Friday, April 3, 2026

Babinsa Kedumulyo Dampingi Pembangunan KDKMP, Dorong Kesejahteraan dan Kemandirian Desa




Dalam rangka mendukung program pemerintah pembangunan di wilayah binaan, Babinsa Desa Kedumulyo Koramil 09 /Sukolilo Kodim 0718/Pati Sertu Budiarto melaksanakan kegiatan pendampingan pembangunan KDKMP di Desa Kedumulyo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati pada Jum'at (3/4/2026).

Kegiatan pendampingan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan peran aktif TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur desa.

Sertu Budiarto selaku Babinsa turut memonitor proses pembangunan serta berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat guna memastikan pekerjaan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Hingga saat ini, proses pembangunan KDKMP telah mencapai 100 persen.

"Selain itu, kehadiran kami di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta meningkatkan semangat gotong royong warga dalam mendukung pembangunan di desa," tutur Sertu Budiarto di sela-sela kegiatan.

"Dengan adanya pembangunan KDKMP ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kedumulyo serta menunjang peningkatan kesejahteraan dan perekonomian warga setempat," pungkasnya.

Thursday, April 2, 2026

Harga Plastik Naik Drastis Hingga 100 Persen, UMKM Tertekan, Ini Penjelasannya


Harga plastik di pasaran mengalami lonjakan drastis hingga hampir 100 persen pada akhir Maret 2026. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh berbagai faktor global dan domestik yang saling berkaitan, sehingga berdampak langsung pada pelaku usaha, khususnya sektor UMKM.

Salah satu penyebab utama adalah konflik di kawasan Timur Tengah yang mengganggu pasokan naphta, bahan baku utama dalam produksi plastik. Wilayah tersebut diketahui menyumbang sekitar 25 persen ekspor polietilen dan polipropilen dunia, sementara Indonesia masih bergantung hingga 60 persen pada impor bahan baku plastik dari kawasan tersebut.

Gangguan distribusi di jalur strategis seperti Selat Hormuz turut memperparah kondisi, sehingga pasokan bahan baku menjadi terbatas dan memicu kenaikan harga secara global.

Selain itu, lonjakan harga minyak dunia juga menjadi faktor penting. Plastik yang berbasis bahan bakar fosil sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak. Ketika harga minyak meningkat, biaya produksi plastik ikut terdongkrak.

Di sisi lain, kenaikan biaya logistik dan operasional akibat mahalnya bahan bakar serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin menambah beban industri. Kondisi ini membuat harga plastik di tingkat distribusi hingga ritel ikut melonjak tajam.

Ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor juga menjadi persoalan mendasar. Hingga saat ini, produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan industri plastik secara mandiri, sehingga gejolak global sangat berpengaruh terhadap harga di dalam negeri.

Kenaikan harga ini pun dikeluhkan para pedagang dan pelaku UMKM. Mereka mengaku harus mengeluarkan modal lebih besar untuk membeli bahan plastik, sementara daya beli konsumen tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

"Modal jadi jauh lebih besar, tapi harga jual tidak bisa langsung dinaikkan. Ini sangat memberatkan," keluh salah satu pelaku usaha.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menekan keberlangsungan usaha kecil, terutama yang sangat bergantung pada bahan kemasan plastik dalam operasional sehari-hari.

#virals #fyp #jangkauansemuaorang #jateng #plastik

Babinsa Geritan Aktif Dampingi dan Cek Pembangunan KDKMP, Pastikan Kualitas dan Manfaat bagi Warga




PATI – Peran aktif aparat kewilayahan kembali terlihat dalam mendukung program pemerintah. Babinsa Desa Geritan Koramil 01/Pati Kodim 0718/Pati, Serda Luluk Lukito, melaksanakan pendampingan sekaligus pengecekan langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah binaannya, Kamis (2/4/2026).

Di tengah berlangsungnya pembangunan, Serda Luluk Lukito secara rutin turun ke lapangan untuk memantau perkembangan pekerjaan, sekaligus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan. Tidak hanya itu, ia juga melakukan pengecekan terhadap kualitas material yang digunakan agar hasil pembangunan benar-benar maksimal.

"Pendampingan ini kami lakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar, baik dari segi pekerjaan maupun materialnya. Harapannya, KDKMP ini nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," ungkapnya.

Kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas pengawasan, namun juga menjadi bagian dari upaya mendorong semangat gotong royong serta mempercepat realisasi program pembangunan di desa.

Program KDKMP sendiri merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa. Melalui keberadaan koperasi ini, diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga penampungan hasil produksi masyarakat.

Selain itu, KDKMP juga diharapkan dapat memotong rantai distribusi yang panjang, meningkatkan nilai jual hasil produksi warga, serta menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah secara tepat sasaran.

Dengan adanya pendampingan dan pengecekan langsung oleh Babinsa serta dukungan dari masyarakat, pembangunan KDKMP di Desa Geritan diharapkan dapat berjalan lancar, berkualitas, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Penemuan Kerangka Manusia di Perbukitan Blekutuk Gembong Pati, Polisi Lakukan Penyelidikan


Penemuan Kerangka Manusia di Perbukitan Blekutuk Gembong Pati, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pati, 1 April 2026 – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani saat hendak menuju kebunnya.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., menjelaskan bahwa penemuan itu bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat adanya kerangka manusia di lahan garapannya yang berada di bawah pohon kopi. "Saat saksi menuju kebun, ia menemukan kerangka manusia dan langsung melaporkan kepada warga lain serta Bhabinkamtibmas," ujar AKP Lilik.

Setelah menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB, jajaran Polsek Gembong bersama Unit Identifikasi Polresta Pati, BPBD Kabupaten Pati, serta tim medis dari Puskesmas Gembong segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal. "Kami langsung bergerak cepat menuju TKP bersama tim gabungan untuk memastikan kondisi dan melakukan langkah awal penanganan," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, diketahui bahwa kondisi jasad sudah berupa kerangka dengan sebagian kecil jaringan tubuh yang masih menempel. Dokter dari Puskesmas Gembong, dr. Wakhyudin, menyampaikan bahwa kerangka tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua bulan.

AKP Lilik mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kerangka diduga berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 cm. "Dari struktur tulang, khususnya bagian pinggang, diperkirakan korban adalah laki-laki, dengan tinggi kurang lebih 165 sentimeter," jelasnya.

Selain itu, korban diketahui mengenakan pakaian berupa baju hem lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, serta sandal jepit berwarna merah. Namun hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui. "Kami belum dapat memastikan identitas korban, sehingga masih dilakukan pendalaman lebih lanjut," tambah AKP Lilik.

Ia juga menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang korban. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian. "Secara kasat mata tidak ditemukan bekas kekerasan, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian," tegasnya.

Saat ini, kerangka manusia tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUD RAA Soewondo Pati untuk proses identifikasi lebih lanjut. AKP Lilik mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. "Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera menghubungi pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi," pungkasnya.

(Humas Resta Pati)

Universitas Diponegoro Jajaki Program Beasiswa Kurang Mampu untuk Warga Pati




Universitas Diponegoro Jajaki Program Beasiswa Kurang Mampu untuk Warga Pati 


PATI, 1 April 2026 — Universitas Diponegoro (Undip) menjajaki peluang beasiswa penuh bagi warga kurang mampu, sekaligus menjajaki pengembangan kampus di daerah, dalam pertemuan dengan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, hari ini. 

Hal itu dilakukan UNDIP sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dan Direktur Akademik UNDIP, Siswo Sumardiono. 

Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada penjajagan peluang kerja sama pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Pati.

"Jadi, rencana kami adalah bagaimana putra-putra terbaik Pati yang tidak memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi nanti mendapatkan beasiswa dari Kabupaten Pati untuk bisa menempuh pendidikan di Jepara yang notabene jaraknya relatif lebih dekat," ujar Siswo Sumardiono.

Selain beasiswa, imbuhnya, pembahasan juga mengarah pada peluang pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di wilayah Pati.

Opsi ini, dinilai relevan untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat serta menyesuaikan kebutuhan daerah.

"Kami ingin memastikan akses pendidikan tinggi semakin terbuka dan merata, khususnya bagi masyarakat Pati," terangnya. 

Di sisi lain, kerja sama tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan. Diskusi, lanjutnya, juga mencakup isu strategis daerah, seperti pengelolaan sumber daya air dan penanganan wilayah rawan kekeringan maupun banjir.

"Kolaborasi ini tidak hanya soal pendidikan, tetapi juga bagaimana kampus dapat hadir memberi solusi nyata bagi persoalan daerah," imbuh Siswo.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pembangunan unit desalinasi sebagai alternatif penyediaan air bersih di wilayah terdampak kekeringan. 

Inisiatif ini dipandang sebagai langkah inovatif yang dapat mendukung ketahanan lingkungan di Kabupaten Pati.

"Ke depan, kami membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Pati," pungkas Siswo Sumardiono.

Wednesday, April 1, 2026

Pembangunan Infrastruktur Mandek, Fatkhur Rohman Minta Tindakan Cepat Plt Bupati Pati


Pembangunan Infrastruktur Mandek, Fatkhur Rohman Minta Tindakan Cepat Plt Bupati Pati

Direktur LBH Joeang Pati Fatkhur Rohman, SH berharap Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, segera menindaklanjuti dan merealisasikan program pembangunan infrastruktur yang telah dirancang pada masa kepemimpinan Sudewo. Rabu, 1/4/2026.

Harapan tersebut muncul karena sejumlah proyek infrastruktur, khususnya pembangunan jalan, dinilai belum berjalan optimal dalam beberapa bulan terakhir.

Fatkhur Rohman menilai, program-program yang sebelumnya telah direncanakan dan disetujui semestinya sudah mulai dikerjakan sesuai jadwal agar kondisi infrastruktur di Kabupaten Pati semakin baik.

Menurut Fatkhur Rohman, sejak ditinggal oleh Sudewo, progres pembangunan infrastruktur mengalami perlambatan. Padahal, saat masih menjabat, pembangunan dinilai berjalan sangat baik dan sesuai dengan harapan warga.

"Dulu ketika Pak Sudewo memimpin, pembangunan sangat terasa dan hasilnya nyata. Kami berharap program yang sudah dirancang dapat segera dilanjutkan," ungkap Fatkhur Rohman meakili masyarakat.

Diketahui, anggaran pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati mencapai sekitar Rp254 miliar. Dari total tersebut, realisasi pada tahun anggaran 2025 disebut telah mencapai sekitar 70 persen. Sementara sisanya sebesar 30 persen direncanakan akan dilanjutkan pada tahun 2026, termasuk beberapa ruas jalan yang masih dalam tahap perencanaan.

Direktur LBH Joeang Pati pun mendesak agar PLT Bupati Pati segera mengambil langkah konkret untuk melanjutkan proyek-proyek tersebut. Mereka berharap tidak ada penundaan yang berlarut-larut sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana awal.

Selain itu, sebagian masyarakat juga berharap agar Sudewo dapat kembali memimpin Kabupaten Pati untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dirintisnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat menegaskan pentingnya kesinambungan kebijakan pembangunan, terutama di sektor infrastruktur, demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kabupaten Pati.


Babinsa Tambahagung Turun Langsung Kawal Pembangunan KDKMP, Wujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri




PATI – Peran aktif Babinsa kembali terlihat dalam mendukung program pembangunan di wilayah. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Tambahagung Koramil 20/Tambakromo Kodim 0718/Pati, Sertu Jais, yang turun langsung memantau sekaligus mendampingi proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin (30/3/2026).

Di tengah aktivitas pembangunan, Sertu Jais tidak hanya melakukan pengawasan, namun juga sesekali membantu pekerjaan di lapangan bersama para tukang dan warga. Kehadirannya menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat dalam menyukseskan pembangunan tersebut.

Menurutnya, pembangunan KDKMP saat ini telah memasuki tahap pengerjaan struktur, sehingga diperlukan pengawasan yang maksimal agar hasilnya sesuai dengan perencanaan dan memiliki kualitas yang baik.

"Pendampingan ini sebagai bentuk tanggung jawab kami di wilayah binaan. Harapannya pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran, dan nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong percepatan program pemerintah, khususnya dalam penguatan ekonomi desa.

Program KDKMP sendiri merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis desa. Melalui koperasi ini, diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga penampungan hasil produksi lokal.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan KDKMP di Desa Tambahagung diharapkan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Mlayu Mangkat Kerjo" Ke Sekolah, Guru SD di Winong Pati ini Dukung Penghematan Energi Nasional




"Mlayu Mangkat Kerjo" Ke Sekolah, Guru SD di Winong Pati ini Dukung Penghematan Energi Nasional


PATI – Di tengah upaya penghematan energi bahan bakar minyak (BBM), seorang guru Sekolah Dasar di Kabupaten Pati menunjukkan aksi inspiratif dengan berangkat kerja menggunakan cara yang tidak biasa, yakni berlari.

Guru tersebut adalah Heren Fabanyo, pengajar di SD Negeri Winong. Pada Rabu (1/4/2026), ia berangkat ke sekolah dengan metode yang ia sebut sebagai "Mlayu Mangkat Kerjo" atau berlari menuju tempat kerja sambil tetap mengenakan seragam.

Heren menjelaskan bahwa kebiasaan ini tidak hanya menjadi alternatif untuk menghemat penggunaan BBM, tetapi juga sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh. Menurutnya, aktivitas fisik seperti berlari dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus mendukung gaya hidup aktif.

Tidak hanya saat berangkat, Heren juga melakukan hal yang sama saat pulang sekolah. Meski harus menghadapi cuaca panas di siang hari, ia tetap konsisten berlari sebagai bagian dari rutinitas hariannya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam mendorong penghematan energi nasional. Selain itu, langkah ini juga dinilai dapat membantu mengurangi emisi karbon, khususnya di lingkungan kerja.

"Run to Work ini menjadi salah satu cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mendukung penghematan BBM sekaligus menjaga kesehatan," ujarnya.

Aksi yang dilakukan Heren ini pun menjadi contoh nyata bahwa upaya penghematan energi dapat dimulai dari langkah kecil, bahkan dari kebiasaan sehari-hari.

Tuesday, March 31, 2026

Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bidik Percepatan Inovasi Layanan




Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bidik Percepatan Inovasi Layanan 


PATI, 31 Maret 2026 — Momentum perayaan ulang tahun ke-34 Perumda Air Minum Tirta Bening Pati yang digelar hari ini di lingkungan kantor setempat, dimanfaatkan untuk mendorong percepatan inovasi layanan, sebagai respons atas tuntutan peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat sekaligus penguatan daya saing perusahaan daerah.

Kegiatan peringatan berlangsung sederhana namun sarat makna.

Jajaran manajemen dan pegawai memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan refleksi atas perjalanan lebih dari tiga dekade dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat.

"Selama ini kita sudah berjalan panjang, tetapi tantangan ke depan semakin berat. Kita harus siap berubah dan meningkatkan kualitas pelayanan," ujar salah satu perwakilan manajemen dalam kesempatan tersebut.

Selama lebih dari 30 tahun, Tirta Bening dinilai telah menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Pati. Namun, dinamika kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi menuntut adanya terobosan baru yang lebih adaptif.

"Kita tidak bisa hanya bertahan pada pola lama. Harus ada langkah konkret, baik dari sisi pelayanan, manajemen, maupun pengembangan usaha," tegasnya.

Potensi pengelolaan sumber daya air yang dimiliki Tirta Bening juga dinilai masih dapat dikembangkan lebih luas.

Salah satunya melalui inovasi produk turunan seperti air minum dalam kemasan yang berpotensi membuka sumber pendapatan baru.

"Ini peluang besar. Kalau dikelola dengan serius, bukan hanya pelayanan yang meningkat, tapi juga kinerja perusahaan bisa ikut terdongkrak," ungkapnya.

Dukungan lintas sektor, termasuk dari perangkat daerah, disebut menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Sinergi dinilai mampu mempercepat realisasi berbagai inovasi yang direncanakan.
"Kolaborasi harus diperkuat. Tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak harus terlibat agar hasilnya maksimal," imbuhnya.

Di akhir acara, Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci utama kemajuan perusahaan daerah di tengah persaingan saat ini.

"Ini tantangan panjenengan semua. Di era sekarang kita harus terus berinovasi. Segera ATM (Amati Tiru Modifikasi). Harapan saya di ulang tahun ke-35 nanti, Tirta Bening sudah menjadi juara manajemen nasional tingkat satu," ujarnya.

Babinsa Tambahsari Dampingi Pembangunan KDKMP, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa




PATI – Babinsa Desa Tambahsari Koramil 20/Tambakromo Kodim 0718/Pati, Serka Arifin, melaksanakan pendampingan dan pengawasan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah binaannya, Selasa (31/3/2026).

Dalam keterangannya, Serka Arifin menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP saat ini terus berjalan dan telah memasuki tahap pengerjaan fisik, khususnya pada bagian struktur bangunan. Pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta penggunaan material memenuhi standar yang telah ditetapkan.

"Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan di lapangan agar pembangunan berjalan tertib dan hasilnya benar-benar berkualitas, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," ujarnya.

Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan tidak hanya sebagai pengawas, namun juga sebagai bentuk dukungan nyata TNI AD dalam membantu percepatan program pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Program KDKMP sendiri merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Melalui program ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memotong rantai distribusi yang tidak efisien, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Selain sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, KDKMP juga berfungsi sebagai penampung hasil produksi masyarakat, baik dari sektor pertanian, kuliner, maupun kerajinan, serta menjadi sarana penyaluran bantuan sosial pemerintah.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan KDKMP di Desa Tambahsari dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Pastikan Akuntabilitas Anggaran




LKPD 2025 Diserahkan ke BPK, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Pastikan Akuntabilitas Anggaran


SEMARANG, 30 Maret 2026 — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, di auditorium BPK Jateng, Senin (30/3/2026).

Penyerahan LKPD tersebut dilakukan secara serentak bersama Pemerintah Provinsi dan seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dokumen laporan keuangan disampaikan oleh Ahmad Luthfi bersama para kepala daerah kepada Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, Luthfi H. Rahmatullah.

Kegiatan ini turut dihadiri para sekretaris daerah, inspektur, serta kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari seluruh wilayah di Jawa Tengah.

Dalam keterangannya, Chandra menyampaikan bahwa penyampaian LKPD Unaudited merupakan bentuk pemenuhan amanat peraturan perundang-undangan, yang mewajibkan pemerintah daerah menyerahkan laporan keuangan kepada BPK paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir untuk dilakukan pemeriksaan.

"Ini merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, Luthfi H. Rahmatullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menyelesaikan dan menyerahkan LKPD Tahun 2025 secara tepat waktu.

"Dibutuhkan komitmen, kerja keras, dan kerja sama seluruh jajaran. Kami sangat mengapresiasi dedikasi Bapak dan Ibu sekalian," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa BPK akan segera melakukan pemeriksaan atas LKPD yang telah diterima untuk menilai kewajaran penyajian laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan.

Selain itu, pihaknya berharap komunikasi yang baik antara tim pemeriksa dan pemerintah daerah dapat terus terjalin guna mendukung kelancaran proses audit.

Menutup sambutannya, Luthfi mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

"Laporan keuangan yang wajar bukan sekadar soal opini BPK, tetapi mencerminkan seberapa baik kita melayani masyarakat dan mengelola uang rakyat secara amanah," tegasnya.


Monday, March 30, 2026

Dialog Antikorupsi, Chandra dan Pimpinan Daerah se-Jateng Tandatangani Pakta Integritas




Dialog Antikorupsi, Chandra dan Pimpinan Daerah se-Jateng Tandatangani Pakta Integritas 


SEMARANG, 30 Maret 2026 — Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra beserta seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD se-Jawa Tengah, hari ini menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), di Grhadhika Bhakti Praja, Semarang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembukaan Dialog Antikorupsi yang merupakan kolaborasi antara KPK RI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Forum ini bertujuan memperkuat integritas aparatur serta mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih di wilayah Jawa Tengah.

Menurut Chandra, dalam pakta integritas tersebut, para pimpinan daerah berkomitmen menjalankan pemerintahan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik. Mereka juga menegaskan tidak akan terlibat dalam praktik KKN serta aktif melakukan pencegahan.

Selain itu, pengelolaan APBD dan proses pengadaan barang dan jasa ditegaskan harus berlangsung secara efisien, terbuka, dan bebas dari intervensi. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penyimpangan anggaran.

Pakta tersebut, sambung Chandra, juga memuat larangan terhadap praktik suap, gratifikasi, dan pemerasan, termasuk dalam proses promosi, rotasi, serta rekrutmen ASN. 

Selain itu, penguatan pengawasan internal pemerintah juga turut menjadi fokus dalam mencegah tindak pidana korupsi.

Para kepala daerah juga menyatakan kesiapan melaporkan setiap indikasi KKN serta bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan apabila melanggar komitmen yang telah disepakati.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya antikorupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi
mewanti-wanti, agar penandatangan pakta integritas tidak sekedar "pemanis bibir".

"Saya tidak menolerir (jika masih ada yang korupsi), karena melanggar hukum itu bersifat personal. Barang siapanya, siapa pun. Jadi sudah tanggung jawab pribadi, bukan institusi," tegas Luthfi.

Diakui Luthfi, penandatanganan pakta integritas sekaligus Dialog Antikorupsi yang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, dimaksudkan Pemprov untuk memperkuat strategi preemtif dan preventif tindak pidana korupsi.  

Karena itu, kegiatan tersebut diikuti bupati, wali kota, serta pimpinan DPRD dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. 

Gubernur mengatakan, ajang tersebut juga digelar untuk mengingatkan kembali pejabat di Jateng pada peran utamanya sebagai pelayan masyarakat.

Apresiasi Penyidik, Kuasa Hukum Korban Kasus Tongtek Talun Datangi Polresta Pati Bawa Bukti dan Saksi Baru


Apresiasi Penyidik, Kuasa Hukum Korban Kasus Tongtek Talun Datangi Polresta Pati Bawa Bukti dan Saksi Baru

Senin, 30 Maret 2026

Tim kuasa hukum korban kasus pembunuhan akibat dugaan pengeroyokan dalam kegiatan tongtek di Desa Talun, Kabupaten Pati, mendatangi penyidik Satreskrim Polresta Pati.  Kedatangan tersebut untuk menyerahkan tambahan bukti serta menghadirkan saksi-saksi baru guna memperkuat proses penyidikan.

Kuasa hukum korban, Naila Afif, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pihak keluarga dalam mengawal penegakan hukum agar berjalan transparan dan tuntas. Ia menegaskan, bukti tambahan yang diserahkan diharapkan dapat semakin memperjelas peran para pelaku dalam peristiwa tragis tersebut.

Selain itu, Naila Afif juga memberikan apresiasi terhadap kinerja penyidik Polresta Pati yang dinilai sigap dalam menangani perkara ini. Menurutnya, pengungkapan kasus pembunuhan tersebut dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam menjadi bukti profesionalitas aparat kepolisian.

"Kami mengapresiasi kerja cepat penyidik yang mampu mengungkap kasus ini dalam waktu singkat. Ini menunjukkan keseriusan Polresta Pati dalam memberikan keadilan bagi korban," ujar Naila Afif.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widyatama, S.I.K., M.I.K., membenarkan adanya kedatangan tim kuasa hukum korban. Ia menyampaikan bahwa pihaknya menerima tambahan bukti serta keterangan saksi untuk melengkapi berkas perkara.

"Benar, hari ini tim kuasa hukum korban datang ke Polresta Pati untuk menyerahkan bukti tambahan dan menghadirkan saksi. Semua kami terima dan akan kami dalami lebih lanjut," jelas Kompol Dika Hadian Widyatama.

Ia menegaskan bahwa penyidik akan bekerja secara profesional dan objektif dalam menangani perkara tersebut. Setiap bukti dan keterangan saksi yang masuk akan dianalisis secara menyeluruh guna memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

"Kami berkomitmen menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Semua fakta yang ada akan kami ungkap secara terang benderang demi keadilan bagi korban," tambahnya.

Lebih lanjut, Kompol Dika Hadian Widyatama menyatakan bahwa pihaknya juga terus berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum agar berkas perkara dapat segera dinyatakan lengkap. Ia memastikan, proses hukum akan terus dikawal hingga tuntas.

"Kami juga mengapresiasi peran aktif kuasa hukum dan pihak keluarga yang kooperatif dalam membantu proses penyidikan. Sinergi ini penting agar penanganan perkara berjalan maksimal," pungkasnya.


Babinsa Angkatan Kidul Dampingi Pembangunan KDKMP, Wujudkan Ekonomi Desa Mandiri




PATI – Babinsa Desa Angkatan Kidul Koramil 20/Tambakromo Kodim 0718/Pati, Serka Agus Joko, melaksanakan pendampingan dan pengawasan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah binaannya, Senin (30/3/2026).

Dalam keterangannya, Serka Agus Joko menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP saat ini telah memasuki tahap pengerjaan fisik, khususnya pada bagian struktur dan dinding bangunan. Pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta material yang digunakan memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.

"Kami terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan, sehingga hasilnya benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat," ujarnya.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kegiatan pembangunan juga menjadi bentuk nyata dukungan TNI AD dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Program KDKMP sendiri merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Melalui program ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memotong rantai distribusi yang tidak efisien, serta menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Selain sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, KDKMP juga berperan sebagai penampung hasil produksi masyarakat, baik di sektor pertanian, kuliner, maupun kerajinan, serta menjadi sarana penyaluran bantuan sosial pemerintah.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan KDKMP di wilayah Tambakromo dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Sunday, March 29, 2026

Hadiri Sedekah Laut, Plt Bupati Chandra Tegaskan Komitmennya Dukung Sektor Perikanan




Hadiri Sedekah Laut, Plt Bupati Chandra Tegaskan Komitmennya Dukung Sektor Perikanan 


PATI, 29 Maret 2026 —
Bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Minggu (29/3), menghadiri acara sedekah laut yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat. 

Chandra menyampaikan bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, tetapi juga sebagai wujud dukungan nyata terhadap sektor perikanan yang selama ini menjadi andalan Kabupaten Pati. 

"Kali ini saya ikut datang dan ikut mendoakan agar Allah SWT memberi keberkahan bagi nelayan, agar tahun ini hasil laut melimpah, harga bagus, dan pemasaran lancar," ujarnya.

Sedekah laut ini merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Jumat hingga Selasa pekan berikutnya, yang diisi dengan berbagai acara seperti pertunjukan ketoprak, kesenian rakyat, serta kegiatan hiburan lainnya yang melibatkan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Plt. Bupati Pati turut mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dalam penyelenggaraan hiburan pada kegiatan tradisi masyarakat, termasuk dalam acara sedekah laut maupun sedekah bumi, khususnya terkait penggunaan sound horeg.

"Kalau untuk acara sedekah bumi kemarin sudah ada imbauannya, tidak boleh lebih dari 16 sub. Tolong itu dipatuhi karena jangan sampai mengganggu lingkungan, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kaca pecah, kerusakan-kerusakan, maupun tawuran," tegasnya.

Kasdim 0718/Pati Tutup Pelatihan KKRI TA 2026, Cetak Generasi Muda Disiplin dan Berkarakter




PATI – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0718/Pati Mayor Cpl Kuswaranto mewakili Komandan Kodim 0718/Pati memimpin upacara penutupan Pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Yonif 410/Alugoro Kipan C, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 140 peserta ini merupakan rangkaian akhir dari program pembinaan KKRI yang bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa nasionalisme dan loyalitas tinggi.

Upacara penutupan dihadiri oleh para pelatih, pendukung kegiatan, peserta pelatihan, serta tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, Kasdim bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Dandim 0718/Pati.

Dalam amanatnya, Kasdim menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelatihan KKRI yang berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang siap menghadapi tantangan ke depan.

"Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan, tetapi merupakan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan. KKRI diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penutupan kegiatan bukanlah akhir, melainkan awal bagi para peserta untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama pelatihan dalam kehidupan sehari-hari.

Kasdim juga menekankan kepada seluruh peserta agar terus menjaga disiplin, meningkatkan jiwa korsa, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

Di akhir kegiatan, Kasdim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelatih serta pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan KKRI .

Babinsa Jontro Kodim 0718/Pati Aktif Dampingi Pembangunan KDKMP, Percepat Wujudkan Ekonomi Kerakyatan




PATI – Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah binaan terus digenjot guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Babinsa Jontro Kodim 0718/Pati, Serda Agus Sugiana, secara aktif terlibat dalam memantau sekaligus membantu proses pembangunan di lapangan, Minggu (28/3/2026).

Dalam kesehariannya, Serda Agus Sugiana tidak hanya melakukan pengawasan terhadap perkembangan pembangunan KDKMP, namun juga sesekali turun langsung membantu para tukang dalam pekerjaan fisik, seperti plamir dan perapian dinding bangunan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberhasilan program di wilayah binaannya.

"Kami terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Jika dibutuhkan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan untuk mempercepat proses penyelesaian," ungkapnya.

Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan pembangunan memberikan dorongan semangat bagi warga. Sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat terlihat jelas melalui semangat gotong royong yang terus terjaga.

Warga pun mengapresiasi peran aktif Babinsa yang tidak hanya hadir dalam pengawasan, tetapi juga terlibat langsung membantu pekerjaan, sehingga proses pembangunan berjalan lebih cepat dan lancar.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan pembangunan KDKMP dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Saturday, March 28, 2026

Kodim 0718/Pati Ikuti Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP Secara Daring, Dandim Monitoring Langsung di Desa Plangitan




PATI – Kodim 0718/Pati mengikuti kegiatan Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita secara daring, Jumat (27/3/2026).

Rapat yang dilaksanakan dari Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur tersebut diikuti ratusan peserta dari jajaran TNI, mulai dari tingkat pusat hingga kewilayahan. Dalam pelaksanaannya, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., melaksanakan monitoring langsung kegiatan KDKMP di Desa Plangitan, Kecamatan Pati, sebagai bagian dari pengawasan di lapangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pasi Ter Kodim 0718/Pati Kapten Inf Suwoyo, Kepala Desa Plangitan Agung Yuli Setiawan, Ketua KDKMP Pramono, serta anggota koperasi setempat.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai hal terkait percepatan pembangunan KDKMP, di antaranya strategi pencapaian target nasional, progres pembangunan di wilayah, penyaluran anggaran, hingga pemanfaatan lahan BMN yang belum digunakan. Selain itu, juga dibahas berbagai kendala di lapangan serta langkah-langkah penanganan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan BUMN.

Dalam arahannya, Wapang TNI menekankan pentingnya percepatan realisasi pembangunan KDKMP sebagai program prioritas nasional dalam mendukung penguatan ekonomi desa. Seluruh jajaran diminta aktif melakukan pendampingan, pengawasan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengatasi hambatan yang ada.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembangunan KDKMP dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Remaja 14 Tahun Tertangkap Warga Usai Jambret iPhone di Tayu, Polisi Amankan Pelaku




Remaja 14 Tahun Tertangkap Warga Usai Jambret iPhone di Tayu, Polisi Amankan Pelaku

Pati – Aksi dugaan pencurian dengan modus jambret terjadi di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jumat (27/3/2026) malam. Seorang remaja berusia 14 tahun berhasil diamankan warga setelah diduga mengambil handphone milik korban di jalan dekat jembatan Hotel Luwang Indah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Korban, seorang pelajar perempuan berinisial GNA (14), saat itu tengah mengendarai sepeda motor dan hendak berbelok. Di saat bersamaan, terduga pelaku MA (14) mendekat, menyerempet korban, lalu mengambil handphone yang berada di saku belakang korban.

Kapolresta pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengungkapkan bahwa aksi pelaku berlangsung cepat dan memanfaatkan kelengahan korban. "Pelaku memanfaatkan situasi saat korban kurang waspada, sehingga dengan mudah mengambil barang milik korban," ujarnya.

Usai kejadian, korban langsung berteriak meminta pertolongan sambil mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Dukuh Kampung Anyar, Desa Tayu Wetan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung curiga dan turut membantu melakukan pengejaran.

"Respons cepat masyarakat sangat membantu dalam pengungkapan kasus ini. Pelaku berhasil diamankan warga saat masuk ke gang buntu," jelas AKP Aris Pristianto.

Pelaku kemudian diamankan di rumah warga sebelum akhirnya petugas dari Polsek Tayu yang menerima laporan segera menuju lokasi dan membawa pelaku ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut. Barang bukti berupa satu unit iPhone 12 warna hijau turut diamankan.

AKP Aris Pristianto menambahkan bahwa pihaknya langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan pelaku, hingga mendata korban dan saksi. "Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, AKP Aris Pristianto mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara, khususnya dalam menyimpan barang berharga. "Kami mengingatkan agar tidak meletakkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku, seperti saku belakang, guna mencegah tindak kejahatan," pungkasnya.

(Humas Resta Pati)

Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Disiplin, Plt Bupati Pati Apresiasi Pembinaan KKRI




Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Disiplin, 
Plt Bupati Pati Apresiasi Pembinaan KKRI

PATI – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri kegiatan pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 yang digelar di Kodim 0718/Pati pada Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini merupakan program pembinaan kadet keempat yang dilaksanakan sepanjang tahun 2026, dengan diikuti sebanyak 100 peserta selama tiga hari. Program tersebut bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan generasi muda di Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan program KKRI yang dinilai berperan penting dalam pembinaan generasi muda.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Alhamdulillah dalam setahun bisa sampai empat kali, sehingga kami harapkan generasi muda Kabupaten Pati menjadi generasi yang maju, unggul, dan berkarakter," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pembinaan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para peserta, baik dalam lingkungan pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, program tersebut juga dapat menjadi bekal awal bagi siswa yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan maupun Akademi Militer.

"Forum ini saya harapkan bisa menjadi wadah pembinaan bagi adik-adik kita, agar ke depan memiliki kesiapan untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan bahkan ke Akademi Militer," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Chandra turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0718/Pati atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada Pak Dandim. Program ini sangat baik dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya bagi siswa SMA yang ingin melanjutkan ke sekolah kedinasan maupun Akademi Militer," pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, tangguh, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.

Friday, March 27, 2026

Dandim 0718/Pati Pimpin Pembukaan KKRI, Siapkan Generasi Muda Berkarakter




PATI – Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi M.Han., memimpin langsung upacara pembukaan kegiatan Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Aula Makodim 0718/Pati, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta ini merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda guna membentuk karakter, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.

Sebelum pelaksanaan pembinaan, kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembagian organisasi (orgas), penempatan serta pembagian perlengkapan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan (rikes) untuk memastikan kesiapan peserta. Selanjutnya peserta melaksanakan istirahat, sholat, dan makan (ishoma) sebelum menerima materi pembinaan dan motivasi.

Dalam amanatnya saat membuka upacara, Dandim 0718/Pati menegaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

"KKRI harus mampu menjadi contoh dan teladan bagi generasi lainnya. Bangun kedisiplinan, jaga kekompakan, serta tanamkan semangat cinta tanah air dalam setiap kegiatan," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Bupati Pati Risma Adi Chandra turut memberikan motivasi kepada para peserta, dengan menekankan pentingnya pembinaan sebagai bekal menghadapi masa depan.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mempersiapkan diri untuk meraih cita-cita, baik di bidang pendidikan maupun pengabdian kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Kegiatan pembinaan KKRI ini direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai materi yang berfokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.

Pemkab Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Degan Winong




Pemkab Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Degan Winong

PATI, PATINEWSCOM 


Jum'at, 27 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Pati bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi di Desa Degan, Kecamatan Winong, Jumat (27/3). 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, kepada warga terdampak.

Peristiwa kebakaran yang melanda rumah warga tersebut diketahui disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik. Kejadian ini mengakibatkan kerugian material dan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera memberikan bantuan.

Melalui Baznas, bantuan yang diberikan berupa uang senilai Rp 15 juta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada korban. 

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah.

"Saran untuk teman-teman semua warga Pati, agar lebih berhati-hati tentang instalasi listrik di rumahnya masing-masing, karena faktor kebakaran ini lebih banyak dari korsleting listrik yang di rumah masing-masing," ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.

Pelayanan SKCK Polresta Pati Kembali Dibuka, Utamakan Sikap Ramah dan Humanis Pasca Lebaran



PATI – Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Pati kembali dibuka pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). Sejak pagi, masyarakat mulai memadati ruang pelayanan guna mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari melamar pekerjaan hingga kebutuhan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan SKCK di Polresta Pati mengedepankan prinsip ramah, cepat, dan humanis. Petugas tampak sigap memberikan arahan kepada masyarakat, mulai dari proses pendaftaran hingga penerbitan SKCK, sehingga alur pelayanan berjalan tertib dan lancar tanpa adanya penumpukan antrean yang signifikan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Intelkam Polresta Pati, Kompol Moch Yusuf, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama, terutama setelah masa libur panjang Lebaran. Ia menyebutkan bahwa momentum ini menjadi titik penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan SKCK, dengan mengedepankan sikap ramah dan humanis," ujar Kompol Moch Yusuf.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh personel yang bertugas telah diberikan arahan agar mengedepankan pendekatan persuasif serta membantu masyarakat yang mungkin belum memahami prosedur pelayanan.

"Petugas kami sudah kami tekankan untuk melayani dengan senyum, sapa, dan salam, sehingga masyarakat merasa nyaman dan terbantu," lanjutnya.

Menurutnya, pelayanan yang humanis bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar tidak ada kesan kaku atau berbelit-belit dalam proses pengurusan.

"Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri yang benar-benar melayani, bukan sekadar menjalankan tugas administratif," tegasnya.

Selain itu, Kompol Moch Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya juga membuka ruang evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan, termasuk menerima masukan dari masyarakat.

"Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan," imbuhnya.

Dengan pelayanan yang optimal dan pendekatan yang humanis, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan serta kenyamanan dalam mengurus SKCK, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional dan dekat dengan masyarakat.

#fyp #virals #jangkauansemuaorang #skck #pati

Thursday, March 26, 2026

Suasana Lokasi Pemakaman Bos Djarum, Michael Bambang Hartono di Rembang Jateng



Michael Bambang Hartono, Chairman Grup Djarum, dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga, Dukuh Nggodo, Desa Punjulharjo, Kecamatan/Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Rabu, 25 Maret 2026. Jenazahnya dimakamkan di dekat makam kedua orang tuanya di area pemakaman yang dikenal sebagai Bong Djarum.

Pemerintah Kabupaten Rembang turut menghadiri dan mengikuti rangkaian prosesi pemakaman Chairman Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, yang dilaksanakan di kompleks pemakaman keluarga Dukuh Nggodo, Desa Punjulharjo, Rabu (25/3). Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri ribuan pelayat dari berbagai kalangan.



Sejak pagi hari, para pelayat mulai berdatangan, terdiri dari keluarga, kerabat, hingga karyawan perusahaan yang beroperasi di wilayah Rembang. Di sepanjang akses menuju lokasi pemakaman, tampak ratusan karangan bunga ucapan duka cita dari berbagai perusahaan, lembaga, serta tokoh nasional. Penataan area juga dilakukan dengan pemasangan ornamen janur, sementara petugas keamanan mengatur arus lalu lintas agar prosesi berjalan tertib.



Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, menyampaikan bahwa Pemkab Rembang mengikuti seluruh rangkaian prosesi hingga selesai. Ia memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan tertib sesuai tata cara yang telah ditentukan.



"Pemkab Rembang ikut melayat dan mengikuti prosesi pemakaman dari awal sampai selesai. Prosesi berjalan dengan baik, diawali dengan ibadah yang dipimpin rohaniawan, dilanjutkan tabur bunga sebelum jenazah dimakamkan, hingga para pelayat diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir," ujarnya.



Fahrudin menuturkan, almarhum merupakan sosok yang memiliki kontribusi besar bagi Kabupaten Rembang. Selain sebagai putra daerah kelahiran Rembang, almarhum juga telah memberikan berbagai sumbangsih nyata bagi pembangunan daerah.
#rembang #djarum #hartono

Jasa Raharja Terbitkan 3.712 Surat Jaminan, Percepat Penanganan Korban Kecelakaan saat Idulfitri 2026




Jasa Raharja Terbitkan 3.712 Surat Jaminan, Percepat Penanganan Korban Kecelakaan saat Idulfitri 2026

BEKASI – Jasa Raharja memastikan kemudahan dan kecepatan penanganan korban kecelakaan lalu lintas selama periode Siaga Idulfitri 2026 dengan menerbitkan sebanyak 3.712 surat jaminan (guarantee letter/GL).

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke RS dr. Chasbullah Abdulmadjid pada Rabu (25/3/2026) untuk meninjau langsung pelayanan terhadap korban kecelakaan.

Menurut Awaluddin, penerbitan GL menjadi instrumen utama dalam memastikan korban mendapatkan penanganan medis tanpa hambatan administratif.

"Kehadiran kami di rumah sakit adalah untuk memastikan korban mendapatkan jaminan pelayanan tanpa kendala, sehingga fokus utama tetap pada penanganan medis," ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui integrasi sistem digital antara Jasa Raharja, rumah sakit, dan Korlantas Polri, proses verifikasi hingga penerbitan GL kini dapat dilakukan lebih cepat dan akurat, terutama dalam kondisi darurat.

Berdasarkan data internal, selama periode 13–24 Maret 2026, Jasa Raharja telah menerbitkan 3.712 GL sebagai bentuk optimalisasi layanan berbasis digital yang semakin responsif terhadap kebutuhan korban kecelakaan.

Sementara itu, data dari Korlantas Polri mencatat sebanyak 2.607 kejadian kecelakaan dalam periode yang sama, dengan total 4.769 korban, terdiri dari 228 korban meninggal dunia dan 4.541 korban luka-luka.

Meski demikian, terdapat tren positif di mana angka kecelakaan menurun sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bahkan, tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia mengalami penurunan signifikan hingga 28 persen.

Awaluddin menilai, penurunan tersebut tidak lepas dari peran kecepatan penanganan korban yang didukung sistem terintegrasi.

"Penurunan fatalitas menunjukkan bahwa kecepatan penanganan korban, termasuk melalui penerbitan GL yang lebih cepat, telah memberikan dampak positif terhadap keselamatan," tambahnya.

Melalui program Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan optimal, tidak hanya melalui penyaluran santunan, tetapi juga melalui transformasi digital dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung sistem transportasi yang lebih aman serta memastikan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, khususnya pada momentum arus mudik dan balik Lebaran.



Wednesday, March 25, 2026

Pemprov Jawa Tengah Kaji Penerapan WFH bagi ASN, Prioritaskan Pelayanan Publik



Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih mengkaji rencana penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut tidak bisa disamakan dengan penerapan di kementerian atau lembaga di tingkat pusat, mengingat luasnya cakupan pelayanan pemerintah daerah.

"Urusan kita luas, dari bayi lahir sampai masyarakat meninggal. Sehingga mekanismenya harus dikaji betul," ujar Luthfi di sela kegiatan Halalbihalal di Kantor Gubernur, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, penerapan WFH tidak boleh disalahartikan sebagai bentuk kelonggaran kerja ataupun dianggap sebagai libur.

"Jangan sampai penerapan WFH ini dimaknai sebagai libur atau tidak bekerja. Itu yang harus kita pahami," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan bahwa hingga saat ini Pemprov masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat sebelum menetapkan kebijakan resmi.

"Untuk kebijakan WFH, kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Sampai saat ini belum ada regulasi yang kita tetapkan karena masih dalam tahap kajian," jelasnya.

Pemprov Jawa Tengah menegaskan bahwa jika kebijakan WFH nantinya diterapkan, prinsip utama yang akan dijaga adalah kualitas pelayanan publik tetap optimal tanpa mengurangi kinerja ASN.

Dengan kajian yang matang, pemerintah daerah berharap kebijakan tersebut dapat berjalan efektif serta tetap memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


Polresta Pati Intensifkan Patroli Objek Wisata Selama Libur Lebaran


Subsatgas Objek Vital (Obvit) dan Jalur Arteri Polresta Pati mengintensifkan patroli di sejumlah destinasi wisata dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama masa libur panjang Idulfitri.

Patroli yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi wisata favorit di Kabupaten Pati, di antaranya Waduk Gunungrowo, Waduk Seloromo, Perkebunan Jolong, Goa Pancur, hingga kawasan Silugonggo Bestari.

Lokasi-lokasi tersebut diketahui mengalami peningkatan kunjungan wisatawan saat momen libur Lebaran.

Patroli dipimpin oleh Padal Subsatgas Obvit dan Jalur Arteri, Riyanto, bersama 11 personel. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung maupun pengelola wisata.

Kapolresta Pati melalui Kasatgas Preventif, Ali Mahmudi, menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama libur panjang.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya di lokasi wisata yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran," ujarnya.

Selain aspek keamanan, personel juga melakukan pengawasan arus lalu lintas di sekitar objek wisata guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

"Selain patroli kamtibmas, kami juga melakukan pengaturan lalu lintas agar mobilitas masyarakat tetap lancar," jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian dan penipuan, yang rawan terjadi di tempat keramaian.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga barang bawaan dan tidak lengah saat berada di lokasi ramai," tegas Kompol Ali.

Polresta Pati memastikan patroli akan terus ditingkatkan secara rutin selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur.

Kodim 0718/Pati Tetap Siaga Amankan Arus Balik Lebaran di Sejumlah Titik Strategis




PATI – Pasca arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Kodim 0718/Pati tetap menunjukkan kesiapsiagaannya dengan melaksanakan pengamanan di sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) pada pagi hari, Rabu (25/3/2026).

Pengamanan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi arus balik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Pati. Sejumlah titik strategis menjadi fokus pengamanan, di antaranya kawasan Alun-alun Pati, Alun-alun Juwana, Tugu Bandeng Margorejo, RM Maeso Aji Barokah Sukolilo, hingga jalur Pantura di wilayah Batangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0718/Pati bersinergi dengan Polri dan instansi terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Sinergitas ini menjadi kunci dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang kembali dari kampung halaman.

Selain melaksanakan pengamanan, personel di lapangan juga aktif melakukan pemantauan arus kendaraan, membantu pengaturan lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan dan pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, baik berupa kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan keamanan lainnya selama malam hingga dini hari.

Dengan kesiapsiagaan yang terus dilaksanakan, diharapkan situasi wilayah Kabupaten Pati tetap aman, tertib, dan kondusif, serta arus balik Lebaran dapat berjalan dengan lancar.

Tuesday, March 24, 2026

Kodim 0718/Pati Ikuti Zoom Meeting Kapolri Bahas Anev Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H





PATI – Dalam rangka memantau perkembangan situasi kamtibmas serta kesiapan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Kodim 0718/Pati mengikuti kegiatan Zoom Meeting Kapolri bersama para Menteri dan Kepala Lembaga terkait yang dilaksanakan di Pos Terpadu Alun-Alun Pati, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi, S.H., S.I.K., M.Si., perwakilan Dandim 0718/Pati yang diwakili Danramil 17/Pucakwangi Kapten Cke Wasis, unsur Kejaksaan, DPRD, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
Zoom Meeting dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dengan agenda analisa dan evaluasi (anev) perkembangan situasi kamtibmas terkini sekaligus monitoring pelayanan kepada masyarakat selama masa libur Idul Fitri.

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa Polri telah menyiagakan ratusan ribu personel gabungan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif dengan mengedepankan sinergitas TNI-Polri serta seluruh stakeholder dalam mewujudkan "Mudik Aman". Selain itu, dilakukan pengecekan secara virtual terhadap Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan di berbagai wilayah guna memastikan kesiapan di lapangan.

Kapolri juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui patroli rutin, peningkatan kewaspadaan, serta respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas. Monitoring terhadap titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, kawasan wisata, serta pusat keramaian juga menjadi perhatian utama guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Kegiatan ini menunjukkan sinergitas yang baik antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Secara umum, kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pati dinilai cukup optimal, namun tetap diperlukan peningkatan pengawasan pada titik rawan serta langkah antisipatif guna menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat.

Monday, March 23, 2026

Kodim 0718/Pati Tetap Siaga, Perkuat Pengamanan Pospam Lebaran di Sejumlah Titik Strategis




PATI – Kodim 0718/Pati terus menunjukkan kesiapsiagaannya dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M dengan melaksanakan pengamanan Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran pada malam hari, Senin (23/3/2026).

Kegiatan pengamanan dilaksanakan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Pati, meliputi kawasan Alun-alun Pati, Alun-alun Juwana, Tugu Bandeng Margorejo, RM Maeso Aji Barokah Sukolilo, hingga jalur Pantura di wilayah Batangan. 

Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0718/Pati bersinergi dengan Polri serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Polisi Militer, Orari, Linmas, dan Senkom guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Selain melaksanakan pengamanan, personel di lapangan juga melakukan pemantauan arus lalu lintas, membantu pengaturan kendaraan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Pati.

Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan dan pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, baik berupa kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan keamanan lainnya selama malam hingga dini hari.

Dengan kesiapsiagaan yang terus dilakukan, diharapkan situasi wilayah Kabupaten Pati tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Sunday, March 22, 2026

Kodim 0718/Pati Perkuat Pengamanan Malam Lebaran di Jalur Mudik dan Objek Vital




PATI – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Kodim 0718/Pati melaksanakan kegiatan pengamanan malam hari melalui ton siaga yang digelar pada Minggu (22/3/2026).

Pengamanan dilaksanakan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Pati, meliputi pos pengamanan di kawasan Alun-alun Pati, Alun-alun Juwana, Tugu Bandeng Margorejo, RM Maeso Aji Barokah Sukolilo, hingga jalur Pantura di wilayah Batangan. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada objek vital, salah satunya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pati.

Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0718/Pati bersinergi dengan Polri serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Polisi Militer, Orari, Linmas, dan Senkom guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Selain menjaga keamanan, personel di lapangan juga melaksanakan pemantauan arus lalu lintas, membantu pengaturan kendaraan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Pati.

Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan serta pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, baik berupa kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan keamanan lainnya selama malam hingga dini hari.

Melalui pengamanan terpadu ini, diharapkan situasi wilayah Kabupaten Pati tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan nyaman.

Saturday, March 21, 2026

Plt Bupati Bersyukur, Ramadan Hingga Idulfitri Pati Tetap Kondusif




Plt Bupati Bersyukur, Ramadan Hingga Idulfitri Pati Tetap Kondusif 


PATI, 21 Maret 2026 — Pagi tadi, halaman Masjid Agung Baitunnur Pati dipenuhi lautan jamaah. Suasana khidmat terasa begitu kuat, diiringi gema takbir yang menandai datangnya Hari Raya Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3). Dalam suasana yang khusyuk dan penuh makna, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir menunaikan Salat Idul Fitri bersama masyarakat.

Dalam momen kebersamaan itu, ia mengungkapkan rasa syukur atas situasi yang tetap kondusif selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, di mana berbagai kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan tertib dan penuh kekhidmatan.

"Alhamdulillah, selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri berbagai kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan di tengah masyarakat dapat berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Kerukunan antarumat beragama juga terjalin dengan baik, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat Kabupaten Pati," ujar Chandra.

Namun di balik suasana kemenangan, ia mengingatkan bahwa masih ada peristiwa yang menyisakan duka di tengah masyarakat. Ia menyinggung kejadian di wilayah Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Kayen yang menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia.

"Kepada korban yang kini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit, mari kita doakan agar lekas pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sebelumnya. Kemudian kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Pati menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama agar tidak terulang di masa mendatang. Salah satunya melalui komitmen bersama Forkopimda dalam mengatur kegiatan masyarakat pasca-lebaran.

"Kemudian terkait kegiatan H+7 nanti, agar kegiatan hiburan dilaksanakan pada pagi hingga sore hari, tidak dilaksanakan di malam hari, supaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjalankan pembangunan dan pelayanan publik secara optimal.

"Kami berupaya melanjutkan roda pemerintahan serta program pembangunan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat," tambahnya.

Usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, kegiatan berlanjut dengan silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama jajaran Forkopimda di Pendopo Kabupaten Pati. Dalam suasana penuh kehangatan, momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Di hari kemenangan itu, bukan hanya maaf yang saling dipertukarkan, tetapi juga harapan baru yang kembali diteguhkan bahwa Kabupaten Pati akan terus melangkah dengan kebersamaan, menjaga harmoni, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Dari Pos Terpadu Alun-alun Pati, Dandim 0718/Pati Ikuti Monitoring Sitkamtibmas Bersama Kapolri




PATI – Dalam rangka memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, dilaksanakan kegiatan zoom meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang bertempat di Pos Terpadu Alun-alun Pati, Jumat (20/3/2026) 

Kegiatan tersebut diikuti oleh Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., PJ Sekda Pati Teguh Widyatmoko, para pejabat utama Polresta Pati, serta unsur instansi terkait lainnya.

Zoom meeting ini bertujuan untuk memonitor perkembangan situasi kamtibmas secara nasional menjelang Idul Fitri, sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana di pos terpadu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam pelaksanaan pengamanan.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri. Pelayanan di pos terpadu diminta untuk dioptimalkan, khususnya bagi para pemudik, serta memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan di lapangan.

Selain itu, seluruh jajaran juga diimbau untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan arus lalu lintas, serta kecelakaan yang berpotensi terjadi di titik-titik keramaian.

Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pati terpantau dalam kondisi aman dan terkendali. Sinergitas antarinstansi berjalan dengan baik, didukung kesiapan personel serta sarana prasarana yang memadai dalam mendukung pengamanan menjelang Idul Fitri.

Malam Takbir, Plt Bupati Pati Pantau Langsung Situasi Kamtibmas




Malam Takbir, Plt Bupati Pati Pantau Langsung Situasi Kamtibmas


PATI, 20 Maret 2026 — Malam takbir Idulfitri 2026 di Kabupaten Pati berlangsung khidmat dan tertib, diwarnai semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan turut memastikan situasi tetap aman melalui pemantauan langsung di sejumlah titik.

Pemantauan diawali dengan Zoom Meeting perkembangan situasi Kamtibmas bersama Kapolri dan jajaran kementerian/lembaga terkait yang digelar di Pos Terpadu Alun-Alun Pati. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya koordinasi nasional dalam menjaga stabilitas keamanan selama momentum Lebaran.

Usai mengikuti rapat virtual, jajaran pemerintah daerah bersama aparat melanjutkan monitoring ke lapangan, khususnya pada kegiatan takbir keliling yang berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Juwana.

Di lapangan, suasana takbir keliling berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat dari berbagai musala. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga dalam suasana religius.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, memastikan pelaksanaan takbir berjalan aman serta tetap dalam koridor yang tertib dan kondusif.

Selain pemantauan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan piala kepada peserta takbir keliling di Juwana sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menjaga tradisi yang positif.

Chandra berharap kegiatan takbir keliling dapat terus berkembang dan diikuti lebih luas oleh masyarakat.

"Takbir keliling di Juwana, tadi kita monitoring takbir, ternyata di sini ada takbir keliling, tadi sudah diserahkan pialanya di musala-musala yang ikut takbir keliling di Juwana. Harapan ke depan takbir keliling bisa dilaksanakan di Kabupaten Pati diikuti oleh seluruh desa di Kabupaten Pati," ujarnya.

Kodim 0718/Pati Laksanakan Pengamanan Pospam Lebaran Malam Hari di Sejumlah Titik Strategis




PATI – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran, Kodim 0718/Pati melaksanakan kegiatan pengamanan Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran pada malam hari melalui kegiatan anggota Kodimyang digelar pada Jumat (20/3/2026) 

Pengamanan dilaksanakan di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Pati, di antaranya Pospam Alun-alun Pati, Alun-alun Juwana, Pos Tugu Bandeng Margorejo, Pospam RM Maeso Aji Barokah Sukolilo, serta jalur Pantura Desa Gajahkumpul Kecamatan Batangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0718/Pati bersinergi dengan Polri serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Polisi Militer, Orari, Linmas, hingga Senkom. Kehadiran personel gabungan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Pati.

Selain melaksanakan pengamanan, personel di lapangan juga melaksanakan pemantauan arus lalu lintas, membantu pengaturan kendaraan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan.

Kegiatan pengamanan juga difokuskan pada jalur-jalur rawan kepadatan serta pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama malam hingga dini hari.

Dengan adanya pengamanan terpadu ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta arus mudik Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Momen Haru Malam Takbir, Polisi Pati Temukan HP Warga yang Hilang




Momen Haru Malam Takbir, Polisi Pati Temukan HP Warga yang Hilang

PATI – Sebuah telepon genggam milik seorang ibu pengunjung alun-alun berhasil ditemukan oleh personel kepolisian yang tengah berjaga, setelah sempat terjatuh akibat dorongan kerumunan saat malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriyah, Jumat (20/3/2026). Peristiwa ini terjadi di tengah padatnya masyarakat yang memadati kawasan alun-alun untuk merayakan malam kemenangan.

Berdasarkan kronologi di lapangan, telepon genggam tersebut terlepas dari tangan pemiliknya akibat dorongan antar pengunjung yang cukup ramai. Situasi yang penuh sesak membuat sang ibu tidak menyadari bahwa telepon miliknya telah jatuh dan tertinggal di lokasi.

Beruntung, personel kepolisian yang sedang melaksanakan pengamanan di area tersebut menemukan telepon genggam itu. Petugas kemudian mengamankan barang tersebut guna mencegah potensi kehilangan permanen serta memastikan dapat kembali ke tangan pemiliknya.

Kapolresta Pati melalui Kasi Dokkes Polresta Pati, Iptu Jasmani, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi bagian dari tugas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. 

"Kami selalu menekankan kepada seluruh personel agar tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga sigap membantu masyarakat, termasuk mengamankan barang yang tercecer," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pencarian pemilik dilakukan dengan memanfaatkan panggilan yang masuk ke perangkat tersebut. 

"Saat telepon berbunyi, anggota kami langsung mengangkat dan berkomunikasi dengan pihak yang menghubungi, yang ternyata keluarga dari pemilik," jelas Iptu Jasmani.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa komunikasi tersebut menjadi kunci dalam menemukan pemilik telepon. 

"Kami kemudian menginformasikan bahwa telepon berada dalam pengamanan petugas dan dapat diambil di pos pengamanan," tambahnya.

Tidak berselang lama, pemilik telepon datang ke lokasi sesuai arahan petugas. Ia tampak lega setelah barang miliknya berhasil ditemukan dalam kondisi utuh. 

"Ibu tersebut sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada anggota yang bertugas," ungkapnya.

Menutup keterangannya, Iptu Jasmani mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berada di kerumunan.

 "Kami mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan, terutama saat kegiatan besar seperti malam takbir, agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

(Humas Resta Pati)