Friday, January 30, 2026

Gerakan Investasi Wakaf Uang, Perkuat Kepedulian dan Atasi Kemiskinan

Gerakan Investasi Wakaf Uang, Perkuat Kepedulian dan Atasi Kemiskinan


PATI, 30 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri acara penandatanganan kerja sama sekaligus launching Gerakan Investasi Wakaf Uang (GIWANG) yang digagas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati. 

Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Pati dan dihadiri para tamu undangan lintas instansi serta para pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Chandra menyebut Kementerian Agama Kabupaten Pati sebagai pelopor nasional dalam penerapan sistem wakaf uang.

"Kementerian Agama Kabupaten Pati ini yang pertama kali di Indonesia menerapkan sistem wakaf uang. Ini motivasi yang luar biasa, dan Insyaallah ke depan kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Pati juga bisa melaksanakan hal yang sama," ujar Chandra.

Ia juga mengaitkan peluncuran GIWANG dengan kondisi Kabupaten Pati yang masih menghadapi bencana banjir sejak awal Januari.

"Kondisi Pati memang sedang berduka dengan adanya bencana banjir yang mulai dari 9 Januari sampai sekarang masih belum surut. Tanggap bencana akhirnya kita perpanjang sampai tanggal 6 Februari. Mohon dukungan semuanya untuk membantu korban banjir," katanya.

Menurut Chandra, wakaf uang menjadi solusi konkret yang membongkar persepsi lama tentang wakaf yang identik dengan tanah luas dan harta besar.

"Ternyata wakaf ini metodenya uang Rp 1.000,- atau Rp 2.000,- juga sudah termasuk wakaf. Slogannya DRS BEJO, Dua Ribu Saja Sebelum Kerjo. Ini inisiasi yang luar biasa," ungkapnya.

Ia menegaskan Pemkab Pati siap mendukung dan mendorong gerakan wakaf hingga ke kantor-kantor dinas dan sekolah sebagai sarana edukasi kepedulian sosial bagi generasi Z dan alpha.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, menjelaskan bahwa GIWANG lahir dari kepedulian terhadap angka kemiskinan di Kabupaten Pati yang masih berada di kisaran 9,8 persen atau sekitar 105 ribu jiwa. 

"Pengentasan kemiskinan itu tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk masyarakat dan sektor swasta," tegasnya.

Ia menambahkan, wakaf uang dipilih karena bersifat inklusif dan berkelanjutan. 

"Wakaf itu tidak perlu menunggu kaya, tidak harus punya tanah luas. Wakaf uang bisa seribu atau dua ribu saja. Wakaf ini adalah investasi akhirat yang tidak terputus," jelas Syaikhu.

Menurutnya, wakaf uang juga merupakan wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana menolak bala melalui sedekah yang terus-menerus.

Syaikhu memaparkan potensi wakaf uang di lingkungan Kemenag Pati sangat besar. Dari sekitar 921 pegawai, puluhan ribu siswa madrasah, guru, hingga pondok pesantren, potensi wakaf uang diperkirakan dapat mencapai miliaran rupiah per tahun. 

Dana tersebut nantinya dikelola secara profesional melalui kerja sama dengan Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat, serta disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan berdasarkan data dari Dinas Sosial.

Melalui gerakan ini, diharapkan wakaf uang dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


Truk Tronton Tersangkut Pohon di JLS Penambuhan, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas

Truk Tronton Tersangkut Pohon di JLS Penambuhan, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas

PATI — Sebuah truk tronton bermuatan penyedap makanan milik PT Ajinomoto sempat tersangkut ranting pohon di ruas Jalan Jalur Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di sebelah barat Jembatan Penambuhan, Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jumat (30/1/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dari arah Pati menuju Kudus.

Truk tronton Mitsubishi Fuso yang dikemudikan oleh Tardiyan (55), warga Kabupaten Batang, diketahui sedang mengangkut produk penyedap makanan dari pabrik PT Ajinomoto di Mojokerto menuju distributor di kawasan industri KIIC Karawang, Jawa Barat. Saat melintas di Jembatan Penambuhan, pengemudi berupaya menghindari jalan berlubang sehingga kendaraan bergeser ke lajur kiri dan bagian pojok kiri atas bodi kontainer tersangkut ranting pohon trembesi yang berada di tepi jalan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan mengatakan, setelah menerima laporan pada pukul 08.30 WIB, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan arus lalu lintas. "Begitu ada laporan, piket siaga SPKT II langsung ke TKP. Prioritas kami adalah keselamatan pengguna jalan dan mencegah terjadinya kemacetan panjang," ujarnya.

Karena ranting pohon yang tersangkut mengenai jaringan listrik dan sempat menimbulkan percikan, Polsek Margorejo segera berkoordinasi dengan instansi terkait. Petugas PLN ULP Pati tiba sekitar pukul 09.05 WIB untuk melakukan pengecekan dan pengamanan instalasi listrik, disusul Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pati yang datang membawa truk crane untuk membantu proses pemotongan pohon.

Sekitar pukul 09.30 WIB, proses evakuasi mulai dilakukan dengan memotong ranting dan batang pohon yang menahan bodi truk menggunakan mesin gergaji. Petugas BPBD Kabupaten Pati, DPU, serta anggota Polsek Margorejo bahu-membahu menyingkirkan potongan pohon ke tepi jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.

"Alhamdulillah pada pukul 10.00 WIB truk sudah berhasil dievakuasi dan pohon yang tumbang bisa disingkirkan. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada kendaraan, hanya satu batang pohon trembesi yang roboh," jelas AKP Dwi Kristiawan.

Setelah proses evakuasi selesai, personel gabungan Satlantas Polresta Pati dan Polsek Margorejo langsung melakukan penguraian arus lalu lintas. Sepuluh menit kemudian, arus kendaraan dari arah Pati menuju Kudus kembali normal tanpa terjadi kemacetan.

AKP Dwi Kristiawan menambahkan, kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan pengemudi saat melintasi jalur dengan kondisi jalan yang tidak rata. "Kami mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk selalu berhati-hati dan menyesuaikan laju kendaraan dengan kondisi jalan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

(pn/ dok Humas Resta Pati)


Polisi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang di JLS Margorejo, Lalu Lintas Kembali Normal

Polisi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang di JLS Margorejo, Lalu Lintas Kembali Normal

PATI — Akses lalu lintas di ruas Jalan Jalur Lingkar Selatan (JLS) turut Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, sempat lumpuh akibat sebuah pohon besar tumbang dan melintang di badan jalan, Jumat (30/1/2026) pagi. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung memicu gangguan arus kendaraan dari arah Pati menuju Kudus maupun sebaliknya.

Pohon trembesi berukuran besar yang tumbang diduga tidak kuat menahan terpaan angin kencang serta kondisi tanah yang basah akibat cuaca ekstrem. Ranting dan batang pohon menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas dan sempat terjadi kepadatan di kedua arah.

Menerima laporan masyarakat sekitar pukul 08.30 WIB, Piket Siaga SPKT II Polsek Margorejo bersama personel Bhabinkamtibmas, Intelkam, serta Unit Lalu Lintas langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pati untuk melakukan penanganan terpadu di lapangan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan, S.H., mengatakan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut. "Begitu menerima laporan, personel kami termasuk anggota lalu lintas langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan arus kendaraan sambil menunggu proses evakuasi," ujarnya.

Di lokasi kejadian, petugas Unit Lalu Lintas Polsek Margorejo melakukan rekayasa arus dengan sistem contra flow dari arah Pati Kota dan pengalihan sementara kendaraan untuk mencegah penumpukan panjang. Sementara itu, tim BPBD dengan dukungan pengamanan dari personel Polsek melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon menggunakan gergaji mesin.

"Proses evakuasi berjalan cepat dan terkoordinasi. Sekitar pukul 08.45 WIB, batang dan ranting pohon yang melintang berhasil disingkirkan sehingga dua lajur jalan dapat kembali difungsikan secara normal," kata AKP Dwi Kristiawan.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. "Alhamdulillah tidak ada pengguna jalan yang terdampak secara langsung. Setelah evakuasi selesai, personel lalu lintas tetap melakukan penjagaan hingga situasi benar-benar aman dan arus kendaraan kembali lancar," tegasnya.

AKP Dwi Kristiawan juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur rawan pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem. "Jika menemukan potensi bahaya di jalan, segera laporkan ke kepolisian atau instansi terkait agar bisa segera kami tindak lanjuti demi keselamatan bersama," pungkasnya.

(pn/ dok Humas Resta Pati)


Thursday, January 29, 2026

113 Siswa Keracunan di Kudus, Bupati Pastikan Evaluasi Dapur MBG


113 Siswa Keracunan di Kudus, Bupati Pastikan Evaluasi Dapur MBG

Memastikan keselamatan dan kesehatan para siswa menjadi komitmen utama Pemerintah Kabupaten Kudus menyusul dugaan keracunan yang dialami siswa SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis (29/1/2026) setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).



Pemkab Kudus beserta seluruh pihak bergerak cepat melakukan penanganan medis, dengan 113 siswa sempat dirujuk ke sejumlah rumah sakit dan 46 di antaranya masih menjalani perawatan. Kondisi para siswa secara bertahap terus membaik dan dalam pemantauan intensif.



Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menjenguk langsung siswa yang dirawat di RS Kartika Husada dan RS Aisyiyah, Kamis sore (29/1/2026), sekaligus menegaskan bahwa kejadian ini menjadi evaluasi serius bagi seluruh pihak terkait.



Pemkab Kudus memastikan seluruh SPPG akan dievaluasi secara menyeluruh dan diwajibkan memperketat standar operasional, termasuk pemasangan CCTV terintegrasi dengan Pemkab, Polres, dan Kodim. Langkah tegas ini diambil agar pengelolaan MBG semakin tertib, aman, dan profesional, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

#kudus #mbg #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang

Dapatkan CSR 50 Kincir Air Tambak, Plt. Bupati Pati Optimistis Produksi Nila Salin Meningkat Signifikan


Dapatkan CSR 50 Kincir Air Tambak, Plt. Bupati Pati Optimistis Produksi Nila Salin Meningkat Signifikan

Kamis, 29 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri penyerahan secara simbolis Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI berupa pengadaan kincir air tambak untuk pengembangan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Joyokusumo, Setda Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank BNI yang dinilai memberi dampak langsung bagi peningkatan produktivitas perikanan budidaya.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada BNI yang telah memberikan CSR bantuan yang secara langsung bisa meningkatkan produktivitas budidaya perikanan," ujar Chandra.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas penyaluran 50 unit kincir air tambak untuk wilayah Jepat Lor, Dororejo, Kalikalong, Tunggulsari, Margomulyo, Tunjungrejo, Dukuhseti, Desa Kembang, dan Puncel.

Chandra menambahkan, bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi stimulus penanganan dampak banjir yang terjadi pada Januari dan Februari. Menurutnya, penggunaan kincir air memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil panen.

"Tambak ini kalau tanpa kincir dan pakai kincir, baik intensif maupun tradisional, mempunyai dampak peningkatan nila salin yang sangat besar, bahkan bisa lebih dari 50 persen," jelasnya.

Terkait keberlanjutan program, Plt. Bupati Pati menekankan pentingnya dukungan infrastruktur kelistrikan. Ia meminta agar wilayah tambak yang belum teraliri listrik segera didata untuk difasilitasi bersama PLN.

"Nanti tolong didata lagi daerah-daerah mana yang listriknya belum masuk, supaya budidaya nila salin ini benar-benar bisa berkembang untuk menopang perekonomian Kabupaten Pati," tegasnya.

Lebih lanjut, Chandra juga mengungkapkan bahwa pengembangan nila salin telah diintegrasikan dengan program MBG.

"Saya sebagai Satgas MBG sudah menginstruksikan pemilik MBG untuk memanfaatkan ikan nila salin sebagai menu. Kemarin sudah ada beberapa yang masuk, di-presto," katanya, seraya berharap CSR Bank BNI dapat terus berlanjut dan meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, Hadi Santoso, melaporkan bahwa bantuan CSR Bank BNI ini bernilai Rp 348 juta untuk pengadaan 50 unit kincir air, yang diterima oleh 25 pembudidaya ikan nila salin.

"Penerima adalah pembudidaya ikan nila salin yang memiliki akses listrik dan merupakan nasabah BNI," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa produksi perikanan budidaya Kabupaten Pati tahun 2025 mencapai 48.205 ton dan ditargetkan meningkat menjadi 70.000 ton pada tahun 2026.

Pimpinan BNI Cabang Pati, I Gede Suharsa, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan semangat para petambak, khususnya yang terdampak banjir.

"Semoga bantuan atau CSR ini bisa membawa manfaat dan menambah semangat Bapak dan Ibu semua dalam berkarya untuk kemajuan Kabupaten Pati," ujarnya.

#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang

Cegah Kecelakaan di Jalur Pantura Pati, Polisi Bersihkan Tumpahan Tanah


Cegah Kecelakaan di Jalur Pantura Pati, Polisi Bersihkan Tumpahan Tanah

Tumpahan tanah bercampur sampah yang menutupi ruas Jalan Raya Pati–Kudus Km 4,5, tepatnya di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Kamis (29/1) sekira pukul 16.00 WIB, sempat mengganggu kelancaran lalu lintas. Kondisi jalan yang licin dan berdebu bahkan menuai keluhan warga dan viral di media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menindaklanjuti situasi tersebut, jajaran Polsek Margorejo bersama Sat Samapta Polresta Pati langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pembersihan demi mencegah potensi kecelakaan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan mengatakan, langkah cepat itu dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat serta ramainya keluhan di media sosial.

"Kami tidak ingin potensi kecelakaan terjadi karena kondisi jalan yang kotor dan licin, sehingga langsung kami tangani," ujarnya.

Dalam proses penanganan, petugas menggunakan watercanon milik Sat Samapta Polresta Pati untuk menyemprot dan membersihkan tanah serta debu yang menempel di badan jalan.

"Watercanon digunakan untuk memastikan sisa tanah dan debu benar-benar hilang sehingga tidak membahayakan pengendara," jelas AKP Dwi Kristiawan.

Dari hasil penelusuran kepolisian, tanah yang tercecer diketahui berasal dari aktivitas pemerataan lahan di sisi utara jalan yang akan digunakan untuk pembangunan depo air mineral. Material tersebut diangkut menggunakan truk menuju lokasi pembuangan, namun sebagian tanah terselip di ban dan bak kendaraan sehingga jatuh dan menutupi badan jalan.

AKP Dwi Kristiawan menjelaskan, kejadian ini dipicu oleh kelalaian teknis saat proses pengangkutan material.

Untuk memastikan pembersihan berjalan aman dan tidak menimbulkan kemacetan, petugas memberlakukan pengalihan arus lalu lintas sepanjang sekitar 150 meter mulai pukul 17.30 WIB hingga kegiatan selesai.

"Kami lakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dan agar proses pembersihan bisa berjalan dengan aman dan tertib," kata AKP Dwi Kristiawan.

Kegiatan tersebut melibatkan satu pleton Sat Samapta Polresta Pati dan lima personel Polsek Margorejo yang tidak hanya membersihkan jalan, tetapi juga mengatur arus kendaraan di lokasi.

"Sinergi personel ini penting agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga selama proses berlangsung," ujarnya.

Sekitar pukul 18.40 WIB, proses pembersihan dinyatakan selesai dan arus lalu lintas kembali dibuka normal. Ruas jalan yang sebelumnya tertutup tanah kini sudah bersih dan aman untuk dilalui.

AKP Dwi Kristiawan memastikan selama kegiatan berlangsung tidak terjadi insiden dan situasi tetap kondusif.

Sebagai langkah pencegahan, Polsek Margorejo juga mengingatkan pihak pengangkut material agar lebih memperhatikan keamanan muatan saat melintasi jalur nasional.

"Kami minta pihak pengangkut lebih bertanggung jawab memastikan muatan tidak tercecer di jalan, karena itu sangat membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan," tutup AKP Dwi Kristiawan.

#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang

Plt Bupati Pati Bersama Baznas Salurkan Modal Usaha Senilai Total Rp 120 Juta untuk UMKM Binaan


Plt Bupati Pati Bersama Baznas Salurkan Modal Usaha Senilai Total Rp 120 Juta untuk UMKM Binaan


PATI, 29 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri pembukaan acara Penyerahan Bantuan Modal Usaha bagi UMKM binaan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Hotel Safin Pati.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi Baznas dan pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

Dalam keterangannya, Chandra menyampaikan apresiasi atas dukungan Baznas RI dan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang telah menyalurkan bantuan stimulan kepada 40 pelaku UMKM di Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang.

"Ini merupakan gerakan UMKM yang nyata dari BAZNAS untuk mendukung ekonomi masyarakat Kabupaten Pati," ujar Chandra.

Ia pun berharap ke depan jumlah penerima bantuan dapat terus ditingkatkan, mengingat masih banyak pelaku UMKM di Kabupaten Pati yang membutuhkan dukungan permodalan.

"Dan tahun selanjutnya, kami mohon kalau bisa lebih banyak lagi karena UMKM kami ini masih banyak sekali yang butuh bantuan," imbuhnya.

Selain penguatan ekonomi, Chandra juga menyampaikan kondisi Kabupaten Pati yang masih menghadapi bencana banjir.

Ia berharap Baznas RI dapat terus memberikan pendampingan dan bantuan bagi masyarakat terdampak.

"Kami mohon bimbingannya, karena kondisi bencana Kabupaten Pati ini masih berlangsung. Kami mohon bantuan dari BAZNAS RI untuk bisa membantu korban bencana banjir di Kabupaten Pati," katanya.

Kepada para penerima manfaat, Chandra berpesan agar bantuan modal usaha yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Masing-masing UMKM ini mendapatkan bantuan sebesar tiga juta rupiah. Pesannya, bantuan dari BAZNAS ini bisa digunakan untuk usaha secara maksimal agar meningkatkan ekonomi keluarga," jelasnya.

Ia juga mendorong agar para pelaku UMKM yang telah berkembang nantinya dapat turut berkontribusi kepada masyarakat.

"Kalau bisa maju, ke depan juga bisa berzakat untuk teman-teman UMKM lainnya. Dan dari BAZNAS memang ada pendampingan untuk UMKM yang menerima bantuan ini," tambah Chandra.

Sementara itu, Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha tersebut merupakan inisiatif Baznas Provinsi Jawa Tengah yang telah berjalan hampir empat tahun.

"Provinsi Jawa Tengah ini kami apresiasi karena sudah hampir 20 ribu UMKM yang diberi bantuan, masing-masing tiga juta rupiah dan didampingi oleh penyuluh KUA," ungkapnya.

Ia menambahkan, total bantuan yang disalurkan pada kegiatan ini mencapai Rp 120 juta untuk 40 pelaku UMKM, dan diharapkan dapat dikelola secara amanah serta berkelanjutan.

Bupati Kudus Respons Cepat Dugaan Keracunan Siswa SMAN 2, 70 Pelajar Jalani Perawatan

Bupati Kudus Respons Cepat Dugaan Keracunan MBG Siswa SMAN 2, 70 Pelajar Jalani Perawatan

Kudus — JATENGHITSCOM 

Pemerintah Kabupaten Kudus bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan keracunan yang dialami siswa SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis (29/1/2026). Sebanyak 70 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di wilayah Kudus.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menegaskan bahwa proses penanganan dan investigasi atas kejadian tersebut dilakukan secara menyeluruh dan profesional. Pemerintah daerah memastikan seluruh siswa yang terdampak memperoleh perawatan maksimal.

"Keselamatan dan kesehatan siswa menjadi prioritas utama. Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dengan baik," ujar Sam'ani.

Ia menyampaikan, Pemkab Kudus langsung melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG sebagai langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Selain itu, Pemkab Kudus terus melakukan koordinasi intensif dengan Satgas MBG Kabupaten Kudus, TNI/Polri, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.

"Koordinasi lintas sektor kami lakukan untuk memastikan program MBG tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga aman bagi seluruh penerima manfaat," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen menjaga kualitas dan keamanan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan peserta didik, sembari menunggu hasil investigasi resmi terkait dugaan keracunan tersebut.




Gagal Bawa Kabur Motor Karyawan PT Djarum di Margoyoso, Perempuan 25 Tahun Diamankan Polisi


Gagal Bawa Kabur Motor Karyawan PT Djarum di Margoyoso, Perempuan 25 Tahun Diamankan Polisi


PATI — PATINEWSCOM 

Seorang perempuan berinisial NK (25) diamankan aparat Polsek Margoyoso setelah diduga mencoba membawa kabur sepeda motor milik karyawan PT Djarum di area parkir Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa itu sempat membuat panik sejumlah karyawan yang baru tiba untuk memulai aktivitas kerja.

Sepeda motor yang menjadi sasaran adalah Honda Vario warna putih milik Sukarnik (44), warga Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, yang saat itu terparkir di lahan parkir milik Choirul Huda, lokasi yang biasa digunakan para karyawan PT Djarum.

Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto menjelaskan, aksi NK diketahui oleh petugas jaga parkir yang melihat gelagat mencurigakan. "Saksi melihat seorang perempuan sedang berusaha menyalakan sepeda motor milik korban. Karena khawatir, saksi segera mengamankan yang bersangkutan sebelum motor sempat dibawa keluar," ujar AKP Joko.

Setelah diamankan, NK dibawa ke dalam rumah pemilik lahan parkir sambil menunggu petugas kepolisian tiba. "Begitu menerima laporan, anggota kami langsung menuju lokasi dan membawa yang bersangkutan ke Polsek Margoyoso untuk klarifikasi," lanjutnya.

Dalam proses penanganan di kepolisian, polisi menghadirkan orang tua NK serta perangkat desa asal yang bersangkutan dari Bulumanis Kidul. Dari hasil klarifikasi tersebut, diketahui bahwa NK memiliki indikasi gangguan kejiwaan yang diduga dipicu persoalan keluarga dan tekanan psikologis yang berkepanjangan.

"Berdasarkan keterangan keluarga dan perangkat desa, yang bersangkutan mengalami kondisi depresi dan pernah menunjukkan perilaku tidak wajar sebelumnya," kata AKP Joko.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, polisi kemudian mempertemukan korban dan keluarga pelaku untuk dilakukan mediasi. Dalam pertemuan itu, korban menyatakan memaafkan dan sepakat tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum, dengan pertimbangan kondisi kejiwaan NK.

"Kasus ini tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan karena sudah ada kesepakatan damai. Korban memaafkan dan menerima penyelesaian secara kekeluargaan," tegas AKP Joko Triyanto.

Sebagai bagian dari penyelesaian tersebut, NK kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pengawasan dan pendampingan. "Kami meminta keluarga melakukan pengawasan agar yang bersangkutan tidak kembali melakukan perbuatan yang dapat merugikan orang lain maupun dirinya sendiri," pungkas Kapolsek Margoyoso.

(pn/ dok Humas Polresta Pati)

IMP Unnes Hadirkan Si Semar 2026, Persiapan Optimal untuk Menghadapi UTBK-SNBT

IMP Unnes Hadirkan Si Semar 2026, Persiapan Optimal untuk Menghadapi UTBK-SNBT
 
IMP Unnes mengenalkan Si Semar 2026 untuk membantu siswa SMA/MA sederat mempersiapkan diri menghadapi UTBK serta SNBT.
 
 
Ikatan Mahasiswa Pati (IMP) Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali menghadirkan Si Semar 2026 (Simulasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri).
Si Semar 2025 merupakan sebuah program simulasi tryout Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-SNBT, dirancang untuk membantu siswa SMA/MA mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Pengenalan Si Semar digelar melalui acara bertema "Beyond The Gate Of Dreams", di SMA Negeri 3 Pati, mulai pukul 07.00 hingga selesai.

Acara ini diikuti sejumlah 350 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Pati yang tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi UTBK.

"Si Semar 2026 dilaksanakan sebagai sarana bantuan kepada para siswa agar lebih siap menghadapi tes UTBK yang menjadi salah satu pintu masuk menuju perguruan tinggi impian mereka."

"Melalui simulasi ini peserta diajak belajar bersama bagaimana pelaksanaan tes hingga evaluasi kemampuan peserta," ujar koor sie humas Si Semar 2025, Wisnu Wardana.

Benefit Menarik bagi Peserta Acara ini tidak hanya memberikan pengalaman simulasi ujian berbasis CBT (Computer Based Test) dengan tingkat kesulitan yang menyerupai UTBK asli.

Turut dilengkapi pembahasan soal dan kunci jawaban, uang pembinaan untuk 3 pemegang skor tertinggi serta seminar inspiratif yang diisi MRS. Aristya Sheva selaku Founder & Content Creator Amunusi PTN dan sebagai mahasiswa Psychology Undip.


Selain membantu siswa mengenali format UTBK, acara ini juga memberikan wawasan mengenai strategi belajar efektif.


Dua Kasus Dilaporkan Teguh, 1 Diungkap Polisi dan 1 Proses Penyelidikan, Begini Perkembangannya


Dua Kasus Dilaporkan Teguh, 1 Diungkap Polisi dan 1 Proses Penyelidikan, Begini Perkembangannya

PATI, 28 Januari 2026 – Kepolisian mengungkap perkembangan penanganan dua perkara pidana yang dilaporkan Teguh Istiyanto. Dari dua kasus tersebut, perkara pengeroyokan yang terjadi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pati telah berhasil diungkap hingga tuntas, sementara kasus pembakaran rumah sekaligus warung milik korban masih dalam proses penyelidikan lanjutan.

Dalam kasus pengeroyokan, polisi telah mengamankan dua tersangka berinisial SU dan AJA. Berkas perkara kedua tersangka telah dinyatakan lengkap (P-21) dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pati. Selanjutnya, pada Selasa (20/1/2026), perkara pidana tersebut telah diputus dalam sidang di Pengadilan Negeri Pati Kelas IA.

Kapolresta Pati melalui Kasi Humas Polresta Pati IPDA Hafid Amin menjelaskan, pengungkapan kasus pengeroyokan tersebut merupakan hasil pengembangan dari laporan korban yang ditindaklanjuti secara intensif oleh penyidik. "Tersangka SU dan AJA berhasil diamankan melalui koordinasi lintas wilayah. Ini merupakan hasil kerja sama lintas satuan," ujar IPDA Hafid.

Selain perkara pengeroyokan, Teguh Istiyanto juga melaporkan peristiwa pembakaran rumah yang bagian depannya digunakan sebagai warung, yang terjadi di Perumahan Taman Mutiara Persada, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada Jumat dini hari, 3 Oktober 2025. IPDA Hafid menegaskan, perkara pembakaran tersebut masih terus ditangani dan kini memasuki tahap penyelidikan lanjutan dengan fokus pada pengungkapan identitas pelaku.

Penanganan kasus pembakaran diawali dengan penerimaan laporan polisi, dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satreskrim Polresta Pati bersama Unit Reskrim Polsek Margorejo dan Tim Inafis. Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan pertama kali disadari oleh penghuni rumah setelah mendengar suara letupan dari lantai bawah.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah barang di bagian depan rumah yang dijadikan warung mengalami kerusakan dan terbakar. Barang-barang yang terdampak antara lain empat buah sapu lidi, satu buah sapu ijuk atau sabut kelapa, satu buah karpet mobil berbahan karet, sekitar satu karung botol bekas minuman beserta karungnya, satu buah ember tempat sampah, satu banner penutup warung, serta satu galon air minum yang mengalami penyok akibat panas api.

Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, penyidik menduga terdapat dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor. Pelaku diduga menyiramkan cairan yang diduga bahan bakar minyak ke arah teras warung sebelum melemparkan sumber api. "Modus operandi pelaku sudah kami petakan dari hasil rekaman CCTV," ungkap IPDA Hafid.

Dalam tahap lanjutan, Satreskrim Polresta Pati masih mengumpulkan rekaman CCTV tambahan dari sejumlah titik di jalur sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut direncanakan akan dikirim ke Bidlabfor Polda Jawa Tengah guna memperjelas identitas pelaku maupun kendaraan yang digunakan.

IPDA Hafid menyampaikan, penyelidikan perkara pembakaran masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan visual rekaman CCTV serta minimnya saksi yang melihat langsung kejadian. Meski demikian, pihaknya memastikan proses hukum tetap berjalan. "Kami optimistis perkara ini dapat terungkap. Setiap laporan masyarakat kami tangani secara profesional dan bertahap," pungkasnya.

Polresta Pati mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi, rekaman, atau mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa pembakaran tersebut agar tidak ragu untuk menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Informasi sekecil apa pun dinilai sangat membantu proses penyelidikan dan pengungkapan identitas pelaku. Masyarakat dapat melaporkan melalui kantor kepolisian terdekat atau saluran resmi Polresta Pati, dengan jaminan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional serta identitas pelapor akan dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku.

(pn/ dok Humas Polresta Pati)

Wednesday, January 28, 2026

Salurkan Bantuan Banjir, Plt Bupati Pati Soroti Sampah Sungai dan Rencana Sodetan Silugonggo


𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿, 𝗣𝗹𝘁 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗣𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗼𝗿𝗼𝘁𝗶 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗥𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗦𝗼𝗱𝗲𝘁𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗹𝘂𝗴𝗼𝗻𝗴𝗴𝗼


Rabu, 28 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Jakenan dan Kecamatan Juwana. Penyaluran bantuan dilakukan di Balai Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan; Kantor Kecamatan Juwana bersama PT Pertamina; serta Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, sebagai bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Pati terhadap bencana banjir.

Dalam keterangannya, Chandra menyoroti persoalan sampah yang menumpuk di aliran sungai, terutama di bawah jembatan, termasuk eceng gondok yang menghambat aliran air. Menurutnya, persoalan tersebut harus ditangani secara serius agar tidak memperparah banjir saat curah hujan tinggi.

Terkait penanganan bencana secara komprehensif, Chandra menjelaskan bahwa Pemkab Pati telah mengumpulkan camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait upaya untuk mempermudah pengadaan dan distribusi logistik di tingkat kecamatan dan desa.

"Sekarang logistik bisa langsung ditransfer ke kecamatan. Kecamatan belajar mengelola dan mempertanggungjawabkan lewat nota-nota yang real dari lapangan, sehingga pelayanan dapur umum bisa tepat waktu," jelasnya.

Untuk jangka panjang, Chandra menyampaikan rencana pembangunan sodetan Sungai Silugonggo dengan panjang sekitar 11 kilometer dan lebar 9–10 meter.

Rencana tersebut telah dipresentasikan kepada BBWS dan Kementerian PUPR. Selain itu, normalisasi sungai juga mulai dilakukan tahun ini dengan menyiapkan alat-alat berat yang dibutuhkan.

Ia juga menyinggung upaya penghijauan di kawasan Pegunungan Kendeng yang telah dikoordinasikan dengan para kepala desa.

Pemkab Pati, imbuhnya, juga telah menyalurkan berbagai bibit tanaman, seperti kopi dan alpukat, sesuai kebutuhan desa, untuk mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

Pada kesempatan tersebut, Chandra mengungkapkan bahwa Kabupaten Pati mendapat bantuan beras sebanyak 308 ton dari Badan Pangan Nasional untuk sekitar 60.000 jiwa.

Data penerima akan disusun berbasis NIK dan KK agar bantuan tepat sasaran.

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat dan media untuk melaporkan jika ada warga terdampak yang belum menerima bantuan agar segera ditindaklanjuti melalui BPBD atau Dinas Sosial.

Sementara itu, Vice President CSR dan SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, menyatakan bahwa Pertamina menyalurkan bantuan logistik, BBM, LPG, dan Bright Gas untuk mendukung dapur umum serta operasional alat berat dalam normalisasi sungai di Juwana.

"Ini bagian dari komitmen Pertamina untuk selalu hadir dalam setiap kebencanaan dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah hingga masa pemulihan," ujarnya.

#fyp #virals #story #jangkauansemuaorang

Plt. Bupati Pati Serahkan Santunan Klaim BPJS Ketenagakerjaan dan Dorong Perlindungan Pekerja



𝗣𝗹𝘁. 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗣𝗮𝘁𝗶 𝗦𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝘁𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗮𝗶𝗺 𝗕𝗣𝗝𝗦 𝗞𝗲𝘁𝗲𝗻𝗮𝗴𝗮𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮

PATI, PATINEWSCOM

Rabu, 28 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyerahkan santunan simbolis klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris penerima manfaat. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pringgitan, Pendopo Kabupaten Pati, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Chandra menegaskan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh tenaga kerja. Menurutnya, program ini memberikan perlindungan nyata ketika pekerja mengalami risiko kerja maupun musibah yang tidak diinginkan.

"Ini ya, perusahaan-perusahaan kami imbau untuk mendaftarkan tenaga kerjanya di BPJS Ketenagakerjaan. Kalau terjadi apa-apa, BPJS bisa membantu," ujar Chandra.

Ia juga menekankan tentang peran BPJS sebagai jaring pengaman bagi pekerja dan keluarganya.

Lebih lanjut, Chandra juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat pekerja untuk sadar akan pentingnya jaminan sosial.

"Pemerintah Kabupaten Pati juga mengharapkan semua perusahaan-perusahaan dan warga, khususnya yang bekerja baik UMKM maupun perusahaan menengah ke atas, semua kami imbau untuk mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan," tambahnya.

Melalui penyerahan santunan simbolis ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap kesadaran kolektif terhadap perlindungan tenaga kerja semakin meningkat, sehingga kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat terjamin.


#fyp #virals #story #jangkauansemuaorang

7 Hari Tak Temukan Korban, Satpolairud Polresta Pati Sampaikan Hasil Resmi ke Keluarga


7 Hari Tak Temukan Korban, Satpolairud Polresta Pati Sampaikan Hasil Resmi ke Keluarga

Satpolairud Polresta Pati secara resmi menyampaikan hasil kegiatan pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) kepada keluarga korban laka laut atas nama Winarto (40), warga Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Pemberitahuan tersebut dilakukan setelah upaya pencarian selama tujuh hari belum membuahkan hasil.

Kegiatan penyampaian hasil SAR dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026) di rumah duka Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti. Tim Satpolairud Polresta Pati dipimpin Wakasat Polairud AKP Budi Santoso bersama unsur TNI AL, Basarnas, pemerintah desa, serta perwakilan nelayan setempat.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, pencarian korban telah dilakukan secara maksimal sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. "Seluruh tahapan SAR telah kami laksanakan dengan melibatkan unsur terkait dan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada," ujarnya.

Menurut Kompol Hendrik, kegiatan SAR telah berlangsung sejak 22 Januari hingga 28 Januari 2026 di perairan Kabupaten Pati dan Rembang. "Selama tujuh hari pencarian, tim gabungan terus melakukan penyisiran baik di laut maupun pesisir, namun hingga batas waktu yang ditentukan korban belum berhasil ditemukan," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan penghentian sementara kegiatan SAR bukanlah hal yang mudah. "Penghentian sementara ini merupakan hasil koordinasi dan evaluasi bersama seluruh unsur SAR, serta tetap mengedepankan aspek kemanusiaan," kata Kompol Hendrik.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga secara langsung memberikan penjelasan kepada keluarga korban. "Kami datang untuk menyampaikan secara resmi hasil SAR sekaligus memberikan pemahaman kepada keluarga korban terkait langkah yang telah diambil," tambahnya.

Kompol Hendrik menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat selama proses pencarian. "Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, Basarnas, BPBD, nelayan, dan masyarakat yang telah membantu tanpa lelah selama operasi SAR berlangsung," tuturnya.

Ia pun menyatakan empati mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. "Kami turut berduka cita dan berharap keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," pungkas Kompol Hendrik Irawan.

(Humas Resta Pati)

#pati #jateng  #virals #story #jangkauansemuaorang

Pasca OTT, Polresta Pati Fasilitasi KPK Selama Lakukan Pemeriksaan


Pasca OTT, Polresta Pati Fasilitasi KPK Selama Lakukan Pemeriksaan
 

PATI, PATINEWSCOM

Rabu,  28 Januari 2026. Polresta Pati memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati (SDW). Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan personel pengamanan dan pengawalan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan, keterlibatan Polresta Pati dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan aparat penegak hukum yang sedang menjalankan kewenangannya. "Polresta Pati memberikan dukungan pengamanan dan pengawalan untuk memastikan tim KPK dapat melaksanakan tugasnya dengan aman dan lancar," ujar Kombes Jaka.

Menurutnya, dukungan yang diberikan bersifat teknis dan prosedural, tanpa mencampuri substansi penanganan perkara. "Kami hanya fokus pada aspek pengamanan, tidak masuk ke ranah penyidikan ataupun materi perkara yang sedang ditangani KPK," tegas Kapolresta.

Lebih lanjut, Kombes Pol Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa kerja sama tersebut mencerminkan soliditas antar-lembaga penegak hukum dalam sistem hukum nasional. "Sinergi antar-lembaga sangat penting agar setiap proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan gangguan keamanan di masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, Polri sebagai institusi negara memiliki kewajiban untuk mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. "Polresta Pati siap mendukung langkah KPK sebagai bagian dari komitmen bersama dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi," ungkap Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Selain pengamanan, Polresta Pati juga memberikan dukungan sarana dan prasarana guna menunjang proses lanjutan yang dilakukan KPK. "Dalam proses lebih lanjut, kami juga menyiapkan fasilitas berupa ruangan yang digunakan tim KPK untuk kegiatan pada Rabu, 28 Januari 2026, sebagai bentuk dukungan institusional," jelas Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Dalam pelaksanaannya, personel Polresta Pati dikerahkan untuk pengamanan lokasi, pengawalan pergerakan tim KPK, serta pengaturan lalu lintas guna mencegah potensi gangguan. "Pengamanan kami lakukan secara profesional dan proporsional, dengan tetap mengedepankan keselamatan semua pihak," ujarnya.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. "Kami mengajak masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK sesuai ketentuan perundang-undangan," kata Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Ia menegaskan kembali bahwa dukungan Polresta Pati merupakan wujud nyata komitmen menjaga stabilitas keamanan daerah. "Polresta Pati akan terus bersinergi dengan seluruh lembaga penegak hukum demi terciptanya penegakan hukum yang adil, transparan, dan berkeadilan," pungkas Kapolresta.

#pati #jateng #kpk #virals #story #jangkauansemuaorang

Baznas Pusat dan Provinsi ke Pati, Perkuat Dukungan Bantuan Korban Banjir




Baznas Pusat dan Provinsi ke Pati, Perkuat Dukungan Bantuan Korban Banjir


PATI, 28 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menerima kunjungan Baznas Pusat dan Baznas Provinsi Jawa Tengah di Ruang Pringgitan, Pendopo Kabupaten Pati.

Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian langsung Baznas terhadap kondisi banjir di Kabupaten Pati sekaligus penguatan sinergi penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.

Ketua Baznas Republik Indonesia, Noor Achmad, menyampaikan bahwa kehadirannya di Pati bertujuan untuk melihat secara langsung dampak banjir sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama Baznas setempat dan Baznas Provinsi Jawa Tengah.

"Insya Allah, Baznas Republik Indonesia juga akan memperhatikan korban banjir yang ada di Pati bersama dengan nanti Baznas Pati sendiri dan Baznas Provinsi Jawa Tengah," ujar Noor Achmad.

Ia menambahkan, sejumlah bantuan yang akan dikonsentrasikan di Kabupaten Pati antara lain bantuan bagi rumah tidak layak huni, dukungan dapur umum, hingga rencana penyaluran paket Ramadan Bahagia. 

Noor Achmad juga mengapresiasi kepemimpinan Plt. Bupati Pati yang dinilainya pekerja keras dan berkomitmen dalam menangani berbagai persoalan daerah.

Sementara itu, Plt. Bupati Pati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Baznas Pusat. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut memberikan penguatan terhadap berbagai bantuan yang akan diterima Kabupaten Pati untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

"Intinya, Baznas hari ini sudah hadir ke Pati untuk memberikan penguatan tentang bantuan-bantuan yang akan kami terima di Kabupaten Pati dari Baznas Pusat," pungkas Chandra.

Tuesday, January 27, 2026

Satu Nelayan Masih Hilang, Polisi Lanjutkan Pencarian Korban Laka Laut di Perairan Banyutowo


Satu Nelayan Masih Hilang, Polisi Lanjutkan Pencarian Korban Laka Laut di Perairan Banyutowo

PATI, PATINEWS

Upaya pencarian korban kecelakaan laut (laka laut) di perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, masih terus dilakukan. Memasuki hari ke-6, tim SAR Satpolairud Polresta Pati bersama nelayan setempat masih mencari satu korban yang hingga kini belum ditemukan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, pencarian dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026) sejak pukul 08.00 WIB di Perairan Pecangakan Kecamatan Batangan hingga perairan wilayah Kabupaten Rembang.

"Tim melaksanakan pencarian sesuai dengan perkiraan arus laut dan titik terakhir korban terlihat. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet," ujar Kompol Hendrik dalam laporannya.

Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Winarto (42), warga Desa Kenanti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Korban berprofesi sebagai nelayan dan dilaporkan hilang sejak insiden kecelakaan laut yang terjadi pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam operasi SAR hari keenam ini, tiga personel Satpolairud Polresta Pati diterjunkan, yakni Aipda Budiharto, Aipda Joni E.F, dan Brigadir Ardian. Selain melakukan penyisiran laut, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat nelayan di sekitar lokasi.

"Selain pencarian, anggota juga melakukan pengamanan lokasi dan pemantauan situasi guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan," tambahnya.

Hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil. Namun operasi SAR dipastikan akan kembali dilanjutkan pada Rabu pagi (28/1/2026).

"Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif. Perkembangan selanjutnya akan kami laporkan," tegas Kompol Hendrik.

Pihak keluarga korban berharap upaya pencarian segera membuahkan hasil, sementara nelayan setempat turut membantu dengan menyisir jalur-jalur laut yang biasa dilalui korban saat melaut.

(pn/ dok Humas Resta Pati)

#pati #jateng #virals #story #fyp #jangkauansemuaorang

Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin


PATI, 27 Januari 2026 — Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pati, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyalurkan bantuan fakir miskin dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati kepada masyarakat Kecamatan Pati. 

Penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Pati didampingi Pj Sekda Pati, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Pati, serta Plt. Ketua Baznas Kabupaten Pati.

Ratusan penerima manfaat tampak hadir untuk menerima bantuan zakat yang disalurkan secara bertahap.

Chandra menegaskan bahwa zakat yang disalurkan merupakan amanah umat yang diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya fakir miskin di wilayah Kecamatan Pati.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong sosial dan nilai-nilai keislaman yang luhur.

"Zakat ini kita salurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya fakir miskin di wilayah Kecamatan Pati. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman yang luhur. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis untuk mengurangi kesenjangan sosial dan menekan kemiskinan," ujar Chandra.

Ia menjelaskan, penyerahan bantuan zakat kali ini dilaksanakan di dua lokasi. 

Di Balai Desa Kutoarjo, bantuan disalurkan kepada warga dari 17 desa dengan total 457 penerima manfaat. Sementara itu, di Aula Kantor Kecamatan Pati, bantuan diberikan kepada warga dari 12 desa dengan jumlah 332 penerima manfaat.

"Semoga setiap tahunnya penerima manfaat zakat ini bisa terus bertambah," imbuhnya.

Plt. Ketua Baznas Kabupaten Pati, Sunarwi, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua untuk wilayah Kecamatan Pati. Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa telah dilaksanakan sehari sebelumnya di Balai Desa Kutoarjo.

"Hari ini adalah hari kedua. Kemarin di Kecamatan Pati dilaksanakan di Balai Desa Kutoarjo, dan hari ini tahap kedua kita laksanakan dengan sejumlah 332 penerima. Total kemarin ada 789 penerima manfaat yang kita santuni di Kecamatan Pati," ungkap Sunarwi.

Melalui penyaluran zakat ini, Pemerintah Kabupaten Pati bersama Baznas berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat fakir miskin serta menjadi penguat solidaritas sosial di tengah upaya bersama menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.


Polsek Sukolilo Gandeng RSUD Soewondo, Warga Terdampak Banjir Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Bansos


Polsek Sukolilo Gandeng RSUD Soewondo, Warga Terdampak Banjir Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Bansos

PATI – Kepolisian Sektor Sukolilo bersama Muspika Kecamatan Sukolilo dan RSUD Soewondo Pati menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan gratis serta penyerahan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Selasa (27/1/2025) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menyasar langsung masyarakat yang terdampak genangan banjir akibat curah hujan tinggi.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana alam. "Kami hadir untuk memastikan masyarakat terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok," ujar AKP Sahlan.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sukolilo menggandeng RSUD Soewondo Pati yang menerjunkan tenaga medis untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga. Selain itu, sebanyak 100 paket sembako turut disalurkan kepada masyarakat Dukuh Poncomulyo yang terdampak banjir cukup parah dalam beberapa hari terakhir.

AKP Sahlan menegaskan, kehadiran aparat dan tenaga kesehatan di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan secara humanis. "Bakti sosial ini adalah wujud nyata Polri bersama instansi terkait dalam membantu masyarakat, khususnya di saat kondisi sulit akibat bencana," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas bantuan fisik, namun juga sebagai bentuk dukungan moral kepada warga agar tetap kuat menghadapi situasi pascabanjir. "Kami ingin masyarakat merasa tidak sendiri. Negara hadir melalui Polri, TNI, pemerintah kecamatan, desa, dan tenaga kesehatan," ungkap AKP Sahlan.

Sebanyak 56 warga tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat-obatan sesuai keluhan. AKP Sahlan menyebutkan, sebagian besar warga mengeluhkan gangguan kesehatan ringan akibat lingkungan pascabanjir. "Keluhan yang banyak kami temui antara lain gatal-gatal, flu, dan tekanan darah," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi banjir di wilayah Kecamatan Sukolilo. "Saat ini masih terdapat dua desa yang terdampak banjir, yakni Desa Gadudero dan Desa Kasiyan. Kami terus berkoordinasi untuk langkah penanganan selanjutnya," ujar AKP Sahlan.

AKP Sahlan berharap kegiatan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan mempererat sinergi lintas sektor. "Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan masyarakat bisa segera beraktivitas normal kembali. Polsek Sukolilo siap hadir dan membantu kapan pun dibutuhkan," pungkasnya.

Plt Bupati : Sekolah Diminta Aktif Tanamkan Kepedulian Lingkungan


Plt Bupati : Sekolah Diminta Aktif Tanamkan Kepedulian Lingkungan


PATI, 27 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa sekolah harus berperan aktif menanamkan kepedulian lingkungan hidup kepada peserta didik. "Sehingga penerapannya tak hanya saat di sekolah saja tapi juga diterapkan saat di masyarakat," tegas Chandra.

Penegasan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (27/1).

Kegiatan itu merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Pati kepada sekolah-sekolah yang konsisten membangun budaya peduli lingkungan melalui pendidikan.

Penyerahan penghargaan meliputi kategori Sekolah Adiwiyata Mandiri, Nasional, Provinsi, dan Kabupaten.

"Penghargaan Adiwiyata ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi penguat komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan," ujar Chandra dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan lingkungan hidup perlu diterapkan secara nyata dan berkelanjutan.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan yang semakin kompleks.

"Melalui kebijakan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, memperhatikan sanitasi dan drainase, konservasi air dan energi, hingga menanam pohon, anak-anak kita dilatih peka terhadap persoalan lingkungan," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati Tulus Budiharjo menyampaikan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah.

Program tersebut mendorong terbentuknya perilaku ramah lingkungan melalui keterlibatan seluruh warga sekolah.

"Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan sekolah berkarakter lingkungan. Penilaiannya dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga mandiri," jelas Tulus.

Dalam wawancara usai acara, Plt. Bupati Pati menyoroti kondisi lingkungan saat ini yang ditandai dengan meningkatnya kejadian bencana, termasuk banjir di sejumlah wilayah.

Ia menilai pendidikan lingkungan hidup di sekolah menjadi bagian penting dari upaya pencegahan jangka panjang.

"Kondisi sekarang sudah berubah. Banjir terjadi di mana-mana. Karena itu, sekolah harus berpartisipasi menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak didiknya," tegas Chandra.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam penanganan bencana.

Koordinasi dilakukan bersama BPBD dan kementerian terkait, khususnya dalam penyediaan bantuan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Pada tahun 2025, Kabupaten Pati mencatat satu sekolah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri, empat sekolah Adiwiyata Nasional, 13 sekolah Adiwiyata Provinsi, dan 31 sekolah Adiwiyata Kabupaten.

Pemerintah Kabupaten Pati berharap capaian tersebut menjadi penguat gerakan pendidikan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Polresta Pati Amankan Aksi Unjuk Rasa GERMAP di DPRD




Polresta Pati Amankan Aksi Unjuk Rasa GERMAP di DPRD

PATI - Polresta Pati melaksanakan pengamanan kegiatan aksi penyampaian pendapat di muka umum (unras) yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Anti Pungli (GERMAP) di depan Kantor DPRD Kabupaten Pati, Selasa (27/1/2026) pagi. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.39 WIB hingga 09.46 WIB.

Aksi tersebut diikuti kurang lebih 12 orang peserta yang dipimpin Koordinator Lapangan GERMAP, Cahya Basuki alias Yayak Gundul. Para peserta menyampaikan aspirasi melalui orasi singkat di depan gerbang Kantor DPRD Kabupaten Pati tanpa memasuki area gedung.

Dalam pelaksanaannya, Polresta Pati menerjunkan pengamanan sebanyak 130 personel, dengan melibatkan unsur TNI dari Kodim 0718 Pati, Dishub Kabupaten Pati, serta Satpol PP Kabupaten Pati.

Kapolresta Pati melalui Pelaksana Tugas (Plt) Wakapolresta Pati, Kompol Anwar, mengatakan pengamanan dilakukan untuk menjamin kegiatan masyarakat berjalan aman dan tidak mengganggu ketertiban umum. "Kami melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup agar aksi penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif," ujarnya.

Menurut Kompol Anwar, seluruh personel yang terlibat telah dibekali instruksi untuk bersikap humanis dan profesional dalam menjalankan tugas di lapangan. "Personel diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan tidak arogan," jelasnya.

Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan adanya potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum dari peserta aksi. "Situasi terpantau aman, tertib, dan tidak ada tindakan anarkis," tegas Kompol Anwar.

Kompol Anwar menegaskan bahwa Polri menghormati hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Kami hadir untuk menjamin keamanan, baik bagi peserta aksi maupun masyarakat sekitar," katanya.

Setelah menyampaikan orasi, massa GERMAP membubarkan diri secara tertib pada pukul 09.45 WIB. Secara keseluruhan, kegiatan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Pati berjalan aman, lancar, dan terkendali.

(Humas Resta Pati)

Monday, January 26, 2026

SPPG Polri Gembong Pati Salurkan MBG untuk Pelajar dan Balita


SPPG Polri Gembong Pati Salurkan MBG untuk Pelajar dan Balita


PATI – PATINEWSCOM


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Kabupaten Pati melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 03 YKB Cabang Pati, Polresta Pati, Senin (26/1/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan porsi makanan bergizi mulai didistribusikan ke sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Kecamatan Gembong.

Kapolresta Pati melalui Kabaglog Polresta Pati selaku PIC SPPG Polri Polresta Pati, Kompol Catur Kusuma Adhi memimpin langsung kegiatan pendistribusian tersebut dengan didampingi Ketua SPPG Gembong 03, Ahmad Saiq Luxder Sevit. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan berdasarkan Standar Prosedur Pelaksanaan Distribusi (SPPD) guna memastikan proses berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

"Pelaksanaan MBG hari ini kita lakukan sesuai SPPD, mulai dari tahap persiapan, pengemasan, hingga pendistribusian ke sekolah dan posyandu," ujar Kompol Catur saat meninjau langsung kegiatan di SPPG Gembong 03.

Kompol Catur menyebutkan, total penerima manfaat MBG mencapai 913 porsi. Rinciannya terdiri dari 370 porsi untuk siswa TK, 352 porsi untuk siswa SD, 85 porsi untuk siswa MTS, 95 porsi untuk siswa MA, serta 11 porsi untuk balita posyandu. "Semua data penerima sudah diverifikasi dan disesuaikan dengan SPPD agar tidak ada kekeliruan," katanya.

Menurutnya, program MBG memiliki tujuan utama meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus. "Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang untuk anak-anak kita," tegas Kompol Catur.

Ia juga mengapresiasi peran Ketua SPPG dan seluruh tim yang terlibat, mulai dari ahli gizi, ahli keuangan, hingga asisten lapangan. "Ketua SPPG beserta seluruh personel bekerja sesuai SPPD dan menjalankan tugasnya secara profesional," ungkapnya.

Adapun menu MBG yang dibagikan kali ini meliputi nasi putih, opor ayam, tempe crispy, tumis wortel, labu siam, serta buah semangka. Menu tersebut disusun oleh ahli gizi untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para penerima manfaat.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, SPPG Gembong 03 mengoperasikan dua unit kendaraan Suzuki Carry Box. "Dengan kendaraan operasional ini, pendistribusian bisa tepat waktu sesuai jadwal SPPD yang telah ditetapkan," kata Kompol Catur.

Kompol Catur berharap program MBG di wilayah Pati dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. "Kami dari Polresta Pati berkomitmen mengawal program ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak," pungkasnya.

(pn/ dok Humas Resta Pati)


#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang

Pada Sen, 26 Jan 2026 pukul 13.58 Redaksi Patinews <redaksipatinews@gmail.com> menulis:



HUT ke-20 RS KSH Group Gelar Lokakarya, Siap Buka RS ke-4 di Rembang
 
PATI, 25 JANUARI 2026 – RS KSH Group mengumumkan penyelenggaraan Lokakarya Manajemen Tahunan 2026 dengan tema "2 Decade Dedicated to Better Quality Care with AI and Smart Hospital Networking". Acara ini menjadi momentum untuk menyambut ulang tahun ke-20 grup rumah sakit yang telah berdiri sejak dua dekade silam, sekaligus mempersiapkan peluncuran RS KSH Rembang sebagai unit ke-4 pada tanggal 9 Mei 2026 mendatang.
 
Dalam sambutannya, Dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, menyampaikan bahwa perjalanan KSH dimulai dari RS KSH Pati, RS KSH Tayu, dan RS KSH Semarang. Kini, dengan hampir rampungnya pembangunan dan perijinan RS KSH Rembang, grup semakin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan premium untuk mendekatkan akses layanan berkualitas kepada masyarakat.
 
"Kita berkomitmen tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga membuktikan bahwa pelayanan kesehatan Indonesia mampu bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia," ujar Dr. Benny. Ia menambahkan bahwa setiap tahunnya Indonesia kehilangan lebih dari 200 triliun rupiah devisa akibat perawatan warga di luar negeri, padahal fasilitas setara sudah tersedia di dalam negeri.
 
Menurutnya, perbandingan yang sering dilakukan masyarakat perlu mempertimbangkan komponen biaya yang berbeda. Pelayanan hospitality di luar negeri biasanya sudah termasuk biaya perjalanan, akomodasi, dan konsumsi, sementara di Indonesia masyarakat sering mengharapkan layanan premium melalui BPJS yang memiliki skema berbeda. "Dengan penerapan Smart Hospital berbasis IoT dan AI, kami yakin bisa memberikan layanan lebih baik dari yang ada di Malaysia," tegasnya.
 
MENJADI RS BERBASIS KOMPETENSI, SIAP HADIRI ERA BARU PELAYANAN KESEHATAN
 
RS KSH Group juga tengah mempersiapkan diri menghadapi transisi sistem pelayanan kesehatan nasional dari berbasis kelas dan regionalisasi BPJS ke berbasis kompetensi. Tujuan utama adalah memastikan pasien mendapatkan perawatan sesuai tingkat keparahan penyakit dan kemampuan rumah sakit, tanpa harus melalui proses rujukan yang memakan waktu.
 
"Saat ini, seluruh unit RS KSH sedang mengantongi status kompetensi starifikasi Madya, dengan beberapa yang akan melangkah ke starifikasi Utama," jelas Dr. Benny. Grup juga telah melakukan digitalisasi sesuai standar Kementerian Kesehatan, sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan pelayanan.
 
INOVASI TERBARU DARI KSH INNOVATION DAY: HADIRKAN TEKNOLOGI DAN LAYANAN BERKELAS
 
Pada KSH Innovation Day yang digelar pada 1 November 2025 silam, grup telah meluncurkan sejumlah inovasi unggulan:
 
- Heart Center: Dilengkapi dengan fasilitas Cathlab dan ICVCU (ICU Kardiovaskular) yang memenuhi standar nasional, dilayani oleh tim dokter spesialis jantung intervensi berpengalaman yaitu dr. Maya Rosana Amalia, S.S., Sp.JP(K), FIHA dan dr. Mustika Mahbubi.
- Child Development Center: Gedung dengan desain postmodern yang dirancang untuk memacu kreativitas, perkembangan fisik, dan kecerdasan anak, termasuk mereka yang mengalami kendala dalam pertumbuhan.
- Tim Kartini: Layanan eksklusif yang seluruhnya ditangani oleh tim wanita untuk pasien wanita, tersedia pada layanan Red Carpet Service di RS KSH Pati dan Tayu.
- CT Scan 160 Slice berbasis AI: Pesawat terbaru dengan fitur Predictive Result AI dan desain ruangan tema bawah laut yang menyenangkan. Alat ini mampu memproses data pemeriksaan secara otomatis untuk berbagai sistem organ tubuh dalam waktu singkat, membantu dokter bekerja lebih cepat dan akurat.
 
PERENCANAAN PEMBANGUNAN LANJUTAN DAN MUTASI PEJABAT
 
Selain RS KSH Rembang, RS KSH Group telah merencanakan pembangunan unit baru di Jepara (Kecamatan Mayong) dan Demak. Dalam hal pengelolaan, dilakukan pula mutasi pejabat strategis:
 
- drg. R. Basoeki Soetardjo, MMR (mantan Direktur RSUD Moewardi Solo) menjabat sebagai Direktur RS KSH Tayu.
- dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG yang sebelumnya memimpin RS KSH Tayu akan menjadi Direktur RS KSH Rembang.
 
Dr. Benny mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, termasuk Kadinkes Provinsi Jawa Tengah, Pj. Bupati Pati, Forkompimda, Kepala BPJS Kabupaten Pati, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RS KSH Group. "Marilah kita terus berbagi melalui pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi sesama yang membutuhkan," pungkasnya.
 
 
 
Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, disampaikan pantun khusus:
 
Berhenti di BangJo di belakang garis
Naik motor tidak usah ngebut
Terima kasih dokter dan paramedis
Untuk pelayananmu bagi masyarakat
 
Pergi ke Pati naik kereta
Berangkatnya dari Jakarta
Hari ini hari istimewa
Lokakarya di RS KSH kita.

Polresta Pati Koordinasi dengan PUPR, Jalan Rusak Pati–Tayu Segera Diperbaiki


Polresta Pati Koordinasi dengan PUPR, Jalan Rusak Pati–Tayu Segera Diperbaiki

PATI - PATINEWSCOM 

Satlantas Polresta Pati melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Wilayah Pati terkait tindak lanjut penanganan sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan. Koordinasi tersebut digelar di Kantor PUPR Provinsi Wilayah Pati, Senin (26/1/2026), menyusul banyaknya laporan masyarakat soal kondisi jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan langkah koordinasi ini merupakan bentuk respons kepolisian terhadap potensi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Pati.

"Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas kami. Jalan rusak, apalagi yang tergenang air, sangat rawan menyebabkan kecelakaan, sehingga perlu segera ditangani bersama," kata Kompol Riki.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PUPR Provinsi menyampaikan rencana perawatan jalan rusak di ruas Pati–Tayu KM 01, tepatnya di depan RSU Soewondo Pati. Kerusakan di titik ini disebabkan oleh genangan air yang mempercepat kerusakan permukaan aspal.

"Untuk penanganan awal, PUPR akan melakukan perawatan di titik Pati–Tayu depan RS Soewondo karena itu termasuk lokasi dengan tingkat risiko cukup tinggi," ujar Kompol Riki.

Selain perawatan, PUPR juga merencanakan rehabilitasi jalan skala lebih besar yang dijadwalkan mulai April 2026. Dua ruas yang masuk dalam rencana rehabilitasi adalah Jalan Pati–Tayu dan Jalan Pati–Sukolilo.

"Rehabilitasi ini sifatnya lebih permanen, bukan sekadar tambal sulam. Harapannya kondisi jalan bisa lebih awet dan aman untuk jangka panjang," jelas Kompol Riki.

Kompol Riki menegaskan, Satlantas Polresta Pati akan terus melakukan pemantauan terhadap progres pekerjaan PUPR di lapangan. Pihaknya juga siap melakukan pengaturan lalu lintas apabila perbaikan jalan berdampak pada arus kendaraan.

"Kami siap melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan, supaya proses perbaikan tidak menimbulkan kemacetan dan tetap aman bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati melintas di ruas jalan yang rusak, terutama saat hujan karena lubang jalan sering tertutup genangan air dan sulit terlihat.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, dan melaporkan jika menemukan titik jalan yang berbahaya," pungkas Kompol Riki.

(pn/ Humas Resta Pati)

Pria 57 Tahun di Pati Diciduk Jadi Perantara Sabu 11,72 Gram, Polisi Ungkap Peran Jaringan




Pria 57 Tahun di Pati Diciduk Jadi Perantara Sabu 11,72 Gram, Polisi Ungkap Peran Jaringan

PATI - PATINEWSCOM 

Seorang pria berinisial BU (57) warga Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap Satresnarkoba Polresta Pati karena diduga menjadi perantara peredaran narkotika jenis sabu. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat bruto 11,72 gram yang dikemas dalam 21 paket plastik klip.

Kapolresta Pati melalui Kasat Resnarkoba Polresta Pati, Kompol Agus Budi Yuwono, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas tersangka. "Kami menerima informasi bahwa yang bersangkutan kerap berperan sebagai penyedia sekaligus perantara sabu. Dari laporan itu, anggota langsung melakukan penyelidikan mendalam," ujar Kompol Agus.

Menurut Kompol Agus, penangkapan dilakukan pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di pinggir jalan Pati–Tayu, wilayah Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati. Saat itu, tersangka diduga hendak meletakkan paket sabu di lokasi tertentu. "Pada saat tersangka akan melakukan transaksi, tim langsung melakukan penindakan," jelasnya.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan 21 bungkus plastik klip berisi serbuk kristal sabu yang dibungkus tisu dan dilakban merah. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit handphone yang diduga digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringan pembeli maupun pemasok.

Kompol Agus menegaskan bahwa tersangka mengakui seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya. "Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui sabu itu dikuasai dan akan diedarkan. Perannya bukan sekadar pengguna, tetapi sebagai perantara," tegasnya.

Lebih lanjut, Kompol Agus menyebutkan bahwa tersangka dijerat dengan pasal berat karena barang bukti melebihi lima gram. "Tersangka kami sangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal enam tahun penjara hingga hukuman seumur hidup," katanya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Pati untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut. "Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap pemasok di atasnya," ujar Kompol Agus.

Kompol Agus menambahkan, pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Pati dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. "Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika. Peran masyarakat sangat penting, dan kami mengapresiasi informasi yang diberikan sehingga kasus ini bisa terungkap," pungkasnya.

(pn/ dok Humas Resta Pati)

HUT ke-20 RS KSH Group Gelar Lokakarya, Siap Buka RS ke-4 di Rembang




HUT ke-20 RS KSH Group Gelar Lokakarya, Siap Buka RS ke-4 di Rembang
 
PATI, 25 JANUARI 2026 – RS KSH Group mengumumkan penyelenggaraan Lokakarya Manajemen Tahunan 2026 dengan tema "2 Decade Dedicated to Better Quality Care with AI and Smart Hospital Networking". Acara ini menjadi momentum untuk menyambut ulang tahun ke-20 grup rumah sakit yang telah berdiri sejak dua dekade silam, sekaligus mempersiapkan peluncuran RS KSH Rembang sebagai unit ke-4 pada tanggal 9 Mei 2026 mendatang.
 
Dalam sambutannya, Dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, menyampaikan bahwa perjalanan KSH dimulai dari RS KSH Pati, RS KSH Tayu, dan RS KSH Semarang. Kini, dengan hampir rampungnya pembangunan dan perijinan RS KSH Rembang, grup semakin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan premium untuk mendekatkan akses layanan berkualitas kepada masyarakat.
 
"Kita berkomitmen tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga membuktikan bahwa pelayanan kesehatan Indonesia mampu bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia," ujar Dr. Benny. Ia menambahkan bahwa setiap tahunnya Indonesia kehilangan lebih dari 200 triliun rupiah devisa akibat perawatan warga di luar negeri, padahal fasilitas setara sudah tersedia di dalam negeri.
 
Menurutnya, perbandingan yang sering dilakukan masyarakat perlu mempertimbangkan komponen biaya yang berbeda. Pelayanan hospitality di luar negeri biasanya sudah termasuk biaya perjalanan, akomodasi, dan konsumsi, sementara di Indonesia masyarakat sering mengharapkan layanan premium melalui BPJS yang memiliki skema berbeda. "Dengan penerapan Smart Hospital berbasis IoT dan AI, kami yakin bisa memberikan layanan lebih baik dari yang ada di Malaysia," tegasnya.
 
MENJADI RS BERBASIS KOMPETENSI, SIAP HADIRI ERA BARU PELAYANAN KESEHATAN
 
RS KSH Group juga tengah mempersiapkan diri menghadapi transisi sistem pelayanan kesehatan nasional dari berbasis kelas dan regionalisasi BPJS ke berbasis kompetensi. Tujuan utama adalah memastikan pasien mendapatkan perawatan sesuai tingkat keparahan penyakit dan kemampuan rumah sakit, tanpa harus melalui proses rujukan yang memakan waktu.
 
"Saat ini, seluruh unit RS KSH sedang mengantongi status kompetensi starifikasi Madya, dengan beberapa yang akan melangkah ke starifikasi Utama," jelas Dr. Benny. Grup juga telah melakukan digitalisasi sesuai standar Kementerian Kesehatan, sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan pelayanan.
 
INOVASI TERBARU DARI KSH INNOVATION DAY: HADIRKAN TEKNOLOGI DAN LAYANAN BERKELAS
 
Pada KSH Innovation Day yang digelar pada 1 November 2025 silam, grup telah meluncurkan sejumlah inovasi unggulan:
 
- Heart Center: Dilengkapi dengan fasilitas Cathlab dan ICVCU (ICU Kardiovaskular) yang memenuhi standar nasional, dilayani oleh tim dokter spesialis jantung intervensi berpengalaman yaitu dr. Maya Rosana Amalia, S.S., Sp.JP(K), FIHA dan dr. Mustika Mahbubi.
- Child Development Center: Gedung dengan desain postmodern yang dirancang untuk memacu kreativitas, perkembangan fisik, dan kecerdasan anak, termasuk mereka yang mengalami kendala dalam pertumbuhan.
- Tim Kartini: Layanan eksklusif yang seluruhnya ditangani oleh tim wanita untuk pasien wanita, tersedia pada layanan Red Carpet Service di RS KSH Pati dan Tayu.
- CT Scan 160 Slice berbasis AI: Pesawat terbaru dengan fitur Predictive Result AI dan desain ruangan tema bawah laut yang menyenangkan. Alat ini mampu memproses data pemeriksaan secara otomatis untuk berbagai sistem organ tubuh dalam waktu singkat, membantu dokter bekerja lebih cepat dan akurat.
 
PERENCANAAN PEMBANGUNAN LANJUTAN DAN MUTASI PEJABAT
 
Selain RS KSH Rembang, RS KSH Group telah merencanakan pembangunan unit baru di Jepara (Kecamatan Mayong) dan Demak. Dalam hal pengelolaan, dilakukan pula mutasi pejabat strategis:
 
- drg. R. Basoeki Soetardjo, MMR (mantan Direktur RSUD Moewardi Solo) menjabat sebagai Direktur RS KSH Tayu.
- dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG yang sebelumnya memimpin RS KSH Tayu akan menjadi Direktur RS KSH Rembang.
 
Dr. Benny mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, termasuk Kadinkes Provinsi Jawa Tengah, Pj. Bupati Pati, Forkompimda, Kepala BPJS Kabupaten Pati, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RS KSH Group. "Marilah kita terus berbagi melalui pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi sesama yang membutuhkan," pungkasnya.
 
 
 
Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, disampaikan pantun khusus:
 
Berhenti di BangJo di belakang garis
Naik motor tidak usah ngebut
Terima kasih dokter dan paramedis
Untuk pelayananmu bagi masyarakat
 
Pergi ke Pati naik kereta
Berangkatnya dari Jakarta
Hari ini hari istimewa
Lokakarya di RS KSH kita.

Sunday, January 25, 2026

Hari ke-4 Pencarian Nelayan Hilang di Banyutowo, Polisi Perluas Penyisiran hingga Perairan Rembang




Hari ke-4 Pencarian Nelayan Hilang di Banyutowo, Polisi Perluas Penyisiran hingga Perairan Rembang

Pati – PATINEWSCOM 

Memasuki hari keempat operasi pencarian korban kecelakaan laut di perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, tim SAR Satpolairud Polresta Pati masih terus melakukan penyisiran intensif. Hingga Minggu (25/1/2026), satu korban bernama Winarto (42), nelayan asal Dukuhseti, belum berhasil ditemukan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan pencarian dilakukan sejak pagi dengan melibatkan personel Satpolairud, Ditpolairud Polda Jateng, serta dibantu nelayan setempat. Tim menyisir perairan Juwana hingga Perairan Pulau Gede, Kecamatan Batangan, menggunakan perahu karet.

"Pada hari keempat ini kami kembali memaksimalkan upaya pencarian dengan menyisir area yang lebih luas sesuai pergerakan arus laut," ujar Kompol Hendrik.

Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan dengan memperhitungkan titik terakhir korban terlihat serta pola arus dan angin di sekitar perairan Pantura Pati. Tim juga terus berkoordinasi dengan masyarakat pesisir untuk mendapatkan informasi tambahan.

"Kami mengombinasikan pencarian manual dengan informasi dari nelayan, karena mereka lebih memahami karakter arus di wilayah ini," jelasnya.

Menurut Hendrik, operasi SAR akan terus dilanjutkan selama masih ada peluang korban ditemukan. Bahkan pada hari kelima, tim berencana memperluas penyisiran dari perairan Juwana hingga wilayah perairan Rembang.

"Besok pencarian kami perluas ke arah timur, dari Juwana menuju perairan Rembang, agar area liputan semakin optimal," tegas Hendrik.

Ia juga mengimbau para nelayan agar tetap waspada saat melaut, terutama di musim cuaca ekstrem seperti sekarang. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di laut.

"Kami mengingatkan seluruh nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan alat keselamatan, dan tidak memaksakan melaut jika kondisi tidak memungkinkan," katanya.

Hendrik menambahkan, selama proses pencarian berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Tidak ada kendala berarti selain kondisi gelombang yang kadang berubah.

"Alhamdulillah seluruh personel dalam kondisi aman, kegiatan berjalan lancar dan tetap kami evaluasi setiap hari," ujarnya.

Pihak kepolisian memastikan akan terus memberikan perkembangan terbaru kepada keluarga korban dan masyarakat. Kompol Hendrik menegaskan, pencarian tidak akan dihentikan secara sepihak selama masih ada harapan.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan, semoga segera ada titik terang," pungkasnya.

(pn/ dok Humas Resta Pati)

Nadzif Basalamah Gebrag MAN 2 Kudus di Acara Mandaku Education Fear 2026




Nadzif Basalamah Gebrag MAN 2 Kudus di Acara Mandaku Education Fear 2026

Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 2 Kudus menyelenggarakan dua kegiatan spektakuler sekaligus, yaitu Mandaku Fest dan Mandaku Education Fear Jumat - Sabtu, 23-24/1/2026 di halaman Madrasah. 

Mandaku Fest dilaksanakan dalam rangka lounching KMA 1503 tentang Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) dengan salah satu kegiatan kokurikulernya yang bertajuk Sendratari. Adapun Mandaku Education Fear diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan Madrasah agar semakin tinggi minat para siswa kelas 12 untuk melanjutkan kuliah di berbagai Perguruan Tinggi terfavorite Indonesia. 

Dalam kata pembukanya, kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak menyampaikan bahwa Madrasah harus berdampak dan Madrasah harus ASRI ( Aman , Sejuk, Rindang, Indah ) sebagaimana yang diharapkan Menteri Agama kita. 

" MAN 2 Kudus termasuk salah satu Madrasah berprestasi dan unggulan nasional, maka setiap kegiatannya harus menghasilkan dampak yang positif, dengan kegiatan kokurikuler yang kita praktikkan hari ini, saya yakin akan berdampak yang luar biasa, baik bagi diri siswa, madrasah, bahkan lingkungan madrasah," ujar dia. 

Syafak juga menekankan, sudah saatnya Madrasah dijadikan tempat dan lingkungan yang ASRi. 

"MAN 2 Kudus adalah lembaga tempat mengembangkan setiap potensi siswa dari berbagai daerah di Indonesia, untuk itu harus diciptakan lingkungan yang Aman, aman dari berbagai gangguan terutama bulliying, Sejuk, terutama sejuk di hati, Rindang, terurama rindang dari perlindungan guru tendik, dan Indah, baik lingkungan maupun akhlak seluruh civitasnya. Semua itu bisa terwujud jika kita melakukan sesuatu dengan penuh cinta, sesuai dengan kurikulum yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Agama RI. 

Mandaku Fest 2026 adalah sebuah kegiatan expo kokurikuler yang dipersembahkan oleh setiap kelas X dan XI setelah mendapat bimbingan dari para guru pendampingnya selama beberapa hari sebelumnya. 
Luar biasa, kata Akhdan, ketua OSIS MAN 2 Kudus. 
"Tahun ini benar benar luar biasa kegiatan Mandaku Fest nya, setiap siswa dalam satu kelasnya berkolaborasi untuk menampilkan hasil pembelajaran kokurikulernya".
Kelas XI menampilkan seni, drama, dan tari ( Sendratari ), setiap siswa mengambil peran mading- masing dan ingin tampil terbaik, sehingga kesunghuhan dan kerjasama sangat nampak di penampilan tersebut sedangkan kelas X menampilkan hasil enterpriunernya dengan melakukan produksi di lokasi dan sekaligus menjajakan hasil produknya. "Asik, seru, bahagia dan membahagiakan" , kata Isyfak, salah satu peserta expo kelas X yang sibuk melayani para pembeli produknya. 

Mandaku Education Fear ( MEF ) adalah sebuah expo perguruan tinggi se indonesia yang diselenggarakan para alumni MAN 2 Kudus dari tahun ke tahun. Seluruh Perguruan Tinggi, dimana ada alumni MAN 2 Kudusnya hadir dalam acara tersebut, tidak ketinggalan dari Universitas Indonesia ( UI ), Institut Teknologi Bandung ( ITB ), Institut Pertanian Bandung ( IPB ) , Universitan Gajah Mada ( UGM ) , Universitan Diponegoro ( Undip ), Universitas Brawijaya ( UB ) , dan puluhan universitas lainnya. 
Setiap perguruan tinggi mendirikan tenda stand guna sosialisasi tentang keunggulan pergurian tinggi masing- masing, dengan harapan para siswa MAN 2 Kudus tidak salah pilih fakultas dalam kuliahnya nanti. 
Yang paling ditunggu tunggu adalah bintang tamunya, kali ini menghadirkan Nadzif Basalamah yang terkenal lembut dan sejuk lagu lagunya. 
Empat ribu manusia memadati halaman MAN 2, kata Mafaza, salah satu panitia MEF 2026.
"Alhamdulillah, super sukses kegiatan MEF tahun ini, saya sangat terharu, meneteskan air mata melihat antusias penonton yang membeludak, namun tertib dan aman. Terima kasih kepada pihak madrasah yang telah memberikan fasilitas dan support penuh dan luar biasa"

Dengan kegiatan tahunan ini, semoga MAN 2 Kudus srmakin eksis dalam segala bidang, baik bidang prestasi akademik non akademik, maupun prestasi alumni siswanya yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga MAN 2 Kudus tergolong madrasah terbaik nasional dan seluruh civitasnya menjadi generasi pembelajar yang rendah hati.