikenal dengan nama Yayak Gundul, mendatangi Polresta Pati pada 30 Oktober 2025. Kedatangannya adalah untuk memberikan dukungan kepada Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka W., S.I.K., dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Pati.
 
Yayak Gundul menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja kepolisian serta memberikan beberapa catatan penting terkait potensi gangguan keamanan menjelang sidang paripurna. 

"Hari ini 30 Oktober, saya melihat beberapa hari belakangan ini ada aktivitas masyarakat yang melakukan orasi keliling menggunakan mobil dengan sound system yang cukup mengganggu. Selain itu, saya juga melihat ada indikasi persiapan logistik berupa tumpukan air kemasan di sekitar Posko," ujarnya.
 
Lebih lanjut, Yayak Gundul menegaskan bahwa kedatangannya ke Polresta adalah inisiatif pribadi dan tidak diwakilkan, karena menganggap isu ini sangat penting. 

Ia juga menyinggung kejadian sebelumnya pada 13 Agustus, di mana dirinya telah mewanti-wanti Kapolresta Pati terkait potensi kerawanan yang mungkin terjadi akibat agenda politik nasional.
 
"Saya sudah mengingatkan jauh hari sebelum tanggal 13 Agustus bahwa akan ada agenda politik nasional yang berpotensi menimbulkan masalah. Dan terbukti, kejadian di depan Gedung DPRD Pati pada tanggal 2 Oktober lalu adalah bukti bahwa ada pelanggaran hukum pidana yang terjadi di Pati," tambahnya.
 
Yayak Gundul berharap kejadian serupa tidak terulang pada saat sidang paripurna. Ia meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan. 

"Jangan sampai kita jatuh di lubang yang sama. Aparat harus tegas, jangan sampai ada kelompok orang yang mengatasnamakan apapun berkumpul dalam jumlah besar di depan kantor DPRD atau di alun-alun. Ini penting untuk menghindari hal-hal kecil yang tidak kita inginkan," tegasnya.
 
Ia juga mengimbau masyarakat Pati untuk tidak mudah terprovokasi dan ikut-ikutan dalam aksi yang berpotensi melanggar hukum. "Saya sudah berkali-kali menyarankan masyarakat untuk tidak sembrono dan ikut-ikutan. Ingat, kejadian tanggal 13 Agustus lalu, ada empat orang yang ditahan di Polda karena pembakaran mobil dan pemukulan anggota polisi. Apakah masyarakat mau seperti itu? Kalau sudah mendekam di penjara, siapa yang bertanggung jawab?"
 
Di akhir pernyataannya, Yayak Gundul berharap pesannya dapat tersampaikan kepada masyarakat luas, mengingat sidang paripurna akan segera dilaksanakan. Ia juga berharap para tokoh masyarakat Pati lebih bijak dalam menyikapi situasi yang ada.







Amankan Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati, 3.379 Aparat Disiagakan

Amankan Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati, 3.379 Aparat Disiagakan

PATI – Polresta Pati menggelar Apel Gelar Pasukan BKO Dit Samapta, Brimob, dan Polres jajaran Polda Jateng di Lapangan Kompi Brimob Pati, Kamis (30/10/2025) pukul 08.00 WIB hingga selesai, sebagai bentuk kesiapan menghadapi Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Kabupaten Pati yang dijadwalkan berlangsung Jumat (31/10/2025).

Apel dipimpin langsung Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, serta seluruh elemen pengamanan. Ribuan personel gabungan disiagakan untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Dalam amanatnya, Kapolresta menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas. "Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih atas dedikasi rekan-rekan. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis," ujarnya.

Menurut Kombes Jaka Wahyudi, sebanyak 3.379 personel gabungan TNI–Polri diterjunkan untuk mengamankan jalannya sidang. Pasukan ditempatkan di titik-titik strategis, seperti kawasan DPRD, alun-alun, dan sejumlah area yang berpotensi menjadi konsentrasi massa.

"Jumlah personel kami sesuaikan dengan potensi jumlah massa dari kedua kubu yang akan hadir. Namun pendekatan yang kami kedepankan tetap humanis dan tidak represif," tegasnya.

Pihak Polresta juga telah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah daerah untuk mengatur skema keamanan, termasuk pemisahan titik kumpul antara massa pro dan kontra. "Massa pro akan berada di sisi selatan DPRD, sementara massa kontra di sisi utara. Pemisahan ini penting agar suasana tetap kondusif," jelas Kapolresta.

"Lokasi DPRD juga akan disterilisasi dan dijaga ketat. Semua massa discreening di titik penyekatan," terang Jaka Wahyudi.

Kapolresta mengingatkan agar seluruh personel tetap waspada terhadap potensi provokasi. "Kita harus jeli membaca situasi dan tidak mudah terpancing. Sekecil apa pun kesalahan bisa berdampak besar dan viral di masyarakat," tuturnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu liar. "Kami bersama masyarakat adalah saudara. Mari jaga kedewasaan, jangan sampai ada yang terhasut melakukan tindakan anarkis," pesannya.

Polresta Pati, lanjutnya, tidak melakukan sweeping, melainkan patroli preventif untuk memastikan keamanan tetap terjaga. "Kami ingin Pati tetap damai, aman, dan kondusif. Semoga sidang paripurna berjalan lancar dan tertib," pungkas Kombes Pol Jaka Wahyudi.

(Humas Resta Pati)





Sidang Pansus Hak Angket di DPRD Kabupaten Pati, Polda Jateng Siapkan Pengamanan Humanis

Sidang Pansus Hak Angket di DPRD Kabupaten Pati, Polda Jateng Siapkan Pengamanan Humanis

Menjelang pelaksanaan Sidang Paripurna penerimaan laporan Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025, jajaran kepolisian memastikan seluruh kesiapan pengamanan telah dilakukan dengan matang.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa Polresta Pati telah melaksanakan serangkaian persiapan dan langkah strategis untuk menjamin kelancaran serta keamanan selama proses sidang berlangsung.

"Kami berkomitmen penuh menjaga situasi Kabupaten Pati agar tetap aman dan kondusif. Sejak awal kami telah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk penguatan personel dan koordinasi lintas fungsi," ujar Kombes Pol Artanto pada Rabu (29/10/2025) siang.

Dalam rangka mendukung pengamanan, Polresta Pati telah menerima Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Jawa Tengah dan beberapa polres jajaran. Personel yang dilibatkan terdiri dari berbagai fungsi kepolisian, di antaranya Brimob, Sabhara, Intelkam, Lalu Lintas, Reserse, dan Humas.

"Keterlibatan berbagai fungsi ini untuk memastikan komunikasi di lapangan berjalan cepat, akurat, dan efektif. Semua bergerak dalam satu pola kendali yang sama," jelasnya.

Sebagai bentuk upaya mematangkan skema pengamanan dan menyamakan persepsi antar petugas, pada hari Rabu, seluruh personel baik dari Polresta Pati maupun BKO Polda Jateng telah melaksanakan Tactical Floor Game (TFG). Kegiatan ini bertujuan agar setiap personel pengamanan siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi.

Pihaknya juga menyadari potensi adanya dua kelompok massa, baik yang pro maupun kontra terhadap hasil pembahasan hak angket, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan gesekan di lapangan. Kabid Humas berharap semua pihak dapat menahan diri. 

"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, maupun upaya provokasi konflik.
Oleh karena itu kami himbau masyarakat untuk tetap menyalurkan aspirasi secara damai dan tertib,"

Ditegaskan bahwa kepolisian akan selalu menghargai setiap perbedaan pandangan kaesna menjadi bagian dari dinamika demokrasi. Tapi perbedaan itu jangan sampai mengorbankan persatuan dan kondusifitas di Kabupaten Pati.

Kabid Humas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan, hoaks, atau hasutan yang dapat memecah belah.

"Percayakan sepenuhnya proses politik kepada mekanisme yang sedang berjalan di DPRD. Apapun hasilnya nanti, mari kita terima dengan lapang dada, demi kebaikan bersama," tutur Artanto.

Di akhir keterangannya, Kabid Humas Polda Jateng menegaskan bahwa seluruh personel Polri yang bertugas akan bersikap netral, profesional, dan humanis. Kehadiran petugas keamanan tersebut semata-mata untuk melindungi seluruh warga Pati serta memastikan proses demokrasi berjalan aman dan tertib. 

"Mari kita jadikan sidang paripurna ini sebagai momentum kedewasaan berdemokrasi di Kabupaten Pati," pungkasnya.




Polsek Juwana Gerebek Warung di Doropayung, Ungkap Peredaran Miras Tanpa Izin

Polsek Juwana Gerebek Warung di Doropayung, Ungkap Peredaran Miras Tanpa Izin

Pati – Jajaran Polsek Juwana Polresta Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di sebuah warung milik warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi melalui Kapolsek Juwana, AKP Mudofar, mengatakan pengungkapan tersebut berawal saat anggotanya tengah melaksanakan patroli dalam rangka Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD). "Saat melintas di wilayah Doropayung, anggota melihat aktivitas mencurigakan di sebuah warung. Setelah diperiksa, ternyata benar ditemukan miras tanpa izin edar," ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan dua botol miras jenis Kawa-Kawa. Barang bukti langsung diamankan bersama pemilik warung berinisial D (65) untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Juwana. "Kami tidak ingin peredaran miras tanpa izin ini berkembang luas, karena sering menjadi pemicu gangguan kamtibmas," tegas AKP Mudofar.

Menurutnya, operasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Juwana menegakkan Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. "Kami bertindak tegas berdasarkan perda yang berlaku. Siapa pun yang melanggar akan kami tindak sesuai aturan," kata AKP Mudofar.

Ia juga menambahkan, kegiatan serupa akan terus digencarkan di wilayah hukum Polsek Juwana. "Kami sudah menyiapkan jadwal patroli rutin di titik-titik rawan. Semua ini untuk memastikan masyarakat merasa aman dan tidak terganggu oleh peredaran miras ilegal," tutur AKP Mudofar.

Tak lupa, Kapolsek mengapresiasi langkah cepat anggotanya di lapangan. "Saya bangga dengan rekan-rekan yang selalu sigap dan profesional dalam bertugas. Mereka bertindak cepat, mengamankan barang bukti, serta memberikan himbauan kamtibmas kepada warga sekitar," ucap AKP Mudofar.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar turut serta menjaga ketertiban lingkungan. "Kami harap warga bisa bekerja sama dengan kepolisian. Bila melihat peredaran miras atau hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami," pungkas AKP Mudofar.


(Humas Resta Pati)




Wednesday, October 29, 2025

70 Hari Bisa Dipanen, Varietas Padi di Kabupaten Pati Ini Mampu Hasilkan 10 Ton per Hektare

70 Hari Bisa Dipanen, Varietas Padi di Kabupaten Pati Ini Mampu Hasilkan 10 Ton per Hektare






PATI, 29 Oktober 2025 – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri panen padi varietas M70D di lahan Kelompok Tani Sido Dadi, Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi hasil panen yang mencapai 10 ton per hektare dengan masa tanam hanya 70 hari, jauh lebih cepat dibanding varietas lain yang umumnya mencapai 120 hari.

"Varian ini luar biasa, hanya 70 hari sudah bisa panen dengan hasil 10 ton per hektare. Kami ingin varietas ini dikembangkan di desa-desa lain sebagai upaya peningkatan kesejahteraan petani," ujarnya.

Ia menambahkan, para camat dan kepala desa diundang agar dapat mensosialisasikan metode tanam ini di wilayah masing-masing menjelang musim hujan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Ratri Wijanarko, menjelaskan bahwa secara teori, hasil maksimal varietas M70D seharusnya hanya mencapai 8,5 ton per hektare. Namun, berkat penanganan khusus dan dukungan berbagai pihak, hasil panen kali ini berhasil menembus 10 ton. 

"Ini sesuai dengan harapan Bapak Bupati, dan menjadi bukti nyata perhatian beliau terhadap kesejahteraan petani," ungkapnya.

Ratri juga menambahkan bahwa keberhasilan ini didukung oleh ekosistem pertanian yang saling terintegrasi.

"Di dekat lokasi ada kandang sapi, sehingga limbah peternakan bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah. Kami juga menggunakan mikroba PA63 WD05 agar lingkungan tetap nyaman meski dekat kandang," jelasnya.

Selain itu, pihaknya sedang menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk menguji varietas baru, GAMAGORA07, yang juga berpotensi menghasilkan hingga 10 ton per hektare dengan masa tanam pendek seperti M70D.

Ikuti Google Maps, Bus Ziarah Wali Songo Nyasar di Perbatasan Pati–Gembong

Sebuah bus pariwisata rombongan peziarah asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami insiden terperosok di tanjakan jalan Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, pada Rabu (29/10/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Bus bernomor polisi AE 7621 UKI tersebut tidak kuat menanjak di jalur sempit dan licin hingga akhirnya terperosok ke pinggir jalan.

Bus yang dikemudikan oleh Kartin (50), warga Desa Sumberbening, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, mengangkut sebanyak 35 penumpang rombongan ziarah wali. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa rombongan berangkat dari Ngawi pada Selasa (28/10/2025) sore menuju Makam Saridin di Kayen, kemudian berencana melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Muria.

Namun, dalam perjalanan menuju Muria, sopir bus mengaku bingung arah dan membuka aplikasi Google Maps. Jalur yang ditunjukkan aplikasi justru mengarahkan kendaraan besar itu ke jalan desa yang menanjak curam dan licin. Saat mencoba menanjak di Plukaran, bus kehilangan tenaga dan mundur hingga terperosok. Seluruh penumpang panik namun berhasil menyelamatkan diri tanpa luka-luka.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gembong  AKP Lilik Supardi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Benar, tadi malam sekitar pukul dua dini hari kami menerima laporan adanya bus pariwisata terperosok di wilayah Plukaran. Setelah dicek, ternyata rombongan peziarah asal Ngawi yang hendak menuju Muria," ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi medan di sekitar lokasi memang tidak layak dilalui kendaraan besar. "Jalannya sempit, menanjak, dan di beberapa titik permukaannya licin karena hujan. Untuk kendaraan kecil masih bisa lewat, tapi bus ukuran besar jelas berisiko," terang AKP Lilik Supardi.

Kapolsek menambahkan, pihaknya bersama anggota segera menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan. "Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua penumpang dalam keadaan selamat, hanya sedikit shock saja," ucapnya.

Selain itu, proses evakuasi bus masih terkendala karena medan sulit. "Tim derek sudah kami koordinasikan, namun alat berat kesulitan masuk karena jalannya sempit dan posisi bus di tanjakan. Saat ini masih diupayakan cara penarikan secara bertahap," jelasnya.

Kapolsek Gembong juga memberikan imbauan khusus kepada para sopir bus pariwisata agar lebih berhati-hati saat menggunakan aplikasi peta digital. "Kami sarankan jangan hanya mengikuti Google Maps tanpa mempertimbangkan kondisi medan. Lebih baik bertanya kepada warga setempat atau petugas kepolisian jika melewati daerah pegunungan seperti Gembong," pungkas AKP Lilik Supardi.

(Humas Resta Pati)

Terima Audiensi Kades dan Petani, Bupati Tegaskan Komitmennya Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat

Terima Audiensi Kades dan Petani, Bupati Tegaskan Komitmennya Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat 


PATI, 28 Oktober 2025 — Bupati Pati, Sudewo, menerima audiensi dari para Kades dan kelompok tani Kecamatan Tambakromo di Kantor Bupati Pati, Selasa (28/10) malam. Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 20.00–21.00 WIB ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan di wilayah selatan Pati.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan peserta audiensi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Pati terhadap kebutuhan masyarakat desa. Mereka mengapresiasi berbagai bantuan yang telah diterima oleh kelompok tani, kelompok ternak, hingga fasilitas pendidikan.

"Kita sebagai warga Pati kidul merasa terbantu atas perhatian panjenengan, baik dalam hal listrik, bantuan kelompok tani, ternak, hingga sekolah," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa sejumlah permasalahan, seperti kekurangan daya listrik dan jaringan distribusi yang belum menjangkau titik-titik tertentu, sudah dikomunikasikan dengan PLN pusat dan PLN wilayah Pati.

"Insya Allah akan diatasi dan segera terealisasi," ungkapnya.

Selain persoalan listrik, Bupati juga menyoroti kondisi sekolah dasar yang rusak, jaringan irigasi, dan infrastruktur jalan di wilayah Tambakromo. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menangani masalah tersebut dengan serius dan bertahap sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.

"Semua persoalan akan kami tangani. Tapi yang paling penting, kita harus kompak dan solid dalam membangun. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat," pungkasnya.




Kodim 0718/Pati Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dan Korp Raport Pindah Satuan





Pati, Selasa (28/10/2025) – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kodim 0718/Pati menggelar Upacara Bendera yang dirangkai dengan Korp Raport Pindah Satuan, bertempat di halaman Makodim 0718/Pati, Jl. Jenderal Sudirman No.79, Ngarus, Kecamatan Pati.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pgs. Kasdim 0718/Pati Kapten Cba Kistono membacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dengan tema "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu."

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa semangat juang para pemuda tahun 1928 harus terus hidup di dada generasi muda Indonesia. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing, maka kini perjuangan diwujudkan melalui ilmu pengetahuan, kerja keras, dan kejujuran demi menjaga keutuhan NKRI.

> "Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal, karena kalian bukan pelengkap sejarah, tetapi penentu sejarah berikutnya," demikian salah satu kutipan amanat Menpora yang dibacakan Kapten Cba Kistono.



Upacara juga dirangkai dengan Korp Raport Pindah Satuan kepada salah satu prajurit Kodim 0718/Pati, Serda Slamet Haryadi.

Tuesday, October 28, 2025

Rumah Roboh Akibat Angin Kencang di Desa Tlogoharum Wedarijaksa, Polisi dan TNI Gerak Cepat Bantu Warga Bersihkan

Rumah Roboh Akibat Angin Kencang di Desa Tlogoharum Wedarijaksa, Polisi dan TNI Gerak Cepat Bantu Warga Bersihkan

Pati – Personel Polsek Wedarijaksa menunjukkan kepedulian sosial dengan melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan rumah milik Ibu Sugiyanti, warga Desa Tlogoharum, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, yang roboh akibat diterjang angin kencang pada Senin (27/10/2025) siang. Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan bantuan kepada korban bencana.

Kegiatan ini dilakukan pada hari selasa tgl 28 Oktober 2025 sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro, S.Sos, M.H dan diikuti oleh Bhabinkamtibmas Desa Tlogoharum Aipda Jenuarya beserta lima personel Polsek Wedarijaksa. Turut hadir Camat Wedarijaksa beserta pegawai kecamatan, Banser Satkoryon Wedarijaksa, Pemdes Tlogoharum, dan warga sekitar sebanyak kurang lebih 15 orang.

Dalam kegiatan itu, anggota Polsek Wedarijaksa bersama warga bahu membahu membersihkan puing-puing rumah yang roboh, menyingkirkan material bangunan yang berserakan, serta membakar sisa-sisa bangunan yang sudah tidak dapat dimanfaatkan kembali. Selain membantu pembersihan, jajaran Polsek Wedarijaksa juga menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan rumah tangga kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.

Kapolresta Pati Kombes pol Jaka Wahyudi melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata semangat "Polri untuk Masyarakat." "Kami hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Kehadiran kami di tengah warga merupakan bentuk kepedulian Polri untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan membantu meringankan beban korban," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga sebagai jati diri bangsa. "Kegiatan kerja bakti ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat nyata. Dengan kebersamaan, segala kesulitan bisa dihadapi lebih ringan," tambahnya.

Selain membantu korban bencana, Polsek Wedarijaksa juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat. "Kami terus mengajak warga agar tidak ragu menyampaikan informasi bila terjadi bencana alam atau gangguan kamtibmas. Kami siap hadir dan merespons cepat setiap laporan masyarakat," tegas AKP Suntoro.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah dampak bencana serupa. "Kami mengingatkan agar warga tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kondisi rumah masing-masing, terutama menjelang musim penghujan. Kepedulian kecil dari kita bisa mencegah musibah yang lebih besar," tandasnya.

(Humas Resta Pati)




Monday, October 27, 2025

Kodim 0718/Pati Terima Kunjungan Tim Dalproggar Kodam IV/Diponegoro dalam Rangka Pengecekan Administrasi




PATI — Senin, 27 Oktober 2025, bertempat di Makodim 0718/Pati, Jl. Jenderal Sudirman No.79, Ngarus, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, telah dilaksanakan kegiatan Pengecekan Administrasi (ADM) oleh Tim Dalproggar Kodam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Pabandya Anev dan Dalprog Letkol Czi Jati Priyono, S.I.P.

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran (Proggar) di satuan bawah, serta memastikan seluruh kegiatan administrasi di Kodim 0718/Pati berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen administrasi, laporan pertanggungjawaban keuangan, serta pelaksanaan kegiatan fisik dan nonfisik. Selain itu, juga diberikan arahan dan pembinaan agar pelaksanaan administrasi di Kodim semakin tertib, sistematis, dan akuntabel.

Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han. menyampaikan apresiasi atas kegiatan pengecekan yang dilakukan oleh Tim Dalproggar Kodam IV/Diponegoro. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan program kerja dan anggaran di satuan berjalan sesuai aturan serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Kami menyambut baik kegiatan pengecekan ini sebagai sarana evaluasi bagi Kodim 0718/Pati dalam meningkatkan tertib administrasi. Dengan adanya arahan dan koreksi dari tim Dalproggar, kami dapat melakukan perbaikan dan penyempurnaan agar administrasi satuan semakin baik ke depannya 'ujar Dandim.



Lebih lanjut, Dandim mengapresiasi kerja keras seluruh staf dan anggota Kodim yang telah berupaya maksimal dalam melaksanakan administrasi program kerja dan anggaran sesuai pedoman yang berlaku.

Banjir di Jalur Pantura Batangan, Polresta Pati Terjun Langsung Bantu Warga

Banjir di Jalur Pantura Batangan, Polresta Pati Terjun Langsung Bantu Warga

PATI – Polresta Pati terus berada di garis terdepan dalam upaya penanganan banjir di Kecamatan Batangan, Senin (27/10/2025). Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah selatan Batangan serta luapan sungai dan saluran irigasi menyebabkan sejumlah desa terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi.

Sejumlah titik wilayah terdampak banjir yakni Desa Kuniran, Desa Tlogomojo, Dukuh Ngegot Desa Klayusiwalan, Desa Gunungsari, Desa Kedalon, hingga Desa Ketitang Wetan. Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai 10–50 sentimeter, menggenangi jalan utama, pemukiman, dan sebagian fasilitas umum.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa personel sejak awal telah dikerahkan untuk hadir di tengah masyarakat.
"Anggota kami langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pendataan, evakuasi ringan, dan memastikan aktivitas warga tetap dapat berjalan aman," ujarnya.

Selain pemantauan situasi, Polresta Pati melalui Unit Lalu Lintas dan Bhabinkamtibmas juga melakukan pengaturan arus kendaraan di jalur-jalur yang terendam agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan akibat jalan licin.
"Kami pastikan akses jalan yang masih bisa dilalui tetap aman, sekaligus melakukan rekayasa lalu lintas di titik genangan tinggi," jelas Kapolresta.

Di tengah situasi tersebut, Aiptu Hari, anggota Satlantas Polresta Pati, juga turut menunjukkan aksi simpatik dengan membantu mendorong sepeda motor warga yang mogok akibat terendam banjir.
Tindakan spontan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat, karena membantu memperlancar arus kendaraan serta meringankan beban pengendara yang kesulitan melintasi jalan tergenang air.

Personel di lokasi juga membantu warga memindahkan barang-barang dari rumah yang tergenang air, terutama barang elektronik, dokumen berharga, serta perabot rumah yang rawan rusak.
"Anggota kami turun langsung membantu warga mengangkat barang ke tempat lebih tinggi agar tidak rusak," ungkap Kapolresta.

Tak hanya itu, Polresta Pati juga melakukan patroli keamanan lingkungan untuk mencegah potensi tindak kejahatan pada rumah warga yang ditinggal sementara saat penyelamatan barang.
"Kami juga memastikan keamanan rumah-rumah terdampak tetap terjaga. Patroli kami intensifkan agar masyarakat merasa tenang," tegas Kapolresta.

Koordinasi lintas sektor dengan Koramil dan Pemerintah Kecamatan hingga kini terus dilakukan.
"Kami melakukan update situasi dari lapangan secara berkala dan berkomitmen mendukung penanganan cepat dan tepat sasaran," tambahnya.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perkembangan debit air.
"Kami meminta warga tetap berhati-hati terutama yang tinggal dekat aliran sungai mengingat cuaca belum sepenuhnya stabil," katanya.

Hingga saat ini, tidak ditemukan warga mengungsi maupun korban jiwa. Polresta Pati memastikan akan terus hadir, siaga, dan mendampingi warga hingga situasi kembali normal sepenuhnya.

(Humas Resta Pati)




Sunday, October 26, 2025

Penemuan Pria MD di Dalam Rumah di Perum Taman Anggrek Gegerkan Warga Margorejo

Penemuan Pria MD di Dalam Rumah di Perum Taman Anggrek Gegerkan Warga Margorejo

MARGOREJO – PATINEWSCOM, 

Warga Perumahan Taman Anggrek, Dukuh Cacah, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (25/10/2025) siang. Korban diketahui bernama Yofi Lefiandri (50), warga asal Bandung yang tinggal seorang diri di kawasan tersebut.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiawan, SH, menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu tetangga korban yang mencium bau busuk menyengat dari arah rumah korban sekitar pukul 13.00 WIB. "Saksi yang merupakan tetangga korban curiga karena sudah sekitar lima hari korban tidak terlihat keluar rumah, sehingga langsung melapor ke perangkat desa setempat," ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan itu, perangkat desa bersama Bhabinkamtibmas segera melaporkan ke Polsek Margorejo. Tak berselang lama, Kapolsek bersama tim Inafis Polresta Pati, petugas Puskesmas Margorejo, serta BPBD Kabupaten Pati mendatangi lokasi. "Saat kami tiba, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah dibuka bersama tim, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar," terang AKP Dwi Kristiawan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam posisi duduk di lantai kamar. Kondisi jasad sudah membusuk dengan perkiraan telah meninggal dunia lebih dari enam hari. "Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Margorejo, dr. Bambang Priambodo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung (cardiac arrest)," jelas Kapolsek.

AKP Dwi Kristiawan menambahkan, berdasarkan keterangan para saksi, korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. "Korban dikenal hidup menyendiri. Untuk kebutuhan sehari-hari, korban biasanya memesan makanan dan barang melalui jasa daring seperti Grab. Hal inilah yang membuat warga tidak menyadari jika korban telah meninggal dunia selama beberapa hari," tuturnya.

Kapolsek Margorejo juga menyebutkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur. "Kami menerima laporan, mendatangi TKP, memeriksa kondisi korban bersama tim medis, mencatat keterangan para saksi, dan membuat laporan kepada pimpinan. Seluruh proses sudah kami lakukan secara profesional," ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan saling memperhatikan antarwarga, terutama bagi mereka yang tinggal sendirian. "Kejadian ini menjadi pengingat agar kita tidak menutup diri dari lingkungan dan tetap menjaga komunikasi sosial. Kepedulian warga bisa membantu mencegah peristiwa serupa," pesan AKP Dwi Kristiawan.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi oleh tim gabungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga. Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut dan murni akibat penyakit yang diderita korban, pungkas AKP Dwi

(Humas Resta Pati)




Pohon Tumbang di Jalur Pantura Hambat Arus Lalu Lintas, Polsek Pati Kota Langsung Evakuasi

Pohon Tumbang di Jalur Pantura Hambat Arus Lalu Lintas, Polsek Pati Kota Langsung Evakuasi 

Pati – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pati pada Sabtu (25/10/2025) malam menyebabkan satu pohon tumbang di Jalan Pantura Pati–Juwana, tepatnya di Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 19.15 WIB itu sempat menghambat arus lalu lintas kendaraan di jalur nasional tersebut.

Mendapat laporan dari warga, petugas piket siaga SPKT III Polsek Pati Kota langsung bergerak cepat menuju lokasi. Dipimpin langsung oleh KA SPKT, anggota Polsek Pati Kota segera melakukan penanganan dengan mengevakuasi pohon dan membersihkan ranting yang melintang di badan jalan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota IPTU Heru Purnomo mengatakan, langkah cepat petugas dilakukan agar arus lalu lintas tidak terhambat terlalu lama. "Begitu laporan masuk, anggota langsung ke lokasi bersama tim BPBD dan PMI. Kami lakukan pemotongan serta pembersihan pohon tumbang agar jalan kembali bisa dilalui," ujarnya.

Menurut IPTU Heru, pohon jenis angsana dengan panjang sekitar lima meter dan diameter sekitar 50 sentimeter itu tumbang akibat terpaan angin kencang yang menyertai hujan deras. "Penyebabnya murni faktor cuaca, tidak ada unsur lain. Kondisi tanah yang gembur karena hujan membuat akar pohon tidak kuat menahan terpaan angin," jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil. "Alhamdulillah tidak ada korban, baik luka maupun kerusakan kendaraan. Begitu pohon berhasil dipotong, arus lalu lintas langsung kami buka kembali dan situasi kembali normal," kata IPTU Heru.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi untuk mencegah kemacetan. "Selama proses pembersihan, anggota kami melakukan pengaturan arus kendaraan agar tetap tertib dan tidak terjadi penumpukan," imbuh Kapolsek.

IPTU Heru juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem. "Kami imbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk berhati-hati saat melintas di kawasan yang banyak pepohonan, apalagi di saat hujan deras dan angin kencang," tandasnya.

(Humas Resta Pati)




Saturday, October 25, 2025

Kodim 0718/Pati Gelar Komunikasi Sosial Bersama Aparat Pemerintah Bahas Sinergi Antisipasi Dampak Perubahan Iklim





Pati, Jumat (24/10/2025) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0718/Pati menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Aparat Pemerintah Tahun 2025 di Aula Makodim 0718/Pati, Jl. Jenderal Sudirman No.79, Ngarus, Kecamatan Pati. Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta ini mengangkat tema *"TNI AD Bersama Aparat Pemerintah Bersinergi Dalam Mengantisipasi Dampak Perubahan Iklim."*

Acara dipimpin langsung oleh Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., dan dihadiri oleh Ketua Pasopati Kabupaten Pati Pandoyo, para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0718/Pati, Perwakilan kepala desa, masing2 ketua paguyuban pasopati.

Dalam sambutannya, Dandim 0718/Pati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan aparat pemerintahan desa dalam mendukung pembangunan daerah khususnya diwilayah kabupaten pati. 
"Diharapkan setiap desa dapat berperan aktif dalam setiap program pemerintah sehingga dapat terealisasi dengan baik serta pelaksanaannya dapat berjalan lancar tanpa kendala," ujar Dandim

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Kodim 0718/Pati dengan aparatur pemerintahan desa, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal, serta mempererat kemitraan antara TNI dan masyarakat. Selain menjadi sarana menyampaikan aspirasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap TNI AD sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0718/Pati menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim serta mendukung program pembangunan nasional di tingkat desa.

TNI, Polri, dan Warga Ketitangwetan Kompak Bersihkan Sungai Gandam untuk Cegah Banjir

TNI, Polri, dan Warga Ketitangwetan Kompak Bersihkan Sungai Gandam untuk Cegah Banjir

 Personel TNI, Polri, dan warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, bergotong royong melakukan penanggulan dan pembersihan Sungai Gandam, Sabtu (25/10/2025) siang. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir akibat luapan sungai saat curah hujan tinggi.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga sore hari. Aparat bersama warga bahu membahu membersihkan tumpukan sampah serta memperkuat tanggul sungai di sejumlah titik rawan jebol. Aksi sosial ini juga melibatkan jajaran Forkopimcam Batangan, dengan dukungan dua alat berat dari BBWS Pemali Juwana untuk mempercepat pengerukan.

Camat Batangan Sujono, S.H., M.M., Kapolsek Batangan Iptu Muhamad Setiawan, S.Pd., Danramil Batangan Kapten Suyani, serta Kepala Desa Ketitangwetan turut memimpin langsung jalannya kegiatan bersama puluhan warga.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Batangan, Iptu Muhamad Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Kami tidak ingin hanya hadir saat terjadi bencana. Lewat kegiatan ini, Polri ingin berperan aktif dalam pencegahan dan pelayanan sosial," ujarnya.

Ia menambahkan, pembersihan sungai dilakukan sebagai langkah antisipatif agar aliran air tetap lancar dan tidak menggenangi rumah warga.

"Harapannya, saat hujan deras, air tidak meluap ke permukiman atau jalan Pantura yang bisa mengganggu arus lalu lintas," katanya.

Selain upaya pencegahan banjir, kegiatan gotong royong ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarinstansi dan masyarakat.

"Gotong royong seperti ini membangun kekompakan dan komunikasi yang baik antara aparat dan warga," lanjutnya.

Kapolsek Batangan juga menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian aparat terhadap masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir.

"Kami ingin masyarakat tahu bahwa Polri bukan hanya hadir saat ada masalah hukum, tapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan," tegasnya.

Suasana kegiatan tampak akrab dan penuh semangat. Warga dan aparat bekerja sama membersihkan tumpukan sampah serta memperkuat tanggul.

"Kami akan terus dukung kegiatan seperti ini agar Batangan tetap aman, bersih, dan bebas banjir," pungkas Iptu Muhamad Setiawan.

(Humas Resta Pati)


Kerja Bakti Pasca Banjir Kendeng, Sinergi TNI–Polri dan Warga Wujudkan Kepedulian

Kerja Bakti Pasca Banjir Kendeng, Sinergi TNI–Polri dan Warga Wujudkan Kepedulian

PATI – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pegunungan Kendeng pada Jumat (24/10/2025) sore menyebabkan air meluap hingga menggenangi kawasan Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Genangan air setinggi sekitar 10 sentimeter sempat menutupi jalan depan Kantor PGRI dan sejumlah rumah warga selama kurang lebih 30 menit.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, jajaran Polsek Sukolilo bersama unsur TNI, BPBD Kabupaten Pati, dan Pemerintah Kecamatan Sukolilo menggelar kegiatan kerja bakti pada Sabtu (25/10/2025) pagi. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan difokuskan di sekitar Kantor PGRI, Jalan Pati–Purwodadi, serta pemukiman warga di Dukuh Ledok yang juga terdampak longsor.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, S.H., M.M., turun langsung memimpin jalannya kegiatan bersama 10 personel Polsek Sukolilo, 15 anggota BPBD Kabupaten Pati, 5 personel Koramil 09 Sukolilo, 5 pegawai Kantor Kecamatan Sukolilo, perangkat Desa Gadudero, serta puluhan warga yang bergotong royong membersihkan lumpur dan tumpukan sampah pascabanjir.

"Kerja bakti ini adalah bentuk nyata sinergitas antara TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan lingkungan warga kembali bersih dan aman setelah bencana," ujar AKP Sahlan di sela kegiatan.

Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan dampak langsung dari intensitas hujan tinggi di kawasan Pegunungan Kendeng. "Air turun cukup deras dan cepat, sehingga sebagian jalan dan halaman rumah warga tergenang. Syukurlah air segera surut dan tidak menimbulkan kerusakan berat," jelasnya.

AKP Sahlan menyampaikan, kehadiran aparat keamanan dalam kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. "Kami ingin masyarakat tahu bahwa Polri selalu hadir, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu mereka yang tertimpa musibah," tegasnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada rekan-rekan dari Koramil 09 Sukolilo, BPBD, perangkat desa, dan warga Gadudero yang dengan semangat bergotong royong membersihkan lingkungan. Ini bukti bahwa semangat kebersamaan masih kuat di tengah masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau potensi bencana selama musim hujan. "Kami tetap siaga, terutama di wilayah rawan seperti pegunungan Kendeng. Polsek Sukolilo akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutur AKP Sahlan.

Aparat dan warga saling bahu membahu membersihkan jalan, selokan, dan pekarangan rumah. "Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan lancar. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut agar masyarakat merasa terlindungi dan lingkungan kita tetap terjaga," pungkas Kapolsek Sukolilo.

(Humas Resta Pati)




GOR Pesantenan Disulap Jadi Ikon Baru Olahraga dan Kuliner Pati

GOR Pesantenan Disulap Jadi Ikon Baru Olahraga dan Kuliner Pati

PATI – Bupati Pati, Sudewo, meninjau langsung progres pembangunan dan penataan kawasan Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan), Jumat (24/10/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sudewo mengapresiasi hasil renovasi GOR yang kini tampil lebih modern dan representatif.
"Yang di GOR kan sudah ditangani seperti itu, penampilannya jadi lebih modern, representatif," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pati, lanjutnya, berkomitmen menjadikan kawasan GOR Pesantenan sebagai ikon baru olahraga dan rekreasi masyarakat Pati.
"Tahun depan akan kita lanjutkan penataan halaman, penataan pagar, kemudian juga kios-kios itu nanti akan menjadi sentra kuliner dan juga olahraga di Kabupaten Pati," imbuhnya.

Sudewo menegaskan, pengembangan kawasan GOR Pesantenan bukan hanya difokuskan pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya kios kuliner dan kegiatan olahraga, kawasan ini diharapkan menjadi magnet baru bagi warga dan pelaku UMKM.

"GOR Pesantenan harus menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat berolahraga, rekreasi, dan pelaku UMKM bisa tumbuh," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan penataan lanjutan kawasan ini rampung bertahap pada tahun 2026, sehingga GOR Pesantenan benar-benar menjadi pusat aktivitas olahraga, kuliner, dan kebanggaan warga Pati.



Dua Hari Terjebak Banjir, Sopir Truk Lega Dapat Bantuan Makanan

Dua Hari Terjebak Banjir, Sopir Truk Lega Dapat Bantuan Makanan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan makanan siap saji bagi para pengemudi truk yang terjebak banjir di ruas Jalan Pantura Semarang–Demak, Jumat (24/10/2025). Bantuan logistik juga diberikan kepada warga terdampak di Kecamatan Pedurungan dan Gayamsari, Kota Semarang.

Pantauan di ruas Jalan Kaligawe, personel Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jateng bersama Satpol PP Jateng tampak membagikan makanan dan minuman kepada para sopir truk, kontainer, serta pengguna jalan yang tidak bisa melintas akibat genangan air.

Seorang sopir truk asal Ungaran, Vito, mengaku sudah dua hari terjebak di lokasi tersebut.

"Sudah dua hari di sini, uang makan sudah habis. Alhamdulillah dapat bantuan makanan dari Pak Gubernur, enak dan cukup mengganjal perut," ujarnya.

Sopir lain, Puryoto Brewok asal Pemalang, juga menyampaikan hal serupa. Ia membawa muatan gabah menuju Pati, namun memilih berhenti agar kendaraannya tidak mogok.

"Tadi dikasih makanan dari Dinsos Jateng. Semoga air cepat surut biar bisa jalan lagi," katanya.

Kepala Dinsos Jateng Imam Maskur menjelaskan, bantuan makanan bagi para sopir telah disalurkan sejak Kamis (23/10/2025), termasuk bantuan dua ton beras senilai Rp110 juta untuk warga di dua kecamatan Kota Semarang.

"Kami sudah menyalurkan 250–300 paket makanan dan minuman siap saji. Dapur umum juga kami siapkan untuk mendukung penyaluran bantuan," jelas Imam.

Pihaknya juga terus memantau banjir di wilayah Demak dan Grobogan, dan siap menyalurkan tambahan logistik jika diperlukan.

"Kalau kabupaten atau kota masih kekurangan, kami siap bantu tambahan sesuai instruksi Gubernur Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin," pungkasnya.


Friday, October 24, 2025

Kodim 0718/Pati Gelar Karya Bakti Pasca Angin Puting Beliung diwiiayah Koramil 16/Jaken Desa Sumberejo





Pati, Jumat (24/10/2025) – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, anggota Koramil 16/Jaken Kodim 0718/Pati melaksanakan kegiatan Karya Bakti pasca bencana angin puting beliung di Desa Sumberejo, Dukuh Kolutan, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan fokus membantu warga memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.

Kegiatan dipimpin oleh Bati Tuud Koramil 16/Jaken Peltu Agung S. bersama lima personel anggota, serta diikuti oleh Babinsa Serda Rio Eksandi, Ketua RT 01/RW 02, perangkat desa, dan warga masyarakat setempat.

Adapun sasaran karya bakti meliputi perbaikan atap dan genteng rumah yang rusak, penataan genteng yang berserakan, serta pembersihan puing-puing di sekitar rumah warga yang terdampak terjangan angin puting beliung, Dari hasil pendataan sementara, tercatat 19 rumah warga mengalami kerusakan ringan serta 1 unit kandang ternak sapi mengalami kerusakan ringan.

Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan gerak cepat jajaran Koramil 16/Jaken dalam membantu masyarakat.

"Kegiatan Karya Bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap rakyat. Kita hadir bukan hanya saat situasi aman, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan bantuan. Saya berterima kasih kepada seluruh personel yang telah turun langsung membantu warga di Desa Sumberejo. Semoga kegiatan ini dapat mempercepat proses pemulihan dan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," tegas Dandim.

Beliau juga menambahkan bahwa seluruh jajaran Kodim 0718/Pati akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menangani dampak bencana serta menjaga stabilitas wilayah agar tetap aman dan kondusif.

Kegiatan Karya Bakti ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat, karena selain mempercepat proses pemulihan pasca bencana, juga menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

Bupati Berikan Penjelasan Soal Jebolnya Jembatan dan Tanggul Pelemgede-Pucakwangi Pati

Bupati Berikan Penjelasan Soal Jebolnya Jembatan dan Tanggul Pelemgede-Pucakwangi Pati


Bertempat di Gedung DPRD, usai rapat paripurna, Bupati Pati, Sudewo, Jumat (24/10), memberikan penjelasan terkait insiden jebolnya jembatan dan tanggul pada Proyek Jembatan Jalur penghubung Desa Sokopuluhan - Desa Mencon, tepatnya yang berada di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi.

Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati bergerak cepat melakukan perbaikan agar akses masyarakat segera pulih dan aktivitas warga tidak terganggu.

Dalam keterangannya, Bupati menjelaskan bahwa kondisi konstruksi jembatan dan talut sebenarnya sudah sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang ditetapkan. Namun, timbunan tanah di bagian belakang talut belum sepenuhnya sempurna sehingga tidak mampu menahan tekanan air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

"Jembatan itu, kalau talutnya sudah sesuai dengan perencanaan, sudah sesuai dengan spek, hanya timbunan tanah belakang talut itu belum sempurna, kemudian diguyur hujan deras, tentu saja beban tanggul berat," jelas Sudewo.

Ia menegaskan, apabila proses pemadatan tanah telah dilakukan secara maksimal, intensitas hujan tinggi sekalipun tidak akan mengakibatkan kerusakan pada tanggul.

Menindaklanjuti hal itu, perbaikan langsung dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar agar dapat diselesaikan secepat mungkin.

"Sudah langsung diperbaiki hari ini, mulai dari pagi, dan dengan jumlah tenaga kerja yang banyak bisa selesai dengan waktu yang cepat," tambahnya.

Bupati Sudewo Dorong 20 Klub Sepak Bola Pati Segera Berbadan Hukum

Bupati Pati, Sudewo, menerima kunjungan dari pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pati di Kantor Bupati Pati. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus komitmen bersama untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di Kabupaten Pati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kerja keras pengurus PSSI Kabupaten Pati yang terus berupaya memperbaiki tata kelola sepak bola lokal.

"Saya menerima silaturahmi Pengurus PSSI Kabupaten Pati, ketuanya Mas Dian dan jajarannya. Mereka akan berjuang sekuat tenaga untuk membangkitkan sepak bola Kabupaten Pati, termasuk yang berbadan hukum di Kabupaten Pati baru dua," ujar Sudewo.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan dalam tiga bulan ke depan sedikitnya 20 klub sepak bola di Kabupaten Pati sudah berbadan hukum. Langkah ini diambil agar seluruh kegiatan sepak bola di daerah sesuai dengan regulasi PSSI pusat dan memiliki legalitas yang kuat.

Sudewo juga menegaskan pentingnya pembenahan infrastruktur dan manajemen agar prestasi sepak bola Pati semakin meningkat.

"Kami taksir tiga bulan ke depan minimal 20 sudah berbadan hukum, mengikuti semua aturan PSSI Pusat supaya di Kabupaten Pati ini sesuai dengan regulasi dan sepak bola benar-benar bangkit. Kita tata stadionnya, kita tata manajemennya dan saya percaya PSSI akan mampu mengelola ini," tegasnya.

Tanggul Sungai Gandam Jebol, Dua Desa di Batangan Terdampak

Tanggul Sungai Gandam Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir

PATI – Sejumlah titik tanggul Sungai Gandam di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, jebol akibat derasnya aliran air pascahujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (23/10/2025) malam. Akibatnya, pemukiman warga di Desa Ketitang Wetan dan Desa Raci terendam banjir dengan ketinggian bervariasi sejak Jumat (24/10/2025) pagi.

Jebolnya tanggul pertama terjadi di Desa Ngening dengan panjang sekitar lima meter, tinggi 2,5 meter, dan lebar 2,5 meter. Air yang meluap deras mengalir ke arah pemukiman warga Desa Ketitang Wetan, menyebabkan genangan cukup tinggi di sejumlah titik.

Tidak berhenti di situ, tanggul Sungai Gandam di wilayah Desa Ketitang Wetan juga mengalami jebol sepanjang enam meter dengan lebar tiga meter. Luapan air kemudian merambah ke Desa Raci, hingga mengganggu aktivitas warga.

Selain dua titik tersebut, satu titik di tepi Jalan Pantura juga mengalami erosi dengan panjang tujuh meter dan lebar empat meter. Akibatnya, limpasan air merembet ke jalan raya dan menimbulkan longsoran pada pondasi tanggul di dekat rumah warga.

Kapolsek Batangan IPTU Muhammad Setiawan membenarkan adanya jebolnya tanggul di tiga titik tersebut.

"Benar, ada beberapa titik tanggul Sungai Gandam yang jebol. Kami bersama Forkopimcam, pihak pengairan, dan perangkat desa telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Menurutnya, hampir seluruh wilayah Desa Ketitang Wetan terdampak banjir, kecuali RT 01. Sedangkan di Desa Raci, air merendam wilayah RT 01, 02, dan 03.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Personel Polsek Batangan bersama Babinsa dan relawan membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga," tambahnya.

Sebagai langkah tanggap darurat, Forkopimcam Batangan bersama Dinas Pengairan dan pemerintah desa setempat melakukan perbaikan sementara dengan menimbun tanggul menggunakan karung pasir dan material seadanya.

"Kami bergerak cepat agar aliran air bisa segera dikendalikan," jelas IPTU Setiawan.

Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak panik.

"Kami berharap warga tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," pungkasnya.

(Humas Polresta Pati)


Satpolairud Polresta Pati Edukasi Warga Sekitar Waduk Seloromo, Tekan Praktik Penangkapan Ikan Merusak

Satpolairud Polresta Pati Edukasi Warga Sekitar Waduk Seloromo, Tekan Praktik Penangkapan Ikan Merusak





PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati kembali menunjukkan peran humanisnya melalui kegiatan Jumat Berkah dengan menyapa masyarakat nelayan di sekitar Waduk Seloromo, Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, Jumat (24/10/2025) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB itu diisi dengan sosialisasi larangan destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak, sekaligus penyaluran bantuan sosial kepada nelayan setempat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, didampingi IPDA Lis Purnomo, AIPDA Munaji, serta sejumlah personel Satpolairud dan BKO Ditpolairud Polda Jateng. Turut hadir Ketua KUB Selayar Gading Prima, Fathoni Al Fath, dan perwakilan kelompok nelayan Desa Pohgading.

Kompol Hendrik menjelaskan, sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk menekan praktik destructive fishing seperti penggunaan bom, setrum, maupun racun ikan.

> "Kami tidak datang untuk menakuti atau menghukum, tetapi untuk mendidik dan mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat merusak ekosistem dan merugikan generasi mendatang," ujar Kompol Hendrik Irawan.



Dalam kesempatan tersebut, para nelayan diberikan pemahaman mengenai Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, serta penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat mengubah pola pikir nelayan agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan perairan.

> "Kami ingin nelayan beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan agar ikan tetap lestari dan hasil tangkapan bisa berkelanjutan," tambahnya.



Selain edukasi, Satpolairud juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah nelayan. Langkah ini menjadi bentuk pendekatan persuasif dan humanis antara polisi dan masyarakat pesisir.

> "Dengan bantuan sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga menolong dan menyejahterakan masyarakat, terutama nelayan kecil," jelas Kompol Hendrik.



Dalam kesempatan itu, Satpolairud juga mengimbau Ketua KUB Selayar Gading Prima agar memasang banner larangan penggunaan alat tangkap berbahaya di sekitar waduk sebagai pengingat bagi masyarakat.

> "Edukasi harus terus berjalan. Dengan adanya papan larangan dan pengawasan bersama, kami yakin masyarakat akan semakin peduli terhadap kelestarian sumber daya perairan," ungkapnya.



Sementara itu, Ketua KUB Selayar Gading Prima Fathoni Al Fath menyampaikan apresiasi atas perhatian Satpolairud Polresta Pati. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan kepolisian sangat positif dan menyentuh hati masyarakat nelayan.

Kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah dan doa bersama, menandai komitmen bersama untuk menjaga kelestarian perairan Waduk Seloromo.

(Humas Polresta Pati)



Thursday, October 23, 2025

Banjir Rendam Semarang-Demak-Grobogan, BPBD Kerahkan Pompa dan Logistik

Banjir Rendam Semarang-Demak-Grobogan, BPBD Kerahkan Pompa dan Logistik

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Tengah sejak Rabu malam (22/10/2025) menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah daerah, terutama di Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Grobogan. Sejumlah kawasan di Semarang Timur seperti Kaligawe dan Genuk terendam sejak malam hari akibat curah hujan tinggi dan keterbatasan daya tampung pompa air.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas C. Penanggungan, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk mendampingi penanganan banjir bersama BPBD Kota Semarang, relawan, TNI, Polri, dan masyarakat.

"Sejak kejadian, teman-teman BPBD provinsi sudah turun membantu penanganan di lapangan bersama unsur terkait," ujar Bergas di Semarang, Kamis (23/10/2025).

BPBD telah menyiapkan dapur umum dan titik pengungsian bagi warga terdampak, serta mendistribusikan bantuan logistik sejak Rabu malam. Selain itu, sejumlah mobile pump atau pompa portabel juga dikerahkan untuk mempercepat penyedotan air di Rumah Pompa Tenggang dan Sringin.

"Di Tenggang sudah digunakan, sedangkan di Sringin masih kami upayakan karena aksesnya sulit," jelas Bergas.

Ia mengakui bahwa topografi Kota Semarang yang berupa cekungan membuat wilayah itu sangat bergantung pada sistem pompa air. Saat ini, di Rumah Pompa Tenggang terdapat enam mesin dan di Rumah Pompa Sringin ada lima mesin, namun hanya dua unit di masing-masing lokasi yang beroperasi karena sisanya sedang dalam tahap peningkatan kapasitas (upgrading) dari bahan bakar solar ke listrik.

"Kalau semua pompa sudah aktif, daya dorong air ke laut akan jauh lebih cepat dan genangan bisa berkurang signifikan," imbuhnya.

Selain memantau kondisi di Semarang, BPBD Jawa Tengah juga memonitor banjir di Demak dan Grobogan, serta beberapa titik tanah longsor di wilayah timur provinsi akibat intensitas hujan tinggi.

Bergas mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim.

"Kami minta relawan dan warga di daerah rawan agar terus waspada. Kalau hujan deras dan angin kencang, segera cari tempat aman dan laporkan bila terjadi bencana," tegasnya.

Sementara itu, Saefudin (50), sopir truk asal Jepara yang terjebak banjir di Jalan Kaligawe, mengaku kondisi mulai membaik setelah pompa air dikerahkan.

"Sekarang sudah mulai disedot airnya. Pemerintah sudah turun tangan, semoga cepat lancar lagi," ujarnya.


Warung Rica-Rica di Jakenan Dirusak Sekelompok Pemuda Mabuk, Polisi Lakukan Penyelidikan

Warung Rica-Rica di Jakenan Dirusak Sekelompok Pemuda Mabuk, Polisi Lakukan Penyelidikan

PATI – Sebuah warung rica-rica di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dirusak sekelompok pemuda dalam kondisi mabuk, Kamis (16/10/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Aksi pengrusakan itu terjadi setelah para pelaku tidak terima karena warung telah tutup dan menolak melayani pesanan.

Peristiwa bermula ketika penjaga warung, Dwi Putrisujayani (22), tengah melayani empat pelanggan. Tiba-tiba datang lima pemuda dalam kondisi mabuk. Salah satu di antaranya langsung tidur di kursi, sementara seorang lainnya—berbaju hitam dan membawa tas selempang—meminta saksi duduk bersama mereka sambil bertingkah tidak sopan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Jakenan, AKP Agus Arifin, mengatakan penjaga warung menolak permintaan tersebut karena waktu sudah larut malam dan warung hendak ditutup. Namun, penolakan itu justru memicu kemarahan para pelaku. "Pelaku yang berbaju hitam langsung melempar kursi hingga pecah, sedangkan pelaku lain mendorong meja sampai barang-barang berjatuhan," kata AKP Agus Arifin, Kamis (16/10/2025).

Setelah melempar kursi dan mendorong meja, para pelaku semakin beringas. Mereka meludahi penjaga warung dan melemparkan pembatas jalan berbahan cor ke arah pintu warung yang telah ditutup. Lemparan keras itu menyebabkan pintu besi penyok dan meja kayu rusak parah. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.

"Selain kursi dan meja rusak, pelaku juga melempar batu ke arah pintu ruko. Tindakan itu sangat membahayakan karena dilakukan di area pemukiman warga," ujar AKP Agus Arifin.

Pemilik warung, Dwi Prasetyo (31), warga Blora, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jakenan pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa kursi plastik pecah, meja kayu jati rusak, serta pembatas jalan dari bahan cor.

"Kami sudah memeriksa korban dan saksi, serta mengumpulkan bukti di lapangan. Dugaan sementara, para pelaku marah karena tidak terima warung ditutup saat mereka datang dalam kondisi mabuk," jelas AKP Agus Arifin.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas para pelaku yang melarikan diri usai melakukan pengrusakan. "Kami sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku, di antaranya satu berbadan gendut tanpa baju dan satu lagi berambut pirang. Tim kami sedang melakukan penelusuran," tutur AKP Agus Arifin.

Ia menegaskan, kepolisian akan menindak tegas siapa pun yang melakukan tindakan anarkistis. "Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Polsek Jakenan berkomitmen memproses kasus ini secara profesional," pungkas AKP Agus Arifin.

(Humas Resta Pati)

#fyp #virals #jangkauanluas #pati #jateng #kaapinfo





4 Orang Luka dalam L4k4 di Jalur Lingkar Selatan Pati, Diduga Sopir Mengantuk

4 Orang Luka dalam L4k4 di Jalur Lingkar Selatan Pati, Diduga Sopir Mengantuk

PATI – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Selatan, turut Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden yang melibatkan mobil Honda Mobilio bernomor polisi K-1854-RT dan truk tronton Hino S-9068-UH itu mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp15 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kendaraan Honda Mobilio yang dikemudikan Asrofi (33), warga Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, melaju dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi kejadian, diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga mobil oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang truk tronton Hino yang tengah terparkir di bahu jalan sebelah selatan.

Kendaraan truk tersebut dikemudikan Yosep Beyi Surya Kartika (41), warga Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Akibat benturan keras, bagian depan Honda Mobilio mengalami kerusakan parah, sementara pengemudi dan tiga penumpang di dalamnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS KSH Pati untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, membenarkan peristiwa tersebut. "Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Lingkar Selatan Pati yang melibatkan satu unit mobil pribadi dan satu unit truk tronton. Tidak ada korban jiwa, namun empat orang mengalami luka ringan hingga sedang," ujarnya.

Lebih lanjut, Kompol Riki menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan sementara kecelakaan disebabkan oleh faktor kelelahan dan pengemudi mobil yang mengantuk. "Dari keterangan saksi dan posisi kendaraan, pengemudi Mobilio diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir," terangnya.

Kasat Lantas menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan cepat di lokasi kejadian. "Personel kami segera mendatangi TKP, mengevakuasi korban, melakukan olah TKP, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di jalur lingkar," kata Riki.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. "Kelelahan dan mengantuk adalah faktor dominan penyebab kecelakaan. Kami minta pengemudi agar tidak memaksakan diri saat tubuh sudah lelah. Lebih baik berhenti dan beristirahat sejenak demi keselamatan," pesannya.

Selain itu, Kompol Riki juga mengingatkan para sopir kendaraan besar agar memarkirkan kendaraannya di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. "Kami terus mengimbau pengemudi truk agar tidak parkir sembarangan di badan jalan. Satlantas Polresta Pati akan meningkatkan patroli dan penertiban di jalur Lingkar Selatan untuk mencegah kecelakaan serupa," pungkasnya.

(Humas Resta Pati)




DPRD Kabupaten Pati Gelar Audiensi dengan Aliansi Pati Bangkit

DPRD Kabupaten Pati Gelar Audiensi dengan Aliansi Pati Bangkit





Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menerima audiensi dari Aliansi Pati Bangkit, bertempat di ruang rapat gabungan pada Selasa, 22 Oktober 2025.

Audiensi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat, sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen DPRD terhadap prinsip demokrasi dan transparansi.

Dalam pertemuan tersebut, Aliansi Pati Bangkit menyampaikan sejumlah aspirasi penting, di antaranya:
1️⃣ Menolak pendirian posko di lingkungan kantor DPRD.
2️⃣ Menuntut DPRD bersikap netral dan bebas dari intervensi pihak manapun.
3️⃣ Menjaga agar rapat paripurna hasil pansus berjalan murni dan objektif.
4️⃣ Menjaga kondusifitas dan keamanan Kabupaten Pati.
5️⃣ Meminta DPRD tetap fokus pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan politik.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, SE, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan.

"Kami sangat menghargai semua masukan yang disampaikan. DPRD adalah rumah rakyat, maka siapapun boleh datang untuk menyampaikan aspirasi, namun tentu dengan cara yang tertib dan saling menghormati," ujarnya.

Melalui dialog terbuka seperti ini, DPRD Pati berharap seluruh pihak dapat terus berkontribusi aktif menjaga suasana yang aman, kondusif, dan sejuk di Kabupaten Pati demi kemajuan bersama. 

Wednesday, October 22, 2025

Ribuan Santri se Jateng Padati Alun-alun Simpang 7 Kudus

𝗥𝗶𝗯𝘂𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝘁𝗿𝗶 𝘀𝗲 𝗝𝗮𝘁𝗲𝗻𝗴 𝗣𝗮𝗱𝗮𝘁𝗶 𝗔𝗹𝘂𝗻-𝗮𝗹𝘂𝗻 𝗦𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻𝗴 7 𝗞𝘂𝗱𝘂𝘀
 
Ribuan santri dari berbagai daerah di Jawa Tengah tumpah ruah di Alun-Alun Kudus untuk mengikuti apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025, Rabu (22/10/2025).

Sejak pagi, para santri berduyun-duyun menuju lokasi kegiatan. Mengenakan pakaian khas santri — baju putih atau seragam instansi dengan bawahan sarung batik, peci atau ikat kepala untuk pria, serta jilbab bagi perempuan — mereka menambah semarak suasana apel yang bertema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia."

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir sebagai inspektur apel sekaligus membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. Dalam amanat itu, Gubernur Luthfi menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia di era modern.

"Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri," ujar Luthfi dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara tradisi dan inovasi. "Rawatlah tradisi pesantren, tapi peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, hingga ke ranah internasional," pesannya.

Kabupaten Kudus sendiri dipilih menjadi tuan rumah peringatan HSN tingkat provinsi tahun ini. Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan momentum tersebut, di antaranya Sarasehan Pesantren, Pameran UMKM Santri, Jateng Bersholawat, apel besar, serta Program Dokter Spesialis Keliling (Speling).

"Peringatan Hari Santri tidak hanya upacara. Ada banyak kegiatan yang mengawali dan mengakhiri sebagai rangkaian dari HSN," imbuh Luthfi.

Pada kesempatan itu, Pemprov Jawa Tengah juga menyerahkan bantuan dengan nilai miliaran rupiah bagi pondok pesantren, masjid, musala, lembaga keagamaan, madrasah, serta hibah insentif pengajar dan pendidikan keagamaan.

Salah satu peserta apel, Dintania Zakiya Najma, santri asal Kecamatan Mejobo, mengaku bangga bisa ikut dalam peringatan ini.

"Semoga santri selalu istikamah dan mempertahankan kesantriannya," harapnya.

#santri #hsn #santri #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang