Simak Ciri-ciri Kurang Darah dan Cara Atasinya!



Photo by Marcus Aurelius: https://www.pexels.com/photo/photo-of-woman-holding-her-head-4064177/

Anemia atau kurang darah adalah salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi. Gangguan kesehatan ini menunjukkan beberapa gejala. Sayangnya masih banyak orang yang belum menyadari ciri-ciri kurang darah yang dialaminya.

Kurang darah atau anemia terjadi ketika jumlah darah merah kurang dari nilai normal. Pada wanita, jumlah sel darah merah atau hemoglobin normal rata-rata 12-14 g/dl. Sedang pada pria, jumlah normalnya 13-17 g/dl.

Ciri-ciri Kurang Darah dan Cara Atasinya

Anemi atau kondisi kurang darah sering disamakan dengan tekanan darah rendah. Nyatanya, keduanya adalah kondisi yang berbeda dengan cara penanganan yang juga tidak sama. Anemia bisa dikenali dari pemeriksaan, namun pengenalan awalnya bisa dengan melihat ciri-ciri kurang darah berikut ini.

Lelah dan Lemah 

Orang yang mengalami kurang darah akan merasa lelah serta lemah. Rasa lelah yang dirasakan tidak sama seperti rasa lelah setelah bekerja. Karena meskipun sudah istirahat, rasa lelah karena kurang darah tidak akan mereda.

Kurangnya hemoglobin menyebabkan sel dan jaringan tubuh kekurangan oksigen. Akibatnya jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa sisa darah merah beroksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya tubuh akan merasakan kelelahan dan kelemahan.

Pusing

Penderita anemia akan merasakan pusing seperti berputar. Sensasi itu akan tiba-tiba muncul dan intensitasnya sering. Penyebabnya karena oksigen tidak terbawa sampai ke otak. Pusing paling sering muncul ketika berdiri setelah duduk atau berbaring.

Selain pusing, kekurangan oksigen pada otak juga bisa menyebabkan sakit kepala. Hal itu dikarenakan kurangnya oksigen pada otak menyebabkan tekanan pada bagian lain. Sehingga kepala akan terasa sakit.

Kulit Pucat

Kulit memiliki jaringan yang terdiri dari banyak pembuluh darah kecil. Saat sel darah merah dalam jumlah cukup, pembuluh darah itu akan menghasilkan warna merona pada kulit. Sebaliknya jika hemoglobin kurang, maka yang terlihat adalah warna kulit yang pucat.

Pucat bisa terlihat di seluruh bagian kulit. Namun beberapa bagian bisa terlihat lebih pucat, seperti gusi, bagian dalam bibir, punggung kuku dan kelopak mata bawah. Gejala kurang darah ini akan sangat terlihat dari wajah.

Jantung Berdebar

Ketika sel darah merah dalam jumlah yang normal, jantung juga akan bekerja normal dalam memompa darah. Detak jantung pun akan normal. Namun ketika tubuh kekurangan sel darah merah, jantung yang bekerja lebih keras akan menghasilkan detak yang lebih cepat.

Di saat yang bersamaan, bagian kaki dan tangan akan terasa dingin karena oksigen tidak mengalir ke bagian tersebut. Gejala jantung berdebar dan kaki serta tangan dingin biasanya terjadi ketika seseorang mengalami anemia dalam waktu yang cukup lama.

Sesak Napas

Sesak napas tidak hanya berhubungan dengan penyakit di saluran pernapasan. Gejala ini juga menjadi salah satu tanda kurang darah. Ketika tubuh kekurangan oksigen, laju pernapasan akan semakin cepat.

Meningkatnya laju pernapasan merupakan usaha tubuh untuk mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Dalam melakukannya, paru-paru akan bekerja lebih keras untuk menampung oksigen. Dada akan terasa semakin sesak meski melakukan aktivitas ringan.

Itulah beberapa ciri-ciri kurang darah. Untuk mengatasi masalah kurang darah, penting untuk mencukupi nutrisi dengan makan makanan bergizi. Makanan mengandung zat besi sangat disarankan, seperti kacang hijau, bayam dan brokoli.

Selain dengan mengonsumsi makanan bergizi, kurang darah juga bisa diatasi dengan minum penambah darah. Sangobion adalah suplemen penambah darah yang direkomendasikan. Anda bisa membelinya di GoApotik di Blibli dengan diskon sampai 50% dan gratis ongkir. Blibli adalah e-commerce terlengkap untuk belanja berbagai kebutuhan.

0 Response to "Simak Ciri-ciri Kurang Darah dan Cara Atasinya!"

Post a Comment