Jeruk Pamelo hingga Batik Bakaran, Stand Kabupaten Pati Jadi Magnet di Jateng Fair 2026

dc5e581a-7c0d-41cb-9c39-1147ad72dd73.jpg
Jeruk Pamelo hingga Batik Bakaran, Stand Kabupaten Pati Jadi Magnet di Jateng Fair 2026

Beragam produk unggulan khas Kabupaten Pati kembali mencuri perhatian dalam ajang Jateng Fair 2026 yang digelar di kawasan PRPP Semarang. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada Jumat (3/7/2026), Plt Ketua Dekranasda Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, meninjau langsung stand pameran Kabupaten Pati. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap promosi produk lokal yang tampil bersama ratusan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Jateng Fair 2026 berlangsung mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026 dan menjadi ajang tahunan yang mempertemukan berbagai produk unggulan daerah dalam satu pameran.

"Acara ini sangat luar biasa dan bagus. Setiap daerah dapat menampilkan produk-produk unggulan dari UMKM di daerahnya masing-masing," ujar Dwi.

Stand Kabupaten Pati menghadirkan berbagai komoditas dan produk khas yang selama ini menjadi kebanggaan daerah. Mulai dari jeruk pamelo, kelapa kopyor, tape gembong, batik tulis Bakaran, bandeng presto, terasi Juwana, hingga kerajinan kuningan dan tembaga yang memiliki nilai seni tinggi.

Menurut Dwi, keikutsertaan dalam Jateng Fair bukan hanya bertujuan memamerkan produk, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing UMKM Pati di tingkat regional.

Ia menilai penampilan stand Kabupaten Pati tahun ini sudah cukup baik, namun masih memiliki peluang untuk terus berkembang pada penyelenggaraan berikutnya.

"Untuk stand Kabupaten Pati saat ini sudah bagus. Semoga tahun depan semakin meningkat, baik dari sisi produk, penjualan, maupun kreativitasnya," katanya.

Dwi berharap semakin banyak produk lokal Pati yang mampu menembus pasar yang lebih luas melalui promosi di berbagai ajang pameran. Dengan begitu, UMKM tidak hanya berkembang dari sisi penjualan, tetapi juga semakin dikenal sebagai bagian dari identitas ekonomi kreatif Kabupaten Pati.

Di akhir kunjungannya, ia mengajak masyarakat untuk datang langsung ke lokasi pameran dan memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM Pati.

"Yuk kunjungi dan ramaikan stand Booth Dekranasda Kabupaten Pati," ajaknya.

 #pati #jateng #fyp #virals #jangkauan 

0 Response to "Jeruk Pamelo hingga Batik Bakaran, Stand Kabupaten Pati Jadi Magnet di Jateng Fair 2026"

Post a Comment